Articles
Effect of Concept Circle Strategy on Students’ Vocabulary Mastery at Grade VII MTs N 2 Padangsidimpuan
Fitriadi Lubis;
Sojuangon Rambe;
Rahmi Fuadi
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Padangsidimpuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24952/ee.v5i1.1174
Penelitian ini difokuskan pada pengaruh Strategi Lingkaran Konsep pada penguasaan kosakata siswa pada kelas VII MTs N 2 Padangsidimpuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimental. Dua kelas dipilih secara acak sebagai sampel. Mereka adalah kelas VII-2 sebagai kelas eksperimen yang terdiri dari 24 siswa dan kelas VII-3 sebagai kelas kontrol yang terdiri dari 22 siswa. Itu diambil setelah melakukan uji normalitas dan homogenitas. Data tersebut berasal dari pre-test dan post-test. Untuk menganalisa data, peneliti menggunakan rumus t-test. Setelah menganalisis data, peneliti menemukan bahwa rata-rata skor kelas eksperimen setelah menggunakan Strategi Lingkaran Konsep lebih tinggi daripada kelas kontrol. Skor rata-rata kelas eksperimen sebelum menggunakan strategi Concept Circle adalah 55,62 dan skor rata-rata setelah menggunakan strategi Concept Circle adalah 82,62. Sedangkan skor rata-rata kelas kontrol pada post test adalah 68,58. Selain itu, nilai t hitung lebih besar dari ttabel (4.205 2.021). Artinya hipotesis alternatif (Ha) diterima. Disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari strategi Concept Circle pada Penguasaan Kosakata Siswa pada kelas VII MTs N 2 Padangsidimpuan.
Improving Listening Mastery by Using Dictogloss Technique at the VIII Grade Students of SMP Negeri 2 BatangAngkola
Fitri Khoirunnisah;
Fitriadi Lubis;
Sojuangon Rambe
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Padangsidimpuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24952/ee.v6i2.1267
Penelitian ini dilakukan untuk memecahkan masalah Listening siswa dalam bahasa Inggris. Masalah penting yang mempengaruhi listening siswa adalah: prestasi listening siswa rendah, siswa pasif di kelas, siswa merasa bingung dan sulit untuk melakukan tugas mendengarkan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan penguasaan listening dengan menggunakan teknik diktoglos pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 BatangAngkola dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan penguasaan listening dengan menggunakan teknik dictogloss pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 BatangAngkola. Terkait dengan tujuan penelitian, desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-2 SMP Negeri 2 BatangAngkola. pada tahun akademik 2017/2018. Ada 24 siswa sebagai sample dan juga berkolaborasi dengan guru bahasa Inggris. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik catatan observasi, wawancara, dan tes (tes siklus 1 dan tes siklus 2). Peneliti menganalisis nilai rata-rata siswa dan menggunakan uji-t untuk mengetahui peningkatan signifikan penguasaan listening siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknik dictogloss dapat meningkatkan penguasaan listening siswa termasuk siswa dapat mendengarkan dan melakukan tugas mendengarkan. Selain itu, peningkatan penguasaan listening siswa dapat dilihat dari peningkatan skor rata-rata tes listening pada siklus pertama adalah 58,95 (16,66%) dan tes listening pada siklus kedua adalah 74,79 (25%). Berdasarkan catatan pengamatan menyatakan situasi kelas juga membaik. Perbaikan situasi kelas termasuk: Sebagian besar siswa aktif dan komunikatif selama proses belajar mengajar dan siswa mulai lebih antusias dalam mendengarkan kelas.
