Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

ANALISIS PROFITABILITAS DAN SOLVABILITAS UNTUK MENGUKUR KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PADA PT ADIRA DINAMIKA MULTIFINANCE SAMARINDA Danna Solihin, Rosa Anindaita Anggrayni Eddy Soegiarto2
EKONOMIA Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : EKONOMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

profitability and solvency of PT. Adira Dinamika Multifinance Tbk. Samarinda branch in terms of Return On Equity, and Return On Assets in 2016-2018, to find out and analyze the level of Solvency of PT. Adira Dinamika Multifinance Tbk. Samarinda branch is reviewed from Debt to Equity, and Debt to Assets in 2016-2018. Analysis of profitability and solvency of PT. Adira Dinamika Multifinance Tbk, Samarinda branch uses Return On Equity, Return On Assets, Debt to Equity, and Debt to Assets analysis for 3 years, namely 2016-2018Based on the results of research and discussion of Return on Equity Profitability Analysis in 2016 by 10.4% in 2017 by 9.8% in 2018 8.3%, the value of Return on Assets in 2016-2018 decreased, in 2016 amounted to 2.5% in 2017 amounted to 2% in 2018 amounted to 1.6%. Debt to Equity increased in 2016-2018 in 2016 by 310.4% in 2017 by 392.9% in 2018 by 408.8%, Debt to Assets increased in 2016 by 75.6%, in 2017 by 79.7% in 2018 amounted to 80.3%.Profitability Level of PT. Adira Dinamika Multifinance Tbk Samarinda branch in terms of the Return On Equity ratio, and the Return On Assets Ratio in 2016-2018 has decreased in number, which means the performance has decreased in 2017-2018 Return On Equity has decreased which means the performance has decreased. Solvency Level of PT. Adira Dinamika Multifinance Tbk Samarinda branch in terms of the ratio of Debt to Equity Ratio and Debt To Assets Ratio in 2016-2018 experienced an increase in numbers, which means the performance has decreased
ANALISIS TINGKAT KESEHATAN BANK PADA PT. BANK JTRUST INDONESIA TBK DENGAN METODE RISK BASED BANK RATING (RBBR) TAHUN 2014 - 2018 Agil Untung Hariyono, Mardiana dan Danna Solihin
DEDIKASI : Jurnal Ilmiah Sosial, Hukum, Budaya Vol 22, No 1 (2021)
Publisher : Prodi Ilmu Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.665 KB) | DOI: 10.31293/ddk.v22i1.5575

