Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

SOSIALISASI DAGUSIBU (DAPATKAN, GUNAKAN, SIMPAN, BUANG) OBAT DENGAN BENAR PADA IBU-IBU PKK DI DESA KEMINGKING DALAM KECAMATAN TAMAN RAJO PROVINSI JAMBI Jelly Permatasari; Anggita Kresna Wardani; Nadila Permata Etsa
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v3i2.288-291

Abstract

DAGUSIBU (Get, Use, Save and Dispose of) is a socialization activity in the form of the process of planting habits or values and rules from one generation to another in the community on how to use and manage medicines that are good and right (DAGUSIBU MEDICINE). Improper use of drugs can cause side effects that will harm health. Before we use drugs, we should make sure that the medicines we take are following the indications. Physically, the dose is functional (does not change color, is homogeneous), and does not expire. So to protect the public from the dangers of using drugs that are not right and not appropriate for it, it is necessary to hold socialization about Dagusibu in applying it in daily life. The community usually gets medicine from the nearest health center when they are sick, or the community buys over-the-counter drugs at the nearest shops. This activity intends for PKK mothers in the village of Kemingking dalam, Taman Rajo Subdistrict, Jambi Province. The results of this DAGUSIBU socialization program are that the public knows more about medicines, from obtaining to being disposed of.
ARTIKEL DITARIK: [Pengaruh Konseling Farmasis Terhadap Pengetahuan dan Kepatuhan Pasien HIV/AIDS di Poliklinik VCT RSUP Dr. M. Djamil Padang] Jelly Permatasari; Dedy Almasdy; Raveinal Raveinal
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 3, No 2 (2017): J Sains Farm Klin 3(2), Mei 2017
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jsfk.3.2.178-185.2017

Abstract

Adherence to antiretroviral therapy is key to sustained HIV suppression, reduced risk of drug resistance, improved quality of life, and survival of HIV/AIDS patients. A pharmacist is in charge in optimizing the result of the therapy by providing counseling to increase the patients’ knowledge which finally increases the quality of life. The objective of this study was to explore the impact of pharmacist counseling toward knowledge and adherence of patients with HIV/AIDS. The study was conducted in quasi-experiment with a design of one group pretest-posttest. The setting of this study was conducted in VCT RSUP DR. M. Djamil Padang. Data were collected through questionnaires and medical records. Patients’ knowledge and adherence were scored by using knowledge aspect questionnaire and MMAS-8 questionnaire. All questionnaires had been tested for validity and reliability. The data were analyzed by Wilcoxon test and paired t-test. A number of 124 patients completed all follow-ups of study. The result of this study showed that there was a significant increase of patients’ knowledge (p=0,00) and adherence (p=0,00) after the counseling. The study concluded that pharmacist counseling could increase patients’ knowledge and adherence to the therapy.
ISOLASI DAN UJI SIFAT FISIKOKIMIA PATI DARI BIJI KARET (Hevea brasiliensis) jelly permatasari; Uce Lestari; Resti Widyastuti
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol. 5 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2014.175 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v5i1.1184

Abstract

Pati biji karet (Hevea Brasiliensis) merupakan salah satu pati yang berpotensi sebagai bahan tambahan dalam industri farmasi. Penelitian ini bertujuan mengisolasi dan untuk mengetahui sifat fisikokimia pati dari biji karet. Pati biji karet diisolasi dengan cara melakukan penghalusan sampel dengan blender, penyaringan, pengendapan, pengeringan pada suhu 50oC selama lima hari dan pencucian dengan heksan. Diperoleh randemen sebesar 0.974%, susut pengeringan 4.30%, kadar abu 0.5%, daya pengembangan 4.510 g, % kelarutan 83.5%, bobot jenis benar 1.270 g/cm3, bobot jenis nyata 0.347 g/cm3, bbot jenis mampat 0.55 g/cm3, faktor Hausner 1.5, % kompresibilitas 36.9%, porositas 51% dan diameter ukuran partikel sebesar 27.9 ????????. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa isolasi pati dari biji karet dapat dilakukan dan diperoleh pati yang baik dan memenuhi persyaratan resmi dari farmakope Indonesia dan Handbook of Pharmaceutical Excipients edisi enam untuk hasil uji organoleptis, mikroskopis, susut pengeringan, kadar abu, daya pengembangan dan % kelarutan, bobot jenis benar, bobot jenis nyata, bobot jenis mampat dan distribusi ukuran partikel. Sedangkan data organoleptis, faktor Hausner, kompresibilitas, dan porositas termasuk kategori tidak baik.
Studi Interaksi Obat Antiretroviral Pada Pasien HIV/Aids Rawat Jalan di RSUD Raden Mattaher Jambi Jelly Permatasari; Deny Sutrisno; Riski Herdiyanti
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol. 7 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.207 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v7i1.4325

