Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

ANALISIS KEBIJAKAN PROGRAM PENANGGULANGAN TUBERKULOSIS DI ERA PANDEMI COVID-19 PADA PUSKESMAS DI KABUPATEN ACEH UTARA TAHUN 2021 Fridessia Ardiani; Jon Piter Sinaga; Megawati Sinambela
Kapital Deli Sumatera Vol 1 No 1 (2022): Artikel Riset Volume 1 Nomor 1 Juli 2022
Publisher : LPPM Universitas Deli Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya pengendalian tuberkulosis di Indonesia dapat dikatakan menemui banyak tantangan, di antaranya munculnya pandemi COVID-19 sehingga fokus program kesehatan tergeser ke penanganan pandemi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif mengenai aspek input, proses dan output implementasi Kebijakan Pengendalian Tuberkulosis pada Era Pandemi Covid-19 di Puskesmas Kabupaten Aceh Utara. Mulai November 2021 sampai Maret 2022. Informan penelitian adalah 7 orang yang terdiri dari 2 orang pelaksana dan pengelola program tuberkulosis, 2 pasien tuberkulosis, 1 orang kader tuberkulosis, kepala Puskesmas Nisam dan pemegang program tuberkulosis di Lhoksukon, Dinas Kesehatan Aceh Utara. Daerah. jumlah dan jenis SDM TB telah memenuhi persyaratan minimal; Sumber anggaran berasal dari APBK, BOK, dana global dan swadaya desa; Sarana pembuangan sampah dari pemeriksaan laboratorium belum memadai, OAT selalu tersedia, skrining TB dilakukan dengan metode door to door, pelaporan dilakukan secara manual dan online melalui laman SI TB, kurangnya koordinasi dengan desa, dan lintas sektor internal di Puskesmas terkait pengendalian TB, Kurangnya alat transportasi tenaga kesehatan ke lapangan, Minimnya anggaran untuk memberikan gaji kader TB, Penemuan kasus baru positif TB menurun selama Pandemi, Keberhasilan pengobatan diatas 90%. Pendampingan pembentukan desa swadaya di seluruh wilayah kerja Puskesmas di Kabupaten Aceh Utara, Penyampaian anggaran pengadaan sarana transportasi petugas lapangan, Penguatan Peran Kepala Puskesmas terkait pembuatan SOP koordinasi pelaksanaan program pengendalian TB dengan KIA, Promkes dan Surveilans. Kata kunci: Pandemi Covid-19, program pengendalian tuberkulosis, kebijakan.
Deteksi Dini Mencegah Komplikasi Kehamilan Untuk Kehamilan Sehat Bagi Calon Pengantin Megawati Sinambela; Stefani Anastasia Sitepu; Jon Piter Sinaga
Health Community Service Vol. 3 No. 2 (2025): Nopember 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/hcs.v3i2.8135

Abstract

prakonsepsi melalui edukasi, skrining faktor risiko, dan tindak lanjut dini terhadap temuan kesehatan. Masa sebelum kehamilan merupakan jendela intervensi yang penting karena banyak faktor yang memengaruhi luaran maternal dan neonatal sudah ada sebelum konsepsi terjadi, seperti anemia, hipertensi, kelebihan berat badan, gangguan glukosa, perilaku gizi yang kurang baik, serta keterlambatan mengonsumsi asam folat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesiapan catin dalam mewujudkan kehamilan sehat melalui edukasi kesehatan reproduksi dan deteksi dini. Metode yang digunakan ialah pendekatan deskriptif dengan rangkaian pretest, penyuluhan, skrining kesehatan, konseling singkat, dan posttest pada 50 calon pengantin yang terdaftar di wilayah kerja puskesmas. Materi edukasi menekankan gizi prakonsepsi, suplementasi asam folat, pencegahan anemia, pengendalian penyakit kronis, serta tanda bahaya kehamilan. Hasil kegiatan menunjukkan pengetahuan baik peserta meningkat dari 46% menjadi 81% setelah intervensi. Skrining juga menemukan 18% peserta mengalami anemia ringan, 10% memiliki IMT ?25 kg/m², 8% mempunyai tekanan darah ?140/90 mmHg, dan 6% memiliki gula darah sewaktu ?200 mg/dL yang memerlukan evaluasi lanjutan. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi dan skrining prakonsepsi efektif sebagai strategi promotif dan preventif untuk mengidentifikasi faktor risiko sebelum kehamilan. Integrasi program kesiapan catin ke pelayanan primer perlu diperkuat agar pencegahan komplikasi kehamilan dapat dilakukan lebih dini dan lebih sistematis.
Pencegahan Anemia Pada Ibu Hamil Melalui Biskuit Biwa Stevani Anastasya Sitepu; Megawati Sinambela; Jon Piter Sinaga
Health Community Service Vol. 3 No. 2 (2025): Nopember 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/hcs.v3i2.8136

