Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Edukasi Dan Pendampingan Pengelolaan Sampah Organik Dan Anorganik Masyarakat Kelurahan Pancuran Kerambil Sibolga Yulia Anita Siregar; Fitriani; Vitria Larseman Dela; Ainun Mardiyah Lubis; Eli Marlina Harahap
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/849sjh66

Abstract

Keberadaan sampah menimbulkan masalah baru yang terjadi di lingkungan masyarakat karena sistem pengelolaan limbah/sampah yang tidak baik dan tidak memiliki adanya pengetahuan yang baik di dalam masyarakat itu sendiri. Hal ini juga lah yang dialami dan terjadi di kelurahan Pancuran Kerambil Kota Sibolga akibat dari minimnya pengetahuan masyarakat. Keadaan fasilitas pendukung yang tidak sesuai standar dan tidak memenuhi indikator untuk mendukung kebersihan yang seharunya tidak memadai dan juga meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terkait pengelolaan sampah. Maka penting untuk menumbuhkan kepedulian warga agar tidak sembarang membuang sampah serta mengedukasi bagaimana memilah sampah. Bermula dari permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan solusi melalui edukasi pentingnya menjaga kebersihan, memilih dan membedakan sampah organik dan anorganik serta memanfaatkan olahan sampah tersebut sehingga memiliki nilai ekonomis. Bentuk nyata kegiatan ini berupa bantuan penyediaan fasilitas tempat sampah yang terpilah. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah edukasi melalu tahapan sosialiasi, perijinan, persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini warga masyarakat menjadi peduli terhadap pentingnya menjaga kebersihan, adanya peningkatan pemahaman pemilahan sampah secara mandiri serta pengetahuan akan manfaatnya. Selain itu, masyarakat Pecalongan juga dapat mengetahui manfaat pengolahan sampah dengan cara 3R yaitu : Reduce, Reuse, Recycle
BULLYING DI SEKOLAH DASAR: PENGERTIAN, DAMPAK, PENCEGAHAN DAN SOLUSI Erlina Harahap; Vitria Larseman Dela; Heni Mulyani; Yogi Fernanda; Ahmad Reza; Rahma Idayanti; Niaramada Yanti
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 11, No 2 (2026): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - FEBRUARI 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2026.v11i2.143-148

Abstract

Bullying adalah masalah serius yang dapat mempengaruhi kehidupan anak dan remaja di sekolah. Bullying tidak hanya soal fisik, tetapi juga bisa berupa kekerasan verbal, sosial, dan maupun digital. Penting bagi kita untuk memahami dampak negatif perundungan dan bagaimana mencegahnya, sehingga lingkungan sekolah menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk belajar. Salah satu perilaku siswa yang banyak diperbincangkan adalah perilaku bullying sebagai bentuk penindasan terhadap korban yang lemah dengan melakukan hal-hal yang tidak disukai secara berulang. Perilaku ini tidak dapat diterima dalam kehidupan sosial. Secara fisik, pelaku bullying tidak selalu berasal dari anak yang bertubuh besar dan kuat. Anak dengan postur kecil atau sedang pun dapat menjadi pelaku apabila memiliki pengaruh atau dominasi psikologis yang kuat di antara teman-temannya. Penelitian difokuskan pada upaya mencengah bullying di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menambah pengetahuan anak tentang bullying itu sendiri mulai dari pengertian, bullying, pencegahan dan solusi terhadap tindakan bullying. Pendekatan yang dilakukan dengan metode kualitatif yaitu dengan observasi dan wawancara. Adapun hasil hasil layanan informasi yang didapatkan bahwa masih banyak siswa sekolah dasar yang belum mengenal apa itu bullying. Walaupun sesungguhnya beberapa siswa pernah mengalami dan diperlakukan kasar oleh teman ataupun guru disekolah. Anak- anak yang menjadi korban bullying memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami berbagai masalah mental seperti depresi, kegelisahan, dan masalah tidur yang mungkin berlanjut hingga dewasa. Bertindak tegas terhadap pelaku bullying juga merupakan langkah penting dalam menangani kasus bullying. Tindakan tegas tidak berarti bersikap kasar, namun bertujuan untuk membuat pelaku bullying menyadari kesalahannya dan menanggung konsekuensi atas perbuatannya.
MAKNA DIRI DAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING IBU MUDA DALAM PERSPEKTIF HUMANISTIK Vitria Larseman Dela; Yeni Karneli; Zadrian Ardi; Rezki Hariko
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 11, No 3 (2026): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - MARET 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2026.v11i3.201-213

