Articles
PELATIHAN LOMPAT GAWANG 40 CM 6 REPETISI 5 SET MENINGKATKAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI SISWA PUTRA KELAS VII SMP PGRI 1 DENPASAR TAHUN PELAJARAN 2015/2016
Daton Kopong;
I Wayan Adnyana;
Ni Luh Putu Indrawathi
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 3 No. 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (233.368 KB)
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui lompat gawang 40 cm 6 repetisi 5 set tidak atau dapat meningkatkan daya ledak otot tungkai siswa putra kelas VII SMP PGRI 1 Denpasar Tahun Pelajaran 2015/2016. Hasil penelitian ini nantinya akan dipakai sebagai pedoman untuk meningkatkan daya ledak otot tungkai siswa di SMP PGRI 1 Denpasar. Populasi penelitian ini adalah siswa putra kelas VII SMP PGRI 1 Denpasar Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 213 orang. Teknik pengambilan sempel yaitu dengan acak sederhan (simple random) dan dihitung menggunakan rumus pocock. Dari perhitungan tersebut didapat sempel sebanyak 20 orang dan di bagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok I sebanyak 10 orang yang di beri pelatihan lompat gawang 40 cm 5 repetisi 3 set dan kelompok II sebanyak 10 orang di beri pelatihan lompat gawang 40 cm 6 repetisi 5 set. Data diperoleh dengan melaksanakan tes awal, dan tes akhir dengan menggunakan alat ukur yang bernama jump meter digital (jump MD) dengan satuan centimeter (cm). data yang telahterkumpul akan dianalisa dengan metode analisis statistik dengan rumus t-tes. Berdasarkan taraf signifikansi 5% dan derajat kebebasan 9 , didapat angka batas penolakan Ha dalam tabel sebesar 2,262 sedangkan nilai t-tes yang diperoleh kelompok I (kontrol) sebesar 1,351. Pada kelompok II (perlakuan) terdapat penolakan Ho dengan nilai t-test yang diperoleh -23,252. sedangkan nilai yang ada di t-tabel sebesar 2,262. Hal ini berarti nilai t-tes Ha diterima. Berdasarkan taraf signifikansi 5% dan derajat kebebasan 18, diapatkan angka penolakan Hipotesis nol dalam t-tabel sebesar 2,101. Jadi kesimpulan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kelompok I (kontrol) dan kelompok II (perlakuan) mempunyai perbedaan pengaruh terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai siswa putra kelas VII SMP PGRI 1 Denpasar tahun pelajaran 2015/2016.
PENGARUH LATIHAN SENAM LANTAI TERHADAP PENINGKATAN KESEIMBANGAN STATIS MAHASISWA FAKULTAS PENDIDIKAN OLAHRAGA DAN KESEHATAN (FPOK) IKIP PGRI BALI TAHUN PELAJARAN 2017
Ni Luh Putu Indrawathi
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 3 No. 2 (2017): Juni 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (269.283 KB)
Keseimbangan memiliki peranan yang sangat penting, dimana keseimbangan merupakan unsur kondisi fisik yang dibutuhkan dalam kegiatan olahraga maupun aktivitas sehari-hari. Keseimbangan adalah salah satu komponen aktivitas jasmani yang wajib dimiliki setiap orang dengan level tertentu. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pengaruh latihan senam lantai terhadap keseimbangan statis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-experimental dengan desain one group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah mahasiswa kelas B Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) IKIP PGRI Bali yang berjumlah 40 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah random sampling dengan jumlah sampel 20 orang. Analisis data menggunakan uji-t. Hasil analisis data ttest = 7.988, dengan ttabel = 2.093. Nilai dari ttest = 7.988 lebih besar dari nilai ttabel = 2.093. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh latihan senam lantai terhadap keseimbangan statis pada mahasiswa Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) IKIP PGRI Bali.
