Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Evaluation of Village Government Performance in Implementing the Village Development Movement Program (GERDEMA) in Long Bila Village, West Malinau District, Malinau Regency Figries Niagara; Sarwono Sarwono; Riyanto Riyanto
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol. 22 No. 4 (2019)
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Villages are an important part of spearheading an autonomous and sovereign democracy. Where the village has original autonomous rights based on customary law, can determine the composition of the government, regulate and manage households, and have wealth and assets. An important part in the implementation of development in the Village is the Village Government which is a strategic part of development. Village Government is a device that runs the government with other institutions and all products that are born by Village institutions. Where the village head has an important role in coordinating the performance of all institutions in the village. However, it cannot be denied that the implementation of the Village Government until now still faces a number of problems. As well as the obstacles faced by the current village administration, namely the low performance of village institutions, village government governance and community services. This problem affects the achievement of policy objectives.
PENGARUH KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DENGAN DEKOMPOSER Trichoderma harzianum TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELEDRI PADA TANAH ALUVIAL Sarwono Sarwono; Inpurwanto Inpurwanto; Maulidi maulidi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 2 (2018): April 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.595 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v7i2.24367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) dengan dekomposer Trichoderma harzianumyang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman seledri pada tanahaluvial.Penelitian dimulai sejak tanam sampai panen dari tanggal 6 februarisampai tanggal 26 Maret 2015. Lokasi penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak.Metode yang digunakan adalah eksperimen lapangan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 perlakuan, 4 ulangan dan setiap ulangan terdapat 4 sampel tanaman, jumlah keseluruhan tanaman sebanyak 96 tanaman. Perlakuan sebagai berikut: (t0)pemberian 0,00 g kompos TKKS,(t1)pemberian 30,25 g kompos TKKS/polibag setara dengan 10% bahan organik, (t2) pemberian 257,12 g kompos TKKS/polibag setara dengan 13% bahan organik, (t3)pemberian483,99 g kompos TKKS/polibag setara dengan 16% bahan organik, (t4)pemberian 710,87g kompos TKKS/polibagsetara dengan 19% bahan organik, dan(t5) pemberian937,74 g kompos TKKS/polibag setara dengan 22% bahan organik. Variabel pengamatan : tinggitanaman (cm), jumlahdaun (helai), volume akar (cm3), beratsegartanaman (g), beratkeringtanaman(g), klorofildaun (Spad Unit), danJumlahAnakan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompos  TKKS dengan dekomposer Trichoderma harzianummemberikan pertumbuhan dan hasil yang baikterhadap pertumbuhantanaman seledripada tanah aluvial. Semakin bertambah dosiskompos TKKS dengan dekomposer Trichoderma harzianummakapertumbuhan dan hasil tanaman seledri juga semakin meningkat.
Problem Solving Mahasiswa Dalam Menghadapi Tantangan Dunia Kerja Alimatul Fitri Assholekhah; Anisa Fitriani; Sarwono Sarwono; Sidiq Ali Fatoni; Meity Suryandari
Student Scientific Creativity Journal Vol. 1 No. 1 (2023): Januari: Student Scientific Creativity Journal
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sscj-amik.v1i1.1132

Abstract

Mahasiswa sering disebut sebagai kaum intelektual karena keistimewaannya dalam mengenyam pendidikan tinggi. Sebagai kaum intelektual, tentunya mahasiswa dituntut untuk memiliki kualitas intelektual yang memadai. Baik dari Hard skill dan soft skill sebagai keterampilan nilai-nilai spiritualnya. Namun, disamping itu terdapat suatu tantangan ataupun masalah yang seringkali disebut orang sebagai kesulitan, hambatan, gangguan, ketidakpuasan, atau kesenjangan. Dalam dunia kerja, mahasiswa akan mengalami suatu tantangan dalam proses kuliah dan kerjanya. Mahasiswa harus mampu untuk mengatur dan mengelola waktunya dengan baik. sehingga diantara keduanya dapat berjalan dan tidak mengganggu aktivitas atau kegiatan yang lainya. Maka dari itu pemecahan masalah adalah suatu proses ilmiah seseorang yang melalui sebuah fase dari pemahaman masalah untuk kemudian mencari informasi yang diperlukan untuk diputuskan solusi pemecahannya dan dievaluasi solusinya. Artinya bahwa seseorang yang menghadapi suatu masalah harus mencari sumber informasi dari akar permasalahan tersebut terlebih dahulu. Sehingga seseorang itu akan dengan mudah memutuskan sebuah solusi yang akan dipakainya dalam memecahkan suatu masalah.
PENERAPAN SEJARAH KEHIDUPAN MANUSIA PURBA YANG DI APLIKASIKAN KE DALAM KEMEJA UNISEX MOTIF BATIK LUKIS SEBAGAI MEDIA PROMOSI SITUS SANGIRAN Selvia Oktaliana; Sarwono Sarwono
Dimensi : Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Seni Desain Grafis Vol. 2 No. 02 (2021): Terbitan September 2021
Publisher : University of Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5583/jurnaldimensi.v2i02.36

