Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

APLIKASI TEKNOLOGI SEDERHANA DAN PERMESINAN UNTUK MENINGKATKAN KEAHLIAN RENOVASI LAMBUNG PERAHU Seno Darmanto; Sutanto Sutanto; Sulaiman Sulaiman; Eko Julianto Sasono
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 2, No 1 (2018): April
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1194.163 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v2i1.157

Abstract

ABSTRACTApplications of technology and machinery equipment in service activities are done to complete the renovation and repair of boats or wooden vessels. Development of the infrastructure for members of the fishermen group is currently focused on equipment for the repair and renovation of the boat hull and the maintenance of the driving machine. And for the improvement of the renovation or repair of the boat hull, the service team has compiled a working activity including understanding and deepening of boat or wooden boats, engineering and equipment for renovation and boatbuilding, understanding and deepening of ship damage, and implementation in a group of fishermen. The process of maintenance and repair of boats on the ship's body (hull) in fishermen partners in principle were carried out through several stages include the washing and cleaning of all parts of the ship, patching, coating and painting. The process of painting through several stages of surface cleaning, patching if there are starting cracks and holes, drying, smoothing, basic coating and painting. Some tools for boats maintenance and repair especially for renovation and manufacture of wooden boats consist of saws (machines and manuals), drills, fittings, grinders, cutting (various sizes), clamps and other support equipmentKeywords: boat, hull, propulsion machine, machinery ABSTRAKKegiatan pengabdian aplikasi teknologi dan peralatan permesinan dilakukan untuk menyempurnakan renovasi dan perbaikan perahu atau kapal kayu. Pengembangan kelengkapan sarana anggota kelompok nelayan pada saat ini difokuskan pada peralatan untuk perbaikan dan renovasi lambung atau bodi dan perawatan mesin penggerak. Dan untuk penyempurnaan renovasi atau perbaikan kapal kayu, tim pengabdian menyusun langkah kerja atau kegiatan pengabdian meliputi pemahaman dan pendalaman perahu atau kapal kayu, teknik dan peralatan renovasi dan pembuatan perahu, pemahaman dan pendalaman kerusakan kapal, dan sejenisnya dan pelaksanaan di kelompok nelayan. Proses perawatan dan perbaikan kapal pada bagian badan kapal (lambung kapal) di mitra nelayan pada prinsipnya dilakukan melalui beberapa tahapan meliputi pencucian seluruh bagian kapal, penambalan (pemakalan), pendempulan dan pengecetan kapal. Proses pengecatan melalui beberapa tahapan yakni pembersihan permukaan, penambalan kalau ada yang mulai retak dan berlubang, pengeringan, penghalusan, pelapisan dasar dan pengecatan.  Beberapa peralatan perawatan dan perbaikan lambung perahu terutama untuk renovasi dan pembuatan perahu kayu meliputi gergaji kayu (mesin dan manual), bor, pasah, gerinda, tatah (berbagai ukuran), clem/pencepit dan peralatan pendukung lain.
Desain dan Pembuatan Tungku Bakar Arang untuk Proses Pemanasan dan Pembersihan bagi Industri Ukir Tembaga dan Kuningan Seno Darmanto; Adi Nugroho; Yusuf Umardani; Sutan to
Retii Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-11 2016
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri Ukir Tembaga dan Kuningan Bintang Pamungkas merupakan salah satu industri tembaga dan kuningan yang masih eksis di Tumang Cepogo Boyolali. Keberadaan industri ukir tembaga dan kuningan di Kelurahan Tumang Cepogo memberikan potensi yang besar terutama di bidang ekonomi, sosial, pendidikan dan lapangan kerja. Industri ukir kuningan dan tembaga juga memberikan dukungan pada wisata alam dan agro di daerah lereng gunung Merapi dan Merbabu khususnya wisata alam pegunungan Selo. Tantangan pengerjaan produk ukir dengan teknik pemanasan, pembentukan dan penyelesaian akhir untuk desain rumit dan ukuran relative besar masih menjadi kendala. Tujuan yang telah dicapai dalam kegiatan penerapan teknologi adalah desain dan pembuatan mesin pembangkit kalor melalui beberapa tahapan kegiatan meliputi pelatihan,  konsultasi, perancangan dan pengerjaan mesin pembangkit kalor. Mesin pembangkit kalor di industri ukir tembaga, kuningan dan sejenisnya pada prinsipnya terdiri dari tungku arang dan mesin las (asetilin dan modifikasi instalasi pengelasan jenis asetilin dan LPG). Tungku arang sebagai pembangkit kalor terdiri dari ruang bakar dan pipa saluran udara bertekanan. Dasaran pendukung ruang bakar didesain dengan ukuran panjang 3 m, lebar 2 m dan tinggi 15 cm. Ruang bakar dibuat dengan diameter 20 cm dan kedalaman 15 – 20 m. Pipa saluran udara bertekanan dan luaran blower dirancang dengan diameter 2,5 – 3 inch. Kata Kunci: tungku, arang, blower, ukir, tembaga, kuningan
Pelorotan Lilin dan Pengotor Lain Kain Batik dengan Perebusan di Ketel Sarwo ko; Seno Darmanto
Retii Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-11 2016
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses produksi batik tulis di KUBE Putri Kawung masih dikerjakan dengan teknologi sederhana dan tradisional. Proses pembuatan batik pada prinsipnya dilakukan dalam beberapa tahapan meliputi penyiapan bahan kain (mori), penggambaran motif batik, pembatikan, perebusan/pencelupan (pelorotan), pengeringan dan pengemasan. Dan untuk perbaikan di unit penghilangan lilin atau finishing atau pelorotan, ada perbaikan komponen peralatan meliputi penyempurnaan desain/rancangan dan pembuatan ketel sederhana meliputi tabung, penutup, engsel, baut pengikat, karet (seal), pegangan tangan (handle), pengaman (valve tekanan dan ring tabung) dan tungku bakar. Desain ketel sederhana berukuran diameter 70 cm, tinggi 45 cm dan ketebalan 2 mm. Tungku didesain bersifat permanen dan dibangun dari konstruksi pasangan bata, pasir, semen dan bahan penguat lain. Tungku terdiri dari dua lubang api dan mampu menopang 2 (dua) ketel untuk pelorotan  dengan dimensi tungku berukuran panjang 120 cm lebar 70 cm dan tinggi 40 cm. Penyempurnaan dan rancang bangun ketel sederhana juga disesuaikan dengan kondisi ruang pengolahan kain batik di industri.Kata Kunci: batik tulis, pelorotan, ketel, tungku
MEKANISME DESAIN MATRAS UNTUK PRODUK UKIR TEMBAGA DAN KUNINGAN Seno Darmanto; Adi Nugroho; Yuniarto Yuniarto; Yusuf Umardani; Tari Purwanti; Mohd Ridwan
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 4, No 2 (2025): November 2025
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpv.2025.31113

