Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PEMANFAATAN SAMPAH RUMAH TANGGA SEBAGAI MEDIA BAGI TANAMAN PEKARANGAN RUMAH DI DESA HANSISI KECAMATAN SEMAU KABUPATEN KUPANG Agus Setyobudi; Luh Putu Ruliati; Soni Doke; Sigit Purnama; Soleman Landi
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2022
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/jpkmkelaker.v3i2.202

Abstract

Sampah yang dikelola tidak berada pada tempat yang menjamin keamanan lingkungan maka akan berdampak terhadap kesehatan masyarakat, lingkungan menjadi kumuh, dan menarik bagi berbagai binatang dan vektor penyakit, seperti lalat, kecoa, tikus dan anjing, yang dapat membawa penyakit. Potensi bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan misalnya diare, kolera, tipus dan jamur dapat menyebar dengan cepat, karena keberadaan sampah yang tidak dikelola dengan tepat serta dapat bercampur dengan air minum sehingga menjadi penyebab utama penyebaran penyakit. Salah satu cara pengelolaan sampah yang mudah diterapkan masyarakat dan dapat memberikan sumbangan terhadap kehidupan manusia adalah pengelolaan sampah organik menjadi pupuk atau yang biasa disebut sebagai komposting. Keunggulan pengelolaan sampah menjadi pupuk selain dapat mengurangi volume sampah juga dapat menyuburkan tanah karena beberapa unsur zat yang dikandung oleh sampah hasil olahan tersebut diperlukan oleh tanaman, sehingga tanaman menjadi subur. Hasil kegiatan yang telah dilaksanakan mendapat dukungan oleh Kepala Desa Hansisi Kecamatan Semau Kabupaten Kupang. Bentuk dukungan tersebut adalah menyediakan tempat/lokasi pelaksanaan kegiatan di Kantor Desa Hansisi dan peserta undanngan yang hadir sebanyak 20 peserta yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga, kepala keluarga serta perangkat desa di Desa Hansisi dan sekitarnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang yang dilakukan meliputi : pemberian informasi terkait jenis-jenis sampah beserta cara pengolahannya, hubungan sampah dengan penyakit dan praktik bersama langkah-langkah pembuatan pupuk kompos. Untuk menunjang aktivitas pembuatan kompos maka tim pengabdian kepada masyarakat telah membagikan alat dan bahan kepada seluruh peserta, beberapa alat dan bahan yang dibagikan meliputi ember (sebagai wadah komposter), pupuk bokasi (sebagai media campuran kompos), EM4 (cairan berisi bakteri untuk mempercepat penguraian), diharapkan setelah mereka dapat melakukan praktik secara mandiri di rumah yang diharapkan masyarakat lebih peduli terhadap sampah yang dihasilkan dengan cara diolah menjadi pupuk kompos serta mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir sampah.
PROMOSI KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DAN MANAJEMEN KEBERSIHAN MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Marylin S. Junias; Sarci Magdalena Toy; Enjelita Mariance Ndoen; Imelda F.E. Manurung; Soni Doke; Marselino K.P.A. Keraf
Abdimas Galuh Vol 5, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i1.8879

Abstract

Remaja merupakan kelompok yang memiliki kerentanan tinggi terhadap masalah kesehatan reproduksi, termasuk masalah kebersihan diri saat menstruasi. kurangnya akses informasi dan rendahnya pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi mempengaruhi masalah kesehatan reproduksi yang dialami remaja. Masalah rendahnya pengetahuan dan praktik pemeliharaan kesehatan reproduksi dan kebersihan menstruasi juga dialami oleh remaja di SMP Negeri 1 Amanuban Selatan. Tujuan kegiatan PPM ini adalah peningkatan pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi, dan kemauan menerapkan perilaku kebersihan diri saat menstruasi. Kegiatan yang dilaksanakan berupa penyuluhan mengenai kesehatan reproduksi remaja dan manajemen kebersihan menstruasi, dan pemberian paket kebersihan diri dan media promosi kesehatan mengenai kesehatan reproduksi dan kebersihan menstruasi. Hasil kegiatan PPM menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kemauan para siswi SMP Negeri 1 Amanuban Selatan untuk memperhatikan kesehatan reproduksi dan mempraktikkan kebersihan diri saat menstruasi. Pemberian penyuluhan dengan menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan simulasi juga telah membekali sebagian besar siswi peserta penyuluhan untuk menghadapi menstruasi pertamanya dengan tepat.  Keterlibatan dan partisipasi aktif pihak sekolah (guru dan siswa) menjadi faktor pendukung yang menguatkan tercapainya output penyuluhan. Pihak sekolah (siswa dan guru) diharapkan memiliki komitmen yang kuat untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan baru yang dimiliki mengenai kesehatan reproduksi dan manajemen kebersihan menstruasi.
Factors Related Factors of Malaria’s incidence in Tenateke Village, Working Area of Tenateke Health Center in Southwest Sumba Regency Aqwinata Anggraeni Dora; Soni Doke; Johny A.R Salmun
Lontar : Journal of Community Health Vol 5 No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/ljch.v5i1.5400