Abstract

Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan yang penting karena berhubungan dengan peningkatan risiko kelelahan, perdarahan, kelahiran prematur, dan berat badan lahir rendah. Secara global, anemia masih memengaruhi sekitar 37% ibu hamil, sedangkan di Indonesia prevalensi anemia pada ibu hamil. Selain suplementasi tablet tambah darah, diperlukan inovasi pangan lokal yang praktis dan mudah diterima untuk mendukung pencegahan anemia. Biwa (Eriobotrya japonica) memiliki kandungan mineral, vitamin C, karotenoid, dan senyawa fenolik sehingga berpotensi dikembangkan menjadi pangan fungsional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan anemia sekaligus mengenalkan pengolahan biwa menjadi biskuit sebagai pangan selingan pendukung. Metode kegiatan meliputi edukasi, demonstrasi pembuatan biskuit biwa, diskusi gizi kehamilan, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai anemia, dan pemanfaatan pangan local biwa. Pengembangan biskuit biwa layak dipertimbangkan sebagai inovasi pangan pendamping yang praktis, mudah diterima, dan dapat diintegrasikan dengan edukasi gizi serta konsumsi tablet tambah darah pada ibu hamil.
Peningkatan Kompetensi Guru dalam Pengelolaan Sistem Informasi dan Keamanan Data di Era Digital pada SMK Brigjend Katamso II Marelan Erbin Sitorus; Jon Piter Sinaga; Hadi Widodo; Fitriani Manurung; Dwi Priyanti; Edy Firmansyah
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/whn5zy31

Abstract

Transformasi digital di bidang pendidikan mendorong pemanfaatan sistem informasi dalam pengelolaan administrasi dan proses pembelajaran. Namun, peningkatan penggunaan teknologi juga meningkatkan risiko keamanan data sehingga diperlukan peningkatan kompetensi guru dalam pengelolaan sistem informasi dan perlindungan data. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengelola sistem informasi sekolah serta menerapkan praktik keamanan data di SMK Brigjend Katamso II Marelan. Metode pelaksanaan meliputi observasi kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, demonstrasi, praktik, pendampingan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Materi pelatihan mencakup pengelolaan sistem informasi, keamanan akun, perlindungan data pribadi, identifikasi ancaman siber, dan penggunaan layanan berbasis cloud secara aman. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi guru yang ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata post-test dibandingkan pre-test pada seluruh aspek yang diukur. Peningkatan terbesar terjadi pada kemampuan mengidentifikasi ancaman siber serta penerapan praktik keamanan data dalam aktivitas pembelajaran dan administrasi sekolah. Selain itu, peserta menunjukkan partisipasi aktif selama pelatihan dan meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya keamanan informasi di lingkungan pendidikan. Program ini memberikan kontribusi positif dalam memperkuat kompetensi digital guru dan mendukung terciptanya tata kelola sistem informasi yang lebih aman, efektif, dan berkelanjutan sebagai bagian dari transformasi digital di lingkungan sekolah.