Farid Rusdi
Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Published : 60 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Framing Detik.com dan Kompas.com Terhadap Pemberitaan Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia Nishya Gavrila; Farid Rusdi
Koneksi Vol 3, No 2 (2019): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v3i2.6396

Abstract

On July 29, 2019, Jakarta's air quality was ranked first on the AirVisual.com website with the worst air quality statement in the world. According to AirVisual.com, Jakarta's Air Quality Index (AQI) stands at 188, which means the air quality in Jakarta is not healthy. On the same date, Detik.com and Kompas.com reported on the poor quality of Jakarta's air. The reason the author chose the latter is because based on the Alexa.com site, both news portals have the highest number of visitor readers in Indonesia. This study aims to determine and analyze Detik.com and Kompas.com in framing unhealthy air quality in Jakarta. The approach in this study uses a constructivist paradigm. by using Robert N. Entman's framing model that defines problems, diagnoses causes, makes moral judgment and recommendation treatment. From the results of this study, Detik.com further explained the response of Anies Baswedan regarding poor air quality in Jakarta, while on Kompas.com that poor air quality in Jakarta was a challenge for the government and the government could be convicted if it continued. Pada tanggal 29 Juli 2019, kualitas udara Jakarta menempati peringkat pertama di situs AirVisual.com dengan pernyataan kualitas udara terburuk di dunia. Menurut AirVisual.com, Air Quality Index (AQI) Jakarta berada pada angka angka 188, yang artinya kualitas udara di Jakarta tidak sehat. Pada tanggal yang sama Detik.com dan Kompas.com memberitakan tentang buruknya kualitas udara Jakarta. Alasan penulis memilih kedua tersebut karena berdasarkan situs Alexa.com, kedua portal berita tersebut memiliki jumlah pengunjung pembaca terbanyak di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Detik.com dan Kompas.com dalam membingkai kualitas udara di Jakarta yang tidak sehat.Pendekatan dalam penelitian ini memakai paradigma konstruktivis, dengan menggunakan framing model Robert N. Entman yakni define problems, diagnose cause, make moral judgement dan treatment recommendation. Dari hasil penelitian ini, Detik.com lebih menjelaskan tanggapan dari Anies Baswedan terkait buruknya kualitas udara Jakarta, sementara pada Kompas.com bahwa buruknya kualitas udara di Jakarta merupakan tantangan pemerintah dan pemerintah bisa dipidana jika terus dibiarkan.
Analisis Framing Pemberitaan LGBT di Media Online (Kasus Prostitusi Gay Tanggal 01 September di Republika.co.id) Ognin Prina Karunia; Farid Rusdi
Koneksi Vol 1, No 1 (2017): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v1i1.1398

Abstract

Berbagai media memberitakan kasus prostitusi gay terutama media online yang memiliki akses tercepat dalam pemberitaan dengan pandangan dalam menyeleksi dan menonjolkan isu terhadap suatu berita. Penelitian mengenai pemberitaan LGBT di media online ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana framing pemberitaan LGBT terkait kasus prostitusi gay pada tanggal 1 September 2016 di Indonesia pada media online Republika.co.id. Berita  mengenai penjualan anak laki-laki kepada kaum gay di Bogor. Penelitian ini menggunakan kerangka teori komunikasi massa, jurnalistik online dan kode etik jurnalistik. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik analisis framing Zhong Dan Pan dan Gerald M. Kosicki yang memiliki empat perangkat analisa yaitu struktur sintaksis, struktur skrip, struktur tematik dan struktur retoris. Dengan penelitian ini penulis dapat menyimpulkan bahwa pemberitaan kasus prostitusi gay pada Republika.co.id mengandung kekerasan secara simbolis, dilihat dari pemilihan judul, penekanan kata-kata, pernyataan-pernyataan, gambar dan pemilihan narasumber.
Analisis Resepsi Mengenai Kritik Sosial dalam Komik Online (Studi Deskriptif Pemaknaan Pembaca Line Webtoon 304th Study Room Tentang Bullying dalam Dunia Pendidikan) Rani Febriyani; Farid Rusdi; Septia Winduwati
Koneksi Vol 2, No 1 (2018): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v2i1.2442