Abstract

The research is aimed to investigate and analyze the soundness of commercial banks, based on Financial Services Authority Circular Letter Regulation No. 14/SEOJK.03/2017. The sample in this study was PT. Bank JTrust Indonesia Tbk, period 2014-2018. The analytical tool used is the Bank's health report on factors that use the net performing loan (NPL) ratio and the ratio of loans to deposits (LDR), corporate governance factors using self-assessment reports of good corporate governance (GCG), profitability factors with using the ratio of return on assets (ROA) and net interest margin (NIM) and capital factors using the capital adequacy ratio (CAR).The results of this study indicate that from the results of the study, commercial banks, commercial banks with results that are less healthy and unhealthy. Based on the NPL ratio in 2014 with unhealthy results, based on the LDR ratio in 2016 and 2017 with fairly healthy results. Based on the factors of corporate governance / GCG in 2014 the results of the assessment were not good.Based on the ROA ratio in 2014, 2015, 2016 and 2018 with unhealthy results and in 2017 with fairly healthy results. Based on the NIM ratio in 2014 with Unhealthy results and in 2015 with Unhealthy Results. And based on the CAR ratio of all banks in the healthy category (very healthy, healthy, quite healthy).
Peningkatan Literasi Digital bagi Wirausaha Muda Andi Indrawati; Ivana Nina Esterlin Barus; Danna Solihin; Adisthy Shabrina Nurqamarani
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 5 No. 01 (2021): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi global yang terjadi mendorong percepatan literasi digital dan menuntut para wirausahawan untuk melek teknologi agar dapat menjangkau customer yang menjalani social distancing di rumah dan lebih banyak menghabiskan waktunya secara daring. Para wirausahawan terutama wirausahawan muda harus memahami pentingnya teknologi untuk menarik pelanggan. Artikel ini menguraikan program pengembangan kewirausahaan (PPK) yang memfokuskan pelatihannya kepada peningkatan literasi digital bagi wirausaha muda untuk meraih peluang bisnis, memperluas usaha serta menjangkau, dan mempertahankan pelanggan melalui platform digital. Program ini dilakukan oleh tim PPK Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda menggunakan metode rekrutmen tenant melalui proses sosialisasi dan seleksi untuk menyeleksi tenant berdasarkan motivasi berwirausaha beserta profil usahanya. Selain itu, program pengembangan kewirausahaan yang dijalankan juga meliputi proses pendampingan dan pelaksanaan seminar daring. Program ini menunjukan hasil yang positif dalam meningkatkan literasi digital para peserta, meningkatkan kreatifitas dan motivasi berwirausaha serta meningkatkan channel pemasaran dan distribusi melalui aplikasi marketplace local “Behambinan” bagi para tenant PPK Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda. Berkenaan dengan hasil ini, kami menyarankan kepada perguruan tinggi untuk dapat melaksanakan program pengembangan kewirausahaan yang mendorong literasi digital para peserta agar dapat memanfaatkan platform digital untuk memperluas usaha, berpikir kreatif untuk memenangkan persaingan, dan memanfaatkan peluang di era new normal.
KAJIAN SEKTOR EKONOMI BASIS KOTA SAMARINDA (STUDY OF BASIS ECONOMY IN SAMARINDA) Danna Solihin; Titin Ruliana
Jurnal Riset Inossa Vol. 1 No. 2 (2019): Desember
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.802 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sektor ekonomi basis di Kota Samarinda. Di era otonomi daerah, pemerintah daerah diberikan kewenangan untuk menyelenggarakan pemerintahan yang lebih luas, nyata dan bertanggung jawab, sehingga diharapkan masing-masing daerah dapat lebih maju, mandiri, sejahtera dan kompetitif di dalam pelaksanaan pemerintahan maupun pembangunan daerahnya masing-masing. Kota Samarinda sebagai ibukota provinsi Kalimantan Timur tentu memiliki keunggulan komparatif. Akan tetapi, kontribusi terbesar PDRB Kota Samarinda saat ini masih diduduki oleh sektor primer diantaranya ialah sektor pertambangan, sebagaimana diketahui, sektor pertambangan merupakan sektor ekonomi yang berbasis sumber daya tidak terbarukan, yang dapat diartikan bahwa, semakin banyak sumber tersebut dieksploitasi maka lambat laun akansemakin menipis dan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk memperolehnya kembali. Oleh karena itu, penulis tertarik untuk melakukan analisis terhadap sector basis terutama sektor yang berbasis sumber daya terbarukan. Data penelitian yang digunakan ialah data terkait Produk Domestik Regional kota Samarinda dan Produk Domestik Regional Bruto Kalimantan Timur sebagai data pembanding periode 2014-2018. Alat analisis yang digunakan ialah analisis location quetiont dan analisis shift share. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa sektor jasa keuangan merupakan sektor basis utama di kota Samarinda sedangkan sektor ekonomi yang cenderung kompetitif dan memiliki daya saing tinggi ialah sektor jasa perusahaan. Hal ini mengindikasikan bahwa pertumbuhan ekonomi kota Samarinda telah mengalami perubahan struktur dari sektor pertanian dan penggalian menjadi sektor industri perdagangan dan jasa serta hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa sektor ekonomi kota Samarinda telah berbasis sumber daya terbarukan.
Strategi Pengembangan Kewirausahaan Danna Solihin
Jurnal Ekonomika : Manajemen, Akuntansi, dan Perbankan Syari'ah Vol. 10 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Economic Faculty, University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.371 KB) | DOI: 10.24903/je.v10i1.955

