Claim Missing Document
Check
Articles

Representasi Kesetaraan Gender dalam Film Mulan (Analisis Semiotika) Shafa Shabryna Gunadi; Muhammad Adi Pribadi
Kiwari Vol. 1 No. 4 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i4.15900

Abstract

This research is to describe gender equality in Walt Disney’s movie “Mulan”. This research uses semiotic theory presepective Roland Barthes with qualitative research methodology. Data collection using observation, literature study, and documentation. Data analyzed using semiotic theory prespective Roland Barthes with two stage signification which are denotation, conotation, and myth. Mulan tells about a tough woman who disguises herself as a man to become a soldier to replace her father on the battlefield to save the kingdom from enemy attacks. This research aims to be able to provide an overview and find out about the representation of gender equality. The results indicate the value of gender equality shown by the main character of the movie. Even though Mulan is a woman she gets equal opportunities regardless of gender. Penelitian ini menggambarkan makna kesetaraan gender yang terkandung dalam film Walt Disney yang berjudul Mulan. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis semiotika presepektif Roland Barthes dengan metode penelitian kualitatif. Data penelitian ini dikumpulkan menggunakan teknik observasi, studi pustaka dan dokumentasi. Dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis semiotika prespektif Roland Barthes. Dengan signifikasi dua tahap yaitu, denotasi, konotasi, dan mitos. Mulan sendiri menceritakan tentang seorang perempuan tangguh yang menyamar sebagai seorang pria untuk menjadi prajurit demi menggantikan sang ayah di medan perang untuk menyelamatkan kerajaan dari serangan musuh. Penelitian ini bertujuan untuk dapat memberikan sebuah gambaran dan mengetahui mengenai representasi kesetaraan gender dalam film Mulan.  Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya makna kesetaraan gender yang diperlihatkan oleh tokoh utama di mana walaupun Mulan seorang wanita ia mendapatkan kesempatan yang sama tanpa melihat gender tertentu.
Interaksi Simbolik Influencer dengan Konsumen dalam Membangun Brand Recognition (Studi Kasus Pada Brand Doppel) Patricia Michelle Wijaya; Muhammad Adi Pribadi
Kiwari Vol. 1 No. 4 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i4.15956

Abstract

Doppel (@doppel_id) is a local eyewear brand that has been established since 2016, having products of fashion and optical sunglasses with brand concepts with holiday, cheerful, and beach themed. The research aims to determine the symbolic interaction of influencers with consumers in building brand recognition, the research subject under study is the local eyewear brand Doppel, with the research concept understanding from the point of view of brand owners and consumers from Doppel on brand awareness that is known from influencers with the help of the Instagram ads feature. As stated in the title, the theory used is the theory of symbolic interaction with 3 important concepts in it (mind, self, and society) and the theory of brands which will lead to brand recognition. In the research process, the research method used is to use a qualitative case study model approach. Through the interview methodology that will be conducted by researchers, it will be conducted with several sources such as brand owners and several consumers as well as Instagram social media followers from Doppel. Researchers choose related sources because of credibility, valid information that they have at the same time because they are directly related to the brand, even the product. The results of the study show that the symbolic interaction that influencers do with consumers on the Doppel brand will make this brand even more known in the community.   Doppel (@doppel_id) adalah brand kacamata lokal yang sudah berdiri sejak tahun 2016, mempunyai produk berupa kacamata hitam fashion maupun optik dengan konsep merek bernuansa liburan, ceria, dan pantai. Penelitian bertujuan mengetahui interaksi simbolik influencer dengan konsumen dalam membangun pengenalan merek, di sini subjek penelitian yang diteliti adalah brand eyewear lokal Doppel, dengan konsep penelitian memahami dari sudut pandang pemilik brand dan konsumen dari Doppel terhadap kesadaran brand yang diketahui dari influencer dengan bantuan fitur Instagram Ads. Seperti yang ada pada judul, teori yang dipakai adalah Teori Interaksi Simbolik dengan tiga konsep penting yang ada di dalamnya (mind, self, dan society) dan teori mengenai merek yang akan mengerucut ke brand recognition. Dalam proses penelitian, metode penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif model studi kasus. Melalui metode wawancara yang dilakukan peneliti, dilakukan dengan beberapa narasumber seperti pemilik brand dan beberapa konsumen sekaligus followers media sosial Instagram dari Doppel. Peneliti memilih narasumber terkait karena kredibilitas, informasi valid yang dimiliki sekaligus karena mereka berkaitan langsung dengan brand, bahkan produknya. Pada hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi simbolik yang dilakukan influencer dengan konsumen terhadap merek Doppel akan membuat brand ini semakin dikenal lagi di masyarakat.
Perencanaan Komunikasi Pemasaran Kopi Pelipur Lara Selama Pandemi Anthony Chandra; Muhammad Adi Pribadi
Kiwari Vol. 2 No. 1 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i1.23049