Abstract

Ibu muda sering menghadapi berbagai tantangan psikologis, sosial, dan emosional dalam menjalani transisi menuju peran keibuan. Kondisi tersebut dapat memengaruhi psychological well-being serta proses pencarian makna diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep makna diri dan psychological well-being ibu muda dalam perspektif humanistik melalui metode studi literatur. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik literature review terhadap berbagai artikel ilmiah, buku, dan hasil penelitian yang relevan mengenai psikologi humanistik, psychological well-being, dan dinamika psikologis ibu muda. Hasil kajian menunjukkan bahwa perspektif humanistik memandang ibu muda sebagai individu yang memiliki potensi berkembang, kebutuhan akan penerimaan diri, aktualisasi diri, serta pencarian makna hidup. Psychological well-being ibu muda dipengaruhi oleh kemampuan menerima diri, dukungan sosial, relasi interpersonal, dan keberhasilan dalam menemukan makna terhadap pengalaman hidupnya. Pendekatan humanistik dapat menjadi landasan dalam layanan bimbingan dan konseling untuk membantu ibu muda mengembangkan self-acceptance, resiliensi, dan kualitas hidup psikologis yang lebih sehat. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa konselor perlu mengembangkan layanan konseling humanistik yang berorientasi pada penguatan makna diri dan kesejahteraan psikologis ibu muda.
PENGEMBANGAN MODEL FAMILY THERAPY UNTUK PENGELOLAAN EMOSI IBU MUDA DALAM PERAN KEIBUAN Vitria Larseman Dela; Yeni Karneli; Miftahul Fikri; Erlina Harahap
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 11 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i11.1183-1192

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model Family Therapy untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan emosi ibu muda dalam menjalankan peran keibuan. Penelitian menggunakan metode Research and Development (RD) dengan modifikasi Borg Gall yang disederhanakan menjadi empat tahap, yaitu analisis kebutuhan, penyusunan draf model, validasi ahli, dan uji coba terbatas. Subjek penelitian terdiri dari 15 ibu muda berusia 18–25 tahun yang memiliki anak usia 0–5 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Family Therapy yang dikembangkan terdiri dari tiga komponen, yaitu penguatan dukungan keluarga, restrukturisasi komunikasi keluarga, dan pelatihan regulasi emosi. Validasi ahli memperoleh skor 3,65 (kategori sangat valid), sedangkan uji coba terbatas menunjukkan peningkatan kemampuan pengelolaan emosi dengan gain score 0,52 (kategori sedang). Dengan demikian, model Family Therapy yang dikembangkan layak digunakan sebagai intervensi konseling keluarga untuk membantu ibu muda dalam mengelola emosi selama menjalankan peran keibuan.
IMPLEMENTASI KONSELING FITRAH SEBAGAI PENDEKATAN PENGEMBANGAN MINAT DAN BAKAT SISWA SEKOLAH DASAR Malim Soleh Rambe; Vitria Larseman Dela; Adi Syaputra; Eli Marlina Harahap; Azijah Tussolihah Siregar; Ricky Jonathan
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 11, No 01 (2026): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2026.v11i01.91-98

