Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Strengthening Discipline Culture Through Digital Innovation: Managerial Readiness and PDCA Implementation Wahyu Pawaka; Sobari Sobari
Journal of Innovation and Research in Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jirpe.v5i2.2714

Abstract

Discipline constitutes a fundamental pillar of vocational education, yet many schools continue relying on manual or semi-digital recording methods that lack real-time monitoring and integration capabilities. This qualitative case study examined managerial readiness for implementing digital discipline information systems through the PDCA (Plan-Do-Check-Act) framework at two Indonesian vocational schools utilizing Skul.id application. Data were collected through in-depth interviews with multiple stakeholders, participatory observations, and document analysis, then analyzed using thematic analysis guided by PDCA phases. Implementation successfully enhanced student attendance regularity, reduced tardiness from 15% to 6%, and strengthened parental involvement through real-time notifications. However, challenges emerged including infrastructure limitations, internet connectivity issues, and incomplete system integration with violation recording. Unexpected positive outcomes included spontaneous peer support networks and behavioral improvements extending beyond attendance compliance. Findings reveal that successful digital discipline system implementation depends critically on organizational readiness dimensions including infrastructure capacity, comprehensive stakeholder socialization, and continuous improvement mechanisms. The study contributes theoretically by integrating organizational change theory, technology readiness frameworks, and quality management principles to explain how managerial dimensions determine technology adoption success beyond technical functionality alone, addressing a significant knowledge gap in educational technology literature.
Etika Administrasi Sekolah untuk Meningkatkan Kedisiplinan Siswa di SD Negeri Jati 2 Hidayat, Ayi Najmul; Sobari, Sobari; Yuningsih, Dede
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6446

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran etika administrasi sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di SD Negeri Jati 2, Kecamatan Bojongpicung. Etika administrasi sekolah tidak hanya berkaitan dengan penerapan prosedur teknis dan tata kelola administratif, tetapi juga mencakup internalisasi nilai-nilai integritas, transparansi, keadilan, dan akuntabilitas dalam seluruh proses pengelolaan pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru, serta siswa, dengan total populasi sebanyak 98 siswa yang terdiri dari 40 siswa laki-laki dan 58 siswa perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan administrasi sekolah yang berlandaskan etika, khususnya melalui penggunaan Buku Kendali Disiplin sebagai instrumen pengawasan dan pembinaan, memberikan dampak positif terhadap peningkatan kedisiplinan siswa. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan tingkat kehadiran siswa hingga mencapai 95%, penurunan keterlambatan siswa, serta penurunan pelanggaran atribut seragam sebesar 54%. Selain itu, kepatuhan siswa dalam pengumpulan tugas juga mengalami peningkatan yang signifikan. Pemberian sanksi yang bersifat mendidik dan tidak mengandung unsur hukuman fisik terbukti efektif dalam membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab siswa. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan etika administrasi sekolah berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif serta mendukung pembentukan karakter disiplin siswa di tingkat sekolah dasar.