Abstract

HIV/ AIDS (Human Immunodeficiency Virus/Aquired Immunodeficiency Syndrome) adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh, menyebabkan tubuh mudah terinfeksi virus lain dan munculnya berbagai penyakit lain. Selain mendapatkan terapi antiretroviral pasien juga menerima terapi lain sehingga berpotensi terjadinya interaksi obat. Interaksi obat dapat memepengaruhi farmakokinetik dan farmakodinamik obat, sehingga meningkatkan atau menurunkan salah satu kadar obat yang berinteraksi didalam aliran darah, kadar obat yang tinggi di dalam aliran darah beresiko menimbulkan toksisitas, sebaliknya kadar obat yang terlalu rendah menyebabkan terapi yang tidak optimal atau kegagalan terapi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui potensi interaksi obat antiretroviral pada pasien HIV/AIDS rawat jalan di RSUD Raden Mattaher Jambi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif pada data rekam medik pasien HIV/AIDS di RSUD Raden Mattaher jambi tahun 2017-2018. Hasil penelitian ini menunjukan potensi interaksi obat tertinggi tenofovir dan efavirenz sebanyak 134 kasus (23%), dengan tingkat keparahan interaksi obat, mayor terdapat 162 kasus (19%), moderate 574 kasus (71%), dan minor 74 kasus (9%), dan diperoleh mekanisme interaksi farmakodinamik sebanyak 747 kasus (87%) dan mekanisme interaksi farmakokinetik sebanyak 109 kasus (13%).
Profil Penggunaan Obat, Suplemen dan Bahan Alam pada Masyarakat Kecamatan Danau Sipin di Masa Covid-19 Jelly Permatasari; Indri Meirista; Priska Rahmatillah
Jurnal Dunia Farmasi Vol 6, No 2 (2022): Edisi April
Publisher : Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Kesehatan, Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jdf.v6i2.5128

Abstract

Pendahuluan: Corona Virus Diseases2019(COVID-19) merupakan penyakit yang disebabkan oleh severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV2). Virus tersebut merupakan virus jenis baru dari keluarga Corona virus yang dapat menyebabkan berbagai penyakit pada sistem pernapasan mulai dari gejala ringan hingga berat. Covid-19 pertama kali melanda negara Cina dan menyebar ke seluruh Negara termasuk Indonesia. Di Indonesia sendiri, virus ini pertama kali terdeteksi pada tanggal 11 Maret 2020 yang mana telah ditetapkan oleh WHO bahwa Covid-19 telah menjadi pandemi baru di seluruh dunia. Seiring dengan meningkatnya kasus ini, banyak upaya yang dilakukan masyarakat untuk menghadapi pandemi Covid-19 ini, beberapa di antaranya adalah dengan menggunakan obat-obatan, suplemen kesehatan, dan bahan alam. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil penggunaan obat, suplemen kesehatan, dan bahan alam yang digunakan oleh masyarakat di Kecamatan Danau Sipin Jambi di masa pandemi Covid-19. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional deskriptif melalui lembar kuesioner yang berisi daftar pertanyaan. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan 397 responden diketahui sebanyak 15,5% responden menggunakan obat, sedangkan untuk suplemen kesehatan sebanyak 21,4%, dan bahan alam sebanyak 25,1%. Kesimpulan: Berdasarkan data penelitian dapat disimpulkan bahwa masyarakat di Kecamatan Danau Sipin Jambi lebih memilih menggunakan bahan alam dibandingkan obat dan suplemen kesehatan di masa pandemi Covid-19, karena masyarakat menganggap bahan alam lebih aman dan minim efek samping.
Analisis Efektivitas Biaya Penggunaan Obat Antiretroviral Atripla dan T/H/A pada Pasien HIV Rawat Inap RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi Tahun 2017-2018 Jelly Permatasari; Disty Aldila Wicaksono; Medi Andriani
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 17 No. 01 Juli 2020
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pharmacy.v17i1.7061

