Farid Rusdi
Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Published : 60 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Perilaku Pengguna Media Sosial (Studi pada Mahasiswa Perguruan Tinggi Raharja) Viviani Kembar Lestari; Farid Rusdi
Koneksi Vol 1, No 2 (2017): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v1i2.2046

Abstract

Media sosial banyak digunakan oleh mahasiswa untuk kegiatan berkomunikasi dan bersosialisasi. Dalam penggunaan media sosial membawa dampak baru yang berpengaruh pada perubahan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perubahan sikap mahasiswa pengguna aktif media sosial dalam berinteraksi sosial. Penelitian ini menggunakan beberapa teori, antara lain teori komunikasi, teori media sosial, teori sikap dan interaksi sosial. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Penulis melakukan wawancara, observasi, dan penelusuran data online serta studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini didapat bagaimana sikap mahasiswa sebagai pengguna aktif media sosial. Dilihat dari cara berkomunikasi dan berinteraksi mahasiswa pada saat sebelum menggunakan media sosial dan sesudah menggunakan media sosial. Sebelum menggunakan media sosial kegiatan komunikasi dominan dilakukan secara tatap muka atau secara langsung. Sebelum menggunakan media sosial juga dianggap kurang praktis untuk melakukan penyebaran pesan atau informasi ke banyak orang. Namun setelah menggunakan media sosial mahasiswa dapat dimudahkan dalam hal mendukung kegiatan perkuliahan. Tetapi di sisi lain penggunaan media sosial oleh mahasiswa dapat menimbulkan sikap tidak peduli dengan lingkungan sekitar, sikap boros, mahasiswa menjadi pemalas dan bahkan dapat juga menyebabkan kecemburuan sosial.
Analisis Penerapan Kode Perilaku Suara.com Dalam Mencegah Pemberian Narasumber Yunita Yunita; Farid Rusdi
Koneksi Vol 1, No 2 (2017): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v1i2.2051

Abstract

Penelitian ini membahas tentang analisis penerapan kode perilaku Suara.com dalam mencegah pemberian narasumber. Media online merupakan media yang sangat dekat dengan masyarakat, salah satunya Suara.com. Media Suara.com memiliki kode perilaku dan kesejahteraan yang sudah memadai, sehingga wartawan harus mentaati peraturan-peraturan. Penelitian ini menggunakan teori elemen jurnalisme, etika dan teori yang berujung dengan konsep jurnalistik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian ini adalah kesejahteraan lebih penting daripada kode etik jurnalistik dan peraturan perusahaan untuk mencegah wartawan menerima amplop.
Analisis Framing Pemberitaan Praperadilan Setya Novanto Dalam Kasus Korupsi E-KTP Oleh Sindonews.com Dan Kompas.com Benedictus Galih Setiadi; Farid Rusdi
Koneksi Vol 1, No 2 (2017): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v1i2.1968

Abstract

Gugatan praperadilan yang diajukan Setya Novanto dalam kasus korupsi KTP Elektronik dianggap cacat hukum oleh sejumlah pihak. Momen tersebut digunakan sejumlah media untuk memberitakan hasil dari putusan praperadilan tersebut. Cara pemberitaan dan  pandangan yang digunakan media berbeda-beda. Hal itu bergantung pada kepentingan  media. Sindonews.com dan Kompas.com dipilih sebagai media online yang memberitakan hasil gugatan Setya Novanto karena memiliki segmentasi pemberitaan yang mengarah kepada ranah politik serta memiliki ciri khas dalam melengkapi konten. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yang bersifat deskriptif karena menjelaskan realitas yang ada dengan penafsiran peneliti. Adapun metode yang dipilih dalam penelitian ini adalah model framing dari Zhongdan Pan dan Gerald M. Kosicki. Adapun berita yang dipilih dari kedua media sebanyak 12 berita edisi 30 September 2017. Dari hasil penelitian, konten yang dimuat kedua media tersebut tidak dipengaruhi oleh ideologi dari masing-masing pemilik media. Namun, dalam Sindonews.com muncul ketidakkonsistenan dalam pemberitaan, menggunakan kata yang menarik perhatian pembaca dengan pemilihan narasumber yang kurang berimbang. Sementara, Kompas.com lebih berhati-hati dalam menggunakan kata dan pemilihan narasumber, meskipun sebagian berita mengandung unsur keberpihakan.
Strategi Redaksi Media Online Okezone.com dalam Menarik Minat Generasi Milenial Natasha Oktalia; Farid Rusdi
Koneksi Vol 5, No 1 (2021): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v5i1.10133

