Ni Luh Putu Indrawathi
Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Published : 32 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Motivasi Mahasiswa Memilih Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia Rusitayanti, Ni Wayan Ary; Widhiyanti, Komang Ayu Tri; Ariawati, Ni Wayan; Indrawathi, Ni Luh Putu; Dewi, Ida Ayu Kade Arisanthi; Mahardika, I Kadek Hendra
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 10 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/jpkr.v10i1.3528

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi mahasiswa memilih Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia pada angkatan 2020, 2021 dan 2022. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia tiga Tahun terakhir yaitu angkatan 2020, 2021 dan 2022 dengan total 341 mahasiwa. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan angket dengan subjek penelitian berjumlah 341 mahasiswa. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif yang dituangkan dalam bentuk persentase. Berdasarkan hasil penelitian diketahui motivasi mahasiswa dalam memilih Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia secara keseluruhan berada pada kategori “sangat rendah” sebesar 0% (0 mahasiswa), “rendah” sebesar 15% (51 mahasiswa), “sedang” sebesar 58% (198 mahasiswa), “tinggi” sebesar 27% (92 mahasiswa), dan “sangat tinggi” sebesar 0% (0 mahasiswa). Kemudian Motivasi Mahasiswa Memilih Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia berdasarkan Faktor Instrinsik berada pada kategori “sangat rendah” sebesar 0% (0 mahasiswa), “rendah” sebesar 13% (44 mahasiswa), “sedang” sebesar 60% (205 mahasiswa), “tinggi” sebesar 23% (78 mahasiswa), dan “sangat tinggi” sebesar 4% (14 mahasiswa). Motivasi Mahasiswa Memilih Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia berdasarkan faktor ekstrinsik berada pada kategori “sangat rendah” sebesar 0% (0 mahasiswa), “rendah” sebesar 15% (51 mahasiswa), “sedang” sebesar 60% (204 mahasiswa), “tinggi” sebesar 21% (72 mahasiswa), dan “sangat tinggi” sebesar 4% (14 mahasiswa).
PENINGKATAN TEKNIK DASAR PERMAINAN BOLA VOLI SISWA KELAS VIII SMPN 3 SUKAWATI I Made Bagia; Komang Ayu Tri Widhiyanti; Ni Luh Gde Widiantari; Ni Luh Putu Indrawathi; I Komang Adi Palgunadi; Ni Wayan Ariawati; Ni Wayan Ary Rusitayanti
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v9i1.3448

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana meningkatkan hasil pembelajaran passing atas siswa kelas VIII SMPN 3 Sukawati dalam permainan bola voli dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif Tournaments Games Tipe Teams pada tahun akademik 2022/2023. Penelitian ini adalah tindakan kelas. Ada lima tahap: Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi, Refleksi, dan Penilaian. Siswa yang terdaftar di kelas VIII SMPN 3 Sukawati pada tahun pelajaran 2022/2023 adalah subjek penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe turnamen permainan tim pada Kelas VIII SMPN 3 Sukawati meningkatkan hasil belajar passing atas dalam permainan bola voli, ini ditunjukkan oleh fakta bahwa selama penelitian siklus I, 16 siswa mencapai nilai KKM sebesar 53%, dan ketika penelitian siklus II dilakukan, 24 siswa mencapai nilai KKM sebesar 80%.
Tingkat Pengetahuan Penanganan Cedera Olahraga Metode Prices pada Mahasiswa Semester V Penjaskesrek FST UPMI Bali : Widhiyanti, Komang Ayu Tri; Bagia, I Made; Dewi, Ida Ayu Kade Arisanthi; Rusitayanti, Ni Wayan Ary; Widiantari, Ni Luh Gde; Indrawathi, Ni Luh Putu; Ariawati, Ni Wayan; Sudiarta, I Gusti Ngurah
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v9i2.4445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat perbedaan pengetahuan mahasiswa semester V program studi Penjaskesrek FST UPMI Bali tahun akademik 2024/2025 terkait penanganan cedera olahraga dengan pendekatan PRICES. Studi ini berjenis deskriptif kuantitatif, dengan instrumen pengumpulan data berupa angket yang dianalisis menggunakan skala Guttman dan uji One Way ANOVA. Populasi penelitian mencakup seluruh mahasiswa semester VA dan VB, dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat pengetahuan mahasiswa mengenai penanganan cedera olahraga menggunakan metode PRICES secara keseluruhan berada pada kategori sedang. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa mahasiswa kelas VA memiliki pemahaman yang lebih baik dibandingkan dengan mahasiswa kelas VB. Hasil analisis One Way ANOVA menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan dalam tingkat pengetahuan mahasiswa semester VA dan VB terkait penanganan cedera olahraga dengan metode PRICES. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kedua kelas memiliki pemahaman yang relatif sama.
Pelatihan Tendangan Drill 10 Repetisi 5 Set Terhadap Peningkatan Kecepatan Tendangan Sabit Atlet Putri Pencak Silat Palgunadi, I Komang Adi; Dewi, Putu Citra Permana; Vanagosi, Kadek Dian; Indrawathi, Ni Luh Putu
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v9i2.36745

