Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

COMMUNICATIVE LANGUAGE TEACHING Sojuangon Rambe
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ee.v5i2.1180

Abstract

Communicative Language Teaching merupakan pendekatan pembelajaran yang merupakan reaksi terhadap metode-metode sebelumnya yang dianggap tidak komunikatif  dalam hal bahan ajar maupun teknik mengajar, terutama GTM dan ALM yang popular pada masa sebelum 1970an. Dua komponen yang dirombak oleh CLT adalah bahan ajar yang diganti menjadi bahasa yang sebenarnya dipakai dalam kehidupan sehari-hari, di samping kegiatan belajar menjadi kegiatan berbahasa yang dilakukan oleh siswa di dalam kelas, sebagai pengganti pengajaran dan pembelajaran tata bahasa pada metode-metode sebelumnya.
TEACHING AND LEARNING VOCABULARY Sojuangon Rambe
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 3, No 01 (2015)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ee.v3i01.1284

Abstract

Pembelajaran kosa kata telah mengalami beragam perlakuan dimana kadang dianggap penting dan kadang pula diabaikan bergantung pada metode, pendekatan atau paradigma pembelajaran bahasa yang dominan dari zaman ke zaman, hingga saat ini kembali mendapatkan posisi penting dibawah kerangka pendekatan komunikatif. Pembelajaran kosa kata disarankan agar berbasis frekuensi pemakaian, karena sebagian kata lebih sering muncul/dipakai daripada yang lain. Seal membagi proses pembelajaran kosa kata kepada tiga tahap yang disingkat 3C: Convey, Check, dan Consolidate yang sedapat mungkin menjamin penguasaan siswa atas kata-kata yang dipelajari. Sedangkan strategi belajar kosa kata yang terbagi atas: iDetermining, Memory, Social, Cognitive dan Metacognitive yang bisa dipakai untuk berbagai kondisi dan tujuan belajar, sekaligus memberikan kebebasan yang lebih besar kepada siswa untuk mengembangkan jumlah kosa katanya tanpa proses pembelajaran di kelas.
Improving Students’ Reading Comprehension through Guessing Strategy Dewi Fatimah Sitompul; Eka Sustri Harida; Sojuangon Rambe
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 7, No 01 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ee.v7i01.1658

Abstract

The purposes of this research were: to describe the students’ reading comprehension through guessing strategy and to identify the factors which influenced students’ reading comprehension through guessing strategy at Grade XI MAS Darul Istiqomah Hutapadang - Pijorkoling. This research used classroom action research consisted of two cycles. Moreover, the participants of this research were the class of XI (19 students) and there was collaboration with an English teacher. Meanwhile, the data was derived from reading comprehension tests, observation, and interview. Students’ score in cycle 1 was 62.24 (4%) and students’ score in cycle 2 was 78.68 (79%). Based on the research result in cycle 1 and cycle 2, it showed the improvement of students’ mean score and students’ percentage. So, students’ improvement in reading comprehension through guessing strategy was good category (high).
THE NATURAL APPROACH: THEORY AND GUIDANCE FOR CLASSROOM PRACTICES Sojuangon Rambe
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ee.v2i1.114

