Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kondisi Kinerja Keuangan Sebelum dan Setelah Pandemi: Studi Pada Bank Umum Konvesional Yang Terdaftar Di Otoritas Jasa Keuangan Angelin Christina S; Rina Ani Sapariyah
KELOLA Vol 13, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan dan membuktikan secara empiris perbedaan signifikan dalam rasio Ratio on Assets (ROA),  Net Perfoming Loan (NPL), Loan to Deposit Ratio (LDR)  dan Primary Ratio (PR) pada bank umum Konvensional yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)   sebelum dan setelah pandemi covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan objek penelitian yaitu Bank Konvensional yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan periode tahun 2016-2018 (sebelum pandemi) dan 2021-2023 (selama pemulihan pasca pandemi). Populasi dalam penelitian ini adalah 92 Bank Konvensional yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dengan total sampel data berjumlah 204 laporan keuangan dengan total 51 Bank Umum Konvensional yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik doumentasi. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode teknik analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan kinerja keuangan yang ditunjukkan oleh rasio Return on Assets (ROA) dan Non Perfoming Loan (NPL) pada bank Umum Konvensional yang terdaftar di OJK sebelum dan setelah pandemi covid-19. Terdapat perbedaan signifikan kinerja keuangan yang ditunjukkan oleh rasio Primary Ratio dan Loan to Deposit Ratio (LDR),pada bank Umum Konvensional yang terdaftar di OJK sebelum dan setelah pandemi covid-19.
DIGITALISASI UMKM BERBASIS MARKETPLACE HYBRID BLANJADIPOS SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN LITERASI DAN AKSES PASAR DI KECAMATAN GEMOLONG, KABUPATEN SRAGEN Nani Irma Susanti; Adi Penawan; Rina Ani Sapariyah; Edi Suhardi; Saptani Rahayu
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.19161

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan untuk mengatasi rendahnya literasi digital dan keterbatasan akses pasar pelaku UMKM di Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen. Tujuannya adalah meningkatkan kapasitas digital dan memperluas jangkauan pemasaran produk melalui penerapan Marketplace Hybrid BLANJAdiPOS, sebuah model integratif yang menggabungkan sistem penjualan daring dan luring berbasis jejaring Kantor Pos. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan, dan praktik langsung (learning by doing) yang melibatkan 30 pelaku UMKM dari sektor kuliner, kerajinan, dan pertanian. Evaluasi dilakukan menggunakan observasi, kuesioner pra dan pascakegiatan, serta refleksi kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata literasi digital sebesar 97%, dengan 80% peserta berhasil mengunggah produk ke platform BLANJAdiPOS. Selain itu, kegiatan ini menumbuhkan motivasi dan kolaborasi antar pelaku usaha, Perguruan tinggi, BlanjaDi Pos dan harapannya dengan BumDes dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pengembangan usaha. Penerapan model marketplace hybrid berbasis komunitas ini terbukti efektif dalam memperkuat kapasitas ekonomi digital masyarakat desa dan dapat direplikasi sebagai strategi pemberdayaan UMKM berkelanjutan di wilayah pedesaan Indonesia.
Edukasi Gaya Hidup Sehat Melalui Pemanfaatan Cyclea Barbata Miers” Dalam Menu Makanan Sehat Bagi Ibu PKK Kelurahan Joglo Rina Ani Sapariyah; Hariyanti Hariyanti; Yusuf Sutanto; Denny Mahendra; Agus Utomo
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2202

Abstract

Penerapan gaya hidup sehat perlu diperkuat melalui edukasi berbasis masyarakat yang mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai bagian dari pola konsumsi sehari-hari. Cincau hijau (Cyclea barbata Miers) merupakan salah satu pangan lokal yang berpotensi dikembangkan sebagai bahan pangan sehat dan bernilai tambah, tetapi pemanfaatannya di masyarakat masih terbatas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu PKK dalam menerapkan gaya hidup sehat melalui pemanfaatan cincau hijau sebagai bahan pangan lokal serta mendorong pemanfaatannya dalam menu makanan sehat keluarga. Kegiatan dilaksanakan pada 31 Agustus 2025 di Kelurahan Joglo, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, dengan melibatkan 25 anggota PKK, 5 dosen, dan 2 mahasiswa Universitas Dharma AUB Surakarta. Metode yang digunakan adalah Participatory Learning and Action (PLA) melalui edukasi, diskusi, demonstrasi, praktik langsung pengolahan cincau hijau, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan secara deskriptif berdasarkan observasi dan respons peserta terhadap enam indikator ketercapaian. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat ketercapaian rata-rata sebesar 94%. Pemahaman konsep gaya hidup sehat dan tahapan pengolahan cincau hijau masing-masing mencapai 100%; pemahaman manfaat cincau hijau, kesadaran memanfaatkan pangan lokal, dan pemahaman peluang pengembangan produk olahan mencapai 92%, sedangkan kemampuan mengikuti tahapan pengolahan mencapai 87,3%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa edukasi dan praktik langsung efektif meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta serta mendorong pemanfaatan cincau hijau sebagai bagian dari pilihan menu makanan sehat keluarga.
Edukasi Gaya Hidup Sehat Melalui Pemanfaatan Cyclea Barbata Miers” Dalam Menu Makanan Sehat Bagi Ibu PKK Kelurahan Joglo Rina Ani Sapariyah; Hariyanti Hariyanti; Yusuf Sutanto; Denny Mahendra; Agus Utomo
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2202

