Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Faktor Risiko yang Berpengaruh terhadap Kejadian Hipertensi pada Ibu Hamil di Puskesmas Talise Kota Palu: Risk Factors Associated with Hypertension in Pregnant Women at Talise Health Center, Palu City Dela, Brigita; Sofyan, Asrawati; Sabir, Muhammad; Anggara, Ary; Alvino, Guntur
Jurnal Kesmas Untika Luwuk : Public Health Journal Vol. 16 No. 2 (2025): Jurnal Kesmas Untika Luwuk: Public Health Journal
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51888/phj.v16i2.354

Abstract

Hipertensi adalah kondisi di mana tekanan darah sistolik hampir mencapai atau lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik hampir mencapai atau lebih dari 90 mmHg Hipertensi bisa terjadi di berbagai tahap kehidupan, termasuk selama kehamilan. Hipertensi dalam kehamilan termasuk dalam faktor utama penyebab morbiditas dan mortalitas untuk ibu ataupun janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian hipertensi dalam kehamilan pada ibu hamil. Metode penelitian yang digunakan adalah cohort retrospektif dengan populasi Wanita hamil di wilayah kerja puskesmas Talise Kota Palu dan Sampel sebanyak 91 sampel menggunakan Teknik Purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa usia ibu hamil, paritas ibu hamil tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kejadian hipertensi dalam kehamilan. Namun riwayat hipertensi pada ibu hamil memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kejadian hipertensi dalam kehamilan. untuk mengatasi hipertensi dalam kehamilan perlu dilakukan pemantauan ibu hamil yang memiliki Riwayat hipertensi dan penyuluhan tentang pentingnya pemeriksaan tekanan darah secara teratur dan kontrol Kesehatan bagi ibu hamil. Hypertension is a condition in which systolic blood pressure almost reaches or more than 140 mmHg and diastolic blood pressure almost reaches or more than 90 mmHg Hypertension can occur at various stages of life, including during pregnancy. hypertension in pregnancy is included in the main factors causing morbidity and mortality for the mother or fetus. this study aims to determine the risk factors associated with the incidence of hypertension in pregnancy in pregnant women. the research method used was retrospective cohort with a population of pregnant women in the working area of the Talise Health Center, Palu City and a sample of 90 samples using Purposive sampling technique. The results showed that the age of pregnant women, parity history of pregnant women did not have a significant relationship with the incidence of hypertension in pregnancy. However, the history of hypertension in pregnant women has a significant relationship with the incidence of hypertension in pregnancy. to overcome hypertension in pregnancy, it is necessary to monitor pregnant women who have a history of hypertension and counseling about the importance of regular blood pressure checks and health control for pregnant women.  
PERBANDINGAN KADAR GLUKOSA DARAH DUA JAM POSTPRANDIAL SETELAH KONSUMSI KURMA AJWA DAN PISANG AMBON PADA INDIVIDU SEHAT Faaz, Muh Azzam; Harun, Haerani; Rachmat, Nihayatul Khoiriyah; Yanti, Riska; Hermanto, Darent Aditya Nasario; Towidjojo, Vera Diana; Sofyan, Asrawati
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 10, No 2 (2026): APRIL: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUN
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v10i2.37827

Abstract

Pemilihan jenis buah memengaruhi respons glikemik postprandial yang esensial dalam pencegahan gangguan metabolisme glukosa. Kebaruan penelitian ini terletak pada perbandingan langsung respons glikemik dua jam postprandial antara konsumsi porsi lazim kurma Ajwa dan pisang Ambon pada individu sehat menggunakan desain quasi-eksperimental. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh konsumsi porsi lazim kurma Ajwa (tiga butir) dan pisang Ambon (satu buah) terhadap kadar glukosa darah dua jam postprandial (GD2PP) pada individu sehat. Penelitian ini merupakan penelitian analitik komparatif berdesain quasi-eksperimental (two-group pretest-posttest) ini melibatkan 92 responden sehat (52 kelompok kurma; 40 kelompok pisang) melalui consecutive sampling. Setelah berpuasa 8–10 jam, glukosa darah puasa (GDP) diukur menggunakan glucometer POCT. Subjek kemudian diberikan intervensi buah dan diukur kembali GD2PP-nya tepat dua jam pascakonsumsi. Data dianalisis menggunakan uji Paired t-test dan Independent t-test. Kelompok pisang menunjukkan rerata GDP 89,03±6,98 mg/dL dan GD2PP 88,68±8,06 mg/dL tanpa perbedaan bermakna (P-value=0,673). Kelompok kurma menunjukkan penurunan signifikan dari GDP 92,67±8,67 mg/dL menjadi GD2PP 89,25±9,60 mg/dL (p=0,010). Terdapat perbedaan perubahan kadar glukosa (ΔGD2PP) yang signifikan secara statistik antara kelompok pisang (-0,35±5,20 mg/dL) dan kurma (-3,42±9,28 mg/dL) dengan nilai p=0,048. Konsumsi kurma Ajwa memberikan respons glikemik yang secara statistik lebih rendah dibandingkan pisang Ambon. Kedua jenis buah ini terbukti aman dan tidak memicu hiperglikemia postprandial, sehingga dapat direkomendasikan untuk menjaga stabilitas glukosa darah pada individu sehat.