Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Studi Formulasi Hard Candy dan Daya Terima Ekstrak Daun dan Sari Buah Kersen Rokhmah, Laela Nur; Cahyaningrum, Rahmadhani; Seno, Binardo Adi
Jurnal Ilmu Pangan dan Hasil Pertanian Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jiphp.v8i2.19334

Abstract

Permen keras merupakan jenis permen non kristalin yang memiliki tekstur keras dengan suhu pemasakan yang tinggi (140oC-150oC) dengan ciri yaitu memiliki tekstur keras dan memiliki penampakan bening serta mengkilat. Kersen (Muntingia calabura L) umumnya terkenal dengan nama ceri atau talok. Kandungan daun kersen adalah flavonoid, saponin, tanin, alkaloid, triterpenoid, glikosida, antrakinon dan fenol. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk permen keras baru dari ekstrak daun dan sari buah kersen, mengetahui formulasi yang tepat, sifat fisik, kimia dan sensoris yang tepat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai inovasi produk dan pengembangan bahan pangan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) ini menggunakan 1 perlakuan yaitu perbandingan ekstrak daun dan sari buah kersen, sedangkan variabel terikat yang di uji adalah tekstur, warna, total fenol dan organoleptik. Perbandingan ekstrak daun dan sari buah kersen yang digunakan adalah 1 : 1. Formulasi perlakuan terbaik uji kimia pada pembuatan permen keras dengan perlakuan ekstrak daun kersen 30 ml : 100 g sukrosa : 100 g glukosa dan total fenol sebanyak 0,213 mg/g. Uji senoris terbaik adalah formulasi permen keras dengan perlakuan ekstrak daun 15 ml : 15 ml sari buah kersen : 100 g sukrosa : 100 g glukosa.
Inovasi Cookies dan Cokelat Berbasis Keripik Tempe Bagi Warga PKK Desa Drono Klaten Mawarno, Binardo Adi Seno; Lewerissa, Karina Bianca; Umiyati, Nurhalimah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v8i2.8277

Abstract

PKK Desa Drono, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah memiliki sekelompok warga yang berprofesi sebagai perajin keripik tempe. Sayangnya, tidak semua hasil produksi selalu habisdi pasaran. Seiring dengan lamanya penyimpanan, maka keripik tempe akan mengalami penurunan mutu seperti tekstur yang tidak renyah dan mulai tidak utuh (hancur). Olehkarenanya, perlu adanya pemanfaatan keripik tempe menjadi produk samping yang juga bernilai ekonomi tinggi sekaligus dapat diterima pasar segala usia. Inovasi kue kering berupacookies dan cokelat keripik tempe dilakukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat kepada ibu-ibu PKK Desa Drono. Tahap kegiatan meliputi penyuluhan tentang inovasi pangan,pembuatan produk kue kering dan cokelat menggunakan keripik tempe produksi warga serta evaluasi produk dan kegiatan melalui pembagian kuesioner di akhir sesi. Masyarakat sasaran terlihat antusias dalam praktik pengolahan serta menilai bahwa kegiatan memberikan manfaat berupa tambahan pengetahuan dan ketrampilan dalam inovasi produk berbasis keripik tempe. Kegiatan diakhiri dengan evalusi produk sekaligus melakukan penghitungan Harga Pokok Penjualan (HPP) sebagai langkah awal masyarakat sasaran menindaklanjuti programpengabdian kepada masyarakat ini. Sebanyak 88% peserta puas dengan kegiatan yang dilakukan sehingga dalam jangka panjang, inovasi olahan keripik tempe dapat menjadi produkkomersial untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
Formulasi Es Krim Nabati Berbasis Sari Kedelai dan Sari Sorgum dengan Pengental Xanthan Gum Mawarno, Binardo A S; Lewerissa, Karina B
AGRITEKNO: Jurnal Teknologi Pertanian Vol 14 No 1 (2025): AGRITEKNO: Jurnal Teknologi Pertanian
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jagritekno.2025.14.1.30

Abstract

The trend of low-fat consumption is not only limited to main meals, but also to desserts. Ice cream, which is usually made from milk, is replaced by plant-based ingredients that have low fat content but high protein such as soybean juice and sorghum juice. The purpose of this study was to obtain the best plant-based ice cream formulation with the ratio of soybean juice and sorghum juice and the use of xanthan gum as a stabilizer. The method in this study was a completely randomized design with two treatments, namely three ratios of soybean juice and sorghum juice (30:70; 50:50; 70:30) and two concentrations of xanthan gum (0.3% and 0.5%). Physical quality parameters observed were overrun and melting time, chemical quality parameters were proximate and sensory quality parameter which were taste, aroma, texture and overall acceptance. The three best treatments were then analyzed for functional value in the form of total phenolics, flavonoids and antioxidant activity. Statistical analysis used One Way ANOVA with Duncan's difference test. The results showed that the ratio of soybean juice and sorghum juice and the concentration of xanthan gum had a significant effect on physical, chemical and sensory parameters. Ice cream with a ratio of 30:70 and a concentration of 0.3% xanthan gum produced the highest overrun value of 39.71% but the longest melting time was obtained in the treatment of a ratio of 50: 50 and 0.5% xanthan gum concentration of 1005.98 seconds or 16.77 minutes. Based on functional analysis, the highest total phenolics, flavonoids and antioxidant activity were obtained in the ice cream treatment of soybean juice and sorghum juice 50:50 with the addition of xanthan gum as much as 0.5% as a stabilizer.
Analisis Asam Klorogenat dan Senyawa Volatil Seduhan Kopi Robusta Temanggung dengan Dripper Gerabah dan Plastik Rokhmah, Laela Nur; Seno, Binardo Adi; Nugroho, Agung
Jurnal Ilmu Pangan dan Hasil Pertanian Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jiphp.v6i2.14585

Abstract

Asam klorogenat dan senyawa volatile merupakan senyawa penciri pada kopi. Asam klorogenat merupakan senyawa yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Keberadaan senyawa volatil berperanan dalam fragrance, aroma  dan  flavor kopi. Keberadaan keduanya dipengaruhi oleh banyak hal termasuk bahan alat seduh kopi dalam hal ini yang digunakan adalah dripper. Dripper yang digunakan terbuat dari plastik dan gerabah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui asam klorogenat dan senyawa volatile pada seduhan kopi robusta Temanggung dengan  menggunakan dripper berbahan gerabah dan plastik. Penelitian ini menggunakan kopi Robusta Temanggung, mesin roasting, alat seduh kopi, dripper berbahan gerabah dan plastik serta GCMS. Analisa asam klorogenat dan senyawa volatile digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan asam klorogenat berbeda nyata pada hasil seduhan plastik dan gerabah. Nilai tertinggi ditunjukkan pada seduhan menggunakan dripper gerabah yaitu, 97,1 μg/mL sedangkan pada dripper plastik 93 μg/mL. Senyawa volatile berbeda nyata pada hasil seduhan dripper gerabah dan plastik. Konsentrasi asam asetat, asam n-butirat, asam isovalerat dan asam valerat untuk dripper gerabah lebih tinggi dibandingkan plastik. Sedangkan konsentrasi Asam propionat lebih tinggi pada hasil seduhan kopi menggunakan dripper plastik.