Abstract

Malaria is an infectious disease caused by the genus Plasmodium transmitted to humans through the bite of a female Anopheles mosquito. Epidemiologically, conditions arise due to three crucial factors: Host, Agent, and Environmental. Environmental factors related to Malaria consist of wall density, the use of wire netting, and the presence of mosquito breeding places. This study aimed to analyze the relationship between factors of wall density, use of wire netting, and the company of mosquito breeding places with the incidence of Malaria. This type of research was an analytical survey with a case-control study design. Specific and intensive education is necessary to raise community awareness of Malaria's environmental determinants. In April, this research was conducted in Tenateke Village, Tenateke Health Center Working Area, Wewewa Selatan District, Southwest Sumba Regency. The research population was the people of Tenateke Village, who experienced cases of Malaria among as many as 65 people and 65 controls. Data was collected by using interview and observation techniques. The results of this study indicated that wall density (p-value = 0.000), use of wire netting (0.006), and the presence of mosquito breeding sites (p-value = 0.001) had a significant relationship with the incidence of Malaria.
Analysis of Factors Related to Occupational Accidents on Rice Farmers Merlynda Feoh; Jacob Matheos Ratu; Soni Doke
Pancasakti Journal Of Public Health Science And Research Vol 3 No 3 (2023): PJPHSR
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Pancasakti, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/pjphsr.v3i3.605

Abstract

Kecelakaan dan penyakit pada petani yang berdampak pada penurunan kinerja petani sehingga dapat menimbulkan kerugian bagi petani baik secara sosial maupun ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kecelakaan kerja pada petani sawah di Desa Mata Air Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey analitik dengan rancangan Cross Sectional, dengan jumlah populasi 395 dan sampel 80 petani sawah di Desa Mata Air Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang. Analisis yang digunakan menggunakan chi square. Hasil penelitian menujukan bahwa faktor yang berhubungan dengankecelakaan kerja pada petani sawah di Desa Mata Air Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang yaitu, penggunaan peralatan pertanian, sikap kerja (p= 0,001), kualitas tidur (p= 0,002) ,lama kerja ,sarapan sebelum bekerja (p= 0,000). Pada penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan bagi para petani tentang kecelakaan kerja pada petani sawah.
Description of Risk Factors For Work Accidents Among Tofu Factory Workers in Kupang City Eunike Dewa Dato; Anderias Umbu Roga; Soni Doke
Pancasakti Journal Of Public Health Science And Research Vol 3 No 3 (2023): PJPHSR
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Pancasakti, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/pjphsr.v3i3.623

Abstract

Kecelakaan kerja merupakan suatu kejadian yang tidak diinginkan yang dapat merugikan manusia. Faktor penyebab terjadinya kecelakaan kerja adalah faktor manusia yang terdiri dari umur, jenis kelamin, pendidikan, penggunaan alat pelindung diri, perilaku. Faktor lingkungan meliputi kebisingan, suhu dan lantai licin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko lingkungan kerja di Pabrik Tahu di Kota Kupang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja pabrik tahu di kota Kupang yang berjumlah 40 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia di bawah <30 tahun yaitu 62,5%. Semua responden adalah 100% laki-laki dan tidak menggunakan alat pelindung diri secara lengkap. Tingkat pendidikan sebagian besar responden adalah 42,5% di SMA. Responden berperilaku kurang baik, 42,5%. Tingkat kebisingan di pabrik tahu, 80-90 dBA. Suhu panas di pabrik tahu adalah 30-32℃. Responden menyatakan bahwa lantai tempat mereka bekerja terasa licin 55%. Diharapkan lebih aktif dalam memastikan kepatuhan terhadap kondisi kesehatan dan keselamatan kerja di tempat kerja, serta menggunakan alat pelindung diri secara lengkap guna meminimalisir kecelakaan kerja.