Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Boyband BTS Sebagai Brand Image Mcdonald’s terhadap Keputusan Pembelian Produk Griselda Griselda; Ahmad Junaidi
Kiwari Vol. 1 No. 2 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i2.15571

Abstract

In this increasingly modern era, people will find it very easy to find information through the mass media. This allows the emergence of other cultures, one of which is South Korean culture. Seeing the enthusiasm of the community makes companies compete to attract attention by using celebrities or k-pop idols to work together which of course to build a strong brand image. Judging from this phenomenon, a marketing strategy is needed to maintain competitiveness between companies, as well as what Mc'Donald is doing is collaborating with the rising BTS boyband by presenting a new menu, namely BTS meal. The purpose of this research is to see if there is any influence of the boyband BTS as Mc'Donald's brand image in purchasing decisions. The theory in this research is brand image and purchasing decisions. For the method the author uses a quantitative approach research with a questionnaire method distributed to 100 respondents taken from the ARMY population who bought BTS meal with male or female classification and aged 17-35 years. For the results of data processing that has been carried out by the author, namely a simple linear regression test, the results of the influence of BTS as McDonald's brand image in purchasing decisions are 62.1%.Di era yang semakin modern ini, masyarakat akan sangat mudah mencari informasi melalui media masa. hal tersebut yang memungkinkan munculnya budaya-budaya lain salah satunya budaya korea selatan. Melihat antusias dari masyarakat membuat perusahaan bersaing untuk menarik perhatian dengan menggunakan selebriti atau idol k-pop untuk bekerja sama yang tentunya untuk membangun brand image yang kuat. Dilihat dari fenomena tersebut maka diperlukannya strategi pemasaran untuk mempertahakan daya saing antar perusahaan, begitu juga yang di lakukan oleh Mc’Donald adalah berkolaborasi dengan boyband BTS yang sedang naik daun dengan menghadirkan menu baru yaitu BTS meal. Tujuan dalam penelitan ini adalah untuk melihat adakah pengaruh boyband BTS sebagai brand image Mc’Donald dalam keputusan pembelian. Teori yang digunakan adalah teori brand image dan keputusan pembelian. Untuk metode penulis menggunakan penelitian pendekatan kuantitatif dengan metode kuesioner yang disebar ke 100 responden diambil dari populasi ARMY yang membeli BTS meal dengan klasifikasi pria atau wanita dan berumur 17-35 tahun. Untuk hasil olah data yang telah di laksanakan yaitu uji regresi linear sederhana memperoleh hasil adanya pengaruh BTS sebagai brand image McDonald’s dalam keputusan pembelian sebesar 62,1%.
Peran Homeless Media dalam Melakukan Penyebaran Informasi di Media Sosial Instagram (Studi pada Opini.id) Frances Alexander; Ahmad Junaidi
Kiwari Vol. 1 No. 2 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i1.15703

Abstract

The background of this study is that researchers want to examine how the phenomenon of homeless media in spreading information and news on Instagram social media to audiences, because the development of media that brings this era into a new media era that changes people's consumption patterns of information becomes much easier coupled with the number of people who are already literate of social media. The purpose of this research is to find out an information wrapped in creative content and then disseminated to a wide audience. The results of this study show that homeless media is purely the work of digital journalism creatively in providing content on social media packaged so attractively using existing content. Opini.id as one of the homeless media in Indonesia always provides credible and accurate information, updating comprehensive news articles into a simple and interactive news content so that it is easy to consume lightly.Latar belakang dari penelitian ini adalah fenomena homeless media dalam melakukan penyebaran informasi dan berita di media sosial Instagram terhadap khalayak, dikarenakan perkembangan media yang telah mengubah pola konsumsi masyarakat akan informasi menjadi jauh lebih mudah ditambah dengan banyaknya masyarakat yang sudah melek akan media sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui informasi yang dibungkus dengan konten kreatif lalu disebarluaskan ke khalayak luas. Metode dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi, Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa homeless media merupakan murni kerja jurnalisme digital secara kreatif dalam memberikan konten di media sosial lalu di kemas sedemikian menarik menggunakan audiovisual dan program yang ada. Opini.id sebagai salah satu homeless media di Indonesia menyediakan informasi yang kredibel dan akurat, memperbarui berita artikel yang komprehensif menjadi sebuah konten berita yang sederhana dan interaktif agar mudah dikonsumsi secara ringan.
Pengaruh Konten Mobile Legends di TikTok terhadap Popularitas Games Mobile Legends Sherren Eleanor; Ahmad Junaidi
Kiwari Vol. 1 No. 3 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i3.15773