Abstract

Lemahnya kemampuan atlet putri pencak silat saat melakukan serangan, tendangannya terutama tendangan sabit. mengakibatkan atelt kehilangan poin karena lawan mudah mengantisipasi serangan yang diberikan. Hal ini berdampak terhadap perolehan perstasi atlet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan tendangan drill kanan kiri 10 repetisi 5 set terhadap peningkatan kecepatan tendangan sabit atlet putri pencak silat. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian eksperimen. Penelitian dilaksanakan selama 6 minggu. Sampel penelitian berjumlah 24 orang atlet putri, dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing kelompok berjumlah 12 orang. Kelompok perlakuan diberikan pelatihan tendangan drill kanan kiri 10 repetisi 5 set. Pengumpulan data menggunakan instrument berupa tes. Data dianalisi dengan uji t-independen. Hasil analisis data menunjukkan  rerata kecepatan tendangan sabit sesudah pelatihan pada kelompok perlakuan terjadi peningkatan 41,25%, sedangkan kelompok kontrol terjadi peningkatan sebesar 19,28%. Hasil t-test independent rerata tes akhir kecepatan tendangan sabit antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol sebesar -3,652 dengan nilai signifikansi 0,001 lebih kecil dari 0,05 (p = 0,001 < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa pelatihan tendangan drill kanan kiri 10 repetisi 5 set memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kecepatan tendangan sabit atlet putri pencak silat BN Kintara.
Hubungan Keterampilan Teknik Dasar Bola Basket dan Motivasi Berprestasi terhadap Minat Mahasiswa Menjadi Wasit Cabang Olahraga Bola Basket Kresnayadi, I Putu Eri; Widhiyanti, Komang Ayu Tri; Tara, Made Ari Nohan; Dewi, Ida Ayu Kade Arisanthi; Widiantari, Ni Luh Gde; Indrawathi, Ni Luh Putu; Ariawati, Ni Wayan; Sudiarta, I Gusti Ngurah; Sudarsana, I Putu Agus Budi; Bagia, I Made; Astrawan, I Putu
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v10i1.5133

Abstract

Penelitian ini berfokus pada keterkaitan antara keterampilan dasar bermain bola basket serta motivasi untuk mencapai hasil yang berprestasi dengan minat mahasiswa program studi PENJASKESREK FST UPMI Bali untuk menjadi wasit dalam pertandingan bola basket. Metode deskriptif diterapkan dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini, populasi mahasiswa laki-laki dengan jumlah total 100 mahasiswa PENJASKESREK FST UPMI Bali pada semester IV tahun akademik 2024/2025. Sebanyak 50 mahasiswa dipilih secara random untuk menjadi sampel dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner untuk mengukur motivasi berprestasi dan minat menjadi wasit bola basket, serta tes praktik untuk mengukur keterampilan bermain bola basket. Berdasarkan pengolahan dan analisis data, kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara penguasaan keterampilan teknik dasar bola basket dengan minat untuk menjadi wasit bola basket. Selain itu, juga terdapat hubungan positif dan signifikan antara penguasaan keterampilan teknik dasar bola basket dan motivasi berprestasi secara bersamaan terhadap minat untuk menjadi wasit bola basket.
Analisis Kinematika Jump Smash pada Olahraga Bolavoli dengan Pendekatan Dua Dimensi Gerak Widiantari, Ni Luh Gde; Astrawan, I Putu; Widhiyanti, Komang Ayu Tri; Kresnayadi, I Putu Eri; Indrawathi, Ni Luh Putu; Bagia, I Made
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 6 No. 3 (2025): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v6i3.882