Abstract

Online media currently has a target audience among millennials. This is because online media uses a number of platforms or portals like social media which are widely used by millennials, such as Instagram, Youtube, Facebook, and others. Online media upload a number of content and articles every day. This research is to determine the online.com media editorial strategy in attracting the interest of the millennial generation. The research method used in this research is a qualitative research method with a case study approach and interviews. The results of this study indicate that the strategy of Okezone.com online media to attract the millennial generation's greatest interest is the use of social media and using a number of features that have been provided from social media. The use of social media is very interesting and gets a lot of attention from the millennial generation and is considered effective. The Okezone.com method is considered effective and appropriate in the use of social media as a forum or a way to attract this interest. In addition, one of the very interesting advantages of online media is the speed with which information circulates on the internet, so that readers or audiences can quickly find out what phenomena or information is currently viral or taking place and only use the help of an internet connection.Media online saat ini memiliki target pembaca di kalangan milenial. Hal ini karena media online menggunakan sejumlah wadah atau portal layaknya media sosial yang banyak digunakan oleh milenial, seperti Instagram, Youtube, Facebook, dan lain-lain. Media online menggunggah sejumlah konten dan artikel setiap harinya. Penelitian ini guna mengetahui strategi redaksi media online.com dalam menarik minat generasi milenial. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian dengan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi dari media online Okezone.com untuk menarik minat generasi milenial salah satu yang terbesarnya adalah dengan penggunaan media sosial dan menggunakan sejumlah fitur yang sudah disediakan dari media sosial tersebut. Pengguanaan media sosial sangat menarik dan mendapatkan banyak perhatian dari generasi milenial dan dianggap efektif. Cara Okezone.com dinilai efektif dan tepat dalam penggunaan media sosial sebagai wadah atau cara menarik minat tersebut. Selain itu, salah satu keunggulan yang sangat menarik pada media online adalah cepatnya informasi yang beredar di jejaring internet, sehingga para pembaca atau audience dengan cepat dapat mengetahui fenomena atau apa kejadian dan informasi yang sedang viral atau berlangsung dan hanya menggunakan bantuan dari koneksi internet.
Analisis Komentar Followers terhadap Identitas Gender Beauty Influencer Laki-Laki di Instagram Valent Novitaria; Farid Rusdi
Koneksi Vol 5, No 2 (2021): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v5i2.10291

Abstract

A phenomenon that starts to become popular in social media, especially Instagram, is becoming a content creator that focuses on beauty, also known as beauty influencer. Beauty influencers are identical to pretty and feminine concepts, but as the time goes by, male beauty influencers started to emerge as well. This created positive and negative opinions in society, especially about their gender identities. In Indonesia, genderless issue starts to attract public attention. Many people started to question the stiff gender categories by expressing their opinions regarding this phenomenon. This research was conducted with qualitative approach with Teun Van Dijk text analysis method. Data collection was conducted by observations, interviews, and documentations. Based on analysis, it is found that changes in society may affect an individual's social system, attitude, value, and behavioural pattern. People in the past recognise that men are masculine and women are feminine. Nowadays, gender limitation line is getting thinner, prioritising human rights. This proves that the perception of gender identities in the society are slowly changing.Salah satu fenomena yang marak di media sosial khususnya Instagram adalah menjadi content creator di bidang kecantikan atau yang biasa disebut dengan beauty influencer.Beauty influencer identik dengan konsep cantik dan feminine. Seiring perkembangan zaman, saat ini ada pula beauty influencer berjenis kelamin laki-laki. Hal tersebut memunculkan berbagai opini positif maupun negatif dalam masyarakat, khususnya mengenai identitas gender yang mereka tampilkan. Di Indonesia, isu genderless semakin menjadi perhatian publik. Orang-orang mulai mempertanyakan kategori gender yang kaku dan mengemukakan berbagai pendapat atas fenomena ini. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan penelitian kualitatif menggunakan teknik analisis wacana Teun Van Dijk. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis dapat diketahui bahwa adanya perubahan dalam masyarakat dapat mempengaruhi sistem sosial, sikap, nilai, dan pola perilaku individu. Masyarakat pada zaman dulu memiliki persepsi bahwa pria harus maskulin dan perempuan feminin. Sementara zaman sekarang, garis pembatasan gender semakin tipis dan lebih mengutamakan hak manusia. Hal tersebut membuktikan bahwa persepsi mengenai identitas gender yang ada dalam masyarakat sudah perlahan-lahan berubah.
Makna Perayaan Onde dalam Komunikasi Antarbudaya Tionghoa di Indonesia Novita Novita; Farid Rusdi
Koneksi Vol 2, No 1 (2018): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v2i1.2441