Abstract

Currently, the Tiktok application is one of the most widely used social media platforms for digital marketing activities. Tiktok is a social media platform that provides a place for its users to be able to express and be creative through video content. This Tiktok account with the name @kbggwp is an example of a Tiktok account being used as a promotional medium and creating Mobile Legends content as a medium for popularizing the online game Mobile Legends: Bang Bang. The account contains various information and various interesting video content about Mobile Legends. This study aims to determine how much influence Mobile Legends content on Tiktok has on the popularity of the Mobile Legends game with variable X namely Mobile Legends content on Tiktok and variable Y namely the popularity of Mobile Legends game. In this study, researchers used research theories and concepts, namely marketing communication theory, branding, popularity, Tiktok social media and online games. The research method used is quantitative and a survey of 100 respondents as a sample with a questionnaire research instrument. Based on the results of the study, it was found that there was a positive and significant effect of the Mobile Legends content variable on Tiktok and the Y variable, namely the popularity of the Mobile Legends game by 56.8%. Aplikasi Tiktok merupakan salah satu media sosial yang saat ini banyak digunakan dalam berbagai kegiatan pemasaran. Aplikasi Tiktok dapat digunakan oleh para penggunanya dengan menciptakan konten-konten video yang bervariasi. Akun Tiktok dengan nama @kbggwp ini menajdi salah satu contoh akun Tiktok yang digunakan sebagai media promosi dan membuat konten Mobile Legends sebagai media mempopulerkan game online Mobile Legends: Bang Bang.  Akun tersebut berisi mengenai berbagai informasi serta berbagai konten video menarik seputar Mobile Legends. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh konten Mobile Legends di Tiktok terhadap popularitas game Mobile Legends dengan variabel X yakni konten Mobile Legends di Tiktok dan variabel Y yakni popularitas game Mobile Legends. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan teori dan konsep penelitian, yakni teori komunikasi pemasaran, branding, popularitas, media sosial Tiktok dan game online. Metode penelitian yang digunakan berupa kuantitatif serta survei terhadap 100 responden sebagai sampel dengan instrument penelitian kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan dari variabel konten Mobile Legends di Tiktok dan variabel Y yakni popularitas game Mobile Legends sebesar 56,8%.
Analisis Semiotika Unsur Komunikasi Sosok Figur Soekarno Pada Film “Soekarno: Indonesia Merdeka” Andrean Eddy Subekti; Ahmad Junaidi
Kiwari Vol. 1 No. 3 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i3.15816

