Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL HUTAN TROPIS

KAJIAN FAKTOR FAKTOR PENYEBAB KEBAKARAN LAHAN DI DESA GUNTUNG UJUNG KECAMATAN GAMBUT Normela Rachmawati
Jurnal Hutan Tropis Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Hutan Tropis Volume 2 No 3 Edisi November 2014
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v2i3.2253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor panyebab kebakaran lahan yang terjadi di desa Guntung Ujung Kecamatan Gambut. Sedangkan manfaat dari penelitian ini adalah  sebagai bahan informasi bagi instansi terkait guna menentukan langkah pencegahan selanjutnya. Metode penelitian menggunakan kuesioner sebagai bahan wawancara dan objek penelitian adalah masyarakat desa Guntung Ujung dengan intensitas sampling 10 % dari 533 KK diperoleh jumlah responden sebanyak 53 orang. Data yang diperoleh dikumpulkan dan direkafitulasi, sebagian dalam skala kualitatif dilakukan pendekatan “analisa tabulasi”.sedangkan sebagian dalam skala kualitatif yaitu untuk mengetahui faktor apa saja penyebab kebakaran yang dilakukan masyarakat di desa Guntung Ujung dengan menggunakan uji “Chi square”. Hasil penelitian di desa Guntung Ujung terdapat 65 faktor-faktor penyebab dari 53 responden dengan menggunakan dk=3 dan pada tingkat kesalahan duga 5 % maka dieperoleh harga X2 tabel =7,815. Bila dibandingkan antara X2 hitung (94,34) ≥ X2 tabel (7,815), maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukan bahwa terlihat adanya perbedaan faktor-faktor penyebab kebakaran dari  tiap responden di desa Guntung Ujung. Faktor penyebab terbanyak yang dapat mengakibatkan kebakaran lahan yaitu pembuang puntung rokok dan korek api. Selain itu faktor-faktor lain yang menyebabkan kebakaran lahan yaitu pembersihan lahan, pembukaan lahan hutan dan api yang berasal dari daerah lain.
UPAYA PENCEGAHAN KEBAKARAN LAHAN DI DESA GUNTUNG UJUNG KECAMATAN GAMBUT, KALIMANTAN SELATAN Normela Rachmawati
Jurnal Hutan Tropis Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Hutan Tropis Volume 3 Nomer 2 Edisi Juli 2015
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v3i2.1520

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  upaya  pencegahan  kebakaran  lahan  yang  terjadi di desa Guntung Ujung Kecamatan Gambut. Metode penelitian menggunakan kuesioner sebagai bahan wawancara dan objek penelitian adalah masyarakat desa Guntung Ujung dengan intensitas sampling 10 % dari 533 KK sehingga diperoleh jumlah responden sebanyak 53 orang. Data dianalisis dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan uji “Chi square”. Hasil penelitian di desa Guntung Ujung terdapat 73 upaya pencegahan kebakaran dari 53 responden dengan menggunakan dk=4 dan pada tingkat kesalahan duga 5 % maka diperoleh harga X 2tabel =9,488 Bila dibandingkan antara X 2hitung (127,62) ≥ X2 tabel (9,488), maka  Ho  ditolak  dan  H1  diterima.  Hal  ini  menunjukan  bahwa  terlihat  adanya  perbedaan  upaya pencegahan kebakaran dari tiap responden di desa Guntung Ujung. Faktor upaya pencegahan kebakaran terbanyak yang dapat mengakibatkan kebakaran lahan yaitu membersihkan bahan bakar bawah tegakan hutan/lahan.Kata Kunci: Pencegahan, Kebakaran Lahan
KERAGAMAN JENIS TUMBUHAN BAWAH HUTAN RAWA GAMBUT DI KABUPATEN BANJAR Dina Naemah; Normela Rachmawati; Eny Dwi Pujawati
Jurnal Hutan Tropis Vol 8, No 3 (2020): Jurnal Hutan Tropis Vol 8 No 3 edisi November 2020
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v8i3.9630

Abstract

Differences in plant species are determined by genetic and environmental factors. Environmental factors are influenced by humans, so if environmental factors change, it can cause the diversity of growing species to change. Some of the characteristics of peat swamp forest are that it is always wet, has a layer of peat and has a more distinctive plant species because the soil is acidic. This research was conducted in peat swamp forest in Banjar district. This study aims to analyze the structure, composition and diversity index of undergrowth species in peat swamp forests.This research uses the compartmental path method, then analyzed by calculating the INP (Importance Value Index) based on the values of density, frequency and dominance. The study also calculates its diversity index. The results showed 24 species of undergrowth from 14 families. The highest Importance Value index was Papisangan (Ludwigia octovalis) from the Ongraceae family of 41.537%. The distribution value of the species is Banta (Megathyrsus sp) with the density value per hectare is 15.432%, the frequency value of Megathyrsus sp is 14.061% and the largest species dominance value is L. octovalis which is 14.513%. The diversity index for undergrowth was 2.79, meaning that the vegetation in the peat swamp forest had moderate diversity