Abstract

AbstrakThe Natural Approach adalah pendekatan pembelajaran Bahasa Inggris yang dibuat oleh T.D. Terrell dan S.D. Krashen pada tahun 1983. Tujuan pendekatan ini adalah mengembangkan kompetensi komunikatif siswa. Pendekatan ini berbasis pada teori S.D. Krashen tentang perolehan bahasa yang kemudian implikasinya terhadap pendidikan bahasa kedua disusun oleh T.D. Terrell. Praktek pembelajaran merujuk kepada pemenuhan segala kondisi yang dituntut oleh prinsip-prinsip yang disarikan dari teori perolehan bahasa terdiri atas 5 hipotesis. Lima hipotesis tersebut berperan sebagai payung atas semua praktek kelas. Pembelajaran dianggap sebagai upaya untuk membuat proses perolehan bahasa kedua terjadi di dalam kelas. Kegiatan belajar yang diselenggarakan diambil dari berbagai metode yang relevan dan bisa diadaptasi untuk memenuhi prinsip-prinsip yang tertuang dalam 5 hipotesis. Evaluasi dilakukan untuk menguji pencapaian siswa terutama dalam bidang komunikasi oral dan keterampilan membaca.Kata kunci : natural, approach, hypothesis, learning, acquisition
IMPROVING STUDENTS’ SPEAKING ABILITY THROUGH NUMBERED HEADS TOGETHER STRATEGY AT GRADE XI SMA N 1 BATANG ANGKOLA Zainuddin Zainuddin; Sojuangon Rambe; Maria Maria
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ee.v5i1.1170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas XI SMA Negeri 1 Batang Angkola pada Tahun Akademik 2017/2018 melalui Strategi. Penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah siswa dalam kemampuan berbicara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan berbicara siswa melalui strategi nomor urut di kelas XI SMA N 1 Batang Angkola dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan berbicara siswa melalui strategi nomor urut bersama pada kelas XI SMA N 1 Batang Angkola. Penelitian ini dikategorikan menjadi penelitian tindakan yang terdiri dari dua siklus. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menemukan bahwa kemampuan berbicara siswa meningkat. Hal ini didukung oleh hasil pada siklus 1 yaitu 66,09 (21,74%) dan pada siklus 2 adalah 77,91 (73,91%). Jadi, peningkatan kemampuan berbicara siswa dengan menggunakan strategi Numbered Heads Together adalah kategori yang tinggi. Kemudian, beberapa faktor yang mempengaruhi kemampuan berbicara melalui strategi bernomor bersama adalah sebagian besar siswa sulit mengucapkan kata-kata, kata-kata siswa sulit untuk membangun kata-kata, siswa sulit untuk mencari kata-kata yang memadai, siswa sulit untuk berbicara bahasa Inggris dengan lancar dan siswa sulit untuk memahami kata-kata.
TASK BASED LANGUAGE TEACHING: THEORY AND GUIDANCE FOR CLASSROOM PRACTICES Sojuangon Rambe
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 3, No 02 (2015)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ee.v3i02.1203

Abstract

Task Based Language Teaching (TBLT) merupakan salah satu pendekatan pembelajaran Bahasa Inggris yang berfokus kepada upaya pembelajaran bahasa melalui penyelenggaraan kegiatan berbahasa di dalam kelas, sebagai reaksi terhadap paradigma lama yang mengajarkan bahasa di dalam kelas. Pada umumnya task—kegiatan berbahasa yang dimaksud—disyaratkan harus memiliki pemakaian di dunia nyata, terkecuali sejumlah pola bahasa dan interaksi penting yang sulit dicari aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Konsepsi tentang task merupakan fokus dan titik tumpu pada pendekatan ini, sehingga bisa dikatakan  bahwa task sebagai mata pelajaran, rangkaian task-task sebagai silabus dan penguasaan rangkaian task tersebut sebagai tujuan instruksional jangka panjang. Pendekatan ini pada mulanya diciptakan oleh N. Prabhu di India pada tahun 1980-an dan sekarang paradigma dan aplikasinya sudah mengglobal.
The Effect of Make a Match Technique on Students’ Reading Comprehension at XI Grade of MAN 1 Padangsidimpuan Fitriadi Lubis; Sojuangon Rambe; Annisa Nur Habibi
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ee.v5i1.1166