Abstract

Potensi, peluang dan keunggulan-keunggulan di desa Banaran Kecamatan Cepogo Boyolali seharusnya menjadi modal dan pendorong dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan berbasis kearifan lokal dan berorientasi nasional. Selain mendorong sektor industri logam ukir, potensi dan keunggulan lain desa Banaran Cepogo Boyolali meliputi pertanian dataran tinggi, peninggalan sejarah, seni dan budaya, pemandangan alam, waduk/embung dan potensi jasa. Solusi yang diterapkan dalam kegiatan ini pada prinsipnya mendasarkan pada potensi dan kendala yang dihadapi oleh mitra terutama Desa Tumang Banaran kecamatan Cepogo Boyolali. Potensi industri kecil dan menengah di Tumang yang relatif banyak dan padat karya akan didorong untuk membuka diri pada potensi-potensi ekonomi ikutan selain sektor utama yakni produk ukir tembaga dan sejenisnya dengan menerapkan mesin spinning berbasis mesin bubut  meliputi pendidikan (edukasi), seni dan budaya, wisata, pertanian dan produk ekonomi unggulan lain. Luaran kegiatan terdiri dua fokus utama, yaitu inovasi desain matras untuk pembentukan ukir tembaga/kuningan serta penyusunan Grand Design Desa Wisata Dusun Banaran. Melalui pendekatan partisipatif dan multidisiplin, program menghasilkan berbagai luaran berupa booklet desain matras 2D dan 3D, katalog digital, modul eco-coating, panduan K3, infografis akuntansi, guidebook desa wisata, branding dan logo Banaran, hingga panduan harga pokok penjualan. Luaran ini diharapkan meningkatkan efisiensi produksi, memperkuat identitas budaya, serta mendorong Cepogo sebagai destinasi wisata edukatif berbasis potensi lokalKata kunci: Matras, ukir, tembaga, kuningan
MEKANISME PEMBUATAN BATIK TULIS DI KEBON INDAH BAYAT Yusuf Umardani; Seno Darmanto; Adi Nugroho; Yuniarto Yuniarto; Mohd Ridwan
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 3, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpv.2024.30671