Abstract

Abstract : Enviromental protection and good management is one of the program mandated in UU No.32 Tahun 2009. Plastic waste to increase every year was a serious problem for the sustainability of natural ecosystems. This study to aim the analyze of Tryada Craft entrepeneurship development strategy in the utilization of plastic waste to be a product selling value. The research method is descriptive analysis through SWOT analysis. The results showed that the availability of raw materials were easily obtained, and that give the entrepreneurs to improve the product quantity, but the lack of available business capital and the use of online media that were not optimal in promotional activities, so made the product not yet interest in society and business training have not been implemented. The emergence of negative public perseptions of waste based products was still a threat to the future development of this business. Therefore, government support for these entrepreneurial activites including providing socialization to the public regarding the safety of using recycled products was an important thing to do. Keywords : SWOT Analysis, Plastic Waste, Environment.
JAKARTA ISLAMIC INDEX (JII) PASKA PANDEMI Catur Kumala Dewi; Danna Solihin; Rina Masithoh Hariyadi; Nurfitriani Nurfitriani; Heriyanto Heriyanto
DEDIKASI : Jurnal Ilmiah Sosial, Hukum, Budaya Vol 23, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Ilmu Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/ddk.v23i1.6421

Abstract

Jakarta Islamic Index (JII) is one of the Islamic stock indexes consisting of the 30 most liquid Islamic stocks listed on BER. The review of sharia shares is carried out in May and November every year according to the schedule by the OJK. The Jakarta Islamic Index (JII) is one of the Islamic stock indexes consisting of the 30 most liquid Islamic stocks listed on the IDX. The review of sharia shares is carried out in May and November every year according to the schedule by the OJK. January-February 2020 before the pandemic JII's performance fell by 18.4% and 19.1%, respectively, and since the Covid-19 case was first announced in Indonesia, JII increased by 7.8%. JII recorded improved performance during the pandemic even better than before the pandemic. This study uses secondary data, namely by tabulating time series data on the number of shares in the index (sheet) taken from idx. The population of data from JII used Yoy 2022 and 2021 data where 2021 data is a major evaluation with an effective constituent period from August to November 2021 while 2021 data is minor data with an effective constituent period from March to May 2022. 2022 minor data results from the evaluation of the number of shares for the index is calculated based on 15% of the capitalization of each issuer while the 2021 major data from the evaluation of the number of shares for the index is calculated based on 25.5% of the capitalization of each issuer. The capitalization ratio presents data on the number of shares for the 2021 major index to be greater than the number of shares for the 2022 minor index
The Entrepreneurial Potential Among Students In Universitas 17 Agustus Samarinda Danna Solihin; Catur Kumala Dewi; Andi Indrawati; Rina Masithoh
Media Ekonomi Media Ekonomi : Vol 22 No 1 Januari 2022
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medek.v22i1.12522

Abstract

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda merupakan salah satu institusi pendidikan tinggi yang turut aktif dalam pemberdayaan kewirausahaan dengan memberikan mata kuliah kewirausahaan. Jumlah responden dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 sebanyak 234 responden dengan ketertarikan berwirausaha dan keinginan membuka usaha sebesar 91 persen. Dari jumlah 234 responden hanya 77 responden yang masih aktif melanjutkan rintisan usaha yang dikembangkan dari mata kuliah kewirausahaan. jumlah ini masih terkategorikan minim jika dibandingkan dengan keseluruhan responden. Minimnya kelanjutan usaha kewirausahaan salah satunya disebabkakn belum adanya inkubator bisnis yang dapat memfasilitasi keberlangsungan usaha rintisan mahasiswa. Inkubator bisnis akan dijadikan wadah pengembangan potensi kewirausahan mahasiswa berbasis teknologi dan akan dijadikan salah satu problem solver dari kendala-kendala yang akan dihadapi oleh calon wirausahawan maupun wirausahawan yang atau telah merintis usaha sebelum mengikuti mata kuliah kewirausahaan.
Analysis economy base and non base and its development strategy in balikpapan city Danna Solihin
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 3, No 1 (2018): April
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiem.v3i1.2325

