Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Keabsahan Kontrak Lisan Dalam Perspektif Hukum Positif Dan Hukum Islam Saiful Ibnu Hamzah
MAQASID Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/mqsd.v9i2.10282

Abstract

Jurnal ini membahas tentang kontrak lisan dalam perspektif hukum positif dan hukum lisan
Penanganan Anak Dalam Perkara Pidana Pencurian Di Kota Surabaya Pada Tahun 2017perspektif Maqashid Syariah (Studi Kasus Di Surabaya Children Crisis Centre) Dedi Christiawan; Saiful Ibnu Hamzah
MAQASID Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.162 KB) | DOI: 10.30651/mqsd.v8i2.5181

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Proses penanganan Surabaya Children Crisis Centre (SCCC) terhadap anak yang terjerat dalam perkara pidana pencurian di Kota Surabaya, serta untuk mengetahui bagaimana peranan tersebut dalam pandangan Maqashid Syariah.Perolehan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara menggunakan metode penelitian lapangan untuk mengumpulkan data primer yang diperoleh dengan melakukan teknik pengumpulan data dan wawancara langsung dengan beberapa Kuasa Hukum yang ada di Surabaya Children Crisis Centre, yang selanjutnya dijadikan alat analisis secara kualitatif dan diuraikan secara deskriptif.Surabaya Children Crisis Centre (SCCC) memberikan penanganan terhadap anak yang berhadapan dengan hukum sesuai dengan Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak (UU SPPA). Dalam penanganan anak yang berhadapan dengan hukum, maka Surabaya Children Crisis Centre (SCCC) bekerja sama dengan Lembaga Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial (LPKS), Psikolog, serta pihak Kepolisian. Dalam pandangan Maqashid Syariah peran penanganan anak yang dilakukan oleh Surabaya Children Crisis Sentre (SCCC), maka penulis mengambil dua aspek dalam Maqashid Syariah, yaitu : Memelihara Akal serta Memelihara Harta.Kata Kunci: Tindak Pidana, Pencurian, Maqashid Syariah.
Peran Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (Ylpk) Jatim Di Surabaya Dalam Mendampingi Konsumen Pada Sengketa Travel Haji Dan Umrah Prespektif Fiqih Muamalah Danang Edi Susanto; Saiful Ibnu Hamzah
MAQASID Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.91 KB) | DOI: 10.30651/mqsd.v7i1.3328

Abstract

ABSTRACKEvery year the problem of consumer protection is always occurred. Hajj and Umrah travel is the most problematic issue reported to the Consumer Protection Foundation (YLPK) of East Java in Surabaya. This study intends to find out how is the role of the Consumer Protection Foundation (YLPK) in assisting disputes between Hajj and Umrah travels, and how is the perspective of muamalah fiqh on the role of YLPK of East Java in assisting consumer protection in the dispute over Hajj and Umrah travel. This is a qualitative research with Normative and Doctrinal types. Data are collected by interviews, and documentation. Data verification is done through data validation at the East Java Consumer Protection Foundation (YLPK) in Surabaya.The results of this study are intended to determine the extent of the role of the Consumer Protection Foundation (YLPK) of East Java in Surabaya in assisting consumer protection in the dispute over Hajj and Umrah travel. The act in protecting consumer is given in order to get the rights of the consumer in mediation to the litigation process if needed. Keywords: Consumer protection, YLPK of East Java, Muamalah Fiqh.
Pemikiran Hukum Dan Pranata Sosial Hamzah, Saiful Ibnu
MAQASID Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.155 KB) | DOI: 10.30651/mqsd.v9i1.10281

Abstract

Dalam suatu masyarakat yang oleh MacIver (The Web of Government, 1954) digambarkan sebagai sarang laba-laba (web), terdapat berbagai kaidah yang mengatur hubungan antar individu yang bertujuan untuk tercapainya kedamaian, ketertiban dan kesejahteraan. Dalam artikel ini penulis membahas kajian bagaimana pemikiran hukum agar tidak bertabrakan dengan pertumbuhan pola pikir dan kehidupan sosial masyarakat. Penelitian ini adalah penelitian referensi teori hukum dan sosial serta pertumbuhan pola pikir dan kehidupan sosial masyarakat. Dalam kajian tulisan ini juga membandingkan dengan konsep tatanan kehidupan sosial masyarakat dalam referensi sejarah kebudayaan islam yang lebih dikenal dengan Masyarakat Madanai
Analisis Peran Mediator Dan Advokat Dalam Pendampingan Perkara Hamzah, Saiful Ibnu
MAQASID Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/mqsd.v10i1.16787

