Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENGUATAN IDENTITAS KEMUHAMMADIYAHAN SISWA MELALUI PENDEKATAN LITERASI DAN TEKNOLOGI DIGITAL Badrut Tamami; Yerry Mijianti
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i1.9657

Abstract

The development of digital technology has brought significant changes to the way millennials learn. Students not only obtain information from teachers, but also through social media, digital platforms, and virtual environments. This condition requires a learning model that is able to synergize Islamic values with digital competence. Departing from the strategic role of Al-Islam and Muhammadiyah Education (AIK) in Muhammadiyah schools, there is a need to develop a holistic learning approach that not only emphasizes the cognitive aspect, but also the affective, spiritual, and social behavior of students. MI Muhammadiyah 1 Tanjungrejo Wuluhan, as an educational institution based on organizational values, faces challenges in maintaining the consistency of Islamic character formation in the midst of digital culture penetration. Therefore, it is necessary to examine how AIK's holistic learning model can be applied effectively in the digital context to be in line with the needs of the character development of the millennial generation. In general, this study aims to: Analyze the needs of AIK's holistic learning model in the digital era in shaping the Islamic character of MI Muhammadiyah 1 Tanjungrejo Wuluhan students. Identify the current implementation and practice of AIK learning along with its strengths and weaknesses. Formulate an effective digital-based AIK holistic learning model for the millennial generation. Describe the impact of the learning model on the formation of students' Islamic character. This research uses a qualitative approach with a case study design at MI Muhammadiyah 1 Tanjungrejo Wuluhan. Needs Analysis Concept. Description of the learning context of AIK and the use of technology.
Sapaan Kekerabatan pada Masyarakat Jawa di Desa Blambangan Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi Novita Widianingsih; Yerry Mijianti; Fitri Amilia
Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 2 (2024): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v9i2.1597

Abstract

tes
Upaya Meningkatkan Keterampilan Menulis Naskah Drama Menggunakan Media Gambar Berseri pada Siswa Kelas XI 6 SMA Negeri 2 Jember Desy Putri Ayu Nurvita Sari Desy; Yerry Mijianti; Agus Santoso
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v15i1.11174

Abstract

Kompetensi menciptakan naskah drama dikategorikan sebagai ranah sastra yang mewajibkan peserta didik merajut tema, plot, karakter, setting, pertentangan, percakapan, serta pesan moral secara harmonis. Fenomena empiris di sekolah memperlihatkan bahwa kemampuan memproduksi teks drama pada siswa kelas XI 6 SMA Negeri 2 Jember berada pada level yang memprihatinkan, dipicu oleh hambatan menggali inspirasi narasi, merancang jalinan peristiwa, serta terbatasnya pemanfaatan sarana edukasi yang faktual. Tujuan dari riset ini adalah memaparkan prosedur serta capaian eskalasi kompetensi mengarang drama lewat penerapan sarana visual beruntun. Desain yang dipilih ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), diawali perumusan skenario pengajaran, tahap prasiklus guna memetakan baseline kemampuan subjek, lalu dieksekusi melalui dua siklus beruntun yang mencakup fase perencanaan, aksi, pengamatan, serta evaluasi terhadap 36 orang subjek. Himpunan data dijaring memakai instrumen ujian unjuk kerja teks drama, pemantauan partisipasi subjek, serta arsip pendukung, yang selanjutnya dievaluasi menggunakan metode deskriptif demi melacak kemajuan kompetensi literasi dari tahap awal sampai tuntasnya intervensi. Berdasarkan temuan analisis, perolehan skor rerata kemampuan merancang naskah drama mengalami akselerasi dari 61,7 tatkala prasiklus, bergeser ke angka 73,9 pada siklus I, dan puncaknya mencapai 86,6 ketika siklus II. Di sisi lain, proporsi keberhasilan belajar turut terdongkrak dari titik 0% saat prasiklus, merangkak naik menjadi 16,7% pada siklus I, hingga akhirnya menembus angka 100% pada siklus II. Lonjakan positif turut diamati pada segenap parameter penilaian, utamanya aspek jalinan peristiwa. Berdasarkan bukti empiris tersebut, terkonfirmasi bahwa implementasi sarana visual beruntun sangat berdaya guna dalam memprovokasi imajinasi subjek untuk merangkai alur cerita secara kronologis, sehingga kompetensi penulisan naskah drama siswa kelas XI 6 SMA Negeri 2 Jember berhasil dimaksimalkan. Kata Kunci: keterampilan menulis, naskah drama, media gambar berseri, penelitian tindakan kelas