Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENYUSUNAN BAHAN AJAR BERBASIS VLOG DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN CROSS CULTURAL MAHASISWA PGSD IKIP SILIWANGI Hana Sakura Putu Arga; Galih Dani Septiyan Rahayu; Ronny Mugara
Jurnal Ilmiah P2M STKIP Siliwangi Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 November 2019
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.643 KB) | DOI: 10.22460/p2m.v6i2p%p.1454

Abstract

ABSTRAKIndonesia merupakan negara yang beragam dari berbagai aspek baik suku bangsa, bahasa, adat istiadat, dan budaya. Oleh karena itu, keterampilan cross cultural sudah seharusnya dimiliki oleh setiap warga negara Indonesia. Akan tetapi dalam kenyataannya masih banyak warga yang mempermasalahkan terkait dengan keberagaman dan berujung bentrok atau tawuran. Berdasarkan hal tersebut pada penelitian ini dilaksanakan pembelajaran dengan menyusun bahan ajar berbasis vlog dalam melatih dan meningkatkan keterampilan cross cultural mahasiswa PGSD IKIP Siliwangi. Selain bertujuan melatih dan meningkatkan keterampilan cross cultural mahasiswa penelitian ini juga diharapkan menambah ketersediaan bahan ajar di SD khusunya untuk melatih keterampilan cross cultural. Metode pada penelitian ini adalah metode kuasi eksperimen dengan desain non-equivalent pretest postest control group desain.populasi dan asmpel pada penelitian ini yaitu mahasiswa PGSD IKIP Siliwangi semester 4 angkatan tahun 2017 dengan jumlah 80 mahasiswa. Instrumen yang digunkan adalah lembar observasi sesuai dengan indikator keterampilan cross cultural. Pengolahan dan analisis data menggunkan bantuan SPSS. Hasil penelitian menjukan pembelajaran dengan penyusunan bahan ajar berbasis vlog dapat meningkatkan keterampilan cross cultur mahasiswa PGSD dan lebih baik dari pada pembelajaran konvensional.Kata Kunci: bahan ajar, vlog, keterampilan, cross cultural ABSTRACTIndonesia is a diverse country from various aspects both ethnicity, language, customs, and culture. Therefore, cross-cultural skills should be possessed by every Indonesian citizen. However, in reality, there are still many people who are concerned about diversity and lead to clashes or brawls. Based on this in this study conducted learning by compiling vlog-based teaching materials in training and improving cross-cultural skills of PGSD IKIP Siliwangi students. Besides aiming to train and improve cross-cultural skills, this research student is also expected to increase the availability of teaching materials in elementary schools especially to train cross-cultural skills. The method in this study is a quasi-experimental method with a non-equivalent pretest-posttest control group design. The population and sample in this study are PGSD IKIP Siliwangi students in semester 4 of 2017 with a total of 80 students. The instrument used was an observation sheet in accordance with indicators of cross-cultural skills. Data processing and analysis using SPSS assistance. The results of the study show that learning by preparing vlog-based teaching materials can improve the cross-cultural skills of PGSD students and is better than conventional learning.Keywords: teaching materials, vlog, skills, cross-cultural
PROGRAM PENDAMPINGAN DALAM PENYUSUNAN BAHAN AJAR BERBASIS ECOLITERACY BAGI GURU-GURU SEKOLAH DASAR DI WILAYAH KABUPATEN BANDUNG BARAT Hana Sakura Putu Arga; Galih Dani Septiyan Rahayu; Ronny Mugara
Abdimas Siliwangi Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (853.596 KB) | DOI: 10.22460/as.v2i2p122-128.3327

