Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

KONTEKS KE-INDONESIA-AN DALAM TAFSIR AL-MISHBAH KARYA M. QURAISH SHIHAB Siar Nimah; Ahmad Mujahid; Firdaus; Amir Hamzah
Jurnal Al-Mubarak: Jurnal Kajian Al-Qur'an dan Tafsir Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Al-Mubarak
Publisher : LP2M IAIM Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-mubarak.v9i2.3430

Abstract

This research tries to reveal how the Indonesian context of Tafsir al-Misbah is an inseparable part of the meaning of the text, also strengthened by the adabi ijtima'i style it carries. To reveal this meaning, it was chosen QS. Ar-Rum/30 verse 21 as the object of the study. As a text study, this research uses library research by conducting content analysis of the interpretive content. Finally, this research provides initial conclusions as follows: 1) Meaning of QS. Ar-Rum/30: 21 regarding the marriage bond with mawaddah and rahmah, especially when describing the diction 'mawaddah' shows a depiction that is very close to the social and even psychological conditions of Indonesian people, 2) The depiction in question is 'the husband's willingness to defend wife and the wife's willingness to follow her husband with a willingness to leave parents and family', this phrase includes conditions and sentences that are often described in the close relationship between husband and wife in the context of Indonesian society, 3) The choice of depiction of meaning according to the Indonesian context is very relevant considering the main reader from Tafsir Al-Misbah are Indonesian people, thus further strengthening the Indonesian side of the interpretation.
Al-Dakhil dalam Tafsir: (Studi atas Penafsiran Esoterik Ayat-ayat Imamah Husain al-Tabataba’i dalam Tafsir al-Mizan) Siar Ni’mah
KACA (Karunia Cahaya Allah): Jurnal Dialogis Ilmu Ushuluddin Vol. 9 No. 1 (2019): Februari
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Institut Al Fithrah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36781/kaca.v9i1.3009

Abstract

Tafsir esoterik adalah sebuah penafsiran elit yang kehadirannya memberi warna tersendiri dalam dunia tafsir. Meski terbilang elit, keniscayaan kritik terhadapnya tetaplah berlaku. Penulis juga menilai bahwa keabsahan tafsir esoterik perlu dikaji mendalam. Karenanya, penelitian ini mencoba mengungkap sisi dakhil penafsiran esoterik al-Tabataba’i terkait ayat-ayat imamah dalam tafsir al-Mizan. Metode kajian yang digunakan adalah metode deskriptif analitis. Metode deskriptif digunakan untuk mencari dan mengurai pemahaman terkait al-dakhil dan tafsir esoterik serta melacak hadis-hadis yang digunakan dalam penafsiran esoteriknya, sementara metode analitis digunakan sebagai upaya untuk menganalisa kedudukan riwayat hadis ayat-ayat imamah. Dengan demikian, maka pendekatan yang dinilai tepat untuk menganalisa kedudukan riwayat hadis tersebut adalah dengan pendekatan kritik sanad hadis. Hasilnya, penelitian ini menemukan beberapa riwayat hadis bermasalah di dalam penafsiran esoteriknya, sehingga dapat dikatakan bahwa al-Tabataba’i telah melakukan menyimpangan sumber tafsir. Fakta ini pulalah kemudian yang menunjukkan bahwa al-Tabataba’i masih terjerat dengan ideologi mazhabnya ketika menafsirkan al-Qur’an
Pembinaan TKA/TPA Nurul Amin Desa Kompang Kecamatan Sinjai Tengah Kabupaten Sinjai Muslimin, Muslimin; Siar Nimah; Asriadi, Asriadi
INKAMKU : Journal of Community Service Vol 2 No 2 (2023): INKAMKU : Journal of Community Service
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/inkamku.v2i1.2173

Abstract

The educational institutions, both formal and non-formal, have their respective contributions. TKA/TPA is a non-formal institution in charge of religion devoted to children's education. This community service activity targets TKA/TPA in Kompang Village, Central Sinjai District, Sinjai Regency, to be precise TKA/TPA Nurul Amin. The purpose of carrying out this coaching activity is to increase the religious mastery of students and female students, especially in terms of memorizing short surahs, so that this activity focuses on providing material on how to memorize quickly and accurately. In addition, the implementation of this activity is carried out using the face-to-face method, so that children can also directly improve their Al-Qur'an reading both from the makhraj, the character of the letters, and the fluency of their memorization. In the future, it is hoped that activities like this can be carried out continuously given the need to provide experience and knowledge of religious material from an early age.
PEMBINAAN TK/TPA DI MASJID DARUSSALAM DESA BALLE Risnawati Mulfa; Hamka Hamka; Kusnadi Kusnadi; Siar Ni’mah; Firdaus Firdaus
INKAMKU : Integrasi Akademisi dan Masyarakat yang Berkualitas Vol 1 No 1 (2022): INKAMKU : Journal of Community Service
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/inkamku.v1i1.1163