Abstract

Penelitian ini membahas tentang kritik sosial yang dimuat dalam komik. Komik Online, 304th Study Room keluaran dari Line Webtoon adalah salah satu komik yang mengkritik pemerintahan di Indonesia terutama tentang masalah pendidikan. Dengan permasalahan tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan resepsi pembaca terhadap kritik yang diutarakan creator 304th Study Room. Metode yang digunakan yaitu analisis encoding-decoding dari Stuart Hall, dengan jenis penelitian kualitatif yang berfokus pada resepsi pembaca. Data diperoleh dari hasil wawancara terhadap informan dari kalangan siswi SMA/K dan mahasiwa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua informan berada pada hegemoni dominan yaitu menyetujui komik 304th Study Room sangat mengkritik dalam kasus bullying atau penindasan di sekolah. Dua informan ada pada posisi negosiasi yaitu menyetujui komik tersebut sangat mengkritik tetapi di kehidupan nyata sangat jarang ditemui. Satu informan berada pada posisi oposisi yaitu menolak kritik tersebut karena komik bersifat hiburan. Latar belakang informan menjadi sangat berpengaruh karena menimbulkan makna yang berbeda tentang komik 304th Study Room.
Analisis Motif Penggunaan Aplikasi Media Sosial LINE (Studi Kasus terhadap Remaja Jakarta berusia 16-19 tahun) Linsye Linori Tanama; Farid Rusdi; Septia Winduwati
Koneksi Vol 1, No 1 (2017): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v1i1.1365

Abstract

Pada penelitian ini, penulis membahas tentang media komunikasi sosial, yakni media baru, khususnya dalam konteks motif penggunaannya. Dari berbagai media komunikasi sosial yang ada, penulis fokus pada aplikasi pesan instan LINE. Penelitian ini menggunakan kerangka pemikiran teori komunikasi, jenis komunikasi, new media, Uses and Gratification Theory, media sosial dan remaja. Penelitian ini menggunakan mixed-methods dengan sifat penelitian deskriptif. Data diperoleh dengan menyebarkan kuisioner kepada 30 responden dan melakukan wawancara mendalam dengan informan, yakni remaja Jakarta 16-19 tahun yang aktif menggunakan LINE. Hasil data kuantitatif menunjukkan bahwa remaja menggunakan LINE didasari oleh motif hiburan, yaitu penggunaan sticker. Kemudian dari data kualitatif menunjukkan bahwa remaja yang aktif menggunakan LINE didasari atas empat motif McQuail, yakni motif informasi (karena informan dapat mengakses berita LINE update), motif identitas pribadi (karena informan dapat menemukan penunjang nilai-nilai yang berkaitan dengan pribadi mereka sendiri), motif integrasi dan interaksi sosial (karena informan dapat berkomunikasi secara personal maupun grup melalui via chat, call, maupun video call), motif hiburan (karena informan merasa terhibur saat menggunakan aplikasi tersebut).
Analisis Framing Media Online Tentang Pemberitaan Pidato Prabowo “Tampang Boyolali” The Indra Lesmana Sutejo; Farid Rusdi
Koneksi Vol 2, No 2 (2018): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v2i2.3943

Abstract

Sebuah analisis tentang bagaimana media membingkai suatu peristiwa menjadi sebuah berita dengan sudut pandang yang berbeda antar media. Penelitian ini membahas tentang pemberitaan pidato Prabowo pada saat peresmian kantor pemenangan Prabowo-Sandi di Boyolali pada tanggal 30 Oktober 2018 tentang “Tampang Boyolali”. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan menggunakan analisis framing oleh Robert N. Entman. Hasil penelitian ini menemukan analisis tentang bagaimana media membingkai suatu berita berdasarkan tujuan politis yang ingin dicapai dalam Pilpres 2019 dan latar belakang kepemilikan media, serta munculnya istilah “Jurnalisme Kutipan” di mana media yang diteliti cenderung menggunakan kutipan narasumber sebagai bahan utama dalam penulisan berita.
Analisis Wacana (Analisis Teknik Propaganda) Film Captain America: Winter Soldier Willy Budianto; Farid Rusdi
Koneksi Vol 1, No 1 (2017): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v1i1.1385

Abstract

Media massa salah satunya melalui film, telah dimanfaatkan menjadi media untuk propaganda dan penyebaran budaya suatu negara. Hingga saat ini film menjadi media yang gencar terutama oleh negara Amerika Serikat sebagai penghasil film-film yang diminati oleh sebagian besar penduduk dunia. Penelitian ini menganalisis bagaimana teknik propaganda dalam film Captain America: Winter Soldier. Penelitian ini melakukan analisis wacana dalam film dan menganalisis teknik propaganda dari Film tersebut. Dalam penelitian ini menggunakan analisis wacana dari Van Dijk dan teori teknik propaganda yakni, name calling. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis wacana. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Film Captai America: Winter Soldier memiliki pesan propaganda yang ditunjukan melalui teknologi ataupun budaya dalam film sehingga membentuk citra yang baik terhadap negara Amerika Serikat. Selain itu propaganda negatif juga ditunjukan di film ini dengan mengaitkan hal-hal negatif dalam film ke Nazi Jerman serta komunisme.
Efektivitas Penggunaan Media Sosial @Kemendagri Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Informasi Publik (Survei Pada Pengikut Akun Instagram @Kemendagri) Novita Olivia; Farid Rusdi
Kiwari Vol. 1 No. 1 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i1.15463