Abstract

Pengembangan minat dan bakat siswa sekolah dasar merupakan aspek penting dalam membangun motivasi belajar berkelanjutan dan perkembangan peserta didik secara holistik. Namun, banyak sekolah dasar belum memiliki layanan bimbingan konseling yang terstruktur untuk mendukung pengembangan potensi siswa sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi konseling fitrah sebagai pendekatan pengembangan minat dan bakat siswa kelas IV–VI di SD Muhammadiyah Hutalambung, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential explanatory. Data kuantitatif dikumpulkan melalui desain one group pretest–posttest menggunakan angket minat dan bakat yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dengan melibatkan 60 siswa. Data kualitatif diperoleh melalui observasi pembelajaran, wawancara semi-terstruktur dengan guru kelas dan guru pamong, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan adanya peningkatan signifikan skor minat dan bakat siswa setelah implementasi konseling fitrah (p 0,001) dengan nilai N-Gain sebesar 0,52 yang berada pada kategori sedang. Temuan kualitatif menguatkan hasil tersebut melalui peningkatan kesadaran diri siswa terhadap minatnya, kepercayaan diri dalam mengekspresikan potensi, serta konsistensi keterlibatan dalam aktivitas yang diminati. Integrasi teknik konseling Islami seperti bil hikmah, mauizha hasanah, tabayyun, dan mujadalah dalam pembelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler terbukti mendukung proses pengembangan potensi siswa secara kontekstual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konseling fitrah merupakan pendekatan yang efektif dan relevan untuk pengembangan minat dan bakat siswa sekolah dasar, khususnya pada sekolah yang belum memiliki layanan bimbingan dan konseling formal.
HUBUNGAN DUKUNGAN TEMAN SEBAYA DENGAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA DI SMP NEGERI 1 MUARA BATANGTORU Nur Hasanah; Nor Mita Ika Saputri; Vitria Larseman Dela
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 9 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i9.1031-1033

Abstract

Tujuan dari penelitian ini antara lain untuk mengetahui hubungan kepercayaan diri dengan dukungan teman sebaya pada siswa SMP Negeri 1 Muara Batangtoru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis korelasional dengan menggunakanteknik Pearson Product Moment. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 1 Muara Batangtoru yang berjumlah 267 siswa. Sampel dalam peneltiian ini sebesar 132 siswa yaitu seluruh kelas VII. Dalam penelitian ini terdapat dua skala adaptasi yang digunakan, yaitu skala kepercayaan diri dan skala dukungan teman sebaya. Hasil penelitian ini diperoleh tingkat kepercayaan diri sebanyak 53% siswa memiliki rasa percaya diri dengan kategori sedang. Dan tingkat dukungan teman sebaya berada dikategori sedang dengan presentase sebanyak 66,7%. Hasil dari analisis data diporleh nilai korelasi untuk hubungan dukungan teman sebaya dengan kepercayaan diri yaitu sebesar 0,253. Dan nilai Sig. untuk hubungan yaitu sebesar 0,02 0,05 maka dapat diartikan bahwa ada hubungan antara kepercayaan diri dengan dukungan teman sebaya. Sehingga hipotesis penelitian (H1) diterima, yang artinya semakin tinggi dukungan sosial temansebaya yang diterima maka semakin tinggi pula tingkat kepercayaan diri siswa, begitu pula sebaliknya.
Pencegahan Bullying dan Penguatan Kesehatan Mental Melalui Edukasi dan Konseling Fitrah: Pengabdian Malim Soleh Rambe; Vitria Larseman Dela; Khairul Amri; Sukatno; Azijah Tussolihah Siregar; Eli Marlina Harahap; Ermaliza
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4974

Abstract

This community service activity aims to prevent bullying and strengthen the mental health of elementary school students through holistic education and natural counseling. The background is the increasing psychosocial vulnerability of students due to social dynamics and limited mentoring services in schools. The method used is a descriptive participatory approach at Muhammadiyah Hutalambung Elementary School, South Tapanuli Regency, involving students in grades IV–VI and teachers. Activities include problem identification, anti-bullying education based on natural values, group natural counseling, integration of character values ​​in learning and extracurricular activities, and reflective evaluation. Data were collected through observation, reflection, and documentation, and analyzed qualitatively. The results show an increase in students' understanding of bullying, empathy, emotional regulation, and self-confidence. In addition, teachers experienced increased capacity in preventive and responsive mentoring, resulting in an inclusive, safe school climate oriented towards strengthening students' character and psychological well-being in a sustainable manner.