Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI RUANG KERJA PADA TEMPAT PELATIHAN PROSES BATIK STUDI KASUS: RUMAH BATIK PALBATU, JAKARTA Augustina Ika Widyani; Maitri Widya Mutiara; Muhammad Adi Pribadi
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v5i1.11732.2021

Abstract

Rumah Batik Palbatu is the center of activities for Palbatu community in learning batik which is located in Jakarta. Until now, Rumah Batik Palbatu has been actively carrying out various programs to preserve and revive the image of batik, especially among young people. Rumah Batik Palbatu Jakarta serves every day from 09.00-16.00. With various activities taking place at Rumah Batik Palbatu Jakarta, the manager stated that the activities could not run optimally due to limited space and facilities. Therefore, this research on batik training workspace is intended to give advice for managers so that activities can run optimally. This study uses the Triangulation Method, that is used to review problems from various points of view, several sources of information and several forms of data, as well as several researchers to analyze in a broad perspective, especially those related to space or interior. The spatial arrangement at Rumah Batik Palbatu is based on the activity pattern. Grouping the types of activities is the main consideration to optimize the activities. Thus the activities do not overlap each other, especially in the implementation of training activities as the main activity of Rumah Batik Palbatu. The results of this study are in the form of an alternative workspace idea design for the manager of the Palbatu Batik House, as well as a cafe procurement plan that will be used for users. Rumah Batik Palbatu adalah pusat aktivitas masyarakat Palbatu dalam belajar membatik yang berlokasi di Jakarta. Hingga saat ini Rumah Batik Palbatu telah aktif melakukan berbagai kegiatan untuk melestarikan dan mengangkat kembali citra batik terutama di kalangan anak muda. Rumah Batik Palbatu Jakarta beroperasi setiap hari dari jam 09.00-16.00. Dengan berbagai kegiatan yang berlangsung di Rumah Batik Palbatu Jakarta, pengelola menyatakan bahwa kegiatan belum dapat berjalan optimal karena keterbatasan ruang dan fasilitasnya. Oleh sebab itu penelitian ruang kerja pelatihan membatik ini ditujukan untuk memberikan masukan bagi pengelola agar kegiatan dapat berjalan dengan lebih optimal. Penelitian ini menggunakan Metode Triangulasi yang menerapkan beberapa metode digunakan untuk meninjau permasalahan dari berbagai sudut pandang, beberapa sumber informasi dan beberapa bentuk data, serta beberapa orang peneliti untuk memberikan analisis yang memiliki perspektif luas, terutama terkait studi ruang atau interior. Penataan ruang di Rumah Batik Palbatu disusun berdasarkan pola aktivitasnya. Pengelompokan jenis kegiatan merupakan pertimbangan utama agar setiap kegiatan dapat dilaksanakan dengan lebih optimal. Dengan demikian kegiatan tidak saling tumpang tindih, terutama dalam pelaksanaan kegiatan pelatihan sebagai kegiatan utama Rumah Batik Palbatu. Hasil dari penelitian ini adalah berupa alternatif rancangan ide Ruang Kerja bagi pengelola Rumah Batik Palbatu, serta usulan pengadaan kafe yang akan digunakan bagi para pengguna.
Perspektif Praktisi Televisi Indonesia terhadap Konvergensi Televisi dan Internet dalam Persaingan Penyajian Informasi di Internet Muhammad Adi Pribadi; Muhammad Gafar Yoedtadi; Kurniawan Hari Siswoko
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v1i1.372

