Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pelatihan Kecerdasan Buatan bagi Guru-guru TK dan SD Yayasan Agape Makedonia Ratnadewi, Ratnadewi; Judea Janoto Jarden; Yohana Susanthi; Aan Darmawan Hangkawidjaja; Riko Arlando Saragih; Daniel Setiadikarunia
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i2.10267

Abstract

Guru-guru TK dan SD di bawah naungan Yayasan Agape Makedonia mengalami kesulitan dalam mempersiapkan bahan ajar yang baik bagi siswa-siswanya, sehingga diperlukan banyak waktu dan seringkali tidak keburu. Solusi atas masalah tersebut diberikan oleh Prodi Teknik Elektro – Universitas Kristen Maranatha, melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan metode Participatory Action Research (PAR) berupa workshop/pelatihan penggunaan kecerdasan buatan untuk membuat bahan ajar dalam 2 sesi. Sebanyak 82% peserta menilai baik & sangat baik terhadap pengajar (instruktur) dalam menyampaikan materi, 88% peserta menilai baik & sangat baik terhadap materi yang diberikan. Terkait fasilitas komputer yang disediakan 81% peserta menilai baik & sangat baik, sedangkan untuk waktu yang disediakan dinilai sudah & sangat cukup oleh 82% peserta. Demikian pula dengan pelayanan panitia dan konsumsi, masing-masing dinilai baik dan sangat baik oleh 88% dan 82% peserta. Dengan demikian secara umum penyelenggaraan pelatihan ini dinilai baik dan sangat baik oleh mayoritas peserta, meskipun demikian penelusuran terhadap hal-hal yang perlu diperbaiki, tetap dilakukan guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan di kesempatan berikutnya.
Model Deep Learning untuk Face Anti-Spoofing dalam Mengatasi Domain Generalization dengan Depth Estimation dan Generative Adversarial Network Sunoto, Tio Dewantho; Setiadikarunia, Daniel; Saragih, Riko Arlando; Moses, Elia
Jurnal Telematika Vol. 20 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v20i1.730

Abstract

Penggunaan biometrik wajah untuk memperoleh akses suatu sistem keamanan adalah hal yang lazim ditemukan dalam perangkat komunikasi/komputasi. Walaupun demikian, kemudahan ini berakibat kepada kerentanan terjadinya penerobosan ke dalam sistem keamanan, di mana citra wajah dapat dipalsukan dengan memanfaatkan foto atau video seseorang yang memiliki hak akses. Hal ini dapat diperburuk dengan tersedianya foto atau video seseorang di media sosial. Sistem face anti-spoofing (FAS) adalah suatu sistem yang penting untuk mendeteksi apakah citra masukan adalah citra riil atau citra palsu dalam suatu sistem biometrik yang menggunakan informasi citra wajah. Banyak metode yang sudah digunakan untuk merealisasikan sistem ini, baik dengan pendekatan berbasis metode hand-crafted maupun deep learning (DL). Walaupun demikian, penelitian mengenai perbedaan distribusi antara dataset uji dengan dataset latih masih jarang dilakukan. Artikel ini membahas penggunaan model berbasis deep learning (DL) untuk aplikasi face anti-spoofing (FAS). Penelitian ini mengimplementasikan model menggunakan estimasi peta kedalaman untuk menemukan fitur diskriminatif dan generative adversarial network (GAN) untuk mengatasi isu perbedaan distribusi yang menggunakan pendekatan berupa pembangkitan (pembentukan) data. Untuk model yang diimplementasikan dengan skenario simulasi intraset, hasil pengujian untuk dua dataset publik, yaitu NUAA dan CASIA, memberikan hasil terbaik dari segi metrik half total error rate (HTER), berturut-turut 2,97% dan 2,7%. Sementara simulasi untuk adanya perbedaan antara karakteristik dataset uji dengan dataset latih, hasil dengan menerapkan GAN untuk meningkatkan kemampuan generalisasi model, dapat menurunkan bonafide presentation classification error rate (BPCER) sebesar 9,75%.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMBUATAN PRESENTASI MENGGUNAKAN GENERATIVE AI BAGI GURU-GURU DI BPPK BANDUNG Sartika, Erwani Merry; Novie Theresia Br. Pasaribu; Daniel Setiadikarunia; Judea Janoto Jarden; Riko Arlando Saragih; Herawati Yusuf; Elia Moses
Jurnal Atma Inovasia Vol. 4 No. 5 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v4i5.9400

Abstract

Generative IA hasil dari ChatGPT digunakan untuk membuat presentasi menjadi semakin menarik dalam pengajaran guru-guru menjadi tujuan dari pengabdian ini. Peningkatan kemampuan pembuatan presentasi menggunakan metode service learning dengan dukungan asisten dirancang agar langkah-langkah generative AI yang harus dilakukan dapat terpantau dengan baik. dosen-dosen memperdalam empati, keterlibatan sosial, dan memberikan kontribusi yang bermakna bagi guru-guru. Selain itu pemanfaatan tools AI perlu divalidasi oleh guru-guru terkait kebenaran semua informasi yang diberikan oleh AI. Pelatihan lanjutan merupakan salah satu permintaan dari peserta dan tugas proyek menjadi tindak lanjut pengawasan penerapan materi pelatihan pemanfaatan tools AI bagi guru-guru BPPK.
Pelatihan Kecerdasan Buatan bagi Guru-guru TK dan SD Yayasan Agape Makedonia Ratnadewi, Ratnadewi; Judea Janoto Jarden; Yohana Susanthi; Aan Darmawan Hangkawidjaja; Riko Arlando Saragih; Daniel Setiadikarunia
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i2.10267