Abstract

The process of modernization is always moving dynamically and very quickly which affects human patterns, actions and behaviors that have an impact on the changing social structure in society. This leads to the growing flow of communication and information. One of the results of this development is film. Film is a medium of communication that can convey messages and other things to the audience. “Soekarno: Indonesia Merdeka” is one of the films that tells about Sukarno's struggle in delivering Indonesia to the gate of independence. This research aims to examine and analyze the elements of communication contained in the film “Soekarno: Indonesia Merdeka”. This research uses roland barthes semiotic theory that focuses on signs, the author tried to analyze the element of public communication on the figure of Sukarno and his speeches shown in the film “Soekarno: Indonesia Merdeka”. This research uses qualitative approach methods as well as the subject of this research focused on The Film “Soekarno: Indonesia Merdeka” and the object of this research is an element of communication attached to the figure of Sukarno. The authors use triangulation techniques to ensure the validity of the data. Proses modernisasi selalu bergerak dinamis dan sangatlah cepat yang mempengaruhi pola. Tindakan dan tingkah laku manusia yang berdampak pada berubahnya struktur sosial yang ada di masyarakat. Hal tersebut mengakibatkan semakin berkembangnya arus komunikasi dan informasi. Salah satu hasil dari berkembangnya hal tersebut adalah Film. Film merupakan suatu media komunikasi yang dapat menyampaikan pesan dan hal-hal lain kepada penontonnya. Film “Soekarno: Indonesia Merdeka” merupakan salah satu film yang menceritakan tentang perjuangan Soekarno dalam menghantarkan Indonesia menuju pintu gerbang kemerdekaan. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dan menganalisa unsur komunikasi yang terkandung di dalam film “Soekarno: Indonesia Merdeka”. Penelitian ini menggunakan teori semiotika Roland Barthes yang memusatkan perhatian pada tanda (sign), penulis mencoba menganalisis unsur komunikasi publik pada sosok Soekarno dan pidato-pidatonya yang ditampilkan pada film “Soekarno: Indonesia Merdeka”. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif serta subjek penelitian ini terfokus pada film “Soekarno: Indonesia Merdeka” dan objek penelitian ini adalah unsur komunikasi yang melekat pada sosok figur Soekarno. Penulis menggunakan Teknik triangulasi untuk memastikan keabsahan data.
Strategi Jurnalis Olahraga dalam Meningkatkan Antusiasme Masyarakat terhadap Olahraga Sepak Bola di Indonesia Renaldo Chstopher Prasetya; Ahmad Junaidi
Kiwari Vol. 1 No. 4 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i4.15901

Abstract

In line with this research, the researcher uses Harold D Laswell's theory of mass communication where the goal is to spread the message widely which will affect the audience according to the expectations of the communicator by using various methods. The world of the Indonesian press is competing to reach as many readers as possible. Not only with various reports but press companies in Indonesia began to compete to get readers from the published news. The research method used is descriptive qualitative. Data collection techniques in the form of interviews, documentation and through references. In determining the informants, the researchers chose 3 sources in the form of 2 lecturers/ball observers/sports journalists, namely Mr. Fajar Junaedi, Estu Santoso and someone who likes to read football news. The aim of the researcher is to choose the individual criteria because people who prioritize football news in their daily lives will be more valid in providing answers in this study. Football is not just an entertainment sport but is able to read changes in various areas of life. That reason makes the author to examine that the quality of the press will depend on the progress of sports in Indonesia. Because the contribution of sports journalists through balanced and actual reporting can reach a large number of readers and increase traffic and increase reader enthusiasm. Sejalan dengan penelitian ini peneliti memakai teori komunikasi massa Harold D Laswell dimana tujuannya menyebarluaskan pesan secara luas  yang nantinya mempengaruhi khalayak sesuai harapan komunikator dengan menggunakan berbagai macam metode. Dunia pers Indonesia saling berlomba-lomba harus bersaing menjangkau pembaca sebanyak-banyaknya. Bukan hanya dengan pemberitaan yang bermacam, namun perusahaan pers di Indonesia mulai bersaing untuk mendapatkan pembaca dari berita-berita yang di terbitkan. Metode penelitian yang digunakan ialah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, dokumentasi dan melalui referensi. Dalam menentukan informan peneliti memilih tiga narasumber berupa dua dosen/pengamat bola/jurnalis olahraga yaitu Bapak Fajar Junaedi, Estu Santoso  dan seorang yang gemar membaca berita sepak bola. Tujuan peneliti memilih kriteria individu tersebut, sebab orang yang mengutamakan berita bola pada kesehariannya akan lebih valid memberikan jawaban pada penelitian ini. Sepak bola bukan hanya sekedar olahraga hiburan tetapi mampu membaca perubahan di berbagai bidang kehidupan. Alasan itu menjadikan penulis untuk meneliti bahwa kualitas pers akan bergantung pada kemajuan olahraga di Indonesia. Sebab kontribusi jurnalis olahraga melalui pemberitaan yang berimbang dan aktual mampu menjangkau pembaca yang banyak dan menambah traffic serta meningkatkan antusiasme pembaca.
Pengaruh Komunikasi Persuasif dari Influencer Mikro TikTok terhadap Pengambilan Keputusan Konsumen Beauty Vievian Sri Ayu Purnamas; Ahmad Junaidi
Kiwari Vol. 1 No. 4 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i4.15909