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada pengaruh teknik Make the Match pada pemahaman bacaan siswa pada kelas XI MAN 1 Padangsidimpuan. Masalah siswa dalam pemahaman bacaan adalah: 1) Sebagian besar siswa masih mendapatkan kelas rendah dengan rata-rata adalah 60. 2) Sebagian besar siswa tidak mengerti teks yang dibaca oleh siswa. Mereka hanya membaca teks tanpa memahami teksnya. 3) Sebagian besar siswa mudah merasa bosan saat mereka belajar tentang teks bahasa Inggris. Selain masalah siswa, teknik guru juga menjadi masalah dalam belajar bahasa Inggris. Guru masih menggunakan pengajaran konvensional dan tidak memiliki variasi dalam pengajaran membaca. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang signifikan dari teknik Make the Match pada pemahaman bacaan siswa pada kelas XI MAN 1 Padangsidimpuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimental. Dua kelas dipilih secara acak sebagai sampel. Mereka adalah XI MIA 3 sebagai kelas eksperimen yang terdiri dari 40 siswa dan XI MIA 4 sebagai kelas kontrol yang terdiri dari 40 siswa. Itu diambil setelah melakukan uji normalitas dan homogenitas. Data tersebut berasal dari pre-test dan post-test. Untuk menganalisa data, peneliti menggunakan rumus t-test. Setelah menganalisis data, peneliti menemukan bahwa rata-rata skor kelas eksperimen setelah menggunakan teknik Make a Match lebih tinggi daripada kelas kontrol. Skor rata-rata kelas eksperimen sebelum menggunakan teknik Make the Match adalah 64,13 dan skor rata-rata setelah menggunakan teknik Make the Match adalah 75,23 dan mengalami kenaikan 11,10. Pengaruh teknik Make the Match pada pemahaman bacaan siswa adalah 3.009 dengan jumlah t hitung lebih tinggi daripada t tabel (3.009 2.000). Itu berarti Ha diterima dan H0 ditolak. Disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari teknik Make the Match pada pemahaman bacaan siswa pada kelas XI MAN 1 Padangsidimpuan.
THE COMPARATIVE STUDY OF STUDENTS’ READING COMPREHENSION BY USING RECIPROCAL TEACHING STRATEGY (RTS) AND QUESTION-ANSWER RELATIONSHIP (QAR) STRATEGY AT GRADE XI STUDENTS OF MAN SIPIROK Dewi Sartini; Eka Sustri Harida; Sojuangon Rambe
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ee.v6i1.1241

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan efek Reciprocal Teaching Strategy (RTS) dan Question Answer Relationship (QAR) terhadap pemahaman membaca siswa. Populasi dari penelitian ini adalah semua siswa kelas XI di MAN Sipirol lokasi Dano Situmba tahun ajaran 2017/2018. Sample untuk kelas Experiment 1 adalah kelas XI MIA – 3 yang terdiri dari 29 siswa sedangkan sample untuk kelas Experiment 2 adalah kelas XI MIA – 2 yang juga terdiri dari 29 siswa. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-post test dengan bentuk tes pilihan berganda dan analisis data nya dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan rata-rata skor sebelum dan sesudah menggunakan RTS dan strategy QAR. Rata-rata skor pada kelas experiment 1 sebelum menggunakan RTS adalah 63.5 dan rata-rata skor setelah menggunakan RTS adalah 75.34. Sedangkan rata-rata kelas pada kelas experiment 2 sebelum menggunakan QAR strategy adalah 63.48 dan rata-rata skor setelah menggunakan QAR adalah 73.79. Perbedaan skor kedua kelas experiment tersebut adalah 1.58 dengan t0 lebih tinggi dar tt (2.053 ˃ 1.672) yang berarti Ha diterima. Jadi, ditemukan perbedaan pengaruh yang significant pada RTS dan QAR Strategy terhadap membaca pemahaman siswa di kelas XI MAN Sipirok lokasi Dano Situmba.      
NEUROLINGUISTIC PROGRAMMING: THEORY AND GUIDANCE FOR PRACTICES IN LANGUAGE TEACHING Sojuangon Rambe
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ee.v2i2.122