Abstract

Guru-guru TK dan SD di bawah naungan Yayasan Agape Makedonia mengalami kesulitan dalam mempersiapkan bahan ajar yang baik bagi siswa-siswanya, sehingga diperlukan banyak waktu dan seringkali tidak keburu. Solusi atas masalah tersebut diberikan oleh Prodi Teknik Elektro – Universitas Kristen Maranatha, melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan metode Participatory Action Research (PAR) berupa workshop/pelatihan penggunaan kecerdasan buatan untuk membuat bahan ajar dalam 2 sesi. Sebanyak 82% peserta menilai baik & sangat baik terhadap pengajar (instruktur) dalam menyampaikan materi, 88% peserta menilai baik & sangat baik terhadap materi yang diberikan. Terkait fasilitas komputer yang disediakan 81% peserta menilai baik & sangat baik, sedangkan untuk waktu yang disediakan dinilai sudah & sangat cukup oleh 82% peserta. Demikian pula dengan pelayanan panitia dan konsumsi, masing-masing dinilai baik dan sangat baik oleh 88% dan 82% peserta. Dengan demikian secara umum penyelenggaraan pelatihan ini dinilai baik dan sangat baik oleh mayoritas peserta, meskipun demikian penelusuran terhadap hal-hal yang perlu diperbaiki, tetap dilakukan guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan di kesempatan berikutnya.
REALIZATION OF FIVE-STAGE CONSTANT CURRENT CHARGING METHOD FOR LI-ION BATTERY CHARGER Daniel Setiadikarunia; Oh, Braga Geofano Wintora; Sunoto, Tio Dewantho
TESLA: Jurnal Teknik Elektro Vol 27 No 2 (2025): TESLA : Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tesla.v27i2.35721

Abstract

The demand for high-performance battery systems in electronic devices and electric vehicles has driven the development of faster, more efficient, and safer battery charging methods. The conventional constant current–constant voltage method for charging batteries such as lithium-ion is still widely used because it is easy to implement, but it has limitations in charging speed and the potential for battery degradation due to high initial charging currents and excessive voltage towards the end of charging. This paper presents a novel lithium-ion battery charger design that differs from others based on a five-stage constant current method intended to accelerate charging time and improve charging efficiency. The transition between stages is determined based on the cut-off voltage. The current values for the first and fifth stages are determined, while the current values for the second, third, and fourth stages are obtained through calculation. Experimental results show that the implemented five-stage constant-current charging method battery charger can charge lithium-ion batteries with an average charging efficiency of 90.4%, comparable to battery charger using the constant current-constant voltage method with an average of 90.2%, but with a shorter charging time of almost half, namely an average of 2650.6 seconds for the five-stage constant current charging method and an average of 4480.9 seconds for the constant current-constant voltage method. For the lithium-ion batteries used in the testing, charging the battery with a first-stage charging current of 2.6A and a fifth-stage charging current of 0.125A is the most optimal. ABSTRAK: Kebutuhan terhadap sistem baterai berperforma tinggi pada perangkat-perangkat elektronik sampai kendaraan listrik mendorong pengembangan metode pengisian baterai yang lebih cepat, efisien, dan aman. Metode konvensional constant current–constant voltage untuk mengisi baterai seperti lithium-ion masih banyak digunakan karena mudah diimplementasikan, tetapi memiliki keterbatasan dalam kecepatan pengisian dan adanya potensi degradasi baterai akibat arus awal pengisian yang tinggi dan tegangan yang berlebih menjelang akhir pengisian. Makalah ini menyajikan rancangan pengisi baterai lithium-ion yang baru dan berbeda dari yang lain berbasis arus konstan lima tahap yang ditujukan untuk mempercepat waktu pengisian dan meningkatkan efisiensi pengisian. Transisi antar tahap ditentukan berdasarkan tegangan cut-off. Nilai arus tahap pertama dan kelima ditentukan, sedangkan nilai arus tahap kedua, ketiga, dan keempat diperoleh dari perhitungan. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa pengisi baterai dengan metode pengisian arus konstan lima tahap yang direalisasikan mampu mengisi baterai lithium-ion dengan efisiensi pengisian rata-rata 90,4% setara dengan pengisi baterai yang menggunakan metode constant curret-constant voltage rata-rata sebesar 90,2%, tetapi dengan waktu pengisian yang lebih singkat hampir setengah kalinya, yaitu rata-rata 2650,6 detik untuk metode pengisian arus konstan lima tahap dan rata-rata 4480,9 detik untuk metode constant curret-constant voltage. Untuk baterai lithium-ion yang digunakan dalam pengujian, pengisian baterai menggunakan arus pengisian tahap satu 2,6A dan tahap lima 0,125A adalah yang paling optimal.