Abstract

This study investigated the influence of the jump smash technique (with and without approach) on the accuracy and kinematic parameters of volleyball players' movements, utilizing two-dimensional video analysis (Kinovea) on 12 club members. The kinematic analysis results showed significant differences in three key variables: jump height, external shoulder rotation, and backward trunk lean, where the jump smash technique with approach demonstrated superior values. Although the accuracy data indicated a higher average for the technique without approach (3.85 vs. 3.02), the study concluded that the jump smash technique with approach provided a more significant overall impact on both accuracy and changes in kinematic parameters in the players.volleyball club, when compared to the jump smash technique without a run-up.
Implementasi Gerak Dasar Lokomotor Untuk Meningkatkan Hasil Belajar PJOK Teknik Dasar Passing Bawah Bola Voli Pada Siswa Kelas V.B SD Negeri 2 Ubung Komang Ngurah Darmika; Ni Luh Putu Indrawathi; I Putu Agus Budi Sudarsana
Journal of Physical Activity (JPA) Vol. 5 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Asosiasi Program Studi Olahraga PGRI Indonesia (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58343/jpa.v5i2.161

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dampak penerapan gerakan lokomotor dalam mengajarkan teknik dasar passing bawah bola voli kepada siswa kelas V.B di SDN 2 Ubung selama tahun ajaran 2025–2026. Pada tahap tes awal, sebagian besar siswa belum mampu melakukan passing dengan teknik bawah. Kurangnya keseimbangan, koordinasi gerakan yang kurang baik, serta keterbatasan dalam menyesuaikan posisi tubuh terhadap lintasan bola—ditambah dengan proses pembelajaran yang terlalu berpusat pada guru—diidentifikasi sebagai penyebab utama masalah tersebut. Setiap siklus dalam PTK ini mencakup langkah perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, serta refleksi. Studi ini subjeknya ialah 26 siswa. Data yang diperoleh dari tes keterampilan dan lembar observasi aktivitas pembelajaran dianalisis menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif berdasarkan tingkat penguasaan individu maupun kelas. Tingkat penguasaan pembelajaran secara keseluruhan di kelas tersebut meningkat sebesar 34,61%, yakni dari 57,69% menjadi 92,30%, selama pelaksanaan siklus pertama dan kedua. Temuan ini menunjukkan penggunaan gerakan lokomotor mampu meningkatkan akurasi teknik passing bawah, sinkronisasi gerakan, stabilitas, serta kecepatan dalam mengubah posisi tubuh. Maka karenanya, melatih siswa sekolah dasar dengan gerakan lokomotor—alih-alih memanfaatkan latihan PJOK konvensional—dapat secara signifikan meningkatkan keterampilan passing bawah bola voli mereka.
Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division (STAD) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Teknik Dasar Bounce Pass dalamPermainan Bola Basket Pada Murid Kelas X Ni Komang Arik Prasetiawati; I Putu Eri Kresnayadi; Ni Luh Putu Indrawathi
Journal of Physical Activity (JPA) Vol. 5 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Asosiasi Program Studi Olahraga PGRI Indonesia (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58343/jpa.v5i2.162