Abstract

Komunikasi memiliki kaitan yang erat dengan budaya. Komunikasi dapat membuat suatu budaya dapat bertahan. Indonesia memiliki beragam budaya dan etnis. Perayaan onde merupakan suatu budaya yang masih dirayakan oleh etnis Tionghoa di Indonesia. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi antarbudaya, makna, akulturasi, media baru dan media sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif wawancara secara mendalam. Data yang dianalisis diperoleh dari hasil wawancara mendalam dengan dua key informant dan dua narasumber. Untuk melestarikan budaya tersebut Koko Cici Jakarta membuat Festival “Ondeternal Love” yang memiliki makna penting.
Pengaruh Praktik Citizen Journalism terhadap Pemenuhan Kebutuhan Informasi Masyarakat Pada Akun Instagram @JKTINFO di Jakarta Ryo Ryo; Farid Rusdi
Koneksi Vol 5, No 2 (2021): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v5i2.10333

Abstract

In an era that is all digital, where the exchange of messages occurs so fast and obtains information via the internet. The public can get national and foreign information and news. The most widely used information dissemination now is social media. The most popular social media in the past few years is Instagram. One of them is the @Jktinfo account, an online media that practices citizen journalism, which has been trusted as a credible media based on information content in the city of Jakarta. The author is interested in seeing the effect of citizen journalism practices on meeting the information needs of the public on the @Jktinfo Instagram account in Jakarta. The purpose of this study was to see the effect of citizen journalism practices on online media @Jktinfo on meeting the information needs of the community. The theories used in this research are (E) new media theory, social media, citizen journalism, usability and satisfaction theory, and information needs. The method used in this research is quantitative method. The sample selection technique used is a non-probability sampling technique with a convenient type of sample selection technique. Collecting data in this study is by means of a questionnaire to 150 respondents who are followers of the @jktinfo account and become citizen journalism in the Jakarta area. The results showed that citizen journalism has a significant influence on meeting the information needs of the public in Jakarta.Di era yang serba digital dimana pertukaran pesan terjadi begitu cepat dan mendapatkan informasi melalui internet. Masyarakat dapat memperoleh informasi dan berita nasional maupun mancanegara. Penyebaran informasi yang sangat ramai digunakan sekarang adalah media sosial. Media sosial yang sangat populer beberapa tahun kebelakang adalah instagram. Salah satunya adalah akun @Jktinfo merupakan media online yang melakukan praktik jurnalisme warga yang telah dipercaya sebagai media yang kredibel dengan berbasis konten informasi di wilayah kota Jakarta. Penulis tertarik untuk melihat pengaruh praktik jurnalisme warga terhadap pemenuhan kebutuhan informasi masyarakat pada akun Instagram @Jktinfo di Jakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh praktik jurnalisme warga pada media online @Jktinfo terhadap pemenuhan kebutuhan informasi masyarakat. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu (E) teori media baru, media sosial, jurnalisme warga, teori kegunaan dan kepuasan, dan kebutuhan informasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Teknik pemilihan sampel yang digunakan adalah teknik non probability sampling dengan jenis teknik pemilihan sampel secara nyaman. Pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan cara kuesioner kepada 150 responden yang merupakan pengikut dari akun @jktinfo dan menjadi citizen journalism di wilayah Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citizen journalism memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan informasi masyarakat di Jakarta.
Pengaruh Tayangan Rosi "Ganja: Mitos Dan Fakta" terhadap Persepsi Mahasiswa Jakarta Barat Ricardo Kurniadi; Farid Rusdi
Koneksi Vol 4, No 2 (2020): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v4i2.8175