Abstract

This study aims to determine the change / shift in the economic structure in Balikpapan city, the determination of the base and non-base sector and its contribution to employment in the region. Data used in the form of secondary data time series 2 (two) periods, the first period (2004-2008) and the second period (2009-2013). It is analyzed by location quetiont (LQ), shift share, analysis of growth sectoral graphic, analysis ratio of labor and SWOT analysis. LQ analysis results indicate the period I and II, there were six (6) sector of the economy as sectors of a base in the city, such as manufacturing sector; electricity, gas and water supply; construction; trade, hotels and restaurants; transportation communication and financial sector, real estate and business services. Shift share analysis results indicate that the competitive sectors in the period I and II are electricity, gas and water supply and construction sectors. Labor Ratio analysis results show that in the period I and II, the sector that contributes the most in employment in the city is trade, hotel and restaurant sector. Furthermore, based on the results of SWOT analysis, strategy of regional development policy needs to be taken to optimize the utilization and management of its resources in improving the local economy and pursue economic structural shift towards a structure that is supported by economic sector based on renewable resources.
Pengaruh Strategi E-Marketing Mix terhadap Kepuasan Pelanggan dan Dampak pada Loyalitas Pelanggan Pada PT. Lazada Indonesia (Survei pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda) Nurfitriani, Nurfitriani; Yudhyani, Eka; Solihin, Danna; Dewi, Catur Kumala; Haryadi, Rina Masithoh
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 7 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.7 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i7.711

Abstract

Berkembangnya teknologi internet memudahkan berbagai jenis aktivitas manusia terlebih dalam melakukan transaksi jual beli. Hal ini menuntut PT. Lazada Indonesia untuk selalu meningkatkan performanya pada kualitas pelayanan elektronik yang mereka berikan untuk memuaskan pelanggan dan membentuk loyalitas pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggapan pelanggan mengenai kualitas pelayanan elektronik, kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan, serta untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan elektronik terhadap kepuasan pelanggan dan dampaknya pada loyalitas pelanggan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan verifikatif. Metode pengambilan sampel menggungakan nonprobability dengan teknik insidential sampling menggunakan rumus Slovin dengan jumlah responden 93 orang. Data analisis menggunakan analisis jalur, korelasi berganda, dan koefisien determinasi. Kesimpulan penelitian ini adalah: (1) kualitas pelayanan elektronik dinilai cenderung kurang baik; (2) pelanggan dinilai cenderung kurang puas; (3) pelanggan dinilai kurang loyal; (4) secara parsial kualitas pelayanan elektronik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan PT. Lazada Indonesia sebesar 49,4%; (5) secara parsial kepuasan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan PT. Lazada Indonesia sebesar 45,3%; (6) pengaruh kualitas pelayanan elektronik terhadap perkembangan naik turunnya loyalitas pelanggan melalui kepuasan pelanggan sebesar 70% dan sisanya sebesar 30% merupakan kontribusi dari variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Pelatihan Kewirausahaan Berbasis Ekonomi Digital Untuk Pelaku UMKM Danna Solihin; Catur Kumala Dewi, dkk
Jurnal Pengabdian Masyarakat Lamin Vol 1, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM di Kota Samarinda menjadi salah satu sektor industri yang mendominasi sumber pencaharian masyarakat. Sebagian dari pelaku UMKM tersebut sudah ada yang memulai untuk menjalakan proses pemasarannya secara digital, namun cara tradisional masih menjadi pilihan utama bagi mereka, karena rendahnya tingkat literasi digital, tingginya keraguan atas desain teknologi, dan ketidakmampuan menggunakan teknologi digital. Fenomena ini jelas menghambat proses digitalisasi di pelaku UMKM Kota Samarinda. Universitas 17 Agustus 1945 mencoba menjadi salah satu pendukung Pelaku UMKM di Samarinda. Alasan pendorongnya ialah karena digitalisasi saat ini hanya terfokus oleh masyarakat di daerah perkotaan samarinda saja, dimana hal ini juga didukung oleh akses digital yang lebih lengkap. Namun, di daerah pelosok samarinda masih kekurangan dalam hal fasilitas, akses, dan infrastruktur. Padahal, produk UMKM di pelosok samarinda tidak kalah menarik dan memiliki nilai jual yang tinggi. Metode pengabdian dilakukan melalui acara seminar yang dilaksanakan pada tanggal 22 Desember 2023 dari Pukul 08.00-12.30 WITA. Seminar dilaksanakan di Ruang Rapat Utama Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda, dan dihadiri oleh 21 Peserta. Acara seminar dilakukan dengan metode ceramah/presentase penyampaian materi, yang kemudian direspons dengan tanya jawab, sanggahan, dan komentar dari peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sesungguhnya pelaku UMKM di Kota Samarinda bukan tidak memiliki produk yang memiliki nilai jual, tetapi belum memiliki pengetahuan, kemampuan, fasilitas dan akses untuk mengelola sebuah bisnis yang berintegrasi dengan teknologi.