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat adalah salah satu bagian dari tridharma perguruan tinggi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Kabupaten Bandung barat dengan tujuan jangka panjang program pengabdian ini adalah mengembangkan suatu pembelajaran dengan pendampingan berbasis ecoliteracy di lingkungan Sekolah Dasar (SD). Secara khusus, tujuan yang ingin dicapai sebagai berikut: (1). Meningkatkan pemahaman guru terkait dengan bahan ajar; (2). Meningkatnya pemahaman guru dalam membuat dan mengembangkan bahan ajar berbasis; dan 3). Tersedianya bahan ajar berbasis ecoliteracy di SD. Metode yang akan dipakai dalam upaya pencapaian tujuan tersebut memalui pendampingan yang langkah-langkahnya terdiri dari: (1). mengkaji ecoliteracy; (2). Mempersiapkan bahan-bahan untuk membuat bahan ajar; (3). Melakukan pendampingan bahan ajar berbasis ecoliteracy; (4). Melakukan refleksi dan terkait proses pendampingan; (d). Evaluasi kegiatan pendampingan penyusunan bahan ajar berbasis ecoliteracy. Hasil dari pengabdian ini yaitu tersedianya bahan ajar berbasis ecoliteracy.
KETERAMPILAN MENULIS DESKRIPSI SEKOLAH DASAR KELAS TINGGI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL Andreas Ivan; Ronny Mugara; Ryan Dwi Puspita
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the application of a contextual learning model. The purpose of this study was to determine the application of the contextual learning model to improve the writing skills of descriptive essays in high grade elementary school students. This research is motivated by several problems experienced by students in writing descriptive essays. This study uses a literature review method, with the aim of describing the ability to write descriptions of high-grade elementary school students using a contextual learning model. The data was collected by tracing the Sinta indexed electronic National journal. From the results of this study, 5 relevant articles showed that the writing skills of students' description essays increased based on cycle 2 which reached 80%. Thus it can be concluded that the skills of writing essays of descriptions of students improve by using contextual learning models in high grade elementary school students.
UPAYA MENINGKATKAN ASPEK PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA DINI MELALUI GAME TEKA-TEKI SILANG BERBASIS PEMBELAJARAN STEAM Tutin Priatin; Ronny Mugara; Agus Sumitra
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 4, No 4 (2021): Volume 4 Nomor 4, Juli 2021
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v4i4.p%p

Abstract

Cognitive development is a very significant aspect. Cognitive processes are related to the level of intellectual intelligence which refers to the thinking, knowledge, and reasoning where this cognitive is concerned with the development of the child's thinking. Efforts in improving cognitive development in Early Childhood are one of them by providing activities in the form of games or games, namely crossword puzzle activities based on STEAM, crossword games through the steam method with technology, and the provision of worksheets made as interesting as possible to attract the interest of students studied. Based on the observations, crossword puzzle games conducted in PAUD Bina Karya, still use the classic way of providing worksheets without any pictures and colors so that researchers research steam-based crossword puzzle games. The research method the subjects studied were 20 children, 10 men and 10 women in the 5-6-year-old age group. The data collection technique carried out in this study is observation, for technical data analysis used namely qualitative data analysis. After the implementation of the study, there are some children whose aspects of cognitive development appear to develop as researchers hope, after being given crossword worksheets and games that use electronic media, it can be said that crossword puzzle games can improve aspects of cognitive development in Early Childhood.Perkembangan Kognitif merupakan aspek yang sangat berarti. Proses kognitif berhubungan dengan tingkat kecerdasan intelektual yang merujuk pada pemikiran, pengetahuan, dan penalaran dimana kognitif ini menyangkut pada perkembangan berpikir anak. Untuk meningkatkan aspek perkembangan kognitif pada anak usia dini salah satunya dengan memberikan kegiatan berupa permainan ataugame, yaitu teka-teki silang yang berbasis STEAM, permainan teka-teki silang melalui metode STEAM  menggunakan media teknologi   dan pemberian lembar kerja yang dibuat menarik sehingga aspek perkembangan kognitif anak meningkat. Berdasarkan hasil pengamatan, permainan teka-teki silang yang dilakukan di PAUD Bina Karya, masih menggunakan cara klasikal yaitu dengan memberikan lembar kerja tanpa ada gambar-gambar dan warna-warna sehingga peneliti melakukan penelitian  melalui gameteka-teki silang berbasis STEAM. Metode penelitian menggunakan metode penelitian tindakan kelas, subjek yang diteliti yaitu 20 anak, laki-laki berjumlah 10 orang dan perempuan berjumlah 10 orang pada kelompok usia 5-6 tahun. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu observasi, untuk teknik analisis data yang digunakan yakni analisis data kualitatif. Setelah dilaksanakannya penelitian ada beberapa anak yang aspek perkembangan kognitifnya  terlihat berkembang sebagaimana harapan peneliti, setelah diberikan lembar kerja teka-teki silang dan permainan yang menggunakan media elektronik, dapat dikatakan melaluigameteka- teki silang berbasis STEAM dapat meningkatkan aspek perkembangan kognitif pada Anak Usia Dini.
UPAYA GURU DALAM MENANGANI KASUS BULLYING VERBAL ANAK USIA DINI Afina Latifah Fauziyah; Ronny Mugara; Ririn Hunafa Lestari
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 Nomor 2, Maret 2021
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v4i2.p%p

