Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT

PENANAMAN NILAI-NILAI KEBANGSAAN PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI TAPANULI SELATAN SIREGAR, ERWIN
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2647.448 KB)

Abstract

Nationalism is a belief held by most people in which they expressed a sense of nationhood as a feeling of belonging together within a nation. In the practice of everyday life of the students in the southern Tapanuli has not been able to demonstrate the values ​​of nationalism. Strengthening the sense of nationhood on the whole nation to be touching sense of justice in order to build a sense of togetherness that round. In realizing the actualization is that various gaps must be narrowed even abolished. For example in the areas of society the students do not understand that they all have to live in a society with people around without regard to the differences that exist in the field of state while the students should understand that they all have to abide by and adhere to the government and the state. This understanding is all they get from the material presented cottage teachers. So, in essence, needed a way to print the spirit of nationalism.
KEBIJAKAN PEMERINTAH HINDIA BELANDA TERHADAP PENDIDIKAN KAUM BANGSAWAN DI INDONESIA ( 1900-1920) Siregar, Erwin
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (894.037 KB)

Abstract

This research aims to know state of the implementation of the Dutch East Indies government ability in the field of education for the nobility Indonesia in 1900-1920. The method is the historical research methods. The collection data technique used documentation an literation study, while the analysis of the data used is analysis of qualitative data. The results showed that the Dutch East Indies Government’s education policy is given to the Indonesian people are preferred for the nobility Bumiputera. Dutch East Indies government policy of education for the nobility in Indonesia is in the form of the estabilishment of school institution. School that established by the Ducth Government for the nobility in Indonesia, among which: ELS.
MARDATU “PENGOBATAN TRADISIONAL DI ERA GLOBALISASI” Siregar, Erwin; Harahap, Mansyur Alamsyah; Pohan, Sahrudin
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.4910

Abstract

Remaja ketika meninggalkan rumah untuk menetap di lingkungan baru dapat berpeluang mengalami kerinduan yang mendalam terhadap rumah atau homesickness di tahun pertama perpindahan. Homesickness dapat berdampak negatif bagi seseorang sehingga dibutuhkan pemberian dukungan sosial salah satunya dari teman sebaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana keterkaitan dukungan dari teman sebaya dengan santri yang mengalami homesickness. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan korelasional. Penelitian ini dilakukan pada seluruh santri MTs IGBS Darul Marhamah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada keterkaitan yang negatif dengan taraf sedang dan signifikan, antara dukungan sosial teman sebaya dengan homesickness pada santri di MTs IGBS Darul Marhamah khususnya di tahun pertama. Ketika dukungan dari teman sebaya diperoleh para santri yang merujuk pada kenyamanan, kepedulian serta bantuan yang tersedia, memiliki peran untuk menurunkan tingkat homesickness yang dirasakan oleh para santri berupa keadaan emosional yang negative yang dikarenakan terpisah dari rumah dan figure terdekat. Selain itu dukungan informasi menjadi dukungan yang paling banyak dirasakan keberadaannya oleh santri. Hasil penelitian ini menyarankan untuk santri dapat melakukan kegiatan atau hobi bersama dengan teman untuk menumbuhkan relasi yang positif di pesantren.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN E-HOTS DALAM MENINGKATKAN KRITIS ANALITIS MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH Nury, Ulfah; Siregar, Erwin; Ramadhani, Aulia; Nasution, Parlagutan
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7626

Abstract

Pembelajaran merupakan serangkaian proses yang dilakukan oleh guru agar peserta didik belajar. Proses tersebut berisi seperangkat aktivitas yang dilakukan peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran. Sudjana menyatakan bahwa komponen-komponen penting dalam sebuah pembelajaran ada empat, yakni: tujuan, bahan ajar, metode, dan alat/penilaian. Kusaeri et.all menyatakan bahwa penilaian adalah suatu prosedur sistematis mulai dari mengumpulkan, menganalisis, serta menginterpretasikan informasi, yang digunakan untuk membuat kesimpulan tentang karakteristik seseorang atau objek. Melalui penilaian, seorang guru dapat mengambil keputusan apakah peserta didik sudah memenuhi target yang diinginkan atau masih memerlukan tindakan perbaikan. Standar penilaian pada abad 21 dilakukan dengan mengadaptasi model-model penilaian berstandar internasional salah satunya adalah HOTS (Higher Order Thinking Skill) untuk menilai apakah peserta didik sudah memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrument penilaian EHOTS dalam meningkatkan kritis analitis mahasiswa program studi Pendidikan Sejarah. Tempat penelitian dilakukan di prodi Pendidikan Sejarah Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Adapun teknik pengembangan instrumen penilaian dikembangkan melalui lima langkah yaitu (1) penelitian dan pengumpulan informasi, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk awal, (4) uji coba terbatas, (5) revisi produk awal, yang diadopsi dari langkah pengembangan Borg & Gall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas soal EHOTS dari 25 item soal terdapat 3 soal yang tidak valid. Sementara tingkat reliabilitas soal HOTS adalah 0,5899 dengan kategori sedang atau cukup, tingkat kesukaran soal EHOTS memiliki rata-rata 0,6168 dengan kategori cukup. Selanjutnya rata-rata daya pembeda yakni 0,2728 dengan kategori cukup.