Abstract

 In this digital era, it is easier for people to find information. The development of the digital era is currently happening very quickly in society with the internet. The emergence of the internet is then the existence of social media such as Instagram. Currently, many institutions have created special Instagram accounts to provide information to the public. One of the Ministry of Home Affairs government agencies has an Instagram social media account, namely @Kemendagri to upload information about the Ministry of Home Affairs. This study discusses the effectiveness of the use of @kemendagri social media in meeting the needs of public information. The theory in this study is satisfaction and use which explains that individuals can choose media to fulfill their needs through these media. This study uses quantitative research methods, survey methods and data collection techniques in this study through distributing questionnaires to 100 samples determined through probability sampling and simple random sampling. The results obtained by the correlation coefficient indicate a strong relationship between the variable X and variable Y. From the results of the coefficient of determination the contribution of variable X to variable Y is 54.2%. The results of hypothesis testing in this study showed that the independent variable had a positive and significant effect on the dependent variable. The conclusion that can be given is that the use of social media Instagram @kemendagri is effective in meeting the needs of public information through theory testing. Di era digital seperti sekarang ini, masyarakat semakin mudah untuk mencari informasi. Perkembangan era digital saat ini terjadi sangat cepat di masyarakat dengan adanya internet. Munculnya internet ini kemudian adanya media sosial seperti Instagram. Saat ini banyak institusi yang membuat akun Instagram khusus untuk memberikan informasi kepada masyarakat. Salah satu instansi pemerintah Kementerian Dalam Negeri memiliki akun media sosial Instagram yaitu @Kemendagri untuk mengunggah informasi seputar Kementerian Dalam Negeri. Penelitian ini membahas tentang efektivitas penggunaan media sosial @kemendagri dalam memenuhi kebutuhan informasi publik. Teori dalam penelitian ini adalah kepuasaan dan penggunaan yang menjelaskan bahwa individu dapat memilih media untuk pemenuhan kebutuhannya melalui media tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, metode survei dan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui penyebaran kuesioner kepada 100 sampel yang ditentukan melalui probability sampling dan simple random sampling. Hasil yang diperoleh koefisien korelasi menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara variabel X dan variabel Y. Dari hasil koefisien determinasi kontribusi variabel X terhadap variabel Y sebesar 54,2%. Hasil uji hipotesis dalam penelitian ini diperoleh hasil bahwa variabel bebas berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel terikat. Kesimpulan yang dapat diberikan adalah  penggunaan media sosial Instagram @kemendagri Efektif terhadap pemenuhan kebutuhan informasi publik melalui pengujian teori.
Peran Public Relations dalam Meningkatkan Citra PT. Jaya Perkasa Wibawa Chyntia Agustina Sunardi; Farid Farid
Kiwari Vol. 1 No. 1 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i1.15705

Abstract

The background of this research is to examine how the role of Public Relations in improving the company's image and maintaining the company's image so that this image can be achieved. This study uses public relations theory and image theory with descriptive qualitative research methods through case studies. Data collection is done by indepth interviews, observation and documentation. The results of this study that the role of Public Relations can improve the company's image, Public Relations from PT. Jaya Perkasa Wibawa is quite good at maintaining the relationship between internal stakeholders within the company and the image of PT. Jaya Perkasa Wibawa can also be classified as good. Latar belakang dari penelitian ini adalah peneliti ingin meneliti bagaimana peran Public Relations dalam meningkatkan citra perusahaan dan mempertahankan citra perusahaan. Penelitian ini menggunakan teori public relations dan teori citra dengan metode penelitian kualitatif deskriptif melalui studi kasus yang pengambilan datanya dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini bahwa peran Public Relations dapat meningkatkan citra perusahaan, Public Relation dari PT. Jaya Perkasa Wibawa cukup baik menjaga hubungan antara individu dalam perusahaan. Citra yang dimiliki PT. Jaya Perkasa Wibawa juga sudah dapat digolongkan baik.
Analisis Framing Pemberitaan PPKM di Media Kompas.com Farhan Ario Wibisono; Farid Rusdi
Kiwari Vol. 1 No. 2 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i1.15731