Abstract

In this era, it is very easy for people to gain information about things they want to know because of the presence of credible people that love to share their knowledge through social media. So in this research, writer’s aim is to find out about the effect given by micro influencer’s persuasive communication on Tik-Tok to how the beauty consumer take the last decision. In order to influence others there must be some skill or some factor in it, as for example is the credibility of the speaker or it can also be a message that’s easy to be understood and are interesting. Etc. This research is done by using the quantitative approach by spreading the questionnaire to the population of this research which is the followers of either @Felita_anthony or @Cclaracr on Tik-Tok. The data’s that’s collected will be test its validation, reliability, and its normality to check whether the datas are real. Beside from that the data collected is also test by using Simple Regression test, t test and correlation analysis to see if there is a strong correlation between the two variable. The result of this research is saying that there is a 51.6% percent of influence that’s given by X variable to Y variable. Pada zaman sekarang ini sangat mudah bagi manusia untuk mendapatkan informasi mengenai suatu hal yang ingin diketahui dikarenakan adanya kehadiran orang-orang berkredibel yang membagikan informasi via sosial media. maka dari itu dalam penelitian ini akan penulis membahas mengenai pengaruh yang dihasilkan dari komunikasi persuasif influencer Tik-Tok mikro terhadap gaya pengambilan keputusan konsumen beauty. Dalam upaya untuk mempengaruhi orang lain dibutuhkan adanya kemampuan untuk mempersuasi mungkin dengan kredibilitas yang ada mungkin juga dengan pesan yang disampaikan dan masih banyak lainnya. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode survei dengan cara menyebarkan minimal 100 kuisioner melalui google form kepada para pengguna Tik-Tok yang mengikuti konten salah satu dari kedua influencer mikro (@Felita_anthony / @Cclaracr). Data yang diperoleh diuji dengan uji validitas, reliabilitas, dan normalitas untuk memastikan kevalidan data dan kebenaran data. Kemudian juga peneliti menggunakan uji regresi sederhana juga uji T dan analisa korelasi Pearson untuk mengetahui adakah hubungan kuat antara komunikasi persuasif (variabel X) dengan gaya pengambilan keputusan seseorang (variabel Y). Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa adanya pengaruh dari variabel X sebesar 51.6% terhadap variabel Y.
Pengaruh Body Positivity terhadap Marketing Media Sosial Instagram Tagliaplus by Clarissa Putri Antony Setyawan; Ahmad Junaidi
Kiwari Vol. 1 No. 4 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i4.15912

Abstract

Social media is increasingly diverse and has simple features so that users can operate it easily, one of these social media is Instagram. Instagram plays a very important role in enlivening the body positivity campaign in the fight against the beauty standards that have been attached to society. In recent years there have been brands that have stopped editing models in their social media uploads. Some brands have not only stopped doing that, but they are also voicing body positivity campaigns on Instagram. Social media as a very powerful marketing medium if used thoroughly. That way a brand will be known more widely by a very diverse target market and have different characteristics and will also get the attention of potential consumers. This research uses a quantitative methodology with an explanatory survey method. Data was collected by distributing questionnaires. The conclusion of this study is that body positivity has a very high/strong and positive effect so that it has a unidirectional relationship to brand image. Media sosial semakin beragam dan memiliki fitur yang sederhana sehingga para penggunanya dapat mengoperasikannya dengan mudah, salah satu media sosial tersebut adalah Instagram. Instagram memegang peranan yang sangat penting dalam menyemarakkan kampanye body positivity dalam memerangi standar kecantikan yang sudah melekat dikalangan masyarakat. Dalam beberapa tahun belakangan ini sudah ada brand sudah berhenti meng-edit model di unggahan sosial media mereka. Brand tidak hanya berhenti melakukan itu, tetapi mereka juga menyuarakan kampanye body positivity di Instagram.  Media sosial sebagai media pemasaran yang sangat powerfull  jika dimanfaatkan secara menyeluruh. Dengan begitu suatu merek akan dapat dikenal lebih luas oleh target pasar yang sangat beragam dan memiliki karakteristik yang berbeda, dan juga akan mendapatkan perhatian dari calon konsumenPenelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan metode survei eksplanasi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu, body positivity memiliki pengaruh yang sangat tinggi/kuat dan positif sehingga memiliki hubungan yang searah terhadap citra merek.
Dampak Public Relations terhadap Perkembangan Media Sosial Kesehatan Gigi Khususnya dalam Klinik Audy Dental Yorita Yorita; Ahmad Junaidi
Kiwari Vol. 2 No. 2 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i2.24024