Abstract

ABSTRAKNLP (Neurolinguistic Programming) adalah sebuah terapi psikologi untuk memperbaiki kepribadian dan meningkatkan pencapaian seseorang dalam kehidupan dan penghidupannya. Terapi ini telah diaplikasikan dalam berbagai bidang profesi dengan hasil yang mereka yakinkan sebagai „konsisten‟. Aplikasi pendekatan ini dalam pendidikan sudah dilakukan di berbagai negara, sedangkan penerapannya di dalam pembelajaran bahasa asing sebagian rujukan utamanya disusun oleh Revel. J dan S. Norman (1997 dan 1999) sedangkan penelitian di bidangnya sudah cukup banyak dilakukan, meskipun pada satu sisi ditentang dan dianggap tidak relevan oleh banyak ahli pembelajaran bahasa. Dalam pembelajaran bahasa, NLP berbasis pada teori komunikasi; menempatkan kemampuan menyarikan, mengaplikasikan dan mempraktekkan prilaku efektif sebagai keterampilan belajar; mencirikan penekanan lebih pada kemampuan komunikasi lisan; bahan ajarnya terdiri atas suatu kondisi target beserta proses untuk mewujudkannya; pembelajaran dilakukan dengan proses imajinasi dan fantasi kronologi peristiwa; dan evaluasinya bergantung pada tujuan pembelajaran yang sebelumnya telah ditetapkan oleh guru atau kurikulum.Kata Kunci : neurolinguistic, programming dan modeling
Improving Students’ Speaking Ability through Problem Solving Technique at the 1st Group 2nd Semester Students of Ma’had Jami’ah IAIN Padangsidimpuan Zainuddin Zainuddin; Sojuangon Rambe; Safrina Hulu
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ee.v5i1.1173

Abstract

Penelitian ini menggambarkan peningkatan kemampuan siswa dengan menggunakan Teknik Pemecahan Masalah pada Siswa Kelas II Semester II Ma'had Jami'ah IAIN Padangsidimpuan dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan berbicara siswa dengan menggunakan Teknik Pemecahan Masalah pada Kelompok Pertama Siswa Semester II Ma'had Jami'ah IAIN Padangsidimpuan. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menerapkan desain Kemis dan Robin yang terdiri dari empat tahap. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus 1 dan siklus 2, menunjukkan peningkatan nilai mean siswa dan persentase siswa. Skor siswa pada siklus 1 adalah 64,89 (25,92%) dan nilai siswa pada siklus 2 adalah 79,85 (92,59%). Jadi, peningkatan kemampuan berbicara siswa dengan menggunakan Teknik Problem Solving sangat baik kategori (sangat tinggi). Peneliti menggunakan t-test untuk sampel kecil kurang dari 30 siswa. Masalah siswa dalam aksen sulit diucapkan kata. Permasalahan dalam tatabahasa adalah dalam membangun kata-kata dan pola gramatikal mereka tidak akurat. Masalah dalam kosa kata sulit dicari kata-kata yang tepat. Masalah dalam kelancaran siswa menghilangkan kalimat dan dibatasi panjangnya, lebih lambat disebabkan oleh pencarian kata, terputus-putus dan fragmentaris sering terjadi sambil menghasilkan kata-kata sulit untuk pengucapan. Soal dalam pemahamannya adalah peneliti sulit untuk memahami kata-kata bahkan sudah menjadi kata yang biasa. Soal dalam aksen dipecahkan dengan memotivasi mereka untuk rajin melatih pengucapannya. Permasalahan dalam tata bahasa dipecahkan dengan memberikan lebih banyak penjelasan kepada siswa. Masalah dalam kosa kata dipecahkan dengan memberi beberapa kosakata kepada siswa. Masalah dalam kelancaran dipecahkan dengan memotivasi siswa. Masalah dalam pemahaman dipecahkan dengan memperbaiki diri peneliti untuk memahami kembali hasil diskusi hasilnya.