STRATEGIES USED BY GIFTED STUDENTS FOR MEMORIZING ENGLISH VOCABULARY AT ENGLISH DEPARTMENT OF IAIN PADANGSIDIMPUAN
SOJUANGON RAMBE
Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2018): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Kerinci
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32939/tarbawi.v14i1.256
Penelitian dilatarbelakangi oleh sedikitnya penelitian di bidang strategi belajar kosa kata terutama yang mengeksplorasi strategi menghafal kosa kata yang digunakan oleh pelajar bahasa yang paling berhasil, padahal banyak ahli dan peneliti mengisyaratkan dan menemukan bahwa strategi menghafal kosa kata berpengaruh terhadap penguasaan kosa kata. Kemudian seterusnya diakui pula bahwa penguasaan kosa kata merupakan salah satu aspek paling menentukan terhadap kemampuan berbahasa. Oleh karena itu penelitian dilaksanakan dengan desain deskriptif kuantitatif, dengan melibatkan seluruh mahasiswa yang unggul dalam berbahasa Inggris di Jurusan Tadris Bahasa Inggris IAIN Padangsidimpuan sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian kuesioner dan wawancara, sedangkan penjaminan keabsahan data dilakukan dengan teknik cek dan ricek. Analisis dilaksanakan dengan menguraikan sejumlah pola-pola logis dan bermakna yang muncul pada jawaban kuesioner dan hasil wawancara secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan jawaban responden terhadap item-item kuesioner sangat bervariasi, meskipun demikian urutan 27 item strategi menghafal kosa kata dalam paket Scmitt dan Mc Charty (1997) berdasarkan frekuensi pemakaiannya oleh siswa ditemukan sebagai berikut: Strategi 14> 16> 20> 10= 1> 2> 23= 17= 3> 15> 12> 4> 22=11> 21= 5> 24> 25= 13> 26> 9> 6> 7> 27= 18> 8. Selain itu terdapat 8 item strategi lain yang digunakan responden untuk menghafal kosa kata Bahasa Inggris, tetapi tidak terdapat di dalam paket tersebut.
The Effect of Make a Match Technique on Students’ Reading Comprehension at XI Grade of MAN 1 Padangsidimpuan
Fitriadi Lubis;
Sojuangon Rambe;
Annisa Nur Habibi
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24952/ee.v5i1.1166
Penelitian ini difokuskan pada pengaruh teknik Make the Match pada pemahaman bacaan siswa pada kelas XI MAN 1 Padangsidimpuan. Masalah siswa dalam pemahaman bacaan adalah: 1) Sebagian besar siswa masih mendapatkan kelas rendah dengan rata-rata adalah 60. 2) Sebagian besar siswa tidak mengerti teks yang dibaca oleh siswa. Mereka hanya membaca teks tanpa memahami teksnya. 3) Sebagian besar siswa mudah merasa bosan saat mereka belajar tentang teks bahasa Inggris. Selain masalah siswa, teknik guru juga menjadi masalah dalam belajar bahasa Inggris. Guru masih menggunakan pengajaran konvensional dan tidak memiliki variasi dalam pengajaran membaca. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang signifikan dari teknik Make the Match pada pemahaman bacaan siswa pada kelas XI MAN 1 Padangsidimpuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimental. Dua kelas dipilih secara acak sebagai sampel. Mereka adalah XI MIA 3 sebagai kelas eksperimen yang terdiri dari 40 siswa dan XI MIA 4 sebagai kelas kontrol yang terdiri dari 40 siswa. Itu diambil setelah melakukan uji normalitas dan homogenitas. Data tersebut berasal dari pre-test dan post-test. Untuk menganalisa data, peneliti menggunakan rumus t-test. Setelah menganalisis data, peneliti menemukan bahwa rata-rata skor kelas eksperimen setelah menggunakan teknik Make a Match lebih tinggi daripada kelas kontrol. Skor rata-rata kelas eksperimen sebelum menggunakan teknik Make the Match adalah 64,13 dan skor rata-rata setelah menggunakan teknik Make the Match adalah 75,23 dan mengalami kenaikan 11,10. Pengaruh teknik Make the Match pada pemahaman bacaan siswa adalah 3.009 dengan jumlah t hitung lebih tinggi daripada t tabel (3.009 2.000). Itu berarti Ha diterima dan H0 ditolak. Disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari teknik Make the Match pada pemahaman bacaan siswa pada kelas XI MAN 1 Padangsidimpuan.