Abstract

 One of the most viral talk show and a lot of people in Indonesian talk about it is Rosi “Cannabis: Myth and Fact”. The topic raised was cannabis, a plant that was highly negatively by Indonesians and entered into narcotics law group number 1, but turned out have a positive side for medical as discussed in the broadcast. This is evidenced by data collected from outside Indonesia such as USA, Netherlands and other countries that have legalized cannabis that this plant is very effective for medical. While cannabis in Indonesia is strictly forbidden for any reason. This study aims to determine the effect of Rosi show “Cannabis “myth and fact” can change negative perception about cannabis to be positive among west Jakarta students. This research method uses quantitative with 150 respondents from West Jakarta students who watched the show. In this research, the data analysis used is Validity Test, Reliability Test, Correlation Coefficient Test, Determination Coefficient Test, Simple Linear Regression Test. From the result of this study, it was found that there was an influence of the Rosi show “Cannabis: Myth or Fact” on the perception of West Jakarta students, which amounted to 21,3% perception (Y) imfluence impressions and the remaining 78,7% influenced by other factors such as book Cannabis Tree Story, internet articles and other factors.Salah satu tayangan talk show yang viral dan ramai dibicarakan di Indonesia adalah Rosi “Ganja: Mitos dan Fakta”. Didalam talk show ini, topik yang diangkat adalah Ganja, tanaman yang sangat dipandang negatif oleh masyakat Indonesia dan masuk ke dalam undang-undang narkotika golongan 1 ternyata memiliki sisi positif untuk kebutuhan medis seperti yang dibahas ditayangan tersebut. Hal ini dibuktikan oleh data yang telah dikumpulkan dari luar Indonesia seperti Amerika, Belanda dan negara lainnya yang telah melegalkan ganja bahwa tanaman ini sangat berkhasiat untuk medis. Sedangkan ganja di Indonesia sangat dilarang penggunaanya dengan alasan apapun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tayangan Rosi “Ganja: Mitos dan Fakta” dapat mengubah persepsi negatif tentang ganja menjadi positif dikalangan mahasiswa Jakarta Barat. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan jumlah responden 150 mahasiswa Jakarta Barat yang menonton tayangan tersebut. Dalam penelitian ini, analisis data yang digunakan adalah Uji Validitas, Uji Realibilitas, Uji Koefisien Korelasi, Uji Koefisien Determinasi, Uji Regresi Linear Sederhana. Dari hasil penelitian ini, ditemukan bahwa terdapat pengaruh dari tayangan Rosi “Ganja: Mitos dan Fakta” terhadap persepsi mahasiswa Jakarta Barat, yaitu sebesar 21,3% persepsi (Y) dipengaruhi oleh tayangan dan sisanya 78,7% dipengaruhi oleh faktor lain seperti buku Hikayat Pohon Ganja, artikel internet dan faktor lainnya.
Studi Kesenjangan Motif dan Kepuasan Followers dalam Mengikuti Akun @tmcpoldametro di Instagram Nathania Nathania; Farid Rusdi
Koneksi Vol 2, No 2 (2018): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v2i2.3927

Abstract

Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya merupakan salah satu bagian penting dalam mendistribusikan informasi mengenai kondisi lalu lintas kepada masyarakat. TMC Polda Metro Jaya awalnya dirintis pada 1997 melalui call center, namun sekarang sudah berkembang melalui media sosial, salah satunya Instagram. Akun Instagram @tmcpoldametro menarik untuk diteliti karena merupakan salah satu akun yang menyampaikan informasi resmi dari instansi negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motif terkuat yang mempengaruhi para followers serta tingkat kepuasan followers setelah mengikuti akun @tmcpoldametro. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah followers @tmcpoldametro yang saat ini berjumlah 447.100 akun dengan sampel 100 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan tertinggi adalah kepuasan informasi, sedangkan kepuasan terendah adalah kepuasan integrasi dan interaksi sosial. Secara keseluruhan, terdapat kesenjangan antara motif dan kepuasan yang didapatkan followers dalam mengikuti akun @tmcpoldametro di Instagram. Sebagian besar responden merasa puas bahkan sangat puas setelah mengikuti akun Instagram @tmcpoldametro.
Pengaruh Penggunaan Media Sosial Line Terhadap Minat Membaca Fitur Line Today Novita Halim; Farid Rusdi
Koneksi Vol 1, No 1 (2017): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v1i1.1370

Abstract

Pada masa kini komunikasi merupakan salah satu hal yang penting untuk dapat berinteraksi dengan orang lain. Cara berkomunikasi juga relatif lebih mudah dengan hadirnya media sosial yang memudahkan kita untuk berkomunikasi. Salah satunya adalah Line. Line menjadi salah satu banyak menarik perhatian para pengguna media sosial saat ini. Baru-baru ini Line mengeluarkan fitur baru yang dapat memudahkan penggunanya mencari informasi. Fitur tersebut adalah Line Today. Line Today merupakan sebuah layanan berita global yang menyediakan beragam berita terkini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh penggunaan media sosial Line terhadap minat membaca fitur Line Today pada mahasiswa/i studi Ilmu Komunikasi Universitas Bunda Mulia. Penelitian ini dilakukan dengan membagikan kuesioner kepada 100 mahasiswa yang merupakan pengguna aktif media sosial Line. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitan kuantitatif dengan menggunakan metode survey. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media sosial Line memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap minat membaca fitur Line Today pada mahasiswa/i studi Ilmu Komunikasi Universitas Bunda Mulia.