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN SENAM AEROBIK LOW IMPACT DAN MIX IMPACT TERHADAP TINGKAT KESEGARAN JASMANI PADA MAHASISWA FAKULTAS PENDIDIKAN OLAHRAGA DAN KESEHATAN (FPOK) IKIP PGRI BALI TAHUN PELAJARAN 2015
Ni Luh Putu Indrawathi
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 1 No. 2 (2015): Desember 2015
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (261.603 KB)
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya meningkatkan kesegaran jasmani mahasiswa dalam menunjang aktivitas hidupnya. Kesegaran jasmani merupakan bentuk kemampuan tubuh seseorang untuk melakukan tugas sehari-hari tanpa menimbulkan kelelahan yang berarti. Daya tahan kardiovaskuler dan daya tahan otot yang baik akan meningkatkan kemampuan kerja mahasiswa dengan intensitas yang lebih besar dan waktu lebih lama tanpa kelelahan sehingga memungkinkan mahasiswa membangun ketahanan yang lebih besar terhadap kelelahan otot dalam belajar untuk jangka waktu yang lebih lama. Mengingat pentingnya peranan kesegaran jasmani bagi mahasiswa, maka kesegaran jasmani mahasiswa perlu ditingkatkan. Cara yang paling efektif dengan berolahraga secara teratur. Olahraga yang cukup memberikan beban pada jantung dan paru. Jenis olahraga ini adalah olahraga yang sifatnya aerobik, diantaranya senam aerobik low impact dan senam aerobik mix impact. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan latihan senam aerobik low impact dan mix impact terhadap tingkat kesegaran jasmani. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Harvard step test yaitu naik turun bangku yang digunakan untuk mengukur daya tahan kardio-respiratori. Data yang diperoleh dengan cara tes awal (pretest) menggunakan tes kesegaran jasmani sebelum diberikan perlakuan (treatment) latihan senam aerobik low impact, senam aerobik mix impact, dan tes akhir (posttest) dengan tes kesegaran jasmani sesudah diberi perlakuan (treatment). Metode dalam penelitian ini adalah eksperimen kuasi. Subjek penelitian adalah mahasiswa kelas A yang berjumlah 37 orang dan kelas B yang berjumlah 39 orang Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) IKIP PGRI Bali. Setelah dilakukan perlakuan pengolahan data dan analisis statistik,diperoleh kesimpulan bahwa senam aerobik mix impact memberikan pengaruh yang signifikan dibandingkan dengan senam aerobik low impact terhadap tingkat kesegaran jasmani.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT (NUMBERED HEAD TOGETHER) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING PERMAINAN SEPAK BOLA
I Kadek Yudha Pranata;
I Ketut Sumerta;
I Putu Merta Yasa;
Ni Luh Putu Indrawathi;
I Wayan Sugianta;
I Nyoman Suarjana
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 6 No. 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (297.862 KB)
|
DOI: 10.5281/zenodo.3661581
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar teknik dasar pasing permainan sepak bola melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT (Numbered Head Together) pada siswa kelas VIII B SMP Widya Sakti Denpasar tahun pelajaran 2018/2019. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII B SMP Widya Sakti Denpasar berjumlah 40 orang, data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil belajar teknik dasar pasing permainan sepak bola secara klasikal pada observasi awal 68,08, meningkat pada siklus I menjadi 77,09 dan meningkat pada siklus II menjadi 86,1. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, disimpulkan bahwa hasil belajar teknik dasar passing permainan sepak bola meningkat melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VIII B SMP Widya Sakti Denpasar tahun pelajaran 2018/2019.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 5 Kuta Selatan
Ni Luh Putu Indrawathi;
Putu Citra Permana Dewi;
Ni Luh Gde Widiantari;
Kadek Dian Vanagosi
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 7 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (168.131 KB)
|
DOI: 10.5281/zenodo.4460837
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Siswa Kelas VII SMP Negeri 5 Kuta Selatan. Faktor yang diteliti yakni faktor yang terdapat dalam diri siswa (faktor internal), faktor yang datang dari luar (faktor eksternal) dan faktor dari pendekatan belajar dari siswa itu sendiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Data diperoleh dengan teknik survei menggunakan instrumen berupa angket, dokumentasi berupa data nilai raport dan wawancara. Subjek penelitian dipilih secara acak yang berjumlah 52 siswa. Data hasil survei dianalisis menggunakan deskriptif statistik. Hasil analisis data terdapat perbadingan rerata antara faktor internal yaitu fisikologis dan psikologis yang sering mempengaruhi hasil belajar dengan rerata 3,6, faktor eksternal yaitu lingkungan sosial dan lingkungan non sosial yang juga sering mempengaruhi hasil belajar dengan rerata 3,6 dan faktor pendekatan belajar (approach to learning) dengan rerata 3,5 yang kadang mempengaruhi hasil belajar siswa. Dapat disimpulkan bahwa faktor internal dan eksternal sering mempengaruhi hasil belajar siswa. Sedangkan faktor pendekatan belajar kadang mempengaruhi hasil belajar siswa.