Abstract

This study discusses the framing analysis of limiting community activities news in Kompas.com Media. The purpose of this study is to find out how Kompas.com frames the news of the pros and cons of limiting community activities emergency Covid-19 DKI Jakarta through the mass media. The theory used for this study is the framing theory. framing theory is used to dissect the ideology or ways of a media when constructing facts. In other words, framing is an approach with the aim of knowing the perspective or perspective used by journalists in selecting issues and writing news. The research method used is the qualitative method. The research technique uses Robert's framing analysis technique. The concept of framing by Robert N. Entman is used to describe and highlight certain aspects of media reality. Robert N. Entman saw framing in two main dimensions, namely the selection of issues and emphasis or highlighting aspects of reality or certain issues. In the conception of Robert N. Entman, framing basically refers to the provision of definitions, explanations, evaluations, and recommendations of discourse to emphasize a certain frame of mind for the planned event. The result of this study is that Kompas.com has proven to do pro framing. This can be proven through Kompas news articles which provide support for the policy of imposing restrictions on community activities without cornering the government. Penelitian ini membahas tentang analisis framing pemberitaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat di media Kompas.com. Tujuan dilakukannya penelitian ini ialah agar dapat mengetahui bagaimana Kompas.com melakukan framing terhadap pemberitaan terkait pro-kontra Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Covid-19 DKI Jakarta. Teori dalam penelitian ini adalah teori framing. Teori framing dimaksudkan agar dapat menguraikan cara-cara ataupun ideologi di dalam suatu media tertentu dalam melaksanakan konstruksi untuk suatu fakta tertentu. Oleh karena itu, Framing merupakan suatu pendekatan dengan tujuan untuk mengetahui cara pandang atau perspektif yang wartawan gunakan dalam melaksanakan pemilihan isu dan juga menuliskan suatu berita tertentu. Metode Penelitian yang digunakan oleh peneliti ialah metode kualitatif. Teknik Penelitian ini mempergunakan teknik analisis framing Robert. N Entman. Konsep framing oleh Robert N. Entman berguna agar dapat menonjolkan ataupun mendeskripsikan berbagai aspek tertentu atas suatu realitas media tertentu. Robert N. Entman menyebutkan bahwa Framing ini memiliki dua dimensi utama, yakni melaksanakan pemilihan suatu isu dan juga penonjolan atauopun penekanan terhadap suatu aspek tertentu yang ada pada sebuah realitas. Di dalam konsepsi Robert N. Entman, Framing ini mengacu pada pendefinisian, penjelasan, pengevaluasian dan juga saran atas sebuah wacana agar nantinya menonjolkan kerangka berpikir tertentu pada suatu peristiwa yang sebelumnya sudah direncanakan. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa Kompas.com melakukan pembingkaian yang bersifat pro. Hal ini terbukti melalui artikel Kompas dengan Kiwari EISSN 2827-8763 Vol. 1, No. 2, Juni 2022, Hal 382-387 383 memberikan dukungan pada Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tanpa menyudutkan Pemerintah.
Pengaruh Persepsi Kredibilitas Vivanews terhadap Keputusan Pemilihan Portal Media Daring Darren Kusnadi; Farid Rusdi
Kiwari Vol. 1 No. 2 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i1.15741

Abstract

This study aims to determine the effect of Vivanews's perceived credibility on the online media portal selection decision. The sample selected using the purpose sampling method with 100 respondents who are followers of Instagram Viva.co.id. The data collection technique was carried out by distributing questionnaires using a Likert scale of 1-4. The theory used in this research is the theory of, media credibility, and the theory of consumer behavior and decisions to choose media. This research uses quantitative to determine the effect of the credibility variables as the X variable and the decision to choose the media as the Y variable. The data obtained and analyzed by conducting validation tests, reliability tests, T tests, R tests, normality tests. This research shows that the perception of credibility has an influence on the decision to choose the media by 14%. In the T-test, it can be seen that H0 is rejected and H1 is accepted, which means that there is an corelation between Vivanews credibility on the decision to choose an online media portal.Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi kredibilitas vivanews terhadap keputusan pemilihan portal media daring. Sampel yang dipilih menggunakan metode purposive sampling sebanyak 100 responden yang merupakan pengikut Instagram Viva.co.id. Peneliti melakukan teknik pengumpulan data dengan cara yang umum dilakukan yaitu penyebaran kuesioner menggunakan skala likert 1-4. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori, Kredibilitas media, dan teori Perilaku konsumen dan keputusan memilih media. Penilitian ini menggunakan kuantitatif untuk mengetahui pengaruh dari variabel – variabel kredibilitas sebagai variabel X dan Keputusan memilih media sebagai variabel Y. Data yang diperoleh dan di analisis dengan melakukan uji validasi, uji reliabilitas, uji T, Uji R, Uji Normalitas. Penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi kredibilitas memiliki pengaruh terhadap keputusan memilih media sebesar 14%. dalam Uji T dapat diketahui bahwa H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti bahwa adanya pengaruh antara kredibilitas Vivanews terhadap keputusan pemilihan portal media daring.