Abstract

Penerapan gaya hidup sehat perlu diperkuat melalui edukasi berbasis masyarakat yang mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai bagian dari pola konsumsi sehari-hari. Cincau hijau (Cyclea barbata Miers) merupakan salah satu pangan lokal yang berpotensi dikembangkan sebagai bahan pangan sehat dan bernilai tambah, tetapi pemanfaatannya di masyarakat masih terbatas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu PKK dalam menerapkan gaya hidup sehat melalui pemanfaatan cincau hijau sebagai bahan pangan lokal serta mendorong pemanfaatannya dalam menu makanan sehat keluarga. Kegiatan dilaksanakan pada 31 Agustus 2025 di Kelurahan Joglo, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, dengan melibatkan 25 anggota PKK, 5 dosen, dan 2 mahasiswa Universitas Dharma AUB Surakarta. Metode yang digunakan adalah Participatory Learning and Action (PLA) melalui edukasi, diskusi, demonstrasi, praktik langsung pengolahan cincau hijau, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan secara deskriptif berdasarkan observasi dan respons peserta terhadap enam indikator ketercapaian. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat ketercapaian rata-rata sebesar 94%. Pemahaman konsep gaya hidup sehat dan tahapan pengolahan cincau hijau masing-masing mencapai 100%; pemahaman manfaat cincau hijau, kesadaran memanfaatkan pangan lokal, dan pemahaman peluang pengembangan produk olahan mencapai 92%, sedangkan kemampuan mengikuti tahapan pengolahan mencapai 87,3%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa edukasi dan praktik langsung efektif meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta serta mendorong pemanfaatan cincau hijau sebagai bagian dari pilihan menu makanan sehat keluarga.
Pendampingan Pelatihan Pembuatan Lilin Aromaterapi sebagai Kreativitas Ramah Lingkungan pada Masyarakat Desa Pilangrejo, Kabupaten Sragen Andri Octaviani; Rina Ani Sapariyah; Siti Fatonah; Eko Meiningsih Susilowati
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2184

Abstract

Desa Pilangrejo, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen merupakan desa agraris yang sebagian besar penduduknya menggantungkan penghasilan pada sektor pertanian dan pekerjaan informal, sehingga rentan terhadap fluktuasi cuaca dan harga komoditas. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas ekonomi dan keterampilan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga dan pemuda desa, melalui pendampingan pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan alami (soy wax dan beeswax) sebagai bentuk kreativitas ramah lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan berbasis praktik langsung (hands-on learning), edukasi bahan ramah lingkungan, pendampingan produksi dan pengemasan, serta pengenalan pemasaran digital sederhana melalui media sosial. Keberhasilan program dievaluasi secara kuantitatif dan kualitatif melalui pre-test dan post-test, kuesioner kepuasan berskala Likert, serta wawancara dengan peserta dan perangkat desa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta secara signifikan, dari rata-rata 35% pada pre-test menjadi 92% pada post-test. Peserta berhasil memproduksi lilin aromaterapi dengan berbagai varian aroma dan kemasan yang layak jual, serta membentuk empat kelompok usaha mikro berbasis komunitas. Tingkat kepuasan peserta terhadap pelaksanaan program mencapai skor rata-rata 4,8 dari skala 5. Program pendampingan ini terbukti efektif mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui pengembangan keterampilan berbasis kreativitas dan kesadaran lingkungan, serta berpotensi direplikasi pada wilayah pedesaan lain yang berkarakteristik serupa guna memperkuat UMKM berbasis desa.