Manajemen Pengelolaan Laboratorium Pengukuran Olahraga Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Mahadewa Indonesia
Ni Wayan Ary Rusitayanti;
Putu Citra Permana Dewi;
Ida Ayu Kade Arisanthi Dewi;
Ni Luh Putu Indrawathi;
Komang Ayu Tri Widhiyanti;
I Putu Eri Kresnayadi
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 7 No. 2 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (143.35 KB)
|
DOI: 10.5281/zenodo.5010382
Penelitian ini memiliki tujuan untuk memberi gambaran secara menyeluruh tentang (1) Manajemen pengelolaan laboratorium pengukuran olahraga dilihat dari konteks perencanaan, pengorganisasian dan pengawasan ; (2) Kendala-kendala yang dihadapi dalam pengelolaan laboratorium pengukuran olahraga ; dan (3) alternatif pemecahan masalah yang dilakukan pihak Universitas dalam mengatasi kendala-kendala dalam pengelolaan laboratorium pengukuran olahraga di Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif tipe studi kasus. Pengambilan data diambil melalui observasi dan wawancara dengan Ketua Laboratorium. Data yang diperoleh dianalisa dengan cara deskriptif interpretatif dan hasil penelitian menunjukkan bahwa proses manajemen pengelolaan pengukuran olahraga sudah memenuhi aturan yang ada dan telah dikelola dengan baik oleh Ketua Laboratorium. Peralatan laboratorium pengukuran olahraga sudah terinventaris dengan baik sehingga pada saat dilakukan pemeriksaan dan supervisi oleh pihak Universitas tidak lagi kewalahan karena setiap barang yang ada telah di label sesuai nama alat, tahun penerimaan dan jumlah unitnya. Proses evaluasi yang dilakukan ketua laboratorium untuk mengetahui kondisi barang dilakukan secara manual yaitu pencatatan melalui buku pemakaian alat tanpa menggunakan kartu pemakaian alat sehingga tidak mudah untuk mendeteksi alat yang rusak.
Pengaruh Massage Lokal Ekstremitas Bawah sebagai Pemulihan Pasif terhadap Kekuatan Otot Tungkai Atlet Sepakbola di SMP Negeri 3 Sukawati
Komang Ayu Tri Widhiyanti;
Ni Wayan Ary Rusitayanti;
Ni Wayan Ariawati;
Ida Ayu Kade Arisanthi Dewi;
Ni Luh Putu Indrawathi;
I Ketut Sumerta
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 8 No. 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (254.206 KB)
|
DOI: 10.5281/zenodo.5895130
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek mekanis dari Massage lokal ekstremitas bawah sebagai tindakan restoratif pasif pada kekuatan otot tungkai. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan design penelitian Non-randomized Pretest-Postest Group Design dimana satu kelompok sampel mendapatkan perawatan restoratif pasif berupa Massage lokal ekstremitas bawah dan pada kelompok yang satunya sebagai kelompok kontrol. Hasil penelitian ini adalah ada penurunan kekuatan otot tungkai pada kelompok eksperimen setelah aktifitas yakni sebesar -37,46%, setelah pemulihan ada peningkatan sebesar 46,48%, artinya bahwa setelah aktifitas mengalami penurunan kekuatan sebesar 37,46%, sedangkan setelah pemulihan ada peningkatan sebesar 46,48%. Hasil penelitian pada kelompok eksperimen ada perbedaan besar dalam kompetensi kekuatan otot tungkai siswa sebelum dan sesudah menerima Massage lokal ekstremitas bawah. Pada kelompok kontrol tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan kekuatan otot tungkai siswa sebelum dan sesudah pemulihan dengan duduk. Terdapat perbedaan kekuatan otot tungkai yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol setelah pemulihan. Pemulihan pasif dengan Massage lokal ekstremitas bawah lebih cepat meningkatkan kekuatan otot tungkai jika dibandingkan pemulihan pasif dengan duduk setelah terjadi penurunan setelah aktivitas fisik.