Abstract

The development of the times in the era of globalization has also made the use of social media more rapid among the public, especially in Indonesia. Social media is commonplace in everyday life, in this study it discusses how public relations builds reputation on social media, especially Instagram. Based on theories in communication science, including public relations as a management function of public attitudes to improve company reputation through social media, especially Instagram. This study used a quantitative method with data collection methods throughdistributing questionnaires to a target sample of 100 respondents. This study looks at how the relationship between the role of public relations that has been carried out has increased the company's reputation. In this way, this study found that the public relations role that had been carried out on Instagram social media had a good impact on Audy Dental's reputation and the two influenced each other. Berkembangnya zaman di era globalisasi membuat semakin pesat pula penggunaan media sosial dikalangan masyarakat khususnya di Indonesia. Media sosial menjadi hal yang biasa dalam kehidupan sehari-hari, dalam penelitian ini membahas mengenai bagaimana public relations dalam membangun reputasi di media sosial khususnya Instagram. Berlandaskan dengan teori dalam ilmu komunikasi di antaranya yaitu public relations sebagai fungsi manajemen terhadap sikap publik untuk meningkatkan reputasi perusahaan melalui media sosial khususnya Instagram. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada target sampel sebesar 100 responden. Penelitian ini melihat bagaimana keterkaitan antara peran public relations yang sudah dilakukan terhadap peningkatan reputasi perusahaan. Dengan begitu, penelitian ini menemukan bahwa adanya keterkaitan peran public relations yang sudah dilakukan di media sosial Instagram telah memberikan dampak baik pada reputasi Audy Dental dan keduanya saling memengaruhi.
Personal Branding Beauty Influencer di Instagram terhadap Persepsi Followers Febriani Angellina; Ahmad Junaidi
Kiwari Vol. 2 No. 3 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i3.25887