Abstract

Early childhood education is education that is given at the age of 0-6 years. At that time, children also often experienced difficulties during their growth and development. This difficulty occurs because every child has a different development process and a different environment. Child development is influenced by several factors, including environmental factors. The environment can shape children's social-emotional development. Problems that usually arise in children's emotional social development can be seen in the presence of inappropriate children's behavior, both at home and school, one of which is bullying. Bullying is now starting to appear in kindergarten. Children at an early age are indicated and involved in verbal bullying behavior, usually have trigger factors that make the child do this. In this case, verbal bullying occurs in schools due to a lack of supervision from the teacher, lax in applying rules, and environmental factors that affect the quality of language and result in verbal bullying. This study aims to determine Kindergarten teachers' knowledge about verbal bullying. The technique used is thematic data analysis by collecting data such as observation, interviews, and documentation. The results of this study indicate the importance of handling cases of verbal bullying in early childhood, to be precise in kindergarten.Pendidikan Anak Usia dini adalah pendidikan yang diberikan pada masa usia 0-6 tahun. Di masa itu, anak juga seringkali mengalami kesulitan di masatumbuh kembangnya. Kesulitan ini terjadikarena setiap anak memiliki proses tumbuh kembang yang berbeda serta lingkungan yang berbeda. Tumbuh kembang anak dipengaruhi beberapa faktor, diantaranya adalah faktor lingkungan.Lingkungan dapat membentuk perkembangan sosial emosional anak. Permasalahan yang biasanya muncul pada perkembangan sosialemosinal anak dapat dilihat dengan adanya perilaku anak yang kurang tepat, baik dirumah maupun di sekolah, salah satunya adalah perilaku bullying. Bullyingkini mulai muncul di TK. Anak yang diusia dininya terindikasi dan terlibat dalam perilaku bullying verbal, biasanya memiliki faktor pemicu yang membuat anak melakukan hal tersebut. Dalam hal ini Perilaku bullyingverbal terjadi di sekolah karena kurangnya  pengawasan dari guru, longgar dalam menerapkan aturan,serta faktor lingkungan yang mempengaruhi kualitas bahasa dan berakibat timbulnya bullyingverbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  Pengetahuan guru TK tentang bullyingverbal. Adapun teknik yang digunakan adalah analisis data tematik  dengan mengumpulkan data seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil dari penelitian ini bahwa betapa pentingnya penanganan kasus bullyingverbal ini di kalangan usai dini tepatnya di taman kanak-kanak.
MENINGKATKAN PERKEMBANGAN BAHASA MELALUI METODE BERCERITA MENGGUNAKAN MEDIA BIG BOOK DI PAUD NURUL IMAN USIA 5-6 TAHUN Fitri Suryaningsih; Ronny Mugara; Heni Nafiqoh
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 3, No 6 (2020): Volume 3 Nomor 6, November 2020
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v3i6.p%p

Abstract

The purpose of this study was to examine the development of children's language through the method of storytelling using big book media. The reason for the research is to find out the extent of the results of the improvement of children's language development through storytelling with the big book media. The study population in PAUD Nurul Iman Naringgul. The subjects of the study were group B aged 5-6 years totaling 15 children consisting of 6 boys and 9 girls. The method used is Classroom Action Research. Data collection techniques using observations in the form of observation checklist sheets.Data analysis using quantitative descriptive. The results showed that there was an improvement in language development through the method of storytelling with the BSB pre-action category of 0% or no children developed in this phase, the first cycle was 7% or 1 person and the second cycle was 80% or 12 people. From the data, the conclusion is that the method of storytelling can improve children's language development where they can arrange words into a sentence, develop vocabulary, and understand with other people's words or what others have explained.Tujuan penelitian ini untuk menelaah perkembangan bahasa anak melalui metode bercerita menggunakan media big book. Alasan dilakukan penelitian untuk mengetahui sejauhmana hasil peningkatan perkembangan bahasa anak melalui metode bercerita dengan media big book. Populasi penelitian di PAUD Nurul Iman Naringgul. Subyek penelitian adalah kelompok B usia 5-6 tahun berjumlah 15 anak yang terdiri dari 6 laki-laki dan 9  perempuan. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi berupa lembar observasi chek list. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan perkembangan bahasa melalui metode bercerita dengankategori BSB pratindakan 0% atau tidak ada anak yang berkembang dalam fase ini, siklus I 7%  atau 1 orang dan siklus II 80% atau 12 orang. Dari data tersebut kesimpulannya adalah metode bercerita dapat meningkatkan perkembangan bahasa anak yang mana mereka dapat menyusun kata-kata menjadi sebuah kalimat, mengembangkan perbendaharaan kata, dan mengerti dengan ucapan orang lain atau apa yang telah dijelaskan orang lain.
KONSEP PENDIDIKAN ANAK MENURUT AL-QUR’AN DALAM TAFSIR IBNU KATSIR Anisa Rohmawati; Ronny Mugara; Rohmalina Rohmalina
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 Nomor 3, Mei 2020
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v3i3.p%p

