Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : BULETIN AL-RIBAATH

PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN KOGNITIF PADA MATA KULIAH KIMIA SEKOLAH UNTUK MAHASISWA PENDIDIKAN KIMIA UNIVERSITAS M PONTIANAK Tuti KurniatiI; Dedeh Kurniasih
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 12, No 1 (2015): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.872 KB) | DOI: 10.29406/br.v12i1.75

Abstract

ABSTRAKThe importance of improving the quality of teaching is creating new innovations in designing new learning system so that students become more enthusiastic and motivated to achieve the expected learning outcomes. One way to measure the extent of improvement of the quality of learning is to develop assessment instruments that can be used to assess student learning outcomes. A proper assessment plays an important role in improving learning outcomes and in appreciation of the efforts made by learners. This study aimed to develop cognitive assessment instrument in School Chemistry I course for fourth semester students of chemistry education. Design and development of assessment instruments followed the 4D model, but only reached the stage of develop. Validity test of cognitive assessment instrument which was based on format suitability and display quality was tested to five experts. The results showed that cognitive assessment instrument had a valid level of validity and reliability value of 0.758. So cognitive assessment instrument developed already meet the criteria as a matter of quality and can be used as a test in the subject of School Chemistry I. Keywords: cognitive assessment instrument, School Chemistry I, Development ABSTRAK Pentingnya meningkatkan kualitas pembelajaran menuntut para pendidik menciptakan inovasi baru dalam merancang sistem pembelajaran baru agar peserta didik menjadi lebih semangat dan termotivasi sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh pendidik untuk mengetahui sejauh mana peningkatan kualitas pembelajaran adalah dengan membuat instrumen penilaian yang dapat digunakan untuk menilai hasil belajar siswa. Penilaian yang tepat berperan penting dalam meningkatkan hasil belajar dan sebagai penghargaan atas usaha yang telah dilakukan oleh peserta didik. Penelitian ini bertujuan menghasilkan dan mengembangkan instrumen penilaian kognitif pada mata kuliah kimia sekolah untuk mahasiswa pendidikan kimia semester IV. Uji kelayakan instrumen penilaian kognitif ini didasarkan pada komponen kesesuaian format penilaian dan kualitas tampilan instrumen. Desain pengembangan instrumen penilaian ini mengikuti model 4D,  tetapi hanya sampai pada tahap develop. Subjek penilai kualitas instrumen terdiri dari 5 orang ahli. Hasil penelitian pengembangan instrumen penilaian kognitif ini mempunyai tingkat validitas yang valid dan nilai reliabilitas sebesar 0,758. Jadi instrumen penilaian kognitif yang dikembangkan sudah memenuhi kriteria sebagai soal yang berkualitas dan dapat digunakan sebagai alat tes pada mata kuliah Kimia Sekolah I. Kata kunci:  instrumen penilaian kognitif, kimia sekolah, pengembangan
Pendampingan Pembelajaran Bagi Siswa Terdampak Covid-19 di Desa Nanga Nyabau Kecamatan Putussibau Utara Tuti Kurniati; Teresa Teresa
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 18, No 2 (2021): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v18i2.3113

Abstract

Wabah covid-19 ini mengakibatkan berbagai kegiatan terhambat, mulai dari kegiatan di bidang ekonomi sampai bidang pendidikan. Untuk mencegah penularan maka pembelajaran pun dilakukan secara daring. Namun pembelajaran online ini memunculkan permasalahan baru di daerah yang terkendala sinyal, salah satunya di desa Nanga Nyabau Kecamatan Putussibau Utara Kabupaten Kapuas Hulu. Kondisi desa yang jauh dari kota Kapuas Hulu dan sulitnya akses sinyal membuat siswa kesulitan dalam melakukan pembelajaran daring. Hal ini mengakibatkan siswa menjadi kurang maksimal dalam belajar dan tidak menguasai materi yang diberikan oleh guru. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan membantu siswa belajar di rumah. Kegiatan pendampingan pembelajaran dilakukan secara terbatas dengan memperhatikan protokol kesehatan dan diharapakan dapat memfasilitasi, motivasi, mendampingi dan mengawasi anak dalam proses belajar. Hasil yang diperoleh adalah siswa menjadi lebih semangat dalam belajar dan mengerjakan tugas sekolah, selain itu orangtua pun merasa terbantu.
Pelatihan Pembuatan Sabun Dari Minyak Jelantah Sebagai Upaya Pencegahan Penularan Virus Covid-19 Tuti Kurniati; Erwandi Erwandi
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 17, No 2 (2020): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v17i2.2383