Abstract

Apart from being used as a new forum for communication, social media is also used as a medium for self-expression and building personal branding. Personal branding is an assessment related to skills, attitudes and performance that is formed by individuals and aims to show self-concept in the eyes of others. Likewise, what was done by @tasyafarasya, a popular beauty influencer in Indonesia who built her personal branding through Instagram social media. Currently, Tasya Farasya has 5.8 million Instagram followers as of September 2022. The personal branding built by Tasya Farasya on Instagram social media influences followers' perceptions of her. this study has the aim to show whether there is any influence from personal branding beauty influencer Tasya Farasya on Instagram social media on the perceptions of her followers and what are the personal branding beauty influencer Tasya Farasya's concepts that are dominant among the 8 personal branding concepts initiated by Peter Montoya. The theory of this research is the Eight Concepts of Personal Branding initiated by Peter Montoya. This type of research approach is quantitative through the spread of a list of questions to 100 people who are Tasya Farasya’s Instagram followers. The data obtained were then analyzed with several tests, namely the correlation coefficient test, the coefficient of determination test, and simple regression analysis. The results of this analysis show if there is a strong relationship between the two variables, as well as the influence of Tasya Farasya's personal branding on Instagram and contributing 69.6% to the perception of her followers and the personal branding beauty influencer Tasya Farasya's concept which is dominant is the concept of specialization of ability indicators, the concept of visible, the concept of leadership, and the concept of firmness. Media sosial selain dijadikan sebagai wadah baru dalam berkomunikasi, dijadikan juga sebagai media untuk mengekspresikan diri dan membangun personal branding. Personal branding adalah sebuah penilaian yang berhubungan oleh keterampilan, sikap, serta kinerja yang individu bentuk dan bertujuan untuk menunjukkan konsep diri di mata orang lain. Begitu pula yang dilakukan oleh @tasyafarasya, seorang beauty influencer yang populer di Indonesia yang membangun personal branding-nya melalui media sosial Instagram. Saat ini Tasya Farasya memiliki followers Instagram sebanyak 5,8 juta per September 2022. Personal branding yang dibangun oleh Tasya Farasya di media sosial Instagram mempengaruhi persepsi followers kepadanya. Penelitian ini mempunyai tujuan yaitu untuk melihat adakah pengaruh dari personal branding beauty influencer Tasya Farasya di media sosial Instagram terhadap persepsi followers-nya dan apa saja konsep personal branding beauty influencer Tasya Farasya yang dominan diantara delapan konsep personal branding yang dicetuskan Peter Montoya. Pendekatan penelitian ini yaitu kuantitatif dengan melakukan penyebaran kuesioner terhadap 100 responden yang merupakan pengikut Instagram Tasya Farasya. Data yang didapatkan kemudian dianalisis dengan beberapa uji yaitu uji koefisien korelasi, uji koefisien determinasi, dan analisis regresi sederhana. Perolehan dari analisis ini menunjukan ditemukan hubungan tinggi diantara kedua variabel, serta pengaruh personal branding Tasya Farasya di Instagram berpengaruh dan memberikan kontribusi 69,6% terhadap persepsi followers-nya dan konsep personal branding beauty influencer Tasya Farasya yang dominan adalah konsep spesialisasi indikator kemampuan, konsep terlihat, konsep kepemimpinan, dan konsep keteguhan.
Strategi Komunikasi dalam Membangun Kesadaran Merek Marque.Co melalui Media Sosial Jennifer Mia Pranata; Ahmad Junaidi
Kiwari Vol. 2 No. 4 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i4.27249

Abstract

Technological developments have had an influence on product promotion efforts, this has also enabled businesspeople to be able to optimize them well. This research focuses on Marque.Co's communication strategy in building brand awareness through social media. Marque.Co was used as the object of research because local products are built with serious effort and prioritize product quality and efforts to provide optimal service to its customers. This research uses a qualitative approach method with primary and secondary data collection techniques. Primary data was carried out by observation and interviews, while secondary data was carried out by literature study. The results show that Marque.Co itself makes efforts to approach communication with its consumers through social media Instagram and TikTok and makes sales through online marketplaces such as Shopee and Tokopedia. The communication strategy carried out was successful in building brand awareness, this is proven by Marque.Co's Instagram followers reaching more than 50,000 and sales of thousands of units on Shopee. Perkembangan teknologi telah memberikan pengaruh pada upaya promosi produk, hal tersebut pun membuat para pelaku bisnis untuk bisa mengoptimalkannya dengan baik. Penelitian ini memiliki fokus pada strategi komunikasi Marque.Co dalam membangun kesadaran merek melalu media sosial. Marque.Co ini dijadikan objek penelitian karena produk lokal yang dibangun dengan upaya yang serius dan juga mengedepankan kualitas produk serta upaya memberikan pelayanan yang optimal kepada customernya. Penelitian ini menggunakan metode pendakatan kualitatif dengan teknik pengumupulan data primer dan juga sekunder. Data primer dilakukan dengan observasi dan juga wawancara, sedangkan data sekunder dengan studi pustaka. Hasil menujukkan bahwa Marque.Co sendiri melakukan upaya pendekatan komunikasi dengan konsumennya melalui media sosial Instagram dan TikTok, dan melakukan penjualan melalui marketplace online seperti Shopee dan Tokopedia. Strategi komunikasi yang dilakukan berhasil membangun kesadaran merek (brand awareness), hal ini terbukti dari followers Instagram Marque.Co mencapai lebih dari 50.000 dan penjualan dengan jumlah ribuan unit di Shopee.