Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Studi Formulasi Hard Candy dan Daya Terima Ekstrak Daun dan Sari Buah Kersen Rokhmah, Laela Nur; Cahyaningrum, Rahmadhani; Seno, Binardo Adi
Jurnal Ilmu Pangan dan Hasil Pertanian Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jiphp.v8i2.19334

Abstract

Permen keras merupakan jenis permen non kristalin yang memiliki tekstur keras dengan suhu pemasakan yang tinggi (140oC-150oC) dengan ciri yaitu memiliki tekstur keras dan memiliki penampakan bening serta mengkilat. Kersen (Muntingia calabura L) umumnya terkenal dengan nama ceri atau talok. Kandungan daun kersen adalah flavonoid, saponin, tanin, alkaloid, triterpenoid, glikosida, antrakinon dan fenol. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk permen keras baru dari ekstrak daun dan sari buah kersen, mengetahui formulasi yang tepat, sifat fisik, kimia dan sensoris yang tepat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai inovasi produk dan pengembangan bahan pangan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) ini menggunakan 1 perlakuan yaitu perbandingan ekstrak daun dan sari buah kersen, sedangkan variabel terikat yang di uji adalah tekstur, warna, total fenol dan organoleptik. Perbandingan ekstrak daun dan sari buah kersen yang digunakan adalah 1 : 1. Formulasi perlakuan terbaik uji kimia pada pembuatan permen keras dengan perlakuan ekstrak daun kersen 30 ml : 100 g sukrosa : 100 g glukosa dan total fenol sebanyak 0,213 mg/g. Uji senoris terbaik adalah formulasi permen keras dengan perlakuan ekstrak daun 15 ml : 15 ml sari buah kersen : 100 g sukrosa : 100 g glukosa.
Ekstraksi berbantu gelombang ultrasonik dan fotodegradasi senyawa antosianin pada tangkai parijoto (Medinilla speciosa Blume) Bambang Kunarto; Aldila Sagitaning Putri; Binardo Adi Seno
AGROINTEK Vol 18, No 3 (2024)
Publisher : Agroindustrial Technology, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrointek.v18i3.19967

Abstract

Parijoto is an endemic plant widely found on the slopes of Mount Muria, Kudus Regency, Central Java. The local community often consumes parijoto fresh fruit and processes parijoto fruit such as syrup, dodol, candy, and tea. So far, the Parijoto stalk, which weighs 18.19% of the total weight of the parijoto stalk and fruit, has not been widely used, but it has great potential as a source of anthocyanin. Anthocyanin compounds have low stability to temperature and light. For this reason, extraction with a relatively low temperature and faster than conventional methods is required, one of which is Ultrasonic-assisted extraction. Ultrasonic waves produce cavitation bubbles, facilitating solvent penetration so that cell bioactive components can be extracted more effectively. This study aimed to determine the effect of ultrasonic wave-assisted extraction time of parijoto stalk anthocyanin and examine the effect of various light exposure intensities and exposure times (photodegradation) on Parijoto stalk anthocyanin extract. Ultrasonic-assisted extraction of parijoto stalk anthocyanins used a completely randomized design (CRD) with extraction time (5, 10, 15, 20, and 25 minutes) and three treatment repetitions. In photodegradation using a factorial complete randomized design with the treatment of light exposure intensity (2037 lux, 4259 lux, 6482 lux, and 9259 lux) and exposure time (6, 12, 18, and 24 hours). The results showed that the longer the extraction, up to 20 minutes, the total anthocyanin levels, redness (a*), and yellowness (b*) increased while lightness (L*) decreased. The higher the light intensity of the fluorescent lamp and the longer the light exposure, the lower the total anthocyanin content with a lower half-life. Ultrasonic-assisted extraction have proven to be quite effective for the anthocyanin extraction but need to attention with time and light exposure intensity.
Inovasi Cookies dan Cokelat Berbasis Keripik Tempe Bagi Warga PKK Desa Drono Klaten Mawarno, Binardo Adi Seno; Lewerissa, Karina Bianca; Umiyati, Nurhalimah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v8i2.8277