Abstract

Penggunaan sabun sangat efektif membunuh virus covid-19 dibandingkan dengan penggunaan hand sanitizer, hal ini dikarenakan virus merupakan partikel nano dengan bagian terlemah berupa lemak yang disebut lipid bilayer, sehingga sabun mampu melarutkan membran lemak virus dan menghancurkan virus. Salah satu bahan yang dapat dimanfaatkan untuk membuat sabun adalah minyak jelantah, namun masyarakat desa Tunas Muda belum mengetahui hal tersebut sehingga minyak jelantah menjadi limbah lingkungan. Pelatihan pembuatan sabun dari minyak jelantah ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar dapat memanfaatkan minyak jelantah menjadi produk yang bermanfaat dan menjadi salah satu upaya mencegah penularan virus covid-19 dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun.
DESKRIPSI HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN KIMIA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR DI SMA NEGERI 1 PONTIANAK (THE DESRIPTION OF STUDENTS’ LEARNING OUTCOMES ON CHEMISTRY OBSERVED FROM THE LEARNING STYLE AT SMA NEGERI 1 PONTIANAK) Samsuri .; Rizmahardian A. Kurniawan; Tuti Kurniati
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 12, No 2 (2015): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.043 KB) | DOI: 10.29406/br.v12i2.81

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang secara umum bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswakelas X MIPA SMA Negeri 1 Pontianak pada mata pelajaran kimia ditinjau dari gaya belajar model VARK (visual, aural, write-read, kinesthetic). Siswa SMA Negeri 1 Pontianak  memiliki hasil belajar yangberfariasi serta cara dan gaya belajar yang berbeda-beda . Gaya belajar tersebut penting diketahui baik bagi guru maupun siswa.  Pengetahuan tentang gaya belajarnya dapat memberdayakan untuk mengidentifikasidan menggunakan tehnik belajar terbaik sesuai gaya belajar siswa masing-masing sehingga menghasilkankepuasan pemahaman materi yang lebih baik dan efektif.  Alat instrumen penelitian ini adalah angket gayabelajar, lembar observasi, pedoman wawancara dan lembar dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data,diperoleh informasi bahwa kecenderungan gaya belajar siswa didominasi oleh gaya belajar kinestetik untukgaya belajar unimodal yaitu 39,40% dan gaya belajar V-A-R-K untuk gaya belajar multimodal. Pada gayabelajar read/write terdapat kesesuaian antara cara belajar dan gaya belajar siswa, namun, hasil belajar siswapada gaya belajar read/write paling rendah dibanding dengan tipe gaya belajar yang lain yaitu 63. Siswadengan gaya belajar V-A-R-K memiliki hasil belajar yang paling tinggi yaitu 76,84, hal ini dikarenakanmereka fleksibel terhadap cara belajar dan dengan mudah beralih dari tipe ke tipe tergantung kondisipembelajaran yang diberikan.Kata Kunci: Gaya belajar model VARK, multimodal, unimodal
PENGELOLAAN POJOK BACA SEBAGAI UPAYA MEMBANGUN KARAKTER ANAK DI RT 006/RW 18 KELURAHAN SUNGAI BANGKONG PONTIANAK KOTA Tuti Kurniati
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 15, No 1 (2018): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.969 KB) | DOI: 10.29406/br.v15i1.1133

