Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penerapan Pendekatan Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching anad Learning) dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPS Kelas VII SMP Negeri 213 Jakarta Yusria Isnaina Akbari; Budiaman Budiaman; Shahibah Yuliani
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1507

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual (CTL) dalam meningkatkan hasil belajar dan keaktifan peserta didik pada mata pelajaran IPS di kelas VII SMP Negeri 213 Jakarta. Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik, yang terlihat dari rata-rata nilai Asesmen Tengah Semester (ATS) sebesar 58,18 yang masih di bawah KKM 80. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart dalam tiga siklus, dengan subjek 35 peserta didik kelas VII-F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CTL melalui simulasi "Pasar Mini" pada siklus I, permainan kartu status dan roleplay pada siklus II, serta video pembelajaran dan mind mapping pada siklus III, dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Rata-rata nilai meningkat dari 58,18 (pra siklus) menjadi 67,57 (siklus I), 78,00 (siklus II), dan 86,14 (siklus III). Persentase ketuntasan meningkat dari 25,71% menjadi 62,86%, dan mencapai 85,71% pada siklus III, melampaui indikator keberhasilan minimal 80%. Selain itu, keaktifan peserta didik pada aspek bertanya, menjawab, berpendapat, dan kerjasama juga menunjukkan tren peningkatan dari siklus I ke siklus III. Dengan demikian, pendekatan CTL efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan keaktifan peserta didik pada mata pelajaran IPS kelas VII SMP Negeri 213 Jakarta.
ANALISIS KEMANDIRIAN SOSIAL DAN BUDAYA MASYARAKAT BADUY SEBAGAI REPRESENTASI PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DALAM KERANGKA SDGS: LITERATURE REVIEW Gadis Eka Fitri Sibarani; Aisha Fadia Salsabilla; Aprima Fitria Candra; Alvin Adam Purnomo; Shahibah Yuliani
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 03, September 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.16985

Abstract

Indonesia is characterized by social and cultural diversity in its society as a whole. As part of their cultural identity, communities still hold onto collective values, local wisdom and a close bond with the environment. One of the indigenous communities that still maintain these characteristics is the Baduy people. Baduy community has consumption pattern, local wisdom and customary system from agricultural sector up to social life that reflect the principles of sustainable development. The purpose of this study is to analyze and identify the relationship of environmental conservation, consumption pattern and the customary systems of the Baduy community in supporting sustainable development. This research is qualitative research with literature review method, by using scientific articles and books related to sociocultural aspects of the Baduy community. The results show that the consumption patterns, local wisdom and customary systems of the Baduy community are interconnected so that they support the Sustainable Development Goals (SDGs).
Mengeksplor 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Untuk Mendukung Indonesia Emas 2045 Fitri Rohmah; Fathiyah Rahmah; Jessika Nacha Sari; Alia Amalia; Shahibah Yuliani
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.3810

Abstract

Generasi muda Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan akibat arus globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi digital, seperti kemerosotan moral, hoaks, ketergantungan media sosial, gaya hidup konsumtif, hingga ancaman privasi. Menyikapi hal ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah meluncurkan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat untuk menanamkan tujuh kebiasaan positif sejak dini. Artikel ini bertujuan mengkaji kontribusi gerakan tersebut dalam membangun karakter anak menggunakan pendekatan kajian literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat, secara signifikan membentuk karakter anak yang sehat, disiplin, spiritual, dan tangguh. Namun, implementasi menghadapi kendala seperti minimnya peran orang tua, pengaruh digitalisasi, dan ketimpangan fasilitas.  Meski begitu, kebiasaan ini tetap berkontribusi terhadap pencapaian SDG 2, 3, 4, 16, dan 17. Temuan juga menegaskan bahwa sinergi antar stakeholder, termasuk keluarga, sekolah, pemerintah, masyarakat, dan media menjadi kunci keberhasilan program ini.