Pengaruh Media Latihan Menarik Karet Ban terhadap Kekuatan Otot Lengan pada Atlet Bola Voli Club Putra Ramas Tahun 2021
I Made Yudhi Ardi Suryawan;
Agustinus Dei;
Ni Luh Putu Indrawathi;
Anak Agung Ngurah Putra Laksana;
Ni Luh Gde Widiantari;
I Wayan Citrawan
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 8 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (224.813 KB)
|
DOI: 10.5281/zenodo.6789917
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media latihan menarik karet ban terhadap kekuatan otot lengan dan untuk mengetahui perbedaan hasil dari pelatihan menarik karet ban dengan pelatihan smash tanpa menggunakan bola. Penelitian ini menggunakan rancangan experimental randomized pre-test and post-test groups desaign. Sampel berjumlah 12 orang didapat dengan rumus pocock. Jumlah sampel dibagi menjadi dua kelompok yang masing -masing kelompok terdiri dari 6 orang. Data berupa hasil kekuatan otot lengan saat menarik expanding dynamometer yang diambil sebelum dan sesudah pelatihan. Data yang diperoleh diuji menggunakan program computer SPSS 22. Berdasarkan hasil uji t-paired kelompok kontrol dan kelompok perlakuan terjadi peningkatan yang bermakna (p<0,05). Hasil uji t-independent didapatkan bahwa setelah pelatihan kedua kelompok kekuatan otot lengan saat menarik expanding dynamometer terdapat perbedaan bermakna (p<0,05). Simpulannya bahwa pelatihan menarik karet ban 10 repetisi 3 set dan pelatihan smash tanpa menggunakan bola 10 repetisi 3 set sama-sama meningkatkan meningkatkan kekuatan otot lengan dan menyatakan hipotesis alternatif diterima. Untuk hasil post-test kedua kelompok ada perbedaan yang signifikan dan hipotesis alternative diterima. Dari hasil rerata dan persentase bahwa pelatihan menarik karet ban 10 repetisi 3 set lebih baik dari pada pelatihan smash tanpa menggunakan bola 10 repetisi 3 set dalam meningkatkan kekuatan otot lengan pada atlet bola voli club Putra Ramas tahun 2021.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Kombinasi Metode Drill terhadap Hasil Belajar Servis Bola Voli
Ni Luh Putu Indrawathi;
I Wayan Citrawan;
I Gusti Putu Ngurah Adi Santika
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 3 No. 3 (2022): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46838/spr.v3i3.237
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan teknik dasar servis atas dan bawah permainan bola voli melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD kombinasi metode drill. Sampel 28 orang dengan menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran servis bola voli dengan model pembelajaran STAD kombinasi Metode Drill mendapatkan hasil ketuntasan siswa sebesar 100%. Dimana pada siklus 1 hanya mendapatkan hasil ketuntasan 60,71% (17 siswa yang tuntas dari 28 siswa). Pada siklus dua 28 siswa kelas VIII G mendapatkan nilai rata-rata di atas KKM yaitu 84 dan dinyatakan tuntas. Hasil menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD kombinasi metode Drill efektif dalam meningkatkan keterampilan servis bola voli pada siswa SMPN 2 Abiansemal.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KETERAMPILAN MASASE OLAHRAGA DASAR BAGI MAHASISWA SEMESTER 1 UNTUK MENINGKATKAN PELAYANAN P3K PADA PRODI PENJASKESREK UNIVERSITAS PGRI MAHADEWA INDONESIA TAHUN AJARAN GANJIL 2021/2022
Komang Ayu Tri Widhiyanti;
Ni Wayan Ary Rusitayanti;
Ni Wayan Ariawati;
Ni Luh Putu Indrawathi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widya Mahadi Vol. 2 No. 1 (2021): Desember 2021
Publisher : LPPM Universitas PGRI Mahadewa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (261.114 KB)
The background of this training is because new students' knowledge of sports massage is still not optimal and there are still many mistakes made in handling sports injuries so that it will result in the recovery of these injuries. Factors that can be identified as the cause of the problem include the fact that students tend to have never received integrated massage skills training which consists of: sports massage, sports injury massage, and healing massage. The purpose of the training is to equip students with sports massage skills, sports injuries, and healing to reduce the risk from the effects of sports activities so as to make it easier to do first aid. The methods used are: demonstrations, exercises, and assignments combined with mentoring. The target of the training is all semester 1 students of the Penjaskesrek study program, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia, for the odd academic year 2021/2022, totaling 56 people. The conclusions of this training are: (1) Semester 1 students of the PENJASKESREK study program at the University of PGRI Mahadewa Indonesia for the Odd Academic Year 2021/2022 have gained integrated massage knowledge and skills; (2) The results/scores achieved from 56 participants are: 33 or 57.78% getting an A or very good, 23 or 42.22% getting a B or good; (b) The average percentage of mastery of the training material is 82.24% or in good category.