Abstract

ABSTRACTThe reading interest of Indonesian children is in the category of concern. There many factors the cause of low children's interest in reading, from economic factors to environmental factors. RT 06 / RW 08, the Bangkong River Village is one of the areas in the city of Pontianak that needs to be improved the reading interest. In this environment still do not have the facilities and infrastructure that can facilitate school-age children to gain knowledge through reading activities. Even if the child's interest in reading has been stimulated from an early age, it can build morals and morals in children. Therefore, through this dedication the dedication team made a reading corner as a vehicle to foster interest in reading for children which not only contained reading books, but was able to facilitate children in growing and developing their character with non-book items, such as crayons, picture books, colored pencils, colored papers and other craft objects. The purpose of this service activity is to provide supporting facilities in the form of elementary school textbooks and other science books as well as providing non-book items to develop children's creativity and children's positive imagination.  Keywords : character, desire of reading, reading home
PENGARUH IMPLEMENTASI MEDIA BERBASIS FLASH TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS MAHASISWA UM PONTIANAK DALAM PERCOBAAN SINTESIS ETIL ASETAT Mulyani .; Dini Hardiarti; Tuti Kurniati
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 12, No 2 (2015): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.01 KB) | DOI: 10.29406/br.v12i2.163

Abstract

Latar belakang dalam penelitian ini adalah Kurangnya keterampilan proses sains mahasiswa, karena mahasiswa kesulitan dalam memahami tahapan-tahapan prosedur kerja dan kesulitan dalam mengoperasikan alat-alat yang digunakan pada percobaan sintesis etil asetat. Hal ini disebabkan dalam penutun praktikum tidak dilengkapi dengan gambar. Kekurangan pada penuntun praktikum dapat di atasi dengan memberikan sebuah media pembelajaran, yaitu media flash. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan keterampilan proses sains mahasiswa dari sebelum dan sesudah menggunakan media flash. Metode penelitian yang digunakan yaitu pre-experimental, dengan rancangan penelitian “One-Group Pretest-Posttest” yang dilaksanakan sebelum dan sesudah diterapkan media flash. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Muhammadiyah Pontianak angkatan 2013 dengan jumlah 34 mahasiswa. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pengukuran. Teknik pengukuran digunakan untuk mengukur keterampilan proses sains melalui tes tertulis. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan keterampilan proses sains mahasiswa dari sebelum dan sesudah diterapkan media flash yaitu dari 76,32% menjadi 95,32%. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa media flash dapat meningkatkan keterampilan proses sains mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Muhammadiyah Pontianak angkatan 2013 khususnya percobaan sintesis etil asetatThis study was initiated by the lack of the students’ science process skills and the difficulty in comprehending the stages of work procedures and in operating the lab tools used in synthesis of ethyl acetate experiment. These problem were caused experiment module was not included related pictures. However, it can be overcome by providing a flash learning media. This study aimed at figuring out the difference of students’ science process skills before and after implementing flash media. The research was conducted using pre-experimental research using "One-group pretest-posttest" design. About 34 students of Chemistry Education in Academic Year 2013, UM Pontianak participated in this study. The technique used in this study was measurement technique. The measurement used to measure the science process skills through written tests. The study revealed that there was difference of students’ process skills before (76.32%) and after  (95.32%) the application of  flash media. Hence, it is concluded that flash media significantly enhance the students’ science process skills, particularly on the synthesis of ethyl acetate experiment
Pelatihan Kerajinan Batok Kelapa di Desa Sungai Belidak Tuti Kurniati; Dedi Hariyanto
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 17, No 1 (2020): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.467 KB) | DOI: 10.29406/br.v17i1.1874