Abstract

PKK Desa Drono, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah memiliki sekelompok warga yang berprofesi sebagai perajin keripik tempe. Sayangnya, tidak semua hasil produksi selalu habisdi pasaran. Seiring dengan lamanya penyimpanan, maka keripik tempe akan mengalami penurunan mutu seperti tekstur yang tidak renyah dan mulai tidak utuh (hancur). Olehkarenanya, perlu adanya pemanfaatan keripik tempe menjadi produk samping yang juga bernilai ekonomi tinggi sekaligus dapat diterima pasar segala usia. Inovasi kue kering berupacookies dan cokelat keripik tempe dilakukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat kepada ibu-ibu PKK Desa Drono. Tahap kegiatan meliputi penyuluhan tentang inovasi pangan,pembuatan produk kue kering dan cokelat menggunakan keripik tempe produksi warga serta evaluasi produk dan kegiatan melalui pembagian kuesioner di akhir sesi. Masyarakat sasaran terlihat antusias dalam praktik pengolahan serta menilai bahwa kegiatan memberikan manfaat berupa tambahan pengetahuan dan ketrampilan dalam inovasi produk berbasis keripik tempe. Kegiatan diakhiri dengan evalusi produk sekaligus melakukan penghitungan Harga Pokok Penjualan (HPP) sebagai langkah awal masyarakat sasaran menindaklanjuti programpengabdian kepada masyarakat ini. Sebanyak 88% peserta puas dengan kegiatan yang dilakukan sehingga dalam jangka panjang, inovasi olahan keripik tempe dapat menjadi produkkomersial untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
Analisis Asam Klorogenat dan Senyawa Volatil Seduhan Kopi Robusta Temanggung dengan Dripper Gerabah dan Plastik Rokhmah, Laela Nur; Seno, Binardo Adi; Nugroho, Agung
Jurnal Ilmu Pangan dan Hasil Pertanian Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jiphp.v6i2.14585

Abstract

Asam klorogenat dan senyawa volatile merupakan senyawa penciri pada kopi. Asam klorogenat merupakan senyawa yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Keberadaan senyawa volatil berperanan dalam fragrance, aroma  dan  flavor kopi. Keberadaan keduanya dipengaruhi oleh banyak hal termasuk bahan alat seduh kopi dalam hal ini yang digunakan adalah dripper. Dripper yang digunakan terbuat dari plastik dan gerabah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui asam klorogenat dan senyawa volatile pada seduhan kopi robusta Temanggung dengan  menggunakan dripper berbahan gerabah dan plastik. Penelitian ini menggunakan kopi Robusta Temanggung, mesin roasting, alat seduh kopi, dripper berbahan gerabah dan plastik serta GCMS. Analisa asam klorogenat dan senyawa volatile digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan asam klorogenat berbeda nyata pada hasil seduhan plastik dan gerabah. Nilai tertinggi ditunjukkan pada seduhan menggunakan dripper gerabah yaitu, 97,1 μg/mL sedangkan pada dripper plastik 93 μg/mL. Senyawa volatile berbeda nyata pada hasil seduhan dripper gerabah dan plastik. Konsentrasi asam asetat, asam n-butirat, asam isovalerat dan asam valerat untuk dripper gerabah lebih tinggi dibandingkan plastik. Sedangkan konsentrasi Asam propionat lebih tinggi pada hasil seduhan kopi menggunakan dripper plastik.
MOISTURE CONTENT, TEXTURE, AND SENSORY PROPERTIES OF CHICKEN SAUSAGE WITH TEMPEH FLOUR, ARROWROOT FLOUR AND CARRAGEENAN SUBSTITUTION Saputri, Diva Eka; Afrizal, Muhammad Handan; Rokhmah, Laela Nur; Seno, Binardo Adi; Hasbullah, Umar Hafidz Asy’ari
Proceeding of the International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH) 2025: Proceeding of the 6th International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH)
Publisher : LPPM Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/wsmcb806

Abstract

Sausage is a processed minced meat product with added fillers, emulsifiers, and flavor enhancers. In line with the trend of reducing low-fat consumption, many animal-based products are being partially or completely substituted with plant-based ingredients. This study aims to formulate and characterize sausages by adding tempeh flour as the main meat substitute protein and arrowroot flour as a filler with five percentage ratios (0:80; 20:60; 40:40; 60:20; 80:0) to the total dough. The study used a completely randomized design with one factor and analyzed the texture, moisture content, and sensory data using descriptive statistical methods. The results showed that the higher the tempe flour substitution, the more brittle the texture became. Conversely, the higher the arrowroot flour content, the higher the firmness value. Based on sensory tests for taste, color, and overall texture, sausages with the highest proportion of arrowroot flour were actually preferred.
Karakteristik Kimia dan Sensori Mie Basah Bebas Gluten Berbahan Oat, Tepung Beras dan Tepung Tapioka Prabowo, Sapartina Daliyanti; Seno, Binardo Adi; Rokhmah, Laela Nur
Jurnal Teknologi Pangan Vol 18, No 1 : JUNI 2024
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jtp.v18i1.4451

