Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Manajemen Sumber Daya Perawat Gawat Darurat pada Masa Pandemi COVID-19 di Ruang Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Tipe C Medan Reni Asmara Ariga; Ritha F. Dalimunthe
Jurnal Riset Hesti Medan Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam I/Bukit Barisan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34008/jurhesti.v6i1.232

Abstract

The increase of COVID-19 patients led to an increase in the referral hospitals needed. The referral hospital must have eligibility. The quality of a hospital was determined by the services provided and human resources, there are nurse resources. Effective management was needed in dealing with COVID-19 patients. The purpose of this research to identify the implementation of emergency nurse resource management during a pandemic. The design of this research was quantitative descriptive with a cross-sectional approach which was implemented at Type C Hospital Medan City in March 2021. This research using a total sampling technique, there are 24 respondents. This research used a nurse resource management questionnaire which consists of seven aspects in google form which contains closed and open questions. Data was carried out by descriptive statistical analysis using computer applications. The majority of emergency nurses' resource management aspects in the Emergency Room of Type C Hospital in Medan are not good. Of the seven aspects of assessment, 35% of nurses said it was good, the remaining 65% of nurses said it was not good. Based on the range of satisfaction, the results showed that the management of emergency nurse resources at the Type C Hospital in Medan was not satisfactory. The conclusion is the management of emergency nurse resources was needed because it's effective in handling patients during the COVID-19 pandemic and improving the quality of nurses as a human resource owned by the hospital. Good and quality human resources can increase the competitive value of the hospital.
Penguatan Kelembagaan Kelompok Tani Melalui Pengembangan Organisasi Dan Pelatihan Hasil Pertanian Di Kabupaten Humbang Hasundutan Malinda Sari Sembiring; Yuni Lestari Br. Sitepu; Ritha F. Dalimunthe; Antonio Marro Sipayung
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 2.2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.586 KB)

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan sebagai solusi menguatkan kelembagaan kelompok tani dan meningkatkan hasil pertanian di Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Indonesia. Pengembangan organisasi dengan menerapkan prinsip kerja sama tim dan pelatihan pembuatan pupuk kompos sesuai dengan kebutuhan kelompok tani, di mana selama ini guna mendukung produksi tanaman, petani menggunakan pupuk kimia. Pelatihan dilaksanakan secara langsung di Desa Ria-ria, Kecamatan Pollung, Humbang Hasundutan. Kegiatan ini ditujukan kepada Kelompok Tani beranggotan 20 petani yang menghasilkan bawang merah dan kentang. Tim pengabdi menjelaskan pentingnya kerja sama tim dan bagaimana memaksimalkan hasil tani melalui pemanfaatan sampah rumah tangga sebagai pupuk kompos. Pelatihan ini juga dilengkapi dengan demonstrasi alat pencacah kompos guna memudahkan kelompok tani dalam memproduksi pupuk kompos secara berkelompok. Penguatan kelembagaan kelompok tani melalui pengembangan organisasi dan pelatihan hasil pertanian telah terlaksana. Kelompok Tani memahami cara bekerjasama dalam kelompok dengan membuat pupuk kompos yang pada akhirnya ditujukan guna meningkatkan hasil pertanian. Pengembangan organisasi dengan menerapkan prinsip kerja sama tim dan pelatihan pembuatan pupuk kompos sesuai dengan kebutuhan kelompok tani, di mana selama ini guna mendukung produksi tanaman, petani menggunakan pupuk kimia. Penggunaan pupuk kompos tentu dapat menghemat biaya produksi hasil pertanian dan turut menjaga lingkungan karena dalam pembuatan pupuk kompos dapat memanfaatkan limbah rumah tangga dan sisa-sisa tumbuhan liar di lahan pertanian
SOSIALISASI PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL DI UNIVERSITAS PALANGKARAYA Firlianty Firlianty; Azizatus Zahro; Ritha F. Dalimunthe
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1: Januari-April 2024
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v4i1.3188