Abstract

Kegiatan pengabdian skema Iptek bagi Daerah Binaan Undip (IBDU) bagi Industri Batik Tulis di Bayat Klaten Jawa Tengah dilakukan untuk meningkatkan kualitas produksi dan menajemen berbasis ekspor. Pengembangan kelengkapan sarana anggota industri batik tulis pada saat ini diarahkan pada peningkatan kapasitas/produktitas dan kualitas produk batik tulis. Di bagian produksi, beberapa peralatan produksi yang perlu dimodifikasi atau disempurnakan meliputi peralatan perancangan (desain) dan gambar (drafting), teknik membatik, pewarnaan, perendaman, pelorotan, pengeringan dan finishing (pengepakan). Proses pembuatan batik pada kelompok Batik Tulis Kebon Indah meliputi pemotongan kain mori, membuat pola / motif, membatik (proses pencantingan), pewarnaan alami, pembilasan, pengeringan dan finishing. Pelorotan merupakan tahap penting dalam proses pembuatan batik tulis yang bertujuan untuk meluruhkan malam (lilin batik). Pembilasan merupakan tahapan lanjutan setelah proses pewarnaan dan pelorotan, yang berfungsi untuk membersihkan sisa malam, zat warna yang tidak terserap, serta residu bahan kimia atau bahan alami yang digunakan dalam proses
KAJIAN DAN ANALISA PELAPISAN SPRAY GUN UNTUK FINISHING PRODUK UKIR TEMBAGA Seno Darmanto; Yusuf Umardani; Adi Nugroho; Sunarso Sugeng; Indartono Indartono; Hartono Hartono; Alaya Fadllu Hadi Mukhamad
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 1, No 2 (2019): Nopember 2019
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.748 KB) | DOI: 10.14710/jpv.2019.5985

Abstract

Industri Ukir Tembaga dan Kuningan Mbed Doer Anather Craft merupakan salah satu industri tembaga dan kuningan yang masih eksis di Tumang Cepogo Boyolali. Keberadaan industri ukir tembaga dan kuningan di Kelurahan Tumang Cepogo memberikan potensi yang besar terutama di bidang ekonomi, sosial, pendidikan dan lapangan kerja. Industri ukir kuningan dan tembaga juga memberikan dukungan pada wisata alam dan agro di daerah lereng gunung Merapi dan Merbabu khususnya wisata alam pegunungan Selo. Pengerjaan produk ukir dengan teknik pemanasan, pembentukan dan penyelesaian akhir untuk desain rumit dan ukuran relative besar masih menjadi kendala. Tujuan kegiatan pengabdian adalah kajian dan analisa spray gun untuk proses pelapisan produk ukir tembaga dan sejenisnya. Proses pelapisan logam perlu perlakuan awal yakni dengan pembersihan. Peralatan spray gun pada prinsipnya terdiri dari injektor (nozzle), selang dan kompresor. Jarak semprot atau nozzle dengan permukaan yang akan dicat 100 – 200 mm. Jarak semprot itu prinsipnya tegak lurus. Beberapa cacat pelapisan dengan spry gun meliputi orange peel, runs, pinholing, peeling, polishing marks, solvent pop, mottling, matting, lifting, cracking, colour mismatch, fish eyes, dan srinkage. Peningkatan kualitas pelapisan dengan spry gun dapat dilakukan dengan mekanisme pemanasan atau termal
MEKANISME PERAWATAN PERAHU DI DOK NELAYAN TIMBULSLOKO Mohd Ridwan; Seno Darmanto; Tari Purwanti
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 3, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpv.2024.30682

Abstract

Kegiatan pengabdian Iptek Desa Binaan Undip (IDBU) melalui sinergisitas kelompok nelayan, tokoh masyarakat dan  karang taruna  dilakukan untuk meningkatkan dan menggerakkan ekonomi masyarakat nelayan. Pengembangan wilayah pantai dan masyarakat nelayan sebagai pelaku wisata edukasi bahari dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan meliputi penguatan kelompok nelayan, penguatan kuliner khas pantai, penataan tanaman pantai (mangrove), keamanan mancing/berlayar dan integrasi semua komponen. Pengembangan kelengkapan sarana anggota kelompok nelayan untuk mendukung wisata edukasi bahari ini difokuskan pada peralatan untuk perbaikan dan renovasi lambung atau bodi. Klasifikasi perawatan perahu terdiri dari perawatan ringan, perawatan sedang, dan perawatan berat. Beberapa teknologi kunci yang sangat membantu dalam praktik perawatan berat perahu di dok meliputi teknologi untuk pembersihan lambung, teknologi untuk inspeksi kerusakan, teknologi untuk perbaikan dan persiapan permukaan, dan teknologi pengecatan.Kata kunci: perahu, dok, perawatan, pembersiahan, pengecatan
Aplikasi Alat Bantu Mesin Bubut untuk Pengerjaan Spinning Mohd Ridwan; Seno Darmanto; Benidiktus Tulung Prayoga; Syamsul Hadi
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 4, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpv.2025.31114