Abstract

Franchising is considered as the most effective business alternative when someone wants to start a career or start a new business. One of them is Kopi Pelipur Lara Banjarmasin which has been affected by the COVID-19 pandemic, especially since the franchise has not been established for 5 years. In this case, marketing communication planning is needed to develop the Pelipur Lara Coffee Franchise business to attract customers. In planning marketing communications, there are important stages in planning integrated marketing communications as a process of promoting a product or service offered. This study aims to analyze the marketing communication planning of Kopi Pelipur Lara during the pandemic. This research uses a case study research method with a qualitative approach obtained through interviews and literature studies. Through this research, it was found that the 5 processes in the marketing communication planning for solace coffee are actively carried out by Kopi solace to attract customers during the pandemic. Waralaba dianggap sebagai sebuah alternatif bisnis yang paling efektif ketika seseorang ingin memulai berkarir atau memulai usaha baru.. Salah satunya adalah Kopi Pelipur Lara Banjarmasin yang terkena imbas dari pandemi covid-19, terlebih waralaba tersebut belum berdiri sampai lima tahun lamanya. Dalam hal ini dalam perencanaan komunikasi pemasaran diperlukan untuk mengembangkan bisnis waralaba Kopi Pelipur Lara untuk menarik pelanggan. Dalam perencanaan komunikasi pemasaran terdapat tahapan penting dalam perencanaan komunikasi permasaran terpadu sebagai proses promosi suatu produk maupun jasa layanan yang ditawarkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan komunikasi pemasaran Kopi Pelipur Lara selama masa pandemi. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif yang diperoleh dengan wawancara serta studi pustaka. Melalui penelitian ini dihasilkan bahwa lima proses yang ada pada perencanaan komunikasi pemasaran Kopi Pelipur Lara aktif dijalankan oleh Kopi Pelipur Lara untuk menarik pelanggan selama pandemi.
Pemasaran Digital dalam Perencanaan Komunikasi Pemasaran (Studi Kasus pada Prestige Images Motorcars) Ricky Susanto; Muhammad Adi Pribadi
Kiwari Vol. 2 No. 1 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i1.23060

Abstract

The current tight business competition makes companies do various ways to survive and compete with other companies. One form of marketing strategy that adapts to current conditions is the use of digital media or online media. Prestige Images Motorcars is a holding company that invests in different industries. This study aims to find out how digital marketing is in planning marketing communications carried out by Prestige Images Motorcars. The approach method in this study uses a qualitative research approach and a case study method on Prestige Images Motorcars. This research uses marketing communication theory, marketing communication planning and this research also uses digital marketing concept/theory. The results in this study indicate that Prestige Images Motorcars implements marketing communication planning by paying attention to six (6) important aspects consisting of business goals, strategies (communication objectives, target market, competitors, communication themes, communication channels), tactics, implementation, monitoring, and evaluation. The main focus of Prestige Images Motorcars is to make a profit in the marketing of luxury cars and develop the company in other fields to increase the company's profits. Ketatnya persaingan bisnis saat ini membuat perusahaan melakukan berbagai cara untuk bertahan dan bersaing dengan perusahaan lain. Salah satu bentuk strategi pemasaran yang menyesuaikan dengan kondisi saat ini yakni berupa pemanfaatan media digital atau media online. Prestige Images Motorcars merupakan sebuah perusahaan induk (holding company) yang berinvestasi pada bidang industri yang berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana digital marketing dalam perencanaan komunikasi pemasaran yang dilakukan Prestige Images Motorcars. Metode pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan metode studi kasus pada Prestige Images Motorcars. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi pemasaran, perencanaan komunikasi pemasaran serta penelitian ini juga menggunakan konsep/teori digital marketing. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Prestige Images Motorcars menerapkan perencanaan komunikasi pemasaran dengan memperhatikan enam (6) aspek penting yang terdiri dari tujuan bisnis, strategi (tujuan komunikasi, target market, kompetitor, tema komunikasi, saluran komunikasi), taktis, implementasi, monitoring, dan evaluasi. Fokus utama Prestige Images Motorcars adalah menghasilkan keuntungan dalam pemasaran mobil-mobil mewah (luxury car) serta mengembangkan perusahaan di bidang-bidang lainnya untuk meningkatkan keuntungan perusahaan.
Strategi Komunikasi Pemasaran @jasafotoprodukjkt di Instagram Tasya Fitriyani; Muhammad Adi Pribadi
Kiwari Vol. 2 No. 2 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i2.24019