Abstract

Dewasa ini era globalisasi membuat beberapa pergeseran nilai dan budaya dalam kehidupan masyarakat, serta kurangnya pemahaman terhadap Al Quran. Oleh karena itu, perlu adanya pembinaan yang dilakukan secara konsisten terhadap generasi muda atau anak-anak. Salah satu solusi demi melawan gempuran era glonalisasi yang semakin mejadi-jadi, maka keberadaan TK/TPA sangatlah membantu sebagai sarana atau wadah anak-anak untuk belajar. Desa Balle yang terletak di kecamatan Kahu ini termasuk desa yang TK/TPA nya dianggap aktif. Keberadaan TK/TPA sangat membantu para orang tua dalam mendidik anak mereka, terlebih lagi desa Balle merupakan desa dengan mayoritas penduduk bermata pencaharian sebagai petani. Tujuan pelaksanaan kegiatan pembinaan Al Quran di daerah pedesaan agar lebih mendekatkan masyarakat dan meningkatkan pemahaman mengenai Al Quran sebagai genjatan pemblajaran Al Quran secara intensif dan mendunia. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan menjelaskan dan menggambarkan secara detail kegiatan pembelajaran yang diterapkan. Hasil dari kegiatan pembinaan Al Quran menunjukkan respons siswa yang sangat baik, mereka aktif bertanya dan antusias mengikuti pemblajaran. Saran dalam kegiatan pembinaan Al Quran adalah perlunya tidakan kerja sama antara tenaga pendidik dan orang tua santri untuk melakukan pendamingan lebih lanjut agar upaya dalam menumbuhkan sikap cinta Al Quran sejak dini terhadap santri bukan hanya di TK/TA tetapi juga di lingkungan keluarga.
PENGEMBANGAN PEMAHAMAN MASYARAKAT DALAM KITAB TAFSIR AYAT-AYAT AHKAM ASH-SABUNI DI DESA LABUAJA KECAMATAN KAHU KABUPATEN BONE Muhsinah Muhsinah; Nazaruddin Nazaruddin; Siar Ni'mah; Hawirah Hawirah; Imam Zarkasyi Mubhar
INKAMKU : Integrasi Akademisi dan Masyarakat yang Berkualitas Vol 2 No 1 (2023): INKAMKU : Journal of Community Service
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/inkamku.v1i2.1704

Abstract

Kegiatan pengembangan keagamaan masyarakat untuk mewujudkan pengabdian kepada masyarakat melalui kajian kitab Tafsir Ayat Ahkam as-Shabuni. Ayat Al-Qur'an mengatur hubungan antara manusia dengan Allah SWT, juga mengatur hubungan manusia antar manusia lainnya. Ayat-ayat hukum dalam Al-Qur'an dan tafsirnya secara umum dan secara keseluruhan kurang mendapat perhatian yang cukup di Desa Labuaja. Pelaksanaan program kerja ini diawali dengan melakukan observasi lapangan serta usulan perangkat desa sehingga dari hasil observasi tersebut terancanglah sebuah program kerja yang bertemakan pengembangan pemahaman masyarakat dalam kitab tafsir ayat-ayat ahkam ash-sabuni di desa labuaja kecamatan kahu kabupaten Bone. Metode yang di terapakan berupa metode ceramah. Hasil program kerja tersebut menunjukkan pentingnya program pengabdian masyarakat dengan melihat manfaat yang dirasakan oleh masyarakat.
Pembinaan TKA/TPA Nurul Amin Desa Kompang Kecamatan Sinjai Tengah Kabupaten Sinjai Muslimin Muslimin; Siar Nimah; Asriadi Asriadi
INKAMKU : Integrasi Akademisi dan Masyarakat yang Berkualitas Vol 2 No 2 (2023): INKAMKU : Journal of Community Service
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/inkamku.v2i1.2173

Abstract

The educational institutions, both formal and non-formal, have their respective contributions. TKA/TPA is a non-formal institution in charge of religion devoted to children's education. This community service activity targets TKA/TPA in Kompang Village, Central Sinjai District, Sinjai Regency, to be precise TKA/TPA Nurul Amin. The purpose of carrying out this coaching activity is to increase the religious mastery of students and female students, especially in terms of memorizing short surahs, so that this activity focuses on providing material on how to memorize quickly and accurately. In addition, the implementation of this activity is carried out using the face-to-face method, so that children can also directly improve their Al-Qur'an reading both from the makhraj, the character of the letters, and the fluency of their memorization. In the future, it is hoped that activities like this can be carried out continuously given the need to provide experience and knowledge of religious material from an early age.
SILATURRAHMI DALAM PERSPEKTIF SUNNAH (SUATU KAJIAN HADIS MAUDHU’I DENGAN PENDEKATAN ILMU MA’ANI AL-HADIS) Firdaus Firdaus; Siar Nimah
Jurnal Al-Mubarak: Jurnal Kajian Al-Qur'an dan Tafsir Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Al-Mubarak
Publisher : LP2M IAIM Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-mubarak.v11i1.4628

Abstract

Silaturahmi (maintaining family and social ties) is a fundamental teaching in Islam that regulates human and social relations. This article aims to analyze the virtues, positive impacts, and threats of severing silaturahmi from the perspective of the hadiths of Prophet Muhammad ﷺ, while reviewing its relevance to modern scientific findings and its contextualization in the digital era. This study employs a qualitative approach with a descriptive-analytical library research method using a thematic hadith approach (maudhu’i) and the science of ma’ani al-hadis. The results indicate that the Prophet's hadiths consistently emphasize the virtues of silaturahmi, such as expanding sustenance, prolonging life, and gaining Allah's assistance. Scientifically, the meaning of "long life" is manifested both qualitatively (the blessings of life) and quantitatively (physical and mental health), which aligns with contemporary research on the positive impact of social relationships on human immunity and life expectancy. Conversely, severing silaturahmi is categorized as a major sin (kaba’ir) with the threat of immediate punishment in this world and being barred from entering heaven. In the modern era, the essence of silaturahmi can still be maintained through digital media as a solution to overcome distance barriers without diminishing the substance of human values taught by the sunnah.