Abstract

Children are the fruit of life for parents as the next generation. Every parent would want a child who is righteous and righteous. Many parents today are less ready to educate children and are not in accordance with the Qur'an. So a correct understanding of the education of children in accordance with the Qur'an is still needed. Among the verses in the Qur'an relating to the concept of education to children is the QS. Lukman: 12-19. The purpose of this study was to determine the concept of children's education, and how to deal with the challenges of the times based on the concept of children's education according to Ibn Kathir. This research uses a qualitative approach. For data collection the authors use the Literature method with primary and secondary data sources, using reference books, which are related to research problems. The data analysis technique is by reading and also analyzing primary and secondary source data by skimming, paragraph statements and document statements. The concept of education in the interpretation of Ibn Kathir according to the QS. Lukman: 12-19 are: a) giving wisdom and commands of gratitude to God, b) prohibition of shirk, c) filial piety to both parents, d) every bad and good is rewarded, e) the command to establish prayer, f) the prohibition so that not arrogant.Anak adalah buah kehidupan bagi kedua orangtua sebagai generasi penerus. Setiap kedua orangtua pasti menginginkan putra putri yang sholih dan shalihah. Banyak kedua orangtua sekarang yang kurang siap dalam mendidik anak dan tidak sesuai dengan Al-Qur’an. Maka pemahaman yang benar akan pendidikan terhadap anak yang sesuai dengan Al-Qur’an masih diperlukan. Diantara banyak ayat dalam Al-Qur’an yang berkaitan dengan konsep pendidikan terhadap anak adalah QS. Lukman : 12-19. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk menemukan konsep pendidikan anak, dan cara menghadapi tantangan zaman berdasarkan cara pembinaan anak menurut Ibnu Katsir. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif. Untuk pengumpulan data penulis menggunakan metode Literatur dengan sumber data primer dan sekunder, menggunakan rujukan buku-buku, yang berkaitan dengan masalah penelitian. Teknik analisi data yaitu dengan mebaca juga menganalisis data sumber primer dan sekunder dengan cara: skimming, paragraph statement dan dokument statement. Adapun konsep pendidikan dalam Tafsier Ibnu katsir menurut QS. Lukman : 12-19 adalah: a)pemberian hikmah dan perintah rasa syukur kepada Allah, b)larangan syirik, c)berbakti kepada kedua orangtua, d)setiap keburukan dan kebaikan ada balasannya, e)perintah mendirikan shalat, f)larangan agar tidak sombong.
MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA PEMAHAMAN MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR Apriyanti Syariana Adiha; Ronny Mugara; Ryan Dwi Puspita
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 4 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i4.6262

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena fakta di lapangan terdapat banyak siswa yang belum sepenuhnya memahami materi yang dijelaskan oleh guru terutama dalam mata pelajaran matematika. Kebanyakan siswa hanya sekedar menghafal materi tanpa memahaminya dengan baik dan benar, sehingga tidak sedikit siswa yang saat diberikan evaluasi kemampuannya tidak mencapai ketentuan dalam belajar. Penelitian ini  bertujuan untuk mengkaji secara teoritis tentang penggunaan model CTL pada pemahaman matematika siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kajian literatur (literatur review). Sampel dalam penelitian ini adalah lima artikel yang publish pada jurnal nasional. Hasil kajian dalam penelitian ini menunjukan bahwa model pembelajaran CTL mampu memberikan peningkatan yang signifikan terhadap kemampuan pemahaman matematika siswa. Hal ini dilihat dari peningkatan pada penelitian Siklus I dan penelitian siklus II dimana siswa mampu mencapai ketuntasan minimal secara keseluruhan dalam pembelajaran matematika dan rata-rata mendapat nilai 70-100. Berdasarkan analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran CTL mampu meningkatkan pemahaman matematika siswa dan memperbaiki proses pembelajaran pada mata pelajaran matematika.
PEMBELAJARAN DARING MENULIS PUISI PADA SISWA KELAS IV SD MENGGUNAKAN MODEL PICTURE AND PICTURE BERBANTUAN MEDIA VIDEO Andini Agnetha Puspadewi; Ronny Mugara
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 4 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i4.8302