Abstract

Studi ini urgensinya ialah guna untuk mengetahui peningkatan hasil belajar teknik dasar bounce pass dalam permainan bola basket pada murid kelas X-B SMA Negeri 1 Abiansemal tahun pelajaran 2025/2026 melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD). Pada tahap tes awal, sebagian besar murid belum mampu melakukan teknik dasar bounce pass. Jumlah murid yang terlalu banyak dalam 1 kelas—ditambah dengan proses pembelajaran yang terlalu berpusat pada guru—diidentifikasi sebagai penyebab utama masalah tersebut. Setiap siklus dalam PTK ini mencakup langkah perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, serta refleksi. Studi ini subjeknya ialah 36 murid. Data yang diperoleh dari nilai sikap dan lembar observasi aktivitas pembelajaran dianalisis menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD yang menekankan pengalaman belajar langsung dan mudah diterapkan dalam pengajaran berdasarkan tingkat penguasaan individu maupun kelas. Tingkat penguasaan pembelajaran secara keseluruhan di kelas tersebut meningkat sebesar 50,00%, yakni dari 36,11% menjadi 86,11%, selama pelaksanaan siklus pertama dan kedua. Temuan ini menunjukkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar teknik dasar bounce pass. Maka karenanya, melatih murid SMA dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD—alih-alih memanfaatkan latihan PJOK konvensional—dapat secara signifikan meningkatkan hasil belajar bounce pass mereka.
Pengaruh Senam Aerobik terhadap Kebugaran Jasmani, Komposisi Tubuh, dan Kualitas Tidur Mahasiswa Universitas PGRI Mahadewa Indonesia Ni Luh Putu Indrawathi; I Putu Astrawan; Komang Ayu Tri Widhiyanti; I Putu Eri Kresnayadi; Ni Luh Gde Widiantari
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 7 No. 2 (2026): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v7i2.1103

Abstract

Aerobic exercise is a structured physical activity with great potential to enhance students' fitness and well-being. This study aimed to examine the effects of an aerobic exercise program on physical fitness, body composition, and sleep quality among students of Universitas PGRI Mahadewa Indonesia. A quasi-experimental design with a pretest-posttest control group was employed. Seventy-two second-semester female students were selected through purposive sampling and randomly assigned to an experimental group (n=36) participating in a moderate-intensity aerobic exercise program for 10 weeks (3 sessions/week, 60 minutes/session), and a control group (n=36) receiving no additional treatment. Physical fitness was assessed using the modified Indonesian Physical Fitness Test (TKJI) and VO₂max (Rockport Walking Test); body composition was measured via bioelectrical impedance analysis (BIA); sleep quality was evaluated using the Indonesian version of the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Data were analyzed using paired t-test, independent t-test, and ANCOVA at α=0.05. Results demonstrated significant improvements in VO₂max (p=0.000; Δ=4.31 mL/kg/min), reduction in body fat percentage (p=0.000; Δ=-2.87%), increase in muscle mass (p=0.002; Δ=+1.24 kg), and improvement in PSQI scores (p=0.000; Δ=-2.6 points) in the experimental group compared to controls. It is concluded that a structured 10-week aerobic exercise program significantly improves physical fitness, body composition, and sleep quality of female students at UPMI. These findings support integrating aerobic exercise as a mandatory component in college student wellness programs.
KEGIATAN YOGA TAWA BAGI LANSIA DI BANJAR BELALUAN SEBAGAI UPAYA MENJAGA KESEHATAN PADA USIA LANSIA I Putu Yoga Darmaika; Komang Ani Tri Agustini; I Nyoman Bagus Satria Wiguna; Yohana Alfrida Inna; Firdon Ngailo; I Gusti Ayu Rai; Ni Luh Putu Indrawathi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widya Mahadi Vol. 6 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : LP3M Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/widyamahadi.v6i2.6711

Abstract

The elderly are an age group vulnerable to physical, psychological, and social decline due to the aging process. Among the common problems experienced by the elderly are decreased physical fitness, increased stress levels, and reduced social interaction, which can impact their quality of life. In Banjar Belaluan, recreational health activities appropriate to the elderly's needs are still limited. Therefore, this community service activity aims to improve the physical, mental, and social health of the elderly through laughter yoga. This activity involved 35 elderly people who participated in laughter yoga sessions regularly twice a week. The implementation method consisted of socialization, laughter yoga practice, and evaluation. Data were obtained through direct observation and informal interviews, then analyzed descriptively and qualitatively. The results showed that laughter yoga had a positive impact on participants, characterized by increased enthusiasm, improved mood, reduced anxiety, and increased social interaction among the elderly. Furthermore, participants felt more relaxed and comfortable after participating. Thus, laughter yoga can be an effective alternative promotional and preventive activity to help maintain the health and improve the quality of life of the elderly in the community.