Abstract

Masyarakat Indonesia mulai menggunakan internet untuk mencari informasi. Jumlah pengguna internet terus bertambah dari tahun ke tahun. Biaya internet dan teknologi komunikasi memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi. Beberapa stasiun televisi di Indonesia melihat perubahan perilaku pemirsanya yang mulai mencari berita di Internet. Jumlah penyedia informasi melalui internet semakin banyak. Perubahan pola pencarian berita oleh pemirsa televisi dan persaingan dengan penyedia informasi di internet menyebabkan terjadinya konvergensi televisi dan internet pada tiga stasiun televisi di Indonesia. Ke tiga stasiun televisi tidak hanya menyediakan informasi melalui saluran televisi saja tetapi mereka juga menyediakan informasi melalui internet. Informasi yang cepat dan akurasi yang bisa dipertanggung jawabkan oleh stasiun televisi memberi keuntungan tersendiri bagi masyarakat. Perubahan ini memberikan keuntungan bagi stasiun televisi karena perubahan ini menjadi penambah pendapatan bagi stasiun televisi. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan metode fenomenologi. Dengan teknik ini, peneliti mengumpulkan dan menganalisis data yang diperoleh dari tiga jurnalis pada tiga stasiun televisi nasional yang masuk dalam kategori 10 besar menurut AC NIELSEN.Kata kunci: televisi, konvergensi, internet
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT SEBAGAI CARA MEMPERKENALKAN PRODI ILMU KOMUNIKASI UNTAR KEPADA SISWA SISWI DI SDS SUMBANGSIH Muhammad Adi Pribadi; Moehammad Gafar Yoedtadi; Budi Utami; Kurniawan Hari Siswoko
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (944.234 KB) | DOI: 10.24912/jbmi.v2i2.7226

Abstract

PKM Untar di SDS Sumbangsih membantu siswa/siswi dalam menjalani ekstrakurikuler reporter cilik “Jenius”. Ketika para guru perlu bantuan pengetahuan terkait dunia reporter kepada tim Jenius, dosen-dosen Prodi ilmu komunikasi Untar hadir untuk membantu para guru dan murid di tim Jenius. Kehadiran para dosen tidak hanya memberikan solusi bagi tim reporter cilik di SDS Sumbangsih tetapi mereka juga membangun kesan positif terhadap Untar secara umum dan prodi Ilmu Komunikasi secara khusus di masyarakat, keberhasilan Tim PKM Untar di SDS Sumbangsih menciptakan pengalam positif sehingga masyarakat ikut membicarakan hal positif terkait Untar di masyarakat. Program PKM yang dilakukan oleh para dosen dengan tim Jenius melalui proses transfer pengetahuan dari sisi teori, pengalaman dan praktek sehingga tim Jenius mendapatkan pengetahuan dalam menjalani kegiatan reporter cilik yang baik. PKM Untar yang memberikan kesan positif di masyarakat menunjukkan kehidupan merek Untar di hati masyarakat. Hal-hal seperti ini membuat Untar mudah untuk diingat masyarakat sehingga ketika mereka ingin belajar pada level strata satu, dua dan tiga, mereka akan memilih Untar sebagai lembaga pendidikan yang dipercaya oleh mereka. Ketika kesan positif terhadap Untar tumbuh didalam hati masyarakat, masyarakat akan merekomendasikan kepada orang-orang terdekatnya. Penyebaran informasi begitu cepat dengan keberadaan media digital yang berada digenggamannya. Informasi yang direkomendasikan dari orang yang telah dikenal oleh individu akan lebih mudah untuk dipercaya dibandingkan dengan iklan
Interaksi Simbolik Pada Perencanaan Komunikasi Pemasaran untuk Produk UMKM (Studi Kasus Sumber Motor) Kevin; Muhammad Adi Pribadi
Kiwari Vol. 1 No. 3 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i3.15876

Abstract

During the current Covid-19 pandemic, the automotive world is experiencing a huge economic shock because the average community is not doing activities or traveling out of the house in accordance with the recommendations of the local government to do WFH or Work From Home. The Sumber Motor store is a store that is affected by the current Covid-19 pandemic, this is because there are no consumers who come to the Sumber Motor store at the Kemayoran Car Market or PMK for short. Sumber Motor store sells many variations of car lights from well-known brands to lesser-known brands. Sumber Motor store wants to know how the role of symbolic interaction in marketing communication planning at Sumber Motor store is. The researcher uses qualitative methods as well as case studies in this thesis because the researcher wants to know how important symbolic interaction is in planning marketing communications at the Sumber Motor store. The theories used in this research are Symbolic Interaction Theory, digital marketing theory. Interview is the strategy used in this research. Dikala pandemi Covid-19 saat ini, dunia otomotif sedang mengalami guncangan ekonomi yang sangat besar dikarenakan rata-rata masyarakat tidak berkegiatan atau berpergian keluar rumah sesuai dengan anjuran dari pemerintah setempat untuk melakukan WFH atau Work From Home. Toko Sumber Motor adalah toko yang terkena dampak dari pandemi Covid-19 saat ini, hal tersebut dikarenakan