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) telah manjadi masalah darurat global. HIV merupakan penyakit kronis yang membutuhkan pengobatan seumur hidup. Infeksi yang disebabkan oleh HIV ini dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh sehingga menimbulkan infeksi oprtunistik pada penderita. Infeksi opurtunistik tersebut dapat memperpanjang lama rawatan pada penderita, sehingga menambah biaya pengobatan HIV. Penelitian ini  merupakan studi farmakoekonomi. Sampel diperoleh dari data rekam medis pasien HIV rawat inap tahun 2017-2018 yang memenuhui kriteria inklusi yang diambil secara  purposive sampling. Sampel yang memenuhi kriteria inklusi berjumlah 24 orang. Persentase kelompok usia pasien 17-25, 26-35, 36-45, dan 46-55 tahun masing-masing sebesar 33,33; 33,33; 29,17; dan 4,17%. Persentase jenis kelamin laki-laki dan perempuan masing-masing 54,17 dan 45,83%. Pekerjaan pasien meliputi wiraswasta (41,67%), IRT (41,67%), petani (8,33%), pegawai swasta (8,33%). Persentase lama rawatan <9 hari dan >9 hari masing-masing sebesar 83,33 dan 16,67%. Antiretroviral (ARV) yang digunakan adalah atripla (EFV 600 mg, AZT 300 mg, TDF 300 mg) dan T/H/A (kombinasi TDF 300 mg, hiviral/lamivudine 150 mg, dan aluvia (lopinavir/ritonavir 200 mg/50 mg)), yaitu sebesar 66,67 dan 33,33%. Rata-rata biaya medis langsung atripla sebesar Rp1.547.713,00, sedangkan pada T/H/A sejumlah Rp2.962.642,00. Persentase efektifitas atripla adalah 87,5%, sedangkan T/H/A sebesar 75%. Nilai incremental cost-effectiveness ratio (ICER) sebesar -113.194,32. Analisis efektifitas biaya penggunaan ARV pada pasien rawat inap di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi pada tahun 2017-2018 menunjukkan bahwa atripla merupakan ARV yang paling efektif secara biaya dan outcome (lama rawat).
STUDI PROFIL PENGGUNAAN OBAT, SUPLEMEN KESEHATAN DAN BAHAN ALAM DI KECAMATAN JAMBI SELATAN DI MASA PANDEMI COVID-19 Putri Dwi Ramadanti; Jelly Permatasari; Indri Meirista
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v6i2.1411