Abstract

Jasa Foto Produk Jakarta is a photo services that located in South Jakarta. It provides photo services for multi-brands and offers photo and video services for indoor even outdoor area. Competition has increased since COVID-19 pandemy in Indonesia. All businesses are operating offline needs to switched the operational to online. Since of then, many of entrepreneurs have started promoting their products or services online. This relates to the theory of management advertising strategy with several elements, namely determining communication objectives, determining target audiences, determining positioning and establishing media strategies. Jasa foto produk Jakarta have several active social media such as Instagram. Instagram created several features so that its users feel closer to other users. This research method uses qualitative methods. The data collection techniques that have been used were interviews, participant observation, and documentation and also including pictures or videos that taken by Jasa Foto Produk Jakarta. And to advertise on social media, Jasa foto produk jakarta must go through several processes first so that the message conveyed is easily understood by the public. Jasa Foto Produk Jakarta adalah jasa foto yang berlokasi di Jakarta Selatan yang menyediakan jasa foto untuk multibrand dan menawarkan jasa pemotretan secara indoor dan outdoor. Jasa Foto Produk Jakarta memiliki tujuan untuk menjadi wadah foto produk perusahaan, tidak menutup kemungkinan persaingan naik, khususnya saat persaingan mengalami peningkatan sejak COVID-19 merajalela di Indonesia (yang sebelumnya seluruh usaha beroperasi secara luring beralih menjadi daring.) Sejak saat itu banyak pengusaha yang mulai mempromosikan produk atau jasa mereka melalui online. Hal ini berhubungan dengan Teori Strategi Periklanan Manajemen dengan beberapa elemen yaitu menentukan tujuan komunikasi, menentukan target audiens, menentukan posisi dan menetapkan strategi media. Jasa Foto Produk memiliki beberapa media sosial yang sangat aktif seperti media sosial Instagram. Instagram menciptakan beberapa fitur agar para pengguna nya merasa makin dekat dengan pengguna lainnya. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Pengambilan gambar atau video yang diambil oleh Jasa Foto Produk Jakarta untuk mengiklankan di media sosial harus melalui beberapa proses terlebih dahulu agar pesan yang disampaikan mudah dipahami oleh khalayak.
Perencanaan Komunikasi Public Relations dalam Penanganan Krisis (Studi Kasus Weber Shandwick Indonesia) Abdul Malik; Muhammad Adi Pribadi
Kiwari Vol. 2 No. 3 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i3.25865

Abstract

This study discusses how the Public Relations Agency plans in crisis management experienced by its clients. Researchers conducted research on one of the largest Public Relations Agency in the world named Weber Shandwick Indonesia. This research is based on the theory taken from Cutlip. Public Relations planning explained by this cutlip starts from defining a problem, planning and programming, taking action, and finally evaluating the problem. The link between cutlip theory and this research is how Weber Shandwick Indonesia handles its clients in crisis management. This study uses a qualitative research methodology. Application of qualitative research methods with a descriptive approach through observation, interviews, and data analysis. The case study method used in this study is an exploratory case study. The purpose of this exploratory case study method is to find an idea and a perceptual idea related to a real incident. The data validity technique used by researchers in this study uses a technique called data checking or re-confirmation carried out by informants regarding data that has been collected by researchers. The results of the research are knowing Public Relations planning at Weber Shandwick Indonesia, especially when corporate clients are experiencing a crisis and related to the theory used in this study. With this research, it can be concluded that how planning is carried out by a Public Relations Agency in crisis management. Penelitian ini membahas bagaimana perencanaan sebuah Public Relations Agency menangani manajemen krisis yang dialami oleh klien. Peneliti melakukan penelitian terhadap salah satu Public Relations Agency terbesar di dunia yang bernama Weber Shandwick Indonesia. Perencanaan Public Relations yang diterangkan oleh Cutlip ini dimulai dari mendefinisikan suatu masalah, perencanaan dan pemrograman, mengambil tindakan, dan yang terakhir Evaluasi dari masalah tersebut. Kaitannya antara teori cutlip dengan penelitian ini adalah bagaimana Weber Shandwick Indonesia menangani kliennya dalam manajemen krisis. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif. Penerapan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, dan analisis data dokumentasi. Metode studi kasus yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus eksploratoris. Tujuan dari metode studi kasus eksploratoris ini adalah untuk mencari sebuah ide dan gagasan sekalian persepsi terkait sebuah kejadian yang nyata. Teknik keabsahan data yang digunakan peneliti dalam penelitian ini menggunakan teknik yang disebut dengan checking data atau konfirmasi ulang yang dilakukan oleh narasumber terkait data yang sudah dikumpulkan oleh peneliti. Hasil penelitian yakni mengetahui perencanaan Public Relations pada Weber Shandwick Indonesia khususnya ketika klien perusahaan sedang mengalami krisis dan dihubungkan dengan teori yang digunakan pada penelitian ini. Dengan penelitian dapat disimpulkan bahwa bagaimana perencanaan yang dilakukan sebuah Public Relations Agency dalam manajemen krisis.
Pandangan Followers terhadap Personal Branding Denny Sumargo di Instagram Clinton Nadeak; Muhammad Adi Pribadi
Kiwari Vol. 2 No. 3 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i3.25873

