Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Pengelolaan Pembelajaran Berbasis Moodle Bagi Guru SMP Kota Surakarta Fairusy Haryani; Sukarmin Sukarmin; Supurwoko Supurwoko; Daru Wahyuningsih
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): April-Juni 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i2.736

Abstract

Pandemi Covid-19 mendasari pemerintah mengeluarkan kebijakan Belajar Dari Rumah (BDR) yang mendesak institusi penyelenggara pendidikan untuk mengubah pengelolaan pembelajarannya secara online. Pasca Covid-19, model pembelajaran yang mengintegrasikan dengan pembelajaran online, seperti pembelajaran hybrid (campuran), masih banyak diminati karena keuntungan yang tidak dibatasi tempat dan waktu. Namun beberapa permasalahan muncul selama pelaksanaannya, diantaranya pembelajaran yang kurang interaktif dan belum terstruktur. Hal ini dikarenakan belum tersedianya platform yang tepat dan kurangnya kemampuan guru dalam mengelola kelas pembelajaran online. Oleh karena itu, perlu adanya upaya peningkatan kemampuan guru dalam pengelolaan pembelajaran online berupa pendampingan peningkatan kemampuan guru dalam mengembangkan kualitas pembelajaran dan media pembelajaran online yang tepat. Kegiatan pengabdian ini melibatkan 2 sekolah mitra di Kota Surakarta, diantaranya SMP IT Nur Hidayah dan SMP Batik Program Khusus Surakarta. Tujuan dari kegiatan ini diantaranya 1) memberikan pemahaman kepada guru terhadap pembelajaran dan media pembelajaran yang dapat diintegrasikan secara online, 2) melatih guru dalam mengembangkan kemampuan pengelolaan kelas berbasis Moodle, dan 3) meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun media pembelajara online. Metode pelaksanaan yang digunakan berupa ceramah, diskusi, dan praktik yang dilakukan selama 3 hari dan dihadiri peserta 10 peserta dari SMP Batik Program Khusus dan SMP IT Nur Hidayah. Hasil evaluasi pasca pendampingan didapatkan bahwa 1) 100% guru telah memiliki akun sebagai Teacher di web belajarsains-uns.com, 2) 80% guru telah melengkapi 10 aktivitas yang diinstruksikan, dan 3) umpan balik yang baik. Melalui website yang dibuat, selain mendapatkan pemahaman baru, guru dapat memanfaatkannya selama pelaksanaan pembelajaran daring, luring, dan hybrid.
Pentingnya Dukungan Orang Tua dalam Mengatasi Stres Akademik Siswa SMA: Sebuah Studi Literatur Nadia Pramugarini Mutiara Dewi; Daru Wahyuningsih; Elvin Yusliana Ekawati
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIPĀ Universitas Lampung 2024: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIPĀ Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres akademik menjadi tantangan signifikan bagi siswa SMA, dan peran orang tua dalam memberikan dukungan emosional dan praktis dapat berperan penting dalam mengatasi dampak negatifnya. Studi ini menggunakan metode studi literatur untuk menyelidiki pentingnya dukungan orang tua dalam membantu siswa SMA mengatasi stres akademik. Dengan meninjau serangkaian artikel ilmiah dan sumber literatur lainnya, peneliti menganalisis berbagai dimensi dukungan orang tua, termasuk dukungan emosional, dukungan instrumental, dan dukungan informasional, serta cara-cara implementasinya dalam mengurangi stres akademik. Studi literatur ini juga mengeksplorasi faktor-faktor kontekstual dan dinamika hubungan orang tua-siswa yang dapat memengaruhi efektivitas dukungan. Hasil studi literatur ini menyoroti bahwa keterlibatan aktif orang tua dalam kehidupan akademik siswa SMA dapat memberikan dampak positif pada kesejahteraan mental dan prestasi akademik mereka. Implikasi praktis dari penelitian ini termasuk pengembangan program dukungan orang tua di tingkat sekolah dan upaya kolaboratif antara orang tua, guru, dan siswa untuk mengurangi beban stres akademik. Penelitian ini memberikan landasan teoritis yang kuat untuk memahami peran krusial orang tua dalam membantu siswa SMA mengatasi stres akademik, dan mendorong upaya lebih lanjut untuk memperkuat keterlibatan orang tua dalam mendukung kesejahteraan psikologis anak-anak mereka di masa sekolah menengah atas.