Abstract

Selama ini masyarakat di desa Belidak hanya memanfaatkan kelapa muda untuk dijual sedangkan untuk kelapa tua hanya dimanfaatkan isinya saja. Hal ini mengakibatkan banyaknya limbah batok kelapa di Desa belidak. Padahal batok kelapa dapat dimanfaatkan menjadi beraneka produk bernilai komersil. Selain dapat diolah menjadi produk kerajinan yang kreatif dan menarik yang mempunyai nilai tambah dan nilai jual, pemanfaatan batok kelapa menjadi produk kerajinan juga dapat meminimalisir limbah lingkungan. Berdasarkan dari hasil pelatihan yang telah dilakukan hasilnya sangat baik karena di sambut dan didukung penuh oleh pihak masyarakat, karena pihak masyarakat sendiri mengakui bahwa pemanfaatan limbah batok kelapa belum mngetahui sepenuhnya sehingga perlu pelatihan untuk mendaur ulang limbah batok kelapa menjadi barang-barang atau kerajinan yang dapat dijual kembali.
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PENCAPAIAN KUALITAS PENDIDIKAN YANG OPTIMAL MELALUI TRAINING SECARA EMOSIONAL DAN PSIKOLOGIS DI MTS DAN MA MINHAJUL AMILIN DESA SUNGAI ASAM Tuti Kurniati
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 12, No 1 (2015): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v12i1.506

Abstract

Tujuan pendidikan adalah menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik atau profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan atau memperkaya khasanah ilmu pengetahuan, teknologi atau seni. Dewasa ini, ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang sangat pesat. Persaingan di dunia kerja juga semakin ketat. Untuk itu, sekolah sebagai lembaga pendidikan formal harus selalu berpacu dan menyesuaikan diri dengan berbagai perkembangan ilmu pengethuaan dan teknologi tersebut. Kemampuan siswa dalam menyerap pelajaran harus terus dipertinggi agar dapat bergerak seiring kemajuan zaman. Daerah Desa Sungai Asam merupakan daerah pesisir sungai Kapuas. Akses dari kabupaten Kubu Raya dan jarak yang cukup jauh dari kabupaten kota desa ini kurang mendapatkan perhatian khusus. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan di siswa siswi MTs dan MA Minhajul Amilin desa Sungai Asam Kabupaten Kubu Raya, dengan beberapa kepala sekolah dan guru bahwa salah satu permasalahan siswa saat ini salah satunya ialah rendahnya motivasi atau semangat dalam melaksanakan proses pembelajaran sehingga mengakibatkan hasil yang kurang baik. Melalui kegiatan pengabdian ini diharapkan mampu memberikan solusi terhadapa siswa siswi di sekolah yang ada di desa sungai asam agar memiliki kesadaran penuh akan pentingnya sebuah pendidikan dan mampu melaksanakan proses pembelajaran dengan efektif sehingga memberikan hasil yang baik. Adapun metode pelaksanaan kegiatan training meliputi menyiapkan alat dan bahan, observasi, melakukan kerjasama, dan pelaksanaan kegiatan teknik training. Hasilnya, terlihat siswa siswi MTs dan MA Minhajul Amilin begitu antusias selama proses training. Selain itu, materi yang di sampaikan sangat cocok dengan permasalahan yang di alami siswa-siswa.
PEMANFAATAN LIMBAH RAMBUT JAGUNG (Zea mays L.) SEBAGAI MINUMAN HERBAL DI DESA NANGA TAMAN KECAMATAN NANGA TAMAN KABUPATEN SEKADAU Tuti Kurniati; Raudhatul Fadhilah
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 14, No 2 (2017): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.255 KB) | DOI: 10.29406/br.v14i2.886

Abstract

Nanga Taman Village whose field was about 415 ha and produce 828 tons of corn ears annually is potential natural resource of corn in Kalimantan Barat. As only its kernel has been used before, the other parts became a waste, which is threatening surrounding environment. The corn silk was unused part of the corn which can be converted into herbal tea for keeping body healthy and cure several disease. However, the villager did not have basic knowledge and skill to utilize it. To improve their knowledge, a training course was given as part of community service in Nanga Taman Village. By having this activity, participants’ attitude toward corn silk were improved as well as it offered a solution to reduce their garbage. Keywords: Nanga Taman Village, herbal tea, corn silk