Abstract

Personal branding is the formation of self-image or identity in the audience consciously or unconsciously. Personal branding has one goal in career development. In building personal branding, the right strategy is needed in building it so that it has a strong personal branding. Denny Sumargo is a public figure who is known by the public because of his personal branding. Therefore this research is a qualitative research that aims to describe Denny Sumargo's personal branding strategy on Instagram. Through data collection techniques in the form of interviews, descriptions, and documentation of this research, it concludes that Denny Sumargo continues to display his true characteristics as a funny person through content by including a unique form of communication on his Instagram, so that followers recognize Denny Sumargo as a funny person. Personal branding merupakan pembentukan citra diri atau identitas pada audiens secara sadar atau tidak sadar. Personal branding memiliki tujuan untuk salah satunya dalam pengembangan karir. Dalam membangun personal branding dibutuhkan strategi yang tepat dalam membangun agar mempunyai personal branding yang kuat. Denny Sumargo adalah seorang public figure yang telah dikenal oleh masyarakat karena personal branding yang dimilikinya. Oleh karena itu Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bertujuan untuk melakukan mendeskripsikan strategi personal branding Denny Sumargo di Instagram. Melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara, deskripsi, dan dokumentasi penelitian ini menperoleh kesimpulan Denny Sumargo terus menampilkan karakteristiknya yang sesungguhnya sebagai orang yang lucu lewat konten dengan memasukan bentuk komunikasi yang unik di Instagramnya, sehingga followers mengenali Denny Sumargo sebagai orang yang lucu.
Pemberdayaan Komunitas Tunarungu: Studi Kasus Interaksi Simbolik di Sunyi Coffee Alam Sutera Djuan Tandy; Muhammad Adi Pribadi
Kiwari Vol. 2 No. 3 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i3.25875

Abstract

It cannot be denied, there are not a few human beings who have limitations in carrying out an activity and find it difficult to carry out their daily lives in hearing or hearing impairment. The Deaf community finds it difficult to communicate verbally and to achieve a message, the Deaf community uses symbolic interaction communication that uses a non-verbal message symbol, namely sign language. These boundaries also create or unite the groups that make up a community. The main obstacle experienced by the Deaf community is the difficulty of getting jobs that suit their needs, so Sunyi Coffee at Alam Sutera was established to empower the Deaf community and people with disabilities. The existence of Sunyi Coffee in Alam Sutera is expected to be an example for society and the government to pay more attention to people with disabilities. This research uses a descriptive qualitative method using a case study method. The results of this study are that sign language is a way to convey symbolic interaction communication messages for the Deaf community and Sunyi Coffee will continue to develop to empower people with disabilities more broadly. Tidak dapat dipungkiri, tidak sedikit kehadiran manusia yang memiliki keterbatasan dalam menjalankan suatu aktivitas dan sulit untuk menjalankan kesehariannya dalam mendengar atau Tunarungu. Masyarakat Tunarungu merasa sulit untuk berkomunikasi secara verbal dan untuk tercapainya suatu pesan, masyarakat Tunarungu menggunakan komunikasi interaksi simbolik yang menggunakan suatu simbol pesan non-verbal yaitu bahasa isyarat. Keterbatasan tersebut juga membuat atau menyatukan kumpulan yang menjadikannya komunitas. Kendala utama yang dialami oleh komunitas Tunarungu tersebut merupakan susahnya mendapatkan lapangan pekerjaan yang sesuai dengan kebutuhannya sehingga Sunyi Coffee di Alam Sutera berdiri untuk memberdayakan komunitas Tunarungu dan masyarakat disabilitas. Adanya Sunyi Coffee di Alam Sutera diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat dan pemerintah untuk memperhatikan lebih terhadap masyarakat disabilitas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus. Hasil pada penelitian ini ialah bahasa isyarat menjadi cara untuk dapat disampaikannya pesan komunikasi interaksi simbolik bagi masyarakat Tunarungu dan Sunyi Coffee akan terus berkembang untuk memberdayakan masyarakat disabilitas lebih luas lagi.
Strategi yang Dilakukan Public Relations dalam Membangun Brand Image (Studi Kasus Brand Kosmetik Syca) Flegon Gamaliel; Muhammad Adi Pribadi
Kiwari Vol. 2 No. 3 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i3.25891

