Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Jurnal Pepadu

CATU DAYA LISTRIK SEL SURYA UNTUK SUPLAI PENERANGAN AKTIVITAS KELOMPOK NELAYAN DI DUSUN CEMARE Citarsa, Ida Bagus Fery; Wiryajati, I Ketut; Satiawan, I Nyoman Wahyu; Suksmadana, I Made Budi; Supriono, Supriono; Ramadhani, Cipta
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i3.5911

Abstract

Untuk mengatasi masalah yang dihadapi oleh Kelompok Nelayan ‘Obor Kehidupan' di Dusun Cemare, Desa Lembar Selatan, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat terkait penggunaan baterai (accu) sebagai sumber tenaga listrik yang mensuplai lampu penerangan perahu untuk menerangi perahu dan aktivitas melaut di malam hari, solusi yang ditawarkan adalah dengan menggunakan catu daya listrik sel surya (Pembangkit Listrik Tenaga Surya skala kecil). Penggunaan catu daya listrik sel surya memiliki kelebihan dibanding penggunaan baterai (accu) sebagai sumber tenaga listrik. Penggunaan catu daya listrik sel surya hanya memerlukan sinar matahari untuk proses pengisian sehingga tidak perlu dicabut dari instalasi lampu penerangan perahu nelayan. Tidak adanya proses mencabut, memindahkan dan memasang yang dilakukan berulang kali akan menghasilkan dua keuntungan bagi kelompok nelayan tersebut. Pertama, tidak menambah beban kerja sehingga menguntungkan secara teknis bagi kelompok nelayan. Kedua, tidak menyebabkan baterai yang ada di dalam catu daya listrik sel surya cepat rusak sehingga menguntungkan secara ekonomis bagi kelompok nelayan tersebut. Tim pelaksana pengabdian kepada masyarakat yang beranggotakan staf pengajar dan mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram telah melaksanakan kegiatan berupa pembelian alat dan bahan yang diperlukan, perakitan dan penyuluhan cara penggunaan catu daya listrik sel surya kepada pengurus dan anggota Kelompok Nelayan ‘Obor Kehidupan' di Dusun Cemare. Berdasarkan hasil evaluasi diperoleh hasil bahwa pengurus dan anggota kelompok nelayan tersebut telah dapat menggunakan catu daya listrik sel surya dengan baik. Selain itu juga diperoleh hasil berupa keuntungan teknis dan ekonomis bagi aktivitas nelayan dari Kelompok Nelayan ‘Obor Kehidupan' di malam hari.
PENGUATAN KAPASITAS MASYARAKAT DALAM PENANGGULANGAN KEBAKARAN DENGAN PENGGUNAAN APAR DI DESA SANDIK KECAMATAN BATULAYAR LOMBOK BARAT: PENGUATAN KAPASITAS MASYARAKAT DALAM PENANGGULANGAN KEBAKARAN DENGAN PENGGUNAAN APAR DI DESA SANDIK KECAMATAN BATULAYAR LOMBOK BARAT Wiryajati, I Ketut; Adnyani, Ida Ayu Sri; Citarsa, Ida Bagus Fery; Seniari, Ni Made; Satiawan, I Nyoman Wahyu; Suksmadana, I Made Budi; Yadnya, Made Sutha; Supriono, Supriono; Ramadhani, Cipta
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.7231

Abstract

Desa Sandik, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat, memiliki risiko kebakaran yang tinggi, terutama selama musim kemarau. Namun, kesadaran masyarakat mengenai pencegahan dan penanggulangan kebakaran, termasuk penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), masih sangat terbatas. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan program penguatan kapasitas melalui pelatihan dan simulasi penggunaan APAR. Pelatihan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat dan memberikan pengetahuan serta keterampilan praktis tentang cara penanggulangan kebakaran yang efektif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta terkait penggunaan APAR serta kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan kebakaran. Meskipun demikian, tantangan berupa kurangnya motivasi masyarakat untuk berpartisipasi dan keterbatasan jumlah APAR di desa ini masih perlu diatasi. Program ini telah berhasil meningkatkan kesiapan masyarakat Desa Sandik dalam menghadapi potensi kebakaran dan dapat dijadikan model untuk diterapkan di wilayah lain yang memiliki risiko serupa.
Program Residu Minyak Jelantah Sebagai Aroma Terapi : Program Residu Minyak Jelantah Sebagai Aroma Terapi Sultan, Sultan; Yadnya, Made Sutha; Wiryajati, I Ketut; Adnyani, Ida Ayu Sri; Citarsa, Ida Bagus Fery; Satiawan, I Nyoman Wahyu; Suksmadana, I Made Budi
Jurnal Pepadu Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i2.7289