Abstract

Permasalah kekerasan seksual membutuhkan penanganan yang khusus. Berbeda dengan penanganan kasus (khususnya pidana) lainnya yang biasanya berorientasi pada menghukum pelaku, penanganan kasus kekerasan seksual berbeda. Dalam Permendikbudristek Nomor 30 tahun 2021 disebutkan penanganan kasus kekerasan seksual meliputi (1) penanganan, (2) perlindungan, (3) pengenaan sanksi administratif, dan (4) pemulihan korban. Prinsip penanganan korban kekerasan seksual adalah berperspektif korban dan ketidakberulangan kasus. Berperspektif korban artinya penanganan harus prioritas pada pemulihan korban, sesuai kebutuhan, fokus pada keamanan dan kenyamananya, serta atas persetujuan korban. Akan tetapi, realitas yang ada menunjukkan pemahaman sivitas terhadap masalah kekerasan seksual masih harus terus ditingkatkan. Sebagai contoh adalah pemahaman sivitas Perguruan Tinggi terhadap kekerasan seksual yang memiliki beragam jenis. Dalam Permendikbudristek Nomor 30 tahun 2021 disebutkan terdapat 21 jenis tindakan yang termasuk dalam katagori kekerasan seksual. Hasil refleksi terhadap Permendikbudristek Nomor 30 di 3 Perguruan Tinggi (Universitas Negeri Malang/UM, Universitas Sumatera Utara/USU, dan Universitas Palangkaraya/UPR) menunjukkan 77% responden mengaku mengalami atau mengetahui ada kekerasan seksual di kampusnya. Selain itu, ternyata 9% responden mengaku baru menyadari beragam jenis kekerasan tersebut dan merasa pernah melakukan kekerasan seksual
The Effect of Digital Recruitment Platform and Accessibility on the Recruitment and Selection Effectiveness at a State-Owned Bank in North Sumatra R. Meutia Fransiska; Fitri Dwiana; Johan Manurung; Ritha F. Dalimunthe
West Science Business and Management Vol. 2 No. 04 (2024): West Science Business and Management
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsbm.v2i02.1389

Abstract

This study examines the effect of digital recruitment platforms and accessibility on recruitment and selection effectiveness at a state-owned bank in North Sumatra. This quantitative research employed simple random sampling to obtain 100 job applicants as respondents from a population of 308 applicants across 14 branch offices. Data collection utilized closed questionnaires, unstructured interviews, and documentation. Multiple linear regression analysis revealed that digital recruitment platforms and accessibility simultaneously influence recruitment effectiveness (F = 129.612, p < 0.001). Partially, digital recruitment platforms significantly influence recruitment effectiveness (β = 0.826, t = 15.357, p < 0.001), while accessibility shows a smaller but significant effect (β = 0.111, t = 2.065, p < 0.05). The regression model explains 72.2% of the variance in recruitment effectiveness (Adjusted R² = 0.722). This study demonstrates the crucial role of digital platforms in enhancing recruitment effectiveness in the banking sector, particularly for state-owned banks adapting to digital transformation
The Effect of Career Development and Organizational Commitment on Employee Performance Through Extrinsic Motivation at PT Bank Sumut Kantor Cabang Koordinator Medan Nurul Huda Chasanah; Ritha F. Dalimunthe; Prihatin Lumbanraja
Global Economics: International Journal of Economic, Social and Development Sciences Vol. 2 No. 4 (2025): December : Global Economics - International Journal of Economic, Social and Dev
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70062/globaleconomics.v2i4.438

Abstract

Employee performance is a strategic factor in the success of regional banking organizations that are oriented towards service and achieving business targets. However, empirical evidence at PT Bank Sumut Kantor Cabang Koordinator Medan, indicates that employee performance tends to stagnate in the "Good" category during the 2021–2024 period. This condition is thought to be related to career development that is not yet optimally structured, organizational commitment that has not been fully actualized in work behavior, and inadequate extrinsic motivation. This study aims to analyze the effect of career development and organizational commitment on employee performance through extrinsic motivation as a mediating variable. The study used a quantitative approach with a survey method of employees at PT Bank Sumut Kantor Cabang Koordinator Medan. Data were analyzed using Structural Equation Modeling. The results show that career development and organizational commitment influence extrinsic motivation, and extrinsic motivation plays a role in improving employee performance and mediating the relationship between variables. These findings strengthen the role of extrinsic motivation as an important mechanism in bridging human resource policies and employee performance in regional banking.
Pelatihan metode 4MW (Membaca, Menulis, Menghitung, Mengaji dan Kewirausahaan) dengan anak-anak dari Panti Asuhan Rumah Anak Tercinta, Kapala Batas-Penang, Malaysia Ritha F. Dalimunthe; Ameilia Zuliyanti Siregar; Meutia Nauly; Hairani Siregar; Pujiati Pujiati; Syarifah Syarifah; Eva Syahfitri Nasution; Saidatulakmal Binti Mohd; Mohd Faiz Fansuri bin Mohd Affandy; Noor Faizah Anak Abu Hassan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29929