TASK BASED LANGUAGE TEACHING: THEORY AND GUIDANCE FOR CLASSROOM PRACTICES
Sojuangon Rambe
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 3, No 02 (2015)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24952/ee.v3i02.1203
Task Based Language Teaching (TBLT) merupakan salah satu pendekatan pembelajaran Bahasa Inggris yang berfokus kepada upaya pembelajaran bahasa melalui penyelenggaraan kegiatan berbahasa di dalam kelas, sebagai reaksi terhadap paradigma lama yang mengajarkan bahasa di dalam kelas. Pada umumnya task—kegiatan berbahasa yang dimaksud—disyaratkan harus memiliki pemakaian di dunia nyata, terkecuali sejumlah pola bahasa dan interaksi penting yang sulit dicari aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Konsepsi tentang task merupakan fokus dan titik tumpu pada pendekatan ini, sehingga bisa dikatakan bahwa task sebagai mata pelajaran, rangkaian task-task sebagai silabus dan penguasaan rangkaian task tersebut sebagai tujuan instruksional jangka panjang. Pendekatan ini pada mulanya diciptakan oleh N. Prabhu di India pada tahun 1980-an dan sekarang paradigma dan aplikasinya sudah mengglobal.
Improving Students’ Reading Comprehension through Guessing Strategy
Dewi Fatimah Sitompul;
Eka Sustri Harida;
Sojuangon Rambe
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 7, No 01 (2019)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24952/ee.v7i01.1658
The purposes of this research were: to describe the students’ reading comprehension through guessing strategy and to identify the factors which influenced students’ reading comprehension through guessing strategy at Grade XI MAS Darul Istiqomah Hutapadang - Pijorkoling. This research used classroom action research consisted of two cycles. Moreover, the participants of this research were the class of XI (19 students) and there was collaboration with an English teacher. Meanwhile, the data was derived from reading comprehension tests, observation, and interview. Students’ score in cycle 1 was 62.24 (4%) and students’ score in cycle 2 was 78.68 (79%). Based on the research result in cycle 1 and cycle 2, it showed the improvement of students’ mean score and students’ percentage. So, students’ improvement in reading comprehension through guessing strategy was good category (high).
COMPETENCY BASED LANGUAGE TEACHING: THEORY AND GUIDANCE FOR CLASSROOM PRACTICES
Sojuangon Rambe
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24952/ee.v1i2.27
AbstractCBLT is application of CBA in field of language teaching. This approach has been widely used in many parts of the world as framework for teaching language for adults, vocational schools and private corporations. In spite of being widely used and supported by many linguists and practitioners, this approach also faces many critiques mainly in the aspects of material development and activities to develop them.Generally this approach is to develop language performances which are useful in the real world either for daily use or work settings. This method does not specify any learning theory to attain the competency, views language as life skills, develops the four language skills depend on the requirement of the competencies, employs communication activities in the real world as learning materials, and conducts evaluation in the form of continual assessment of performance by facing the students performance to its ideal features to be successfully conducted in the real world. Key Words: competency, performance, life skill, standard, language
THE COMPARATIVE STUDY OF STUDENTS’ READING COMPREHENSION BY USING RECIPROCAL TEACHING STRATEGY (RTS) AND QUESTION-ANSWER RELATIONSHIP (QAR) STRATEGY AT GRADE XI STUDENTS OF MAN SIPIROK
Dewi Sartini;
Eka Sustri Harida;
Sojuangon Rambe
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24952/ee.v6i1.1241
Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan efek Reciprocal Teaching Strategy (RTS) dan Question Answer Relationship (QAR) terhadap pemahaman membaca siswa. Populasi dari penelitian ini adalah semua siswa kelas XI di MAN Sipirol lokasi Dano Situmba tahun ajaran 2017/2018. Sample untuk kelas Experiment 1 adalah kelas XI MIA – 3 yang terdiri dari 29 siswa sedangkan sample untuk kelas Experiment 2 adalah kelas XI MIA – 2 yang juga terdiri dari 29 siswa. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-post test dengan bentuk tes pilihan berganda dan analisis data nya dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan rata-rata skor sebelum dan sesudah menggunakan RTS dan strategy QAR. Rata-rata skor pada kelas experiment 1 sebelum menggunakan RTS adalah 63.5 dan rata-rata skor setelah menggunakan RTS adalah 75.34. Sedangkan rata-rata kelas pada kelas experiment 2 sebelum menggunakan QAR strategy adalah 63.48 dan rata-rata skor setelah menggunakan QAR adalah 73.79. Perbedaan skor kedua kelas experiment tersebut adalah 1.58 dengan t0 lebih tinggi dar tt (2.053 ˃ 1.672) yang berarti Ha diterima. Jadi, ditemukan perbedaan pengaruh yang significant pada RTS dan QAR Strategy terhadap membaca pemahaman siswa di kelas XI MAN Sipirok lokasi Dano Situmba.
AUDIOLINGUAL METHOD; THEORY AND GUIDANCE FOR CLASSROOM PRACTICES
Sojuangon Rambe
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24952/ee.v1i1.7
AbstractAudiolingual Method (ALM) emerged in 1950s on the shake of military purposes and its popularity declined in 1970s, criticized by linguists and practitioners in the aspect of language and learning theory as well as learning outcomes, together with the rise of communicative approach and other language teaching methods. The practice is still exist nowadays especially in teaching pronunciation, recorded materials and language labs. In general, this method based on structural linguistics and psychological behaviorism; purposed to enable students to speak target language like native speakers do; develops oral communication through drills and repetition; teaches grammar inductively followed by filling gaps exercises; teaches new vocabulary through mimicry; puts listening and speaking in the top priority then develop reading and writing on spoken basis; and allows the further writing and translation in teaching students at advanced level. This paper discussed these features as guidance for teacher to teach English by using this method. Key words: audio-lingual, aural-oral, drill, and repetition
NEUROLINGUISTIC PROGRAMMING: THEORY AND GUIDANCE FOR PRACTICES IN LANGUAGE TEACHING
Sojuangon Rambe
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24952/ee.v2i2.122
ABSTRAKNLP (Neurolinguistic Programming) adalah sebuah terapi psikologi untuk memperbaiki kepribadian dan meningkatkan pencapaian seseorang dalam kehidupan dan penghidupannya. Terapi ini telah diaplikasikan dalam berbagai bidang profesi dengan hasil yang mereka yakinkan sebagai „konsisten‟. Aplikasi pendekatan ini dalam pendidikan sudah dilakukan di berbagai negara, sedangkan penerapannya di dalam pembelajaran bahasa asing sebagian rujukan utamanya disusun oleh Revel. J dan S. Norman (1997 dan 1999) sedangkan penelitian di bidangnya sudah cukup banyak dilakukan, meskipun pada satu sisi ditentang dan dianggap tidak relevan oleh banyak ahli pembelajaran bahasa. Dalam pembelajaran bahasa, NLP berbasis pada teori komunikasi; menempatkan kemampuan menyarikan, mengaplikasikan dan mempraktekkan prilaku efektif sebagai keterampilan belajar; mencirikan penekanan lebih pada kemampuan komunikasi lisan; bahan ajarnya terdiri atas suatu kondisi target beserta proses untuk mewujudkannya; pembelajaran dilakukan dengan proses imajinasi dan fantasi kronologi peristiwa; dan evaluasinya bergantung pada tujuan pembelajaran yang sebelumnya telah ditetapkan oleh guru atau kurikulum.Kata Kunci : neurolinguistic, programming dan modeling