Abstract

This study aims to determine the public relations strategy of Syca in building brand image. Syca is a local brand engaged in cosmetics. The communication theory used in this study is the theory of public relations strategy and brand image theory. This study uses these theories because these theories are related to this research besides wanting to know and explore Syca's public relations strategy in building brand image. This study uses qualitative research. The research method used in this study is a case study. The subjects in this study were Syca's public relations, Syca's co-founders, Syca's employees, and consumers of the Syca brand. Data collection techniques used in this study were interviews and non-participant observation. The results of this study are how Syca's public relations builds its brand image and what strategies are used by Syca's public relations in building its brand image. Activities that have been carried out by Syca such as making Syca followers or followers on Instagram, consumers, and potential customers as members of the company, have helped build a brand image. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi public relations dari Syca dalam membangun brand image. Syca merupakan salah satu brand lokal yang bergerak di bidang kosmetik. Teori komunikasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori strategi public relations dan teori brand image. Penelitian ini menggunakan teori-teori tersebut karena teori tersebut berkaitan dengan penelitian ini selain itu ingin mengetahui dan mendalami strategi dari public relations dari Syca dalam membangun brand image. penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah public relations Syca, co-founder Syca, Karyawan Syca, dan konsumen dari brand Syca. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan melakukan observasi non-partisipan. Hasil penelitian ini adalah bagaimana public relations Syca membangun brand imagenya dan strategi apa saja yang dilakukan oleh public relations Syca dalam membangun brand image. Kegiatan-kegiatan yang sudah di lakukan oleh Syca seperti menjadikan followers atau pengikut Syca di Instagram, konsumen dan calon konsumen sebagai anggota dari perusahaan, telah membantu terbangunnya brand image.
Strategi Komunikasi Pemasaran Membangun Brand Recognition melalui Konten Media Sosial Instagram Total Fitness (Studi Kasus PT. IN EN OUT Digital Media Creative) Gabriela Emanuella Hendra; Muhammad Adi Pribadi
Kiwari Vol. 2 No. 3 (2023): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v2i3.25894

Abstract

Technological developments greatly affect aspects of everyone's life. Advances in technology, especially in the field of information gave birth to new concepts in the field of marketing. Effectiveness and efficiency are important in building interactions with consumers. The marketing communication strategy is one of the continuous creative steps taken by a company to achieve the best marketing targets in order to achieve maximum customer satisfaction. One of the social media platforms that is worldwide and dominates the world market is Instagram. Knowledge of communication strategies can be utilized in using Instagram as a digital marketing medium to build a business. Currently, many companies use creative agency services for social media management and content creation. It's the same with Total Fitness which uses the services of PT. IN EN OUT Digital Media Creative for designing strategies, creating content, and managing social media, one of which is Instagram to build brand recognition using marketing communications. Perkembangan teknologi sangat berpengaruh terhadap aspek kehidupan setiap orang. Kemajuan teknologi khususnya dalam bidang informasi melahirkan konsep baru dalam bidang pemasaran. Efektivitas dan efisiensi menjadi hal yang penting dalam membangun interaksi dengan konsumen. Strategi komunikasi pemasaran merupakan salah satu langkah kreatif yang berkesinambungan yang dilakukan oleh sebuah perusahaan untuk mencapai target pemasaran terbaik dalam rangka mewujudkan kepuasan konsumen secara maksimal. Salah satu platform media sosial yang mendunia dan menguasai pasar dunia adalah Instagram. Pengetahuan akan strategi komunikasi dapat dimanfaatkan dalam menggunakan Instagram sebagai media digital marketing untuk membangun bisnis. Saat ini banyak perusahaan yang menggunakan jasa agensi kreatif untuk pengelolaan media sosial beserta pembuatan konten. Sama halnya dengan Total Fitness yang menggunakan jasa PT. IN EN OUT Digital Media Creative untuk perancangan strategi, pembuatan konten dan pengelolaan media sosial, salah satunya Instagram untuk membangun brand recognition dengan menggunakan komunikasi pemasaran.