Abstract

Abstrak Pemberdayaan anak-anak panti asuhan melalui metode 4MW (Membaca, Menulis, Berhitung, Mengaji, dan Berwirausaha) di Malaysia menjadi fokus penting untuk meningkatkan pengetahuan, kesejahteraan ekonomi dan sosial. Anak-anak di panti asuhan yang dikelola memiliki potensi yang besar, namun seringkali terkendala oleh masalah keterbatasan akses infrastruktur, permodalan, dan kurangnya pemahaman dalam memanfaatkan teknologi informasi. Program Pengabdian Mandiri Internasional melalui penerapan metode 4MW digadang-gadang sebagai solusi yang dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan membaca, menulis, berhitung, mengaji dan jiwa kewirausahaan anak-anak panti asuhan. Kendala utama yang dihadapi antara lain: kurangnya waktu untuk berlatih membaca dan berhitung, terbatasnya akses dan sumber daya untuk pelatihan, serta mahalnya biaya untuk penggunaan internet. Selain itu, stereotip sosial dan keterbatasan waktu juga menghambat keterlibatan penuh anak-anak panti asuhan dalam dunia pendidikan dan jiwa kewirausahaan. Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Universitas Sumatera Utara (USI) bersama dengan Pusat Kajian Wanita dan Gender (Kanita) Universiti Sain Malaysia (USM) membuat program Pengabdian Internasional Mandiri bersama Panti Asuhan Rumah Kesayangan di Penang, Malaysia melalui Program 4MW. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan agar anak-anak panti asuhan memahami dan lebih mahir dalam membaca, menulis, berhitung, mengaji dan berwirausaha. Penguasaan konsep 4MW mencapai hasil 90% dimana  tercapai peningkatan pengetahuan 4 MW, upaya pemberdayaan anak-anak panti asuhan di bidang pendidikan dan ekonomi, serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini bagi anak-anak panti asuhan. Kata kunci: anak panti asuhan; 4MW; USM; USU; pelayanan internasional AbstractEmpowering orphanage children through the 4MW method (Reading, Writing, Counting, Reciting the Koran, and Entrepreneurship) in Malaysia is an important focus to improve knowledge, economic and social welfare. Children in orphanages that are managed have great potential, but are often constrained by problems of limited access to infrastructure, capital, and lack of understanding in utilizing information technology. The Mandiri International Service Program through the application of the 4MW method is predicted to be a solution that can improve the knowledge, skills of reading, writing, counting, reciting the Koran and the entrepreneurial spirit of orphanage children. The main obstacles faced include: lack of time to practice reading and arithmetic, limited access, and resources for training, and high costs for internet use. In addition, social stereotypes and time constraints also hinder the full involvement of orphanage children in the world of education and entrepreneurial spirit. The Center for Gender and Child Studies (PSGA) of the University of North Sumatra (USI) together with the Center for Women and Gender Research (Kanita) of Universiti Sain Malaysia (USM) created an Independent International Service program with the Rumah Kesayangan Orphanage in Penang, Malaysia through the 4MW Program. This community service program aims to provide training and assistance so that the children of the orphanage understand and are more proficient in reading, writing, counting, reciting the Koran and entrepreneurship. Built up of 4MW concept will open up new opportunities in understanding in the field of education. This program supports efforts to empower children of the orphanage in the fields of education and economy, fostering an early entrepreneurial spirit for children of the orphanage. Keywords: orphanage children; 4MW; USM; USU; international service