Abstract

Penulisan ini dilatarbelakangi adanya peluang untuk diciptakannya suatu produk dengan pengolahan visual yang menarik. Ide visual yang dibuat adalah Sejarah Kehidupan Manusia Purba yang ada di Museum Sangiran. Sumber ide ini dipilih karena salah satu tempat wisata sekaligus edukasi bersejarah yang ada di Kota Solo. Tujuan perancangan desain ini adalah untuk membuat desain Batik Solo dengan sumber ide Sejarah Kehidupan Manusia Purba di Museum Sangiran yang visualnya dibuat dengan gaya ilustrasi pada cerita anak-anak. Penulisan ini menggunakan metode desain yang ditulis oleh Prof. Nanang Rizali mengutip teori dari Colin Clipson, yaitu : (1) Identifikasi Masalah, (2) Analisis (3) Perencanaan Produksi, (3) Proses Kreatif, (4) Proses Produksi, (5) Distribusi Pemasaran. Hasil dari rancangan ini adalah desain yang menggambarkan Sejarah Kehidupan Manusia Purba di Sangiran dengan penggayaan ilustrasi dari buku cerita anak yang menjadi potensi nilai artistik dan estetik sehingga dapat menghasilkan visual desain batik yang inovatif dan memiliki nilai lebih dibandingkan dengan produk batik lainnya. Untuk pewarnaan, teknik yang digunakan adalah teknik celup mengggunakan pewarna alam tingi. Lalu desain batik direalisasikan menjadi kemeja unisex yang bisa dipakai remaja putra maupun putri
PERANCANGAN MOTIF PAKAIAN READY TO WEAR DENGAN SUMBER IDE FLORA ENDEMIK SUMATRA MENGADAPTASI VISUAL TOILE DE JOUY Nada Nur Ilmiah; Sarwono Sarwono
Dimensi : Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Seni Desain Grafis Vol. 2 No. 02 (2021): Terbitan September 2021
Publisher : University of Nahdlatul Ulama Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5583/jurnaldimensi.v2i02.38

Abstract

Fokus permasalahan yang dibahas dalam perancangan ini yaitu bagaimana merancang motif dengan sumber ide Flora Endemik Sumatra untuk pengaplikasian pada pakaian ready to wear wanita dengan rentang usia 17-25 tahun dengan menggunakan penggayaan visual toile de jouy. Metode perancangan tekstil yang digunakan adalah metode perancangan yang mengacu pada pemikiran Colin Clipson. Menggunakan metode observasi, studi pustaka serta studi visual. Konsep perancangan ini adalah Flora Endemik Sumatra yang digunakan sebagai sumber ide perancangan motif pakaian ready to wear dan dikemas dalam motif pakaian yang sesuai dengan gaya hidup wanita dengan rentang usia yang telah disebutkan serta wanita yang cenderung ingin mengeksplorasi gaya berpenampilan. Dalam pengaplikasiannya, perancangan ini mempertimbangkan nilai keindahan yang didasarkan pada karakterkarakter dari sasaran pasar. Hasil visualisasi desain yang terpilih akan dilanjutkan pada proses dengan teknik digital printing dalam kain berbahan roberto cavalli. Hasil dari perancangan ini adalah pakaian ready to wear yang dapat digunakan dalam berbagai acara dan kesempatan formal, semi formal, maupun non formal yang dapat menjadi wujud karya tekstil dari tugas akhir
Pembentukan Kelompok Belajar Efektif Berbasis Algoritma Clustering untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di SD Negeri Ganrang Jawa II Muhammad Ikhwan Mardin; Sigrid Tamriesfatno; La Ode Muh. Armadi AM; Sarwono Sarwono; Muhamad Irwin Syawal; Riska Kherani; Muhammad As'ad; Sarni Alex Sandra
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i1.8926

Abstract

This community service program aims to form effective student learning groups based on clustering algorithms to improve the quality of learning at SD Negeri Ganrang Jawa II. The main problem faced by teachers is the difficulty in dividing students into learning groups evenly based on academic ability, as well as students’ tendency to choose their own friends when working in groups. These conditions result in unbalanced and less effective learning groups. To address this problem, the K-Means Clustering algorithm is applied to group students based on academic scores, so that each group consists of students with high, medium, and low abilities. The service method includes collecting student academic data, implementing the clustering algorithm, and assisting teachers in applying the learning groups. The results show that the distribution of learning groups becomes more balanced, student interaction increases, and the learning process runs more effectively. Therefore, the application of clustering algorithms can serve as an innovative solution to support collaborative learning strategies in elementary schools.