Abstract

Abstrak Virus corona atau Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Virus Covid-19 ini ditularkan melalui kontak langsung dengan penderita, droplet (tetesan kecil) yang dikeluarkan penderita saat batuk/bersin, serta tangan yang menyentuh mulut, hidung dan mata setelah menyentuh benda-benda yang terkonfirmasi virus tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil penggunaan obat, suplemen kesehatan dan bahan alam yang digunakan oleh masyarakat di Kecamatan Jambi Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif melalui lembar kuisioner. Teknik pengambilan sampel secara prospektif berdasarkan teknik Purposive Sampling. Berdasarkan hasil kuisioner diketahui bahwa responden telah menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak dan juga menggunakan masker, serta upaya melakukan pencegahan dalam menghadapi Covid-19 dengan mengkonsumsi obat, suplemen kesehatan dan bahan alam untuk menjaga sistem kekebalan tubuh selama pandemi Covid-19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang mengkonsumsi obat sebanyak (10%), suplemen kesehatan sebanyak (21,7%) dan bahan alam sebanyak (22,8%). Penggunaan yang tertinggi pada penelitian ini yaitu bahan alam, hal ini dikarenakan bahan alam minim efek samping dan mudah didapat disekitar masyarakat. Kata Kunci: Covid-19, Obat, Suplemen, Bahan Alam.
Counseling on Scabies Skin Disease at Al-Ikhwan Islamic Boarding School, Mekar Jaya Village, Muaro Jambi Regency Annisa Rezi Ritami; Rahadina Rizkika; Nurul Atika; Sela Tresia; Galih Dimas Saputra; Jelly Permatasari
Jurnal KESANS : Kesehatan dan Sains Vol 1 No 9 (2022): KESANS : International Journal of Health and Science
Publisher : Rifa'Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/kesans.v1i9.90

Abstract

The prevalence of scabies in Indonesia is 4.6% - 12.95% and is the third of the 12 most common skin diseases that occur in the community, especially in densely populated residential areas such as TPA (Children's Education Park), prisons, barracks, flats and Islamic boarding school. The number of people with scabies skin disease in Islamic boarding schools needs good treatment and prevention in order to reduce sufferers of this skin disease in Islamic boarding schools. Based on a survey at the Al-Ikhwan Islamic boarding school located in Mekar Jaya Village, Muaro Jambi, it is known that scabies is one of the most common diseases suffered by the students at this Islamic boarding school.
Pengaruh Pemberian Edukasi Terhadap Pengetahuan Complementery Alternative Medicine (CAM) Pada Penderita HIV di Jambi JELLY PERMATASARI; INDRI MEIRISTA; NADIATUL MAWADDAH
HANG TUAH MEDICAL JOURNAL Vol 17 No 2 (2020): Hang Tuah Medical Journal
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Background : HIV / AIDS is a public health problem that needs serious attention from the government. Besides to conventional medicine people with HIV / AIDS often use complementary and alternative medicines (CAM) in order to increase the qualityhealth. Complementary and alternative medicine (CAM) uses natural ingredients, not only restricted to herbal plants, but also includes the use of other natural vitamins and minerals. Compared to conventional treatments, CAM therapy is more save to use because it does not cause serious side effects. The purpose of this study was to know what are the effects of providing CAM education to ODHA at the Jambi Kanti Sehati Sejati Foundation. Method:This research was a quasi-experimental one type pretest-posttest type of research and is a type of quantitative descriptive study with prospective data collection. There were 35 ODHA who were respondents in this study and registered as members of the Jambi Kanti Sehati Sejati Foundation. Results: on demographic characteristics and CAM knowledge were obtained from questionnaires that given before and after giving the education, and proved by paired T test so that significance values ≤ 0.05 were obtained. Conclusion :there is the influence of education on CAM knowledge in HIV suffererof
Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Pneumonia Di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Manap Jambi Menggunakan Metoda Gyssens Putry Nelita Manurung; Jelly Permatasari; Indri Meirista
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 7 (2022): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v1i7.213

Abstract

Pneumonia termasuk dalam 10 penyakit terbesar. Usia dewasa hingga lanjut usia merupakan populasi yang paling banyak terserang pneumonia.Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat meningkatkan resiko terjadinya resistensi terhadap antibiotik. Oleh karena itu, penting mengetahui rasionalitas penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia di Rumah sakit Umum Daerah Abdul Manap Jambi. Penelitian ini adalah penelitian non eksperimental dengan rancangan deskriptif dan pengambilan data secara retrospektif dengan data rekam medik pasien pneumonia, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil dari penelitian ini berdasarkan jenis kelamin laki-laki (64,6%), Perempuan (35,4%), berdasarkan usia >45 (77,4%), antibiotik yang digunakan banyak ceftriaxone ( 54,9%), menurut kategori Gyssens antibiotik yang tepat atau rasional 74,2%.