Abstract

The potential, opportunities, and advantages of Banaran Village, Cepogo District, Boyolali should serve as capital and driving force in driving a people's economy based on local wisdom and national orientation. In addition to promoting the metal carving industry sector, other potentials and advantages of Banaran Village, Cepogo, Boyolali include highland agriculture, historical heritage, arts and culture, natural scenery, reservoirs/reservoirs, and service potential. The solutions implemented in this activity are principally based on the potential and constraints faced by partners, especially Tumang Village, Banaran, Cepogo District, Boyolali. The relatively large and labor-intensive potential of small and medium industries in Tumang will be encouraged to open themselves to the potential of the accompanying economy in addition to the main sector, namely copper carving products and the like, by implementing lathe-based spinning machines covering education, arts and culture, tourism, agriculture, and other superior economic products. In addition, these potentials, opportunities, and advantages will be encouraged with good management and governance patterns so that community movements can also stimulate the economic movements of the surrounding community
Desain Warung Apung untuk Wisata Kuliner Pantai Seno Darmanto; Sarwoko Sarwoko; Adi Kurniawan Yusim
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 3, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpv.2024.26237

Abstract

Kegiatan pengabdian Penguatan Komoditi Unggulan Masyarakat (PKUM) melalui sinergisitas kelompok nelayan, tokoh masyarakat dan karang taruna  dilakukan untuk meningkatkan dan menggerakkan ekonomi masyarakat nelayan. Fokus kegiatan diarahkan pada pengembangan wilayah pantai dan masyarakat nelayan melalui wisata kuliner. Pengembangan wilayah pantai dan masyarakat nelayan sebagai pelaku wisata edukasi bahari dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan meliputi penguatan kelompok nelayan dan penguatan kuliner khas pantai.  Penguatan kuliner dialkukan dengan mendasarkan konsep warung apung dengan berbahan baku kayu dan atau bambu. Hasil desain warung apung berbasis bahan kayu mendasarkan gaya apung dengan drum-drum plastik ditempatkan di bawah warung apung dan menopang di atas kayu-kayu penyangga secara langsung. Hasil desain warung apung berbasis bahan bambu mengacu dasar warung dibuat 2 (dua) tingkat lantai bambu untuk penempatan drum-drum plastik. Desain warung di pinggir pantai dapat juga dipasang permanen yakni bambu-bambu penyangga ditanam di dasar pantai
IDENTIFIKASI DAN PERBAIKAN MESIN PEMBENTUK KEJU MOZERRELLA Seno Darmanto; Yusuf Umardani; Damar Nurwahyu Bima; Yuniarto Yuniarto; Mohd Ridwan
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 4, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpv.2025.30644

Abstract

Kegiatan pengabdian Iptek Desa Binaan Undip (IDBU) melalui sinergisitas UMKM Kampung Susu, Pemerintah Desa dan Bumdes  dilakukan untuk meningkatkan dan menggerakkan ekonomi masyarakat berbasis bahan baku susu sapi perah yang melimpah di desa Banyuanyar kecamatan Ngampel kabupaten Boyolali. Tujuan kegiatan diprioritaskan pada pengembangan diversifikasi produk turunan susu akan diprioritaskan pada rancang bangun peralatan untuk pembentukan keju jenis mozzerella berbasis teknologi poros berulir ganda. Realisasi perbaikan mesin pembentuk keju masih dalam capaian identifikasi ketidaksempurnaan membentuk keju mozerella. Ada indikasi kebocoran di mesin pembentukan sehingga tekanan yang dibangkitkan oleh poros berulir tidak mencapai tekanan operasional. Identifikasi mesin pengaduk juga menunjukkan bahwa mesin mengalami kendala kaitan gear transmisi yang sering patah. Indikasi penyebab kerusakan adalah beban putar yang tinggi dan tiba-tiba/kejut. Identifikasi mesin pasteurisasi menunjukkan pengatur temperatur yang tidak stabil dan sistem pengadukan untuk pasteurisasi yang masih terbuka