Abstract

Keterampilan menulis merupakan salah satu dari empat keterampilan berbahasa yang penting dalam meningkatkan kualitas penulisan dalam pembelajaran. Menulis adalah kemampuan yang harus dilatih sejak usia dini. Menulis adalah keterampilan berbahasa adalah karya satra yang ditujukan untuk menghasilkan suatu tulisan. Tentunya untuk membuat puisi yang baik harus mempunyai cara-cara dan metode yang tepat. Tujuan penelitian ini (1) Untuk mengetahui scenario dan implementasi pembelajaran daring menulis puisi Menggunakan Model Picture And Picture Berbantuan Media Video (2) Mengetahui respon siswa kelas IV terhadap pembelajaran daring menulis puisi Menggunakan Model Picture and Picture 3) Mengetahui kesulitan- kesulitan yang dialami siswa dalam menyelesaikan tugas-tugas  (4) Mengetahui kendala yang dialami guru. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode Deskriptif kualitatif, keterampilan menulis puisi pada siswa SD kelas IV dengan menggunakan Model Picture And Picture. Dalam penelitian ini, data dikumpulkan dengan menggunakan instrument yaitu lembar observasi, angket, wawancara dan tes soal. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV  tahun pelajaran 2020-2021 dengan jumlah 30 siswa SDN Leuwigajah 2 di Kota Cimahi. Berdasarkan hasil penelitian pada tahap pre-test mencapai rata-rata 53,8% hal ini menunjukkan bahwa hasil dari skor pretest masih sangat rendah. Siswa yang tuntas mencapai KKM sebanyak 12 siswa sedangkan yang belum tuntas KKM sebanyak 18 siswa. Sedangkan pada tahap postest mencapai rata-rata 80,5% Siswa yang tuntas mencapai KKM sebanyak 28 siswa sedangkan yang belum tuntas KKM sebanyak 2 siswa. Hasil angket skala sikap siswa 76% sedangkan hasil angket guru 80%. Dapat disimpulkan bahwa penelitian selama pembelajaran daring menulis puisi menggunakan Model Picture And Picture Berbantuan Media Video baik. 
PEMBELAJARAN DARING MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS 1 SD MENGGUNAKAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING BERBANTUAN KARTU KATA Ahadiyatul Kamilah; Ronny Mugara; Siti Ruqoyyah
Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah Vol 4 No 1 (2021): JIPA : Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STKIP Ahlussunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui membaca permulaan siswa kelas 1 sekolah dasar dengan menggunakan model Contextual Teaching and Learning berbantuan kartu kata, persamaan dan perbedaan membaca permulaan menggunakan model Contextual Teaching and Learning berbantuan kartu kata. Penelitian ini dilatarbelakangi karena rendahnya keterampilan membaca permulaan siswa sekolah dasar di kelas rendah. Banyak faktor yang menyebabkan rendahnya keterampilan siswa dalam membaca permulaan, diantaranya model dan media pembelajaran yang kurang efektif yang digunakan guru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan data sekunder atau studi literatur yang bersifat kepustakaan (library research). Data sekunder atau studi literatur berdasarkan satu skripsi dan empat jurnal yang dianalisis untuk mengetahui konsep, persamaan dan perbedaan. Dari hasil analisis, dapat disimpulkan: (1) Model pembelajaran Contextual Teaching and Learning dengan media kartu kata dapat meningkatkan keterampilan membaca permulaan pada siswa kelas 1 sekolah dasar; 2) Terdapat perbedaan dan persamaan membaca permulaan dengan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning yaitu persamaannya setiap penelitian menyimpulkan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning dengan media kartu kata dapat meningkatkan keterampilan membaca permulaan pada siswa kelas 1 sekolah dasar. Sedangkan perbedaannya adalah tujuan penelitian, jumlah sampel subjek yang diteliti