Abstract

Pemikiran untuk pengolahan hasil buang produksi terus dikembangkan untuk memperoleh pengasilan lebih dan meminimalisir hal yang negative (residu). Masalah residu dari minyal jelantah perlu dipikirkan agar dapat lebih bermanfaat. Salah satu pengembangan adalah pemanfaatan minyak jelantah merupakan dari limbah rumah tangga. Minyak ini  sering kali dibuang tanpa proses pengolahan lebih lanjut.  Hal ini mempunyai potensi besar  diubah menjadi produk bernilai ekonomis tinggi. Minyak hasil buang ini ditambahkan dengan  inovasi penambahan zat aditive dalam pembuatan lilin aroma terapi berbasis minyak jelantah. Keunggulan utama adalh dapat mengurangi pencemaran lingkungan dengan berputarnya energi yang diperoleh dari proses.  Peluang untuk membuka lapangan kerja serta  usaha berkelanjutan. Pengolahan  minyak jelantah yang salah dengan dibuang secara sembarangan  untuk menjadi produk UMKM dapat mencemari lingkungan lebih-lebih pada tanah dan air. Pengolahan yang ditawarkan menjadi produk bermanfaat mendukung prinsip ekonomi sirkular. Produksi secara rumahan terus dikembangakan sesuai dengan permintaan konsumen khusus pada aroma terapinya.
PENINGKATAN KETERAMPILAN INSTALASI PERANGKAT KERAS KOMPUTER SEBAGAI SARANA PENINGKATAN KOMPETENSI SISWA SMK MAGANG Seniari, Ni Made; Yadnya, Made Sutha; Wiryajati, I Ketut; Adnyani, Ida Ayu Sri; Putra, I Ketut Perdana; Satiawan, I Nyoman Wahyu
Jurnal Pepadu Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i2.5850

Abstract

Occupational Safety and Health (OSH) is a fundamental aspect to ensure the security and continuity of academic activities, especially in technical laboratory environments that are highly prone to fire hazards. The Electrical Engineering Laboratory of the Faculty of Engineering, University of Mataram, is identified as a high-risk area due to the use of high-voltage electricity, electronic devices, and flammable materials. According to the fire triangle theory comprising fuel, heat, and oxygen fires can be prevented by eliminating one of these elements. A primary preventive effort in this context involves the use of fire extinguishers (APAR) and adequate training on their proper use. This study aims to evaluate the effectiveness of APAR training and awareness campaigns among active laboratory students. The training method applied an andragogical approach with the PASS technique (Pull, Aim, Squeeze, Sweep), accompanied by pre- and post-tests, simulated fire suppression, and participatory observation. Results showed a significant improvement in students’ understanding, with the average score increasing from 18.75% to 88.38% and the standard deviation decreasing from 9.22 to 6.16, indicating more uniform comprehension among participants. A paired t-test revealed a highly significant difference (p < 0.0001), and one-way ANOVA supported that the training had a measurable effect on all evaluated aspects. Beyond cognitive gains, students also demonstrated positive affective and psychomotor responses through active participation and practical suggestions, such as improving extinguisher placement and adding usage instructions. These findings indicate that the APAR training program not only enhances technical knowledge but also cultivates a culture of safety within the academic environment. It is recommended that such training be institutionalized as part of the laboratory's integrated OSH management system
CATU DAYA LISTRIK SEL SURYA UNTUK SUPLAI PENERANGAN AKTIVITAS KELOMPOK NELAYAN DI DUSUN CEMARE Citarsa, Ida Bagus Fery; Wiryajati, I Ketut; Satiawan, I Nyoman Wahyu; Suksmadana, I Made Budi; Supriono, Supriono; Ramadhani, Cipta
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i3.5911

