Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Improving Students’ Speaking Ability through Problem Solving Technique at the 1st Group 2nd Semester Students of Ma’had Jami’ah IAIN Padangsidimpuan Zainuddin Zainuddin; Sojuangon Rambe; Safrina Hulu
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ee.v5i1.1173

Abstract

Penelitian ini menggambarkan peningkatan kemampuan siswa dengan menggunakan Teknik Pemecahan Masalah pada Siswa Kelas II Semester II Ma'had Jami'ah IAIN Padangsidimpuan dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan berbicara siswa dengan menggunakan Teknik Pemecahan Masalah pada Kelompok Pertama Siswa Semester II Ma'had Jami'ah IAIN Padangsidimpuan. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menerapkan desain Kemis dan Robin yang terdiri dari empat tahap. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus 1 dan siklus 2, menunjukkan peningkatan nilai mean siswa dan persentase siswa. Skor siswa pada siklus 1 adalah 64,89 (25,92%) dan nilai siswa pada siklus 2 adalah 79,85 (92,59%). Jadi, peningkatan kemampuan berbicara siswa dengan menggunakan Teknik Problem Solving sangat baik kategori (sangat tinggi). Peneliti menggunakan t-test untuk sampel kecil kurang dari 30 siswa. Masalah siswa dalam aksen sulit diucapkan kata. Permasalahan dalam tatabahasa adalah dalam membangun kata-kata dan pola gramatikal mereka tidak akurat. Masalah dalam kosa kata sulit dicari kata-kata yang tepat. Masalah dalam kelancaran siswa menghilangkan kalimat dan dibatasi panjangnya, lebih lambat disebabkan oleh pencarian kata, terputus-putus dan fragmentaris sering terjadi sambil menghasilkan kata-kata sulit untuk pengucapan. Soal dalam pemahamannya adalah peneliti sulit untuk memahami kata-kata bahkan sudah menjadi kata yang biasa. Soal dalam aksen dipecahkan dengan memotivasi mereka untuk rajin melatih pengucapannya. Permasalahan dalam tata bahasa dipecahkan dengan memberikan lebih banyak penjelasan kepada siswa. Masalah dalam kosa kata dipecahkan dengan memberi beberapa kosakata kepada siswa. Masalah dalam kelancaran dipecahkan dengan memotivasi siswa. Masalah dalam pemahaman dipecahkan dengan memperbaiki diri peneliti untuk memahami kembali hasil diskusi hasilnya. 
GRAMMAR TRANSLATION METHODE: THEORY AND GUIDANCE FOR CLASSROOM PRACTICE Sojuangon Rambe
English Education : English Journal for Teaching and Learning Vol 4, No 02 (2016)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ee.v4i02.1299

Abstract

Meskipun sebagian ahli menganggap bahawa Grammar Translation Method bukan lagi sebuah metode pembelajaran bahasa yang sesuai untuk masa sekarang seiring dengan perkembangan teori bahasa dan teori pembelajaran bahasa, sebagian yang lain ternyata sebaliknya memperlihatkan kesesuaian metode ini dalam sisi: cara pandang siswa terhadap bahasa, budaya dan kepratisan disamping tujuan-tujuan pembelajaran bahasa tertentu yang justru menuntut aplikasi metode sepenuhnya. Selain itu sebagian ahli juga melakukan modifikasi dan kombinasi terhadap metode ini sehingga memenuhi tujuan tertentu dalam pembelajaran bahasa di era modren. Metode ini lazim dikenal sebagai praktek pembelajaran tanpa teori belajar, mempersepsikan bahasa sebagai grammatika,bertujuan mengembangkan kemampuan siswa memahami bacaan, melakukan praktek penerjemahan, mengajar grammar secara deduktif di ikuti oleh fill in blank, mengajar kosa kata dengan sinonim-antonim, kosa kata bilingual, cognate dan tidak mementingkan pengembangan kemampuan komunikasi lisan.
The Influence of Scientific-Based Numeracy Literacy Teaching Materials on Students’ Motivation and Higher Order Thinking Abilities Ahmad Nizar Rangkuti; Sitompul, Lisnawati; Amran, Ali; Mara Samin Lubis; Diyah Hoiriyah; Lili Nur Indah Sari; Mariam Nasution; Sojuangon Rambe
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Vol. 13 No. 4 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/88jfsm61

Abstract

This research aims to analyze the influence of scientific-based numeracy literacy teaching materials on students' motivation and higher order thinking abilities. This research is a quantitative research using a quasi-experiment method with a nonequivalent control group design. Sampling used purposive sampling technique. The instruments used were motivational questionnaire sheets and higher order thinking ability tests. The paired sample t-test was used to analyze the data. The findings indicate a significant difference in the average posttest scores between the experimental group and the control group, with a significance value of 0.000<0.005 and a mean difference of 18.06 (66.00 - 47.94) between the two groups. Additionally, the confidence interval for the difference ranged from -36.959 to -30.354. That there is a significant (real) difference between the average motivation score and higher order thinking abilities of students in the experimental class and the control class using of scientific-based numeracy literacy teaching materials. So with these results it can be concluded that the scientific-based numeracy literacy teaching materials has an effect on students' motivation and higher order thinking abilities.
Flipped Classroom Learning: A Current Issue in English Language Teaching in Pandemic-Era as Perceived by Lecturers Harida, Eka Sustri; Jufrizal, Jufrizal; Rambe, Sojuangon
AT-TA'LIM Vol 29, No 1 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jt.v29i1.760

Abstract

The current method of teaching English in today's era is online learning; this condition occurs because of the pandemic era in all countries in the world, including Indonesia. Teaching English should be done at least by using blended learning systems; one of them is by using flipped classroom learning. Unfortunately, many teachers and students in some areas were not ready to face it. This study aims to determine the lecturers' perception of flipped classroom learning. This research was conducted through a mixed method using a questionnaire and interview to obtain data about lecturers' perceptions of flipped classroom learning. Based on the results, it is known that lecturers have a positive perception of flipped classroom learning, and they think that a new era in teaching must be followed. They are ready to face the industrial era with this kind of learning and are ready to provide themselves to become lecturers who are able to use technology, especially to follow the current era of teaching, not only in the Covid-19 era but also in the normal condition. This study recommends further research of the effect of online learning, specifically for flipped classroom learning, on the students’ competencies or on the lecturers’ professionalism.