Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : SinarFe7

Pengaturan Tingkat Suhu Dan Kelembaban Pada Mesin Penetas Telur Burung Puyuh Surya Adi; Antonius Ari Kunto; Titiek Suheta; Syahri Muharom
SinarFe7 Vol. 2 No. 1 (2019): Sinarfe7-2 2019
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Faktor utama yang sangat mempengaruhi proses pertumbuhan embrio pada telur dan penetasan telur adalah suhu dan kelembaban (selain sirkulasi udara dan pemutaran telur). Dalam penelitian ini menggunakan telur puyuh sebagai bahan utama yang akan di proses. Berdasarkan referensi, suhu ruangan pengeraman dan penetasan telur puyuh ada 97℉ − 103℉ (36℃ − 39℃) dengan kelembaban 55% serta lamanya proses pengeraman sampai penetasan adalah 17 hari. Sensor SHT 11 adalah sensor kelembaban dan suhu, SHT 11 memiliki banyak kelebihan sehingga sangat cocok untuk aplikasi ini. Pemilihan chip Atmel ATMega32 sebagai otak mikrokontroler memiliki performa dan fleksibilitas serta ukuran penyimpanan data yang besar menjadi pilihan yang baik untuk mengatur sistem kerja alat. Untuk pemanas ruang inkubator menggunakan 2 lampu bohlam dengan total daya 50 watt dengan daya masing-masing lampu 25 watt, wadah penampung air untuk menimbulkan udara yang lembab serta 2 kipas sebagai pengatur sirkulasi udara dalam ruang inkubator. Dengan menggunakan sirkulasi udara dan 2 lampu bohlam sebagai sumber panas mendapatkan hasil suhu dalam ruang inkubator merata, namun memerlukan waktu yang lama yaitu 120 menit untuk mencapai suhu 39℃. Tetapi pada proses pengeraman telur burung puyuh hanya memerlukan 36℃ - 39℃ dan kelembaban 40% - 55%.
Rancang Bangun Mesin Pengering Biji Kopi Berbasis Mikrokontroler Atmega32 Syahri Muharom; Marcelinus Amalia Lamanele
SinarFe7 Vol. 1 No. 1 (2018): Sinarfe7-1B 2018
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengolahan biji kopi secara baik dan benar, sangat mempengaruhi cita rasa kopi yang dihasilkan. Pada umumnya proses pengeringan dilakukan dengan sinar sinar matahari selama 3 sampai 4 minggu untuk mendadpatkana kadar air sebesar 12%. Dari lamanya waktu pengeringan tersebut, peneliti membuat sebuah mesin pengering biji kopi secara otomatis. Proses pengeringan dilakukan dengan memasukkan kopi basah dengan kadar air diatas 40% kedalam mesin pengering kopi, dengan suhu pada mesin pengering sebesar 50o sampai dengan 60oc. Pengaturan pemanas pada mesin pengering menggunakan rangkaian mikrokontroler ATmega32 dengan penambahan TCA785 sebagai rangkaian driver pemanas. TCA785 bekerja dengan penyulutan tegangan dari rangkaian DAC sebesar 0 sampai dengan 7,5 Volt DC, dan menghasilkan keluaran tegangan sebesar 4 sampai dengan 221 Volt AC. Proses pengeringan biji kopi pada mesin ini membutuhkan waktu antara 2 sampai dengan 5 jam, untuk mendapatkan kadar air pada biji kopi dibawawh 12%. Lamanya proses pengeringan pada mesin dipengaruhi oleh kadar air awal dan banyaknya biji kopi yang dikeringkan. Diharapkan dengan adanya mesin pengering biji kopi ini, proses pengeringan dapat dilakukan secara otomatis dan lebih cepat dibandingkan dengan proses manual.
Co-Authors Abdul Hamid Achmad Efendi Setiawan Ade Rachmawan Ade Rachmawan Adelina Purba Adji Ramadhan Adjie Ramadhan Affan Bachri Akbar, Zakky Rezky Aloysius Gonzaga Kristianto Juje Andy Suryowinoto Antonius Ari Kunto Antonius Ari Kunto Bagus Priyo Raharjo Bagus Yudit Laksono Bernado Da Costa Ximenes Bintang Ramadhani Candrarani, Diva Choirul Anam AM Diponegoro Citra Nurina Prabiantissa Denaldan Tabarui Landu Praing Devy Kuswidiastuti Dimas Aditya Putra Wardhana Djoko Purwanto Firmansyah, Riza Agung Firmansyah, Vegal Firmasnsyah, Haris Abdullah Firnanda, Rony Haris Abdullah Firmasnsyah Haris Rachmansyah Heru Suseno Heru Suseno, Heru Huda, Mochammad Syamsul Ilham Surya Saputra Ilmiatul Masfufiah Imam taufik Imam Taufik Karisma Trinanda Putra Kurnaiwan Muchamad Laksono, Bagus Yudit Mamat Septyan Marcelinus Amalia Lamanele Masfufiah, Ilmiatul Misbahul Munir Moch. Kalam Mollah Muchamad, Kurnaiwan Muh Luay Bagus Pamungkas Muhammad Attamimi Muhammad Hasyim, Muhammad Muhammad Rivai Muhammad Shofiyullah Odinanto, Tjahya Prabowo, Yulianto Agung Prakoso, Asril Rahmat Pratama, Sandy Putra Dharma Rachmawan, Ade Raharjo, Bagus Priyo Riza Agung Romadhon, Sandi Romadon, Moch Syahrul Fajar Ronny Mardiyanto, Ronny Rudy Dikairono Ruth Johana Hutagalung Saiful Asnawi Sasmito Oetomo Septyan, Mamat Setiawan, Achmad Efendi Setyawan, Surya Adhi Surya Adhi Setyawan Surya Adi Surya Adi Titiek Suheta Titiek Suheta Titiek Suheta Tjahya Odinanto Totok Mujiono, Totok Trisna Wati Trisna Wati, Trisna Tukadi Tukadi, Tukadi Wahyu Setyo Pambudi Yuliyanto Agung Prabowo Yunardi, Riky Tri