Abstract

Untuk mengatasi masalah yang dihadapi oleh Kelompok Nelayan ‘Obor Kehidupan' di Dusun Cemare, Desa Lembar Selatan, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat terkait penggunaan baterai (accu) sebagai sumber tenaga listrik yang mensuplai lampu penerangan perahu untuk menerangi perahu dan aktivitas melaut di malam hari, solusi yang ditawarkan adalah dengan menggunakan catu daya listrik sel surya (Pembangkit Listrik Tenaga Surya skala kecil). Penggunaan catu daya listrik sel surya memiliki kelebihan dibanding penggunaan baterai (accu) sebagai sumber tenaga listrik. Penggunaan catu daya listrik sel surya hanya memerlukan sinar matahari untuk proses pengisian sehingga tidak perlu dicabut dari instalasi lampu penerangan perahu nelayan. Tidak adanya proses mencabut, memindahkan dan memasang yang dilakukan berulang kali akan menghasilkan dua keuntungan bagi kelompok nelayan tersebut. Pertama, tidak menambah beban kerja sehingga menguntungkan secara teknis bagi kelompok nelayan. Kedua, tidak menyebabkan baterai yang ada di dalam catu daya listrik sel surya cepat rusak sehingga menguntungkan secara ekonomis bagi kelompok nelayan tersebut. Tim pelaksana pengabdian kepada masyarakat yang beranggotakan staf pengajar dan mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram telah melaksanakan kegiatan berupa pembelian alat dan bahan yang diperlukan, perakitan dan penyuluhan cara penggunaan catu daya listrik sel surya kepada pengurus dan anggota Kelompok Nelayan ‘Obor Kehidupan' di Dusun Cemare. Berdasarkan hasil evaluasi diperoleh hasil bahwa pengurus dan anggota kelompok nelayan tersebut telah dapat menggunakan catu daya listrik sel surya dengan baik. Selain itu juga diperoleh hasil berupa keuntungan teknis dan ekonomis bagi aktivitas nelayan dari Kelompok Nelayan ‘Obor Kehidupan' di malam hari.
PENGUATAN KAPASITAS MASYARAKAT DALAM PENANGGULANGAN KEBAKARAN DENGAN PENGGUNAAN APAR DI DESA SANDIK KECAMATAN BATULAYAR LOMBOK BARAT: PENGUATAN KAPASITAS MASYARAKAT DALAM PENANGGULANGAN KEBAKARAN DENGAN PENGGUNAAN APAR DI DESA SANDIK KECAMATAN BATULAYAR LOMBOK BARAT Wiryajati, I Ketut; Adnyani, Ida Ayu Sri; Citarsa, Ida Bagus Fery; Seniari, Ni Made; Satiawan, I Nyoman Wahyu; Suksmadana, I Made Budi; Yadnya, Made Sutha; Supriono, Supriono; Ramadhani, Cipta
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.7231

Abstract

Desa Sandik, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat, memiliki risiko kebakaran yang tinggi, terutama selama musim kemarau. Namun, kesadaran masyarakat mengenai pencegahan dan penanggulangan kebakaran, termasuk penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), masih sangat terbatas. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan program penguatan kapasitas melalui pelatihan dan simulasi penggunaan APAR. Pelatihan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat dan memberikan pengetahuan serta keterampilan praktis tentang cara penanggulangan kebakaran yang efektif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta terkait penggunaan APAR serta kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan kebakaran. Meskipun demikian, tantangan berupa kurangnya motivasi masyarakat untuk berpartisipasi dan keterbatasan jumlah APAR di desa ini masih perlu diatasi. Program ini telah berhasil meningkatkan kesiapan masyarakat Desa Sandik dalam menghadapi potensi kebakaran dan dapat dijadikan model untuk diterapkan di wilayah lain yang memiliki risiko serupa.
Program Residu Minyak Jelantah Sebagai Aroma Terapi : Program Residu Minyak Jelantah Sebagai Aroma Terapi Sultan, Sultan; Yadnya, Made Sutha; Wiryajati, I Ketut; Adnyani, Ida Ayu Sri; Citarsa, Ida Bagus Fery; Satiawan, I Nyoman Wahyu; Suksmadana, I Made Budi
Jurnal Pepadu Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i2.7289

Abstract

Pemikiran untuk pengolahan hasil buang produksi terus dikembangkan untuk memperoleh pengasilan lebih dan meminimalisir hal yang negative (residu). Masalah residu dari minyal jelantah perlu dipikirkan agar dapat lebih bermanfaat. Salah satu pengembangan adalah pemanfaatan minyak jelantah merupakan dari limbah rumah tangga. Minyak ini  sering kali dibuang tanpa proses pengolahan lebih lanjut.  Hal ini mempunyai potensi besar  diubah menjadi produk bernilai ekonomis tinggi. Minyak hasil buang ini ditambahkan dengan  inovasi penambahan zat aditive dalam pembuatan lilin aroma terapi berbasis minyak jelantah. Keunggulan utama adalh dapat mengurangi pencemaran lingkungan dengan berputarnya energi yang diperoleh dari proses.  Peluang untuk membuka lapangan kerja serta  usaha berkelanjutan. Pengolahan  minyak jelantah yang salah dengan dibuang secara sembarangan  untuk menjadi produk UMKM dapat mencemari lingkungan lebih-lebih pada tanah dan air. Pengolahan yang ditawarkan menjadi produk bermanfaat mendukung prinsip ekonomi sirkular. Produksi secara rumahan terus dikembangakan sesuai dengan permintaan konsumen khusus pada aroma terapinya.