Abstract

Mi adalah salah satu makanan yang terbuat dari tepung gandum dengan atau tanpa penambahan bahan makanan lain dan bahan tambahan makanan. Agar didapatkan tekstur kenyal dan elastis, dalam pembuatannya, ditambahkan dengan tepung tapioka. Oat merupakan gandum utuh, yang termasuk karbohidrat komplek, sehingga dibutuhkan waktu pencernaan yang lebih lama. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi mi bebas gluten menggunakan tepung beras, oat dan tepung tapioka, menguji karakteristik kimia dan sensoris. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan faktor perlakuan yaitu perbedaan persentase oat dan tepung beras. Kadar air tertinggi dari ketiga formulasi ditunjukan pada perlakuan 60:40 sebesar 69,06%. Hasil pengujian kadar abu  tertinggi dari formulasi perlakuan 60:40 dan 50:50 menunjukan kadar abu dengan hasil yang sama 0,12% . Kadar karbohidrat tertinggi yakni pada perlakuan 50:50 sebesar 23,49%. Kadar lemak tertinggi pada perlakuan 50:50 sebesar 1,88%. Hasil pengujian kadar protein formulasi mi bebas gluten secara beruntut dari yang terbesar pada perlakuan 50:50 yakni 7,75% diikuti dengan perlakuan 60:40 sebesar 6,76% selanjutnya perlakuan 40:60 sebesar 6,45%. Formulasi yang dinilai terbaik adalah mi pada perlakuan 60:40. Hal ini dapat dilihat dari tingkat kesukaan panelis tertinggi, pada 4  paramater dari 5 parameter yang diujikan.
EDUKASI BAHAN TAMBAHAN PANGAN DAN PRODUK FERMENTASI BAGI PELAKU UKM PANGAN DI SALATIGA Lewerissa, Karina Bianca; Mawarno, Binardo Adi Seno; Palimbong, Sarlina; Sukmana, Andreas Binar Aji
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salatiga merupakan salah satu kota di Jawa Tengah yang kaya akan ragam kuliner sehingga pernah diusulkan sebagai kota kreatif gastronomi pada tahun 2021. Selaras dengan hal tersebut, maka kualitas Sumber Daya Manusia sebagai pelaku usaha perlu ditingkatkan, salah satunya melalui kegiatan pelatihan dan penyuluhan terkait dengan bidang pangan. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan edukasi mengenai Bahan Tambahan Pangan serta diversifikasi pangan inovatif berupa produk fermentasi kepada para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM).  Metode kegiatan ini berupa ceramah serta diskusi interaktif dan partisipatif peserta yang terdiri dari 33 pelaku usaha bidang pangan di kota Salatiga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 80% peserta menyatakan peningkatan pengetahuan mengenai jenis, jumlah dan aplikasi BTP dalam pangan dan 90% peserta menyatakan pemahaman tentang proses fermentasi dalam menciptakan inovasi produk. Berdasarkan hasil survey, menunjukkan bahwa 78% peserta amat sangat setuju. 11% sangat setuju, dan 11% setuju bahwa materi yang disampaikan bermanfaat dan dapat diaplikasikan untuk keberlanjutan UKM Salatiga. Saran dari kegiatan penelitian ini adalah perlunya workshop pembuatan produk fermentasi sebagai bentuk pengembangan produk UKM Salatiga.
Empowering Pelajar Melalui Pelatihan Kewirausahaan : Pengembangan Pengemasan dan Pelabelan Produk Lossava Laela Nur Rokhmah; Binardo Adi Seno Mawarno; Jayanti Rahayu; Evida Agustina Sari
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 7 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Community Empowerment November 2025
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijce.v7i2.4485

