Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Penguatan Keberlanjutan Ekowisata dan Ekonomi Lokal Melalui Budidaya Lebah Trigona Sumandya, I Wayan; Pranata, I Kadek Yudha; Dharmadewi, A.A.Istri Mirah; Wijaya, Made Agus; Dewi, Ni Putu Sri Ratna; Suryawan, I Putu Pasek; Adnyani, I Gusti Ketut; Ardanantya, I Gusti Ayu Mira; Yuda, I Putu Darma; Leonita, A Tiurma Silvia; Herawati, Desak Made Echa
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Abdi Masyarakat Agustus 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v4i2.79

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendukung keberlanjutan ekologis dan ekonomi di Taman Wisata Samblong melalui budidaya lebah Trigona. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan, yang melibatkan Kelompok Sadar Wisata Harmoni Pertiwi Bali. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang budidaya lebah, peningkatan produksi madu hingga 200 ml per sarang dalam panen pertama, serta diversifikasi produk seperti propolis dan bee pollen. Program ini juga berhasil meningkatkan daya tarik wisata melalui inisiatif ekowisata edukatif. Dengan pendekatan ini, keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat lokal dapat terwujud, menjadikan Taman Wisata Samblong sebagai model ekowisata berbasis pemberdayaan masyarakat. Program ini memberikan kontribusi pada literatur pengabdian masyarakat dalam kaitannya dengan pengelolaan sumber daya lokal yang berkelanjutan.   This community service program aims to support ecological and economic sustainability in Samblong Tourism Park through Trigona bee cultivation. The implementation method includes socialization, training, and mentoring, involving the Harmoni Pertiwi Bali Tourism Awareness Group. The results show an increase in community knowledge about bee cultivation, an increase in honey production of up to 200 ml per hive in the first harvest, and product diversification such as propolis and bee pollen. This program has also succeeded in increasing tourist appeal through educational ecotourism initiatives. With this approach, environmental sustainability and the welfare of local communities can be realized, making Samblong Tourism Park a model of community empowerment-based ecotourism. This program contributes to the literature on community service in relation to sustainable local resource management.
PERAN PERGURUAN TINGGI DALAM PENGEMBANGAN AGROWISATA BERKELANJUTAN UNTUK MENEKAN KERUSAKAN LINGKUNGAN DI SAMBLONG, JEMBRANA, BALI I Wayan Sumandya; A.A Istri Mirah Dharmadewi; I Kadek Yudha Pranata; Made Agus Wijaya; I Putu Pasek Suryawan; Ni Putu Sri Ratna Dewi; I Gusti Ayu Mira Ardanantya; I Gusti Ketut Adnyani; Tiurma Silvia Leonita; Desak Made Echa Herawati; I Putu Darma Yuda
Sewagati Vol. 3 No. 2 (2024): Sewagati
Publisher : Fakultas Teknik dan Informatika Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59819/sewagati.v3i2.4224

Abstract

The development of sustainable agrotourism in Samblong, Jembrana, Bali, is a strategic solution to mitigate environmental degradation. This community service program aims to optimize the role of higher education institutions in supporting sustainable agrotourism development through participatory methods, training, research, and the implementation of environmentally friendly technologies. The method used involves a participatory approach, where local communities are engaged in the planning and implementation of the program. Higher education institutions provide training in agrotourism management, sustainable agricultural practices, and digital marketing, as well as technical assistance in using eco-friendly technologies. The results of this community service show an increased understanding among the community about the concept of sustainable agrotourism and the application of organic waste management technologies. Research conducted by the university yielded environmental data used as the foundation for long-term land management planning. Additionally, there was an improvement in the community's skills in promoting agrotourism digitally, directly impacting income growth. Collaboration between universities, local communities, and regional governments also succeeded in strengthening synergy in managing natural resources. Overall, this program has successfully reduced the rate of environmental degradation and improved the welfare of the community in Samblong.
Peningkatan Hasil Belajar Servis Backhand Bulutangkis melalui Model STAD pada Peserta Didik Kelas XI Hidayatus Sholihin; I Kadek Yudha Pranata; Kadek Suryadi Artawan
Journal of Physical Activity (JPA) Vol. 5 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Asosiasi Program Studi Olahraga PGRI Indonesia (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58343/jpa.v5i2.152

Abstract

Temuan kajian dilaksanakan untuk menunjang capaian studi pelajar di teori teknik dasar servis backhand permainan bulutangkis melalui penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) pada pelajar kelas XI 2 SMA Negeri 5 Denpasar Tahun Pelajaran 2025/2026. Penelitian ini didasarkan pada masih minim capaian studi pelajar, yang dimana masih ada pelajar yang belum memenuhi Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) sebesar 65. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh proses pembelajaran yang banyak dilakukan oleh tenaga pendidik guru yang menyebabkan keterlibatan pelajar dalam belajar tidak maksimal. Metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) digunakan dalam temuan kajian yang berlangsung dengan dua siklus yang terdiri dari 38 peserta didik sebagai subjek. Temuan kajian dihasilkan melewati uji kinerja teknik dasar servis backhand yang mencakup aspek sikap awal, pelaksanaan gerakan, dan sikap akhir. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif berdasarkan persentase ketuntasan belajar secara klasikal. Temuan kajian didapati terdapat kenaikan keberhasilan studi pada siklus, yakni 21,1% di tahap observasi awal mendapati 26,3% di Siklus I, kemudian meningkat secara signifikan hingga mencapai 89,5% pada Siklus II. Dari capaian itu maka dinyatakan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD efektif dalam menunjang hasil studi teknik dasar servis backhand permainan bulutangkis pada pelajar kelas XI 2 SMA Negeri 5 Denpasar.