Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Ekologi Sosial Pesisir: Peran Intergenerasional Keluarga Dalam Menjaga Mangrove Di Pesisir Indramayu Nurwati, Nunung; Fedryansyah, Muhammad; Yunita, Desi; Amanatin, Elsa Lutmilarita; Sudrajat, Ade
Sosioglobal : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Sosiologi Vol 10, No 1 (2025): Sosioglobal: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Sosiologi
Publisher : Department of Sociology, Faculty of Social and Political Science, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsg.v10i1.67835

Abstract

ABSTRAK  Penelitian ini mengkaji dinamika ekologi sosial keluarga pesisir di Indramayu dalam menjaga kelestarian hutan mangrove melalui peran lintas generasi. Berbeda dari penelitian sebelumnya yang lebih menyoroti aspek kelembagaan atau kebijakan konservasi, penelitian ini menawarkan kebaruan dengan menempatkan keluarga sebagai pusat analisis ekologi sosial. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk menelusuri bagaimana nilai gotong royong (sabilulungan), pewarisan pengetahuan ekologis, dan solidaritas antar generasi membentuk praktik pelestarian mangrove yang berkelanjutan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi di kawasan pesisir Karangsong, Pasekan, dan Brondong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga memainkan peran kunci dalam membangun kesadaran ekologis, menghubungkan nilai tradisional dengan adaptasi modern melalui kegiatan konservasi, ekonomi lokal, dan ekspresi digital generasi muda. Sintesis teoritis dalam penelitian ini menghasilkan model ekologi sosial berbasis keluarga, yang menegaskan bahwa keberlanjutan lingkungan pesisir tidak hanya bergantung pada kebijakan atau intervensi eksternal, tetapi juga pada kekuatan nilai sosial, solidaritas lintas generasi, dan kesadaran ekologis yang tertanam dalam keluarga.Kata kunci: Ekologi Sosial, Keluarga Pesisir, Intergenerasional, Mangrove, SabilulunganABSTRACT  This study explores the dynamics of coastal families’ social ecology in Indramayu and their intergenerational roles in conserving mangrove forests. Unlike previous studies focusing on institutional or policy dimensions, this research offers novelty by positioning the family as the core of social-ecological analysis. Using a qualitative descriptive approach, it investigates how local values of sabilulungan (mutual cooperation), ecological knowledge transmission, and intergenerational solidarity shape sustainable mangrove conservation practices. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation in the coastal areas of Karangsong, Pasekan, and Brondong. Findings reveal that families act as key agents in fostering ecological awareness, connecting traditional values with modern adaptations through conservation activities, local economic initiatives, and youth-led digital expressions. The theoretical synthesis formulates a family-based social ecology model, emphasizing that coastal environmental sustainability depends not only on policies or external interventions but also on the strength of social values, intergenerational solidarity, and ecological consciousness embedded within families.Keywords: Social Ecology, Coastal Family, Intergenerational, Mangrove, Sabilulungan
Analisis Kalibrasi Pressure Transmitter pada Industri PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk Sudrajat, Ade; Desmira, Desmira
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37041

Abstract

Kalibrasi merupakan proses penting untuk memastikan keakuratan pengukuran instrumen industri, khususnya pressure transmitter yang berperan dalam memantau dan mengendalikan tekanan pada proses refining buburan kertas. Penelitian ini dilakukan di PT Indah Kiat Pulp & Paper sebagai salah satu produsen pulp dan kertas terbesar di Indonesia dengan tujuan mengevaluasi tingkat akurasi pressure transmitter sebelum dan sesudah proses kalibrasi. Metode yang digunakan meliputi pengujian awal, perhitungan nilai kesalahan, serta kalibrasi dengan penyetelan zero dan span menggunakan Hart Communicator. Data hasil pengukuran menunjukkan bahwa sebelum kalibrasi, rata-rata penyimpangan pembacaan mencapai ±0,22 mA atau sekitar 1,9 % dari rentang penuh, yang dapat memengaruhi sistem kontrol tekanan dan kualitas produksi. Setelah kalibrasi, nilai kesalahan menurun drastis menjadi ±0,01 mA atau sekitar 0,06 % dari rentang penuh, sesuai dengan standar IEC yang menetapkan batas toleransi ±0,25 %FS. Penurunan kesalahan lebih dari 90 % ini membuktikan efektivitas prosedur kalibrasi dalam mengembalikan performa pressure transmitter sehingga mampu memberikan pengukuran yang presisi dan andal. Hasil penelitian menegaskan bahwa program kalibrasi berkala menjadi kunci dalam menjaga kualitas proses dan produk di industri pulp dan kertas.