Abstract

Students are potential group for fastering entrepreneurial spirit from an early age. However, limited skills in packaging and product labeling pose challenges in developing that potential. This community service activity aimed to enhance student’s entrepreneurial spirit through entrepreneurship training focused on packaging and labeling of Lossava (long cassava), a cassava-based product developed as part of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5). The methods used were pretest, lecture-based counceling, hands-on practice and posttest. The results showed an increased in partisipants’ understanding, with an average score improvement from 8.0 to 9.5. Students successfully selected functional and attactive packaging designs and created labels in accordance with food labeling production costs and product pricing, with the simulation showing a viable selling proce and significant profit margin. This activity not only provided technical entrepreneurships skills but also instilled values of independence, critical thingking, and creativity in line with the Pancasila student profile. The results indicate that practical based training effectively improves students entrepreneurial competencies and is replicable in other educational settings.   ABSTRAK Pelajar merupakan kelompok potensial dalam membangun kewirausahaan sejak dini. Akan tetapi kurangnya ketrampilan dalam pengemasan dan pelabelan produk menjadi tantangan dalam mengembangkan potensi tersebut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan jiwa kewirausahaan pelajar melalui pelatihan kewirausahaan dengan fokus  pada pengemasan dan pelabelan produk Lossava (Long Cassava), produk olahan singkong yang dikembangkan dalam konteks Projek Penguatan Profil Pelajara Pancasila (P5).  Metode kegiatan meliputi pretest, penyuluhan, praktik langsung dan posttest. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari skor rata-rata 8,0 menjadi 9,5 setelah pelatihan. Pelajar mampu memilih desain kemasan fungsional dan menarik serta menyusun label sesuai standar informasi pangan. Selain itu, peserta juga dilatih menghitung harga pokok produksi dan harga jual. Simulasi menunjukkan produk layak dijual dengan margin laba yang signifikan. Kegiatan ini tidak hanya membekali pelajar dengan keterampilan teknis kewirausahaan, tetapi juga menanamkan nilai kemandirian, berpikir kritis dan kreatif sesuai profil pelajar Pancasila. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik efektif meningkatkan kompetensi kewirausahaan pelajar dan dapat direplikasi dalam konteks pendidikan lainnya.
Richovy Snack Bar : Pengembangan Produk Snack Bar Berbasis Rengginang di UMKM Varia Surakarta Seno, Binardo Adi; Lewerissa, Karina Bianca
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 10, No 2 (2021): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v10i2.49333

Abstract

Rengginang merupakan jajanan tradisional yang terbuat dari beras ketan yang banyak dijumpai di kota Surakarta. Untuk meningkatkan nilai ekonomis rengginang sekaligus menjangkau pangsa pasar lebih luas terutama generasi muda dibuatlah produk snack bar berbasis rengginang. UMKM Varia Surakarta dipilih karena merupakan salah satu usaha di bidang bakery yang konsisten dalam mengangkat produk-produk tempo dulu. Dalam kegiatan ini, dilakukan pembuatan snack bar berbasis rengginang, pengemasan dan labelling, uji nilai gizi produk serta penghitungan Harga Pokok Penjualan rengginang snack bar. Produk snack bar yang diberi merk “Richovy” ini terdiri dari lapisan crackers, rengginang sebagai “granola” serta toping berupa kacang-kacangan dan teri nasi untuk meningkatkan nilai protein. Hasil uji hedonik terhadap 30 panelis menunjukkan produk ini disukai baik secara tekstur, rasa maupun daya terima keseluruhan berdasarkan uji skoring. Untuk nilai gizi, produk Richovy memiliki nilai protein dan total energi masing-masing sebesar 17, 20% dan 109, 14 kkal. Berdasarkan penghitungan HPP, produk Richovy berada di tengah-tengah range harga produk snack bar komersial. Produk ini diharapkan mampu bersaing dengan produk snack bar yang telah ada di pasaran namun tetap mengangkat kearifan pangan lokal dengan citarasa khas Nusantara
INOVASI “LOSSAVA” SEBAGAI BENTUK PEMANFAATAN PANGAN LOKAL SINGKONG DI SMP ISLAM AL-AZHAR CAIRO SUKOHARJO Binardo Adi Seno Mawarno; Laela Nur Rokhmah; Jayanti Rahayu; Evida Agustina Sari
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 13 No. 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2026
Publisher : P3M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/abdimas.v13i1.8521

Abstract

The indicator of achievement in this community service activity is the creation of a high-value cassava product that is popular with the younger generation and has the potential to become an entrepreneurial product using simple equipment. The product produced is a long cassava stick called “Lossava,” inspired by a similar potato-based product widely sold in shopping malls. The activity was conducted through lectures and discussions on cassava as the primary raw material, followed by practical sessions on the production of “Lossava” and an evaluation phase, involves testing sensory characteristics, including taste, aroma, texture and overall acceptability of the products. The community service activity received a positive response from the students of SMP Al Azhar Cairo, who actively participated in the product creation process from raw material preparation, processing, to packaging, resulting in a new product not yet available in the market and favored by the participants. Going forward, it is hoped that the product innovation can be utilized as an entrepreneurial opportunity among teenagers, particularly at SMP Al-Azhar Cairo Sukoharjo, which also incorporates entrepreneurship education into its learning activities.