Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENGARUH PENCAHAYAAN DAN RIWAYAT MEROKOK TERHADAP KEJADIAN PENYAKIT TUBERKULOSIS DIWILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS TEMINDUNG KOTA SAMARINDA TAHUN 2018 Apriyani Apriyani; Eko Mujianto; Muhammad Habibi
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2018): July-December
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/kujkm.v4i2.461

Abstract

Tuberkulosis merupakan masalah kesehatan terbesar di dunia.Indonesia menempati urutan kedua kasus tuberkulosis tertinggi di dunia pada tahun 2016 setelah India.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kondisi fisik rumah dan riwayat merokok terhadap kejadian penyakit tuberkulosis di wilayah kerja UPT Puskesmas Temindung Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi Case Control dengan total sampel sebanyak 48 responden dimana kelompok kasus sebanyak 24 responden dan kelompok kontrol sebanyak 24 responden. Hasil analisis regresi logistik sederhana menunjukkan bahwa tingkat pencahayaan (p=0,023) dengan OR=4,048 dan riwayat merokok (p=0,009) dengan OR=3,244. Dapat disimpulkan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kejadian penyakit tuberkulosis adalah tingkat pencahayaan dan riwayat merokok.Diharapkan masyarakat dapat melakukan kebiasaan membuka jendela setiap pagi hari untuk menjaga pencahayaan, kelembaban dan suhu dalam keadaan optimal serta meningkatkan pengetahuan mengenai syarat dan manfaat rumah sehat, tuberkulosis dan bahaya merokok melalui penyuluhan yang dilakukan oleh puskesmas.
Implementasi Peraturan Walikota Samarinda Nomor 4 Tahun 2023 Tentang Pedoman Teknis Pelaksanaan Program Pembangunan Dan Pemberdayaan Masyarakat Di Kelurahan Teluk Lerong Ulu Kecamatan Sungai Kunjang Kota Samarinda (Studi Koordinasi Wilayah Pokmas II) Muhammad Wendy; Muhammad Habibi; Ahmad Yani; Abdul Rofik
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 11 No. 1 (2026): May
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (PROBEBAYA) merupakan salah satu kebijakan Pemerintah Kota Samarinda yang bertujuan meningkatkan pembangunan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat berbasis Rukun Tetangga (RT). Implementasi program ini diharapkan mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai kendala, seperti kurang optimalnya komunikasi antar pelaksana program, keterbatasan sumber daya manusia, serta belum maksimalnya keterlibatan masyarakat dan lembaga terkait. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Peraturan Walikota Samarinda Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pedoman Teknis Pelaksanaan Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (PROBEBAYA) di Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis penelitian menggunakan model implementasi kebijakan Edward III yang meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PROBEBAYA di Kelurahan Teluk Lerong Ulu telah berjalan cukup baik. Komunikasi antar pelaksana program telah dilakukan melalui sosialisasi dan koordinasi, sumber daya yang tersedia cukup mendukung pelaksanaan program, disposisi pelaksana menunjukkan komitmen yang baik, serta struktur birokrasi telah berjalan sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Faktor pendukung meliputi dukungan pemerintah daerah, pendanaan program, dan partisipasi masyarakat, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, waktu penyusunan laporan yang terbatas, dan belum optimalnya koordinasi antar pihak terkait.