Abstract

Dalam kehidupan bermasyarakat terjadinya konflik bahkan sengketa terkadang tidak bisa terhindarkan. Secara naluriah setiap orang menginginkan sengketa yang dialami bisa segera terselesaikan. Sengketa yang tidak kuasa diselesaikan secara mandiri maka diperlukan kehadiran pihak ketiga. Dari sinilah  peran mediator dan advokat memiliki peran yang sangat strategis. Namun demikian mediator dan advokat sejatinya dua profesi yang sangat berbeda sebagaimana diatur dalam peraturan perundangan.Dalam penelitian ini akan melakukan kajian analisis tentang peran mediator dan advokat dalam pendampingan perkara para pihak untuk mencari solusi penyelesaian sengketa yang dihadapi.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif, yaitu penelitian yang dalam pengkajiannya dengan mengacu dan mendasarkan pada norma-norma dan kaidah-kaidah hukum, peraturan perundang-undangan yang berlaku, teori-teori dan doktrin hukum, yurisprudensi, dan bahan-bahan kepustakaan lainnya yang relevan dengan topik penelitianDari penelitian ini dapat diketahui bahwa antara mediator dan advokat memiliki peran yang sangat penting membantu masyarakat dalam penyelesaian perkara hukum namun baik mediator atau advokat tetap berbeda dalam kedudukan dan peran.
Faktor-Faktor Penyebab Perceraian Usia Muda Di Pengadilan Agama Bojonegoro Tahun 2019-2021 Ibnu Hamzah, Saiful; Alfaini, Adinda Risa
MAQASID Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Pengadilan Agama Bojonegoro kasus perceraian pada usia 30 tahun kebawah memiliki angka yang tinggi, perceraian juga semakin meningkat akibat pandemi covid-19. Oleh karena itu, peneliti ingin melakukan penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan dari: 1) apa saja faktor-faktor penyebab perceraian usia muda di Pengadilan Agama Bojonegoro tahun 2019-2021. 2) bagaimana analisis faktor-faktor penyebab perceraian usia muda di Pengadilan Agama Bojonegoro tahun 2019-2021. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, dimana sumber data primer diperoleh langsung dari hasil wawancara dengan salah satu hakim dan panitera muda hukum Pengadilan Agama Bojonegoro. Dan sumber data sekunder yang diperoleh dari buku, jurnal, kajian terdahulu dan dokumen lain yang berkaitan dengan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor penyebab perceraian usia muda di Pengadilan Agama Bojonegoro tahun 2019-2021 adalah ekonomi, pihak ketiga (perselingkuhan) dan tidak adanya tanggung jawab. Perceraian usia muda terjadi karena kurangnya kedewasaan pasangan, kedewasaan lahir batin, maupun kedewasaan dalam memahami makna suatu pernikahan. Usia pihak yang bercerai tidak dapat dijadikan pertimbangan hakim dalam memutuskan perceraian, melainkan faktor-faktor yang telah disebutkan di atas yang dapat menjadi pertimbangan hakim. Selain itu, keputusan hakim juga didasarkan pada undang-undang dan keabsahan dalil-dalil pembuktian. Kata Kunci : Perceraian, Faktor Penyebab Perceraian, Usia Muda.
Peran Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Tuban Dalam Menanggulangi Kekerasan Pada Anak Ibnu Hamzah, Saiful; Putri Nurhayati, Ika
MAQASID Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang peran Dinsos P3A Tuban (sebagai salah satu lembaga pemerintah yang berkepentingan langsung terhadap fenomena ini) dalam menanggulangi kekerasan terhadap anak dalam rentang waktu tahun 2017-2021 dan Analisis peran Dinsos P3A Tuban dalam menanggulangi kasus kekerasan terhadap anak rentang waktu 2017-2021 (Perspektif Hukum Positif UU. 35 Tahun 2014 dan Peraturan Daerah Kabupaten Tuban No.3 Tahun 2018). Jenis penelitian Kualitatif, berupa penelitian lapangan dan penelitian kepustakaan, pendekatan penelitian dekskriptif. Jenis dan sumber data primer didapat melalui staff Dinsos P3A Tuban, data sekunder didapat melalui dokumen-dokumen resmi, buku, hasil penelitian. Teknik pengumpulan data metode wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data secara dekskriptif. Hasil penelitian menunjukkan: peran Dinsos P3A Tuban dalam menanggulangi kasus kekerasan anak berupa: peran pendampingan, peran hukum, peran psikologi dan konseling, peran fasilitasi kesehatan atau medis. Terdapat 6 pasal dalam Perda Tuban No.3 tahun 2018, 17 pasal dalam UU. 35 Tahun 2014 yang terlaksana. Kasus kekerasan anak yang sering terjadi dari tahun 2017-2021 (Fisik, Psikis, Seksual, Penelantaran Anak mengalami pelonjakan pada tahun 2021). Peran yang sering diberikan Dinsos P3A Tuban: (Konseling, Hukum, Medis dan Pendampingan). Saran yang diberikan: Dinsos P3A Tuban harus lebih intensif mensosialisasikan pencegahan kekerasan anak tanpa menunggu kerjasama dengan intansi lain. Kata kunci: anak, kekerasan anak, peran, penanganan.
Pemikiran Hukum Dan Pranata Sosial Hamzah, Saiful Ibnu
Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Muhammadiyah University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/mqsd.v9i1.10281

Abstract

Dalam suatu masyarakat yang oleh MacIver (The Web of Government, 1954) digambarkan sebagai sarang laba-laba (web), terdapat berbagai kaidah yang mengatur hubungan antar individu yang bertujuan untuk tercapainya kedamaian, ketertiban dan kesejahteraan. Dalam artikel ini penulis membahas kajian bagaimana pemikiran hukum agar tidak bertabrakan dengan pertumbuhan pola pikir dan kehidupan sosial masyarakat. Penelitian ini adalah penelitian referensi teori hukum dan sosial serta pertumbuhan pola pikir dan kehidupan sosial masyarakat. Dalam kajian tulisan ini juga membandingkan dengan konsep tatanan kehidupan sosial masyarakat dalam referensi sejarah kebudayaan islam yang lebih dikenal dengan Masyarakat Madanai
Analisis Peran Mediator Dan Advokat Dalam Pendampingan Perkara Hamzah, Saiful Ibnu
Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Muhammadiyah University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/mqsd.v10i1.16787

Abstract

Dalam kehidupan bermasyarakat terjadinya konflik bahkan sengketa terkadang tidak bisa terhindarkan. Secara naluriah setiap orang menginginkan sengketa yang dialami bisa segera terselesaikan. Sengketa yang tidak kuasa diselesaikan secara mandiri maka diperlukan kehadiran pihak ketiga. Dari sinilah  peran mediator dan advokat memiliki peran yang sangat strategis. Namun demikian mediator dan advokat sejatinya dua profesi yang sangat berbeda sebagaimana diatur dalam peraturan perundangan.Dalam penelitian ini akan melakukan kajian analisis tentang peran mediator dan advokat dalam pendampingan perkara para pihak untuk mencari solusi penyelesaian sengketa yang dihadapi.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif, yaitu penelitian yang dalam pengkajiannya dengan mengacu dan mendasarkan pada norma-norma dan kaidah-kaidah hukum, peraturan perundang-undangan yang berlaku, teori-teori dan doktrin hukum, yurisprudensi, dan bahan-bahan kepustakaan lainnya yang relevan dengan topik penelitianDari penelitian ini dapat diketahui bahwa antara mediator dan advokat memiliki peran yang sangat penting membantu masyarakat dalam penyelesaian perkara hukum namun baik mediator atau advokat tetap berbeda dalam kedudukan dan peran.
Faktor-Faktor Penyebab Perceraian Usia Muda Di Pengadilan Agama Bojonegoro Tahun 2019-2021 Ibnu Hamzah, Saiful; Alfaini, Adinda Risa
Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Muhammadiyah University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Pengadilan Agama Bojonegoro kasus perceraian pada usia 30 tahun kebawah memiliki angka yang tinggi, perceraian juga semakin meningkat akibat pandemi covid-19. Oleh karena itu, peneliti ingin melakukan penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan dari: 1) apa saja faktor-faktor penyebab perceraian usia muda di Pengadilan Agama Bojonegoro tahun 2019-2021. 2) bagaimana analisis faktor-faktor penyebab perceraian usia muda di Pengadilan Agama Bojonegoro tahun 2019-2021. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, dimana sumber data primer diperoleh langsung dari hasil wawancara dengan salah satu hakim dan panitera muda hukum Pengadilan Agama Bojonegoro. Dan sumber data sekunder yang diperoleh dari buku, jurnal, kajian terdahulu dan dokumen lain yang berkaitan dengan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor penyebab perceraian usia muda di Pengadilan Agama Bojonegoro tahun 2019-2021 adalah ekonomi, pihak ketiga (perselingkuhan) dan tidak adanya tanggung jawab. Perceraian usia muda terjadi karena kurangnya kedewasaan pasangan, kedewasaan lahir batin, maupun kedewasaan dalam memahami makna suatu pernikahan. Usia pihak yang bercerai tidak dapat dijadikan pertimbangan hakim dalam memutuskan perceraian, melainkan faktor-faktor yang telah disebutkan di atas yang dapat menjadi pertimbangan hakim. Selain itu, keputusan hakim juga didasarkan pada undang-undang dan keabsahan dalil-dalil pembuktian. Kata Kunci : Perceraian, Faktor Penyebab Perceraian, Usia Muda.