Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH INSTAGRAM SEBAGAI STRATEGI PROMOSI PERPUSTAKAAN DI SMKN 1 TEGAL Leli Triana; Arietta Bintaniano Puspaningrum; Dwi Regina Arista Widya
Sasando Vol 9 No 1 (2026): SASANDO APRIL 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran Instagram sebagai bagian integral dari strategi promosi media yang diterapkan oleh Perpustakaan SMKN 1 Tegal, dan menganalisis platform untuk memengaruhi minat siswa dalam berkunjung perpustakaan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yang berfokus pada pengumpulan data mengenai cara pemanfaatan media sosial Instagram dalam memperkenalkan layanan perpustakaan dan mengamati tingkat ketertarikan siswa terhadap kegiatan. Data dikumpulkan melalui teknik observasi langsung dianalisis melalui proses penyajian temuan dan penarikan simpulan yang sistematis. Hasil penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan strategi promosi yang lebih inovatif dan efisien dalam konteks pengelolaan perpustakaan sekolah. Studi ini secara khusus berfokus pada pemanfaatan media sosial, terutama Instagram, sebagai bagian dari pendekatan promosi yang diterapkan oleh Perpustakaan SMKN 1 Tegal.
PEMANFAATAN MAJALAH DINDING SEBAGAI PENGEMBANGAN KETERAMPILAN MENULIS CERPEN SISWA SMK N 1 TEGAL Nurul Fadilah; Leli Triana; Nur Kolil; Nadiratul Aulia; Nadia Febrianti5
Sasando Vol 9 No 1 (2026): SASANDO APRIL 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami peranan majalah dinding didalam lomba penulisan kreatif di SMK N 1 Tegal, memahami kriteria yang dikuasai siswa dalam menulis cerpen dalam lomba penulisan kreatif, dan menguraikan majalah dinding sebagai pengembangan tingkat kemampuan siswa dalam menulis cerpen yang mengikuti lomba penulisan kreatif di SMK N 1 Tegal. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Fokus utama penelitian ini adalah pada siswa yang berpartisipasi dalam lomba. penulisan kreatif di SMK N 1 Tegal. Metode Pengumpulan informasi dilakukan melalui pengamatan, wawancara, dan pengumpulan dokumen. Temuan dari studi ini menunjukkan bahwa, (1) fungsi majalah dinding di SMK N 1 Tegal adalah menyampaikan informasi kepada warga sekolah, menjadi wadah eskpresi dan kreativitas, pelatihan keterampilan sosial dan organisasi,meningkatkan minat baca dan literasi, menjadi media hiburan, menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kerja sama. (2) Kriteria yang perlu dimengerti oleh pelajar agar bisa menulis sebuah cerpen adalah aspek organisasi penyajian cerpen yang terdiri dari: memuat judul, penataan paragraf, kelengkapan struktur cerpen, dan kerapihan tulisan. Isi cerpen terdiri dari : masalah utama cerpen jelas, kepaduan alur cerita dan memiliki amanat/pesan moral, dan kaidah kebahasaan cerpen terdiri dari: penggunaan kalimat langsung dan tidak langsung, penggunaan majas (gaya bahasa),penggunaan ejaan dan penggunaan tanda baca. Berdasarkan evaluasi terhadap cerita pendek dan standar yang ada, kita dapat menarik kesimpulan bahwa siswa yang mengikuti lomba penulisan kreatif sudah mengerti dengan jelas tentang kriteria penulisan cerita pendek. (3) Mading berfungsi sebagai pengembangan keterampilan menulis siswa yang terlibat lomba penulisan kreatif di SMKN N 1 Tegal dapat dibuktikan dengan adanya peningkatan motivasi siswa, kepuasan pribadi, menjadi wadah untuk menyalurkan kreativitas, mengembangkan kemampuan berbahasa, bersaing secara intelektual dan kreatif, dan mengenal kriteria dalam menulis cerpen.Kata Kunci : Majalah dinding, Keterampilan menulis, dan Cerpen. Abstract This research seeks to identifity the role of wall magazines in creative writing competitions at SMK N 1 Tegal, to determine the criteria understood by students to write short stories in creative writing competitions, and to explain wall magazines as a development of short story writing skills of students who participate in creative writing competitions at SMK N 1 Tegal. The study uses qualitative descriptive approach. The study’s subject included students who participated in creative writing competitions at SMK N 1 Tegal. Data were collected using observation, interviews, and documentation. The fidings of this study reveal that(1) the function of wall magazines at SMK N 1 Tegal is to convey information to school residents, to be a forum for expression and creativity, social and organizational skills training, to increase interest in reading and literacy, to be a medium of entertainment, to foster a sense of responsibility and cooperation. (2) The criteria that must be understood by students to be able to compose a short story are the aspects of the organization of the presentation of the short story consisting of: containing a title, paragraph arrangement, completeness about the short story structure, and neatness of writing, the contents of the short story consisting of: the main problem of the short story is clear, the storyline is cohesive and has a moral message, and the language rules of the short story consist of: use of direct and indirect sentences, use of figures of speech (style of language), use of spelling and use of punctuation. According to the findings of the short story assessment and these criteria, it can be concluded that students who participated in the creative writing competition already understand the criteria for writing short stories well. (3) The wall magazine as a development of the writing skills of students who participated in the creative writing competition at SMKN N 1 Tegal can be proven by the increase in student motivation, personal satisfaction, becoming a place to channel creativity, developing language skills, competing intellectually and creatively, and knowing the criteria in the procces of creating short stories. Keywords : Wall magazine, Writing skills, and Short stories.
TANTANGAN DAN SOLUSI PENGEMBANGAN BUDAYA LITERASI DIGITAL DI PERPUSTAKAAN SMKN 1 TEGAL Safitri, Niken; Leli Triana; Salsa Nadya Nazia; Putri Maharani
Sasando Vol 9 No 1 (2026): SASANDO APRIL 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

TANTANGAN DAN SOLUSI PENGEMBANGAN BUDAYA LITERASI DIGITAL DI PERPUSTAKAAN SMKN 1 TEGAL Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan dan solusi yang sebagai pengembangan budaya literasi digital di SMK Negeri 1 Tegal dengan menggunakan QR Code sebagai sarana pengembangan literasi. Penelitian ini didasari oleh rendahnya minat baca siswa SMK Negeri 1 Tegal, siswa yang mengunjungi perpustakaan lebih memilih untuk tidur dan bermain komputer dibandingkan membaca. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan observasi dengan siswa sebagai sumber datanya. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada jumlah siswa yang membaca, yang awalnya hanya 20% pada bulan Maret, 40% pada bulan April, hingga menjadi 55% pada bulan Mei 2025. penerapan literasi digital melalui pemanfaatan QR code menjadi langkah inovatif yang relevan dengan kebutuhan dan karakteristik generasi digital saat ini, QR code yang berisi tautan ke berbagai bacaan menarik dalam format digital, siswa dapat mengakses informasi secara cepat, praktis, dan fleksibel. Hal ini membuktikan bahwa integrasi teknologi dapat menjadi solusi efektif dalam menciptakan budaya literasi yang menarik, praktis, dan berkelanjutan di lingkungan perpustakaan sekolah. Kata kunci: Keterampilan Berbahasa, Perpustakaan, Literasi Digital CHALLENGES AND SOLUTIONS FOR DEVELOPING A DIGITAL LITERACY CULTURE IN THE SMKN 1 TEGAL LIBRARY Abstract This research aims to identify the challenges and solutions for developing a digital literacy culture at SMK Negeri 1 Tegal by using QR Codes as a means of literacy development. This research is based on the low reading interest of students at SMK Negeri 1 Tegal, where students who visit the library prefer to sleep and play on the computer rather than read. This research uses a qualitative descriptive method with a case study approach. The data collection technique in the research used observation with students as the data source. The research results show an increase in the number of students reading, which initially was only 20% in March, 40% in April, and reached 55% in May 2025. The implementation of digital literacy through the use of QR codes has become an innovative step that is relevant to the needs and characteristics of the current digital generation. QR codes containing links to various interesting readings in digital format allow students to access information quickly, practically, and flexibly. This proves that the integration of technology can be an effective solution in creating an engaging, practical, and sustainable literacy culture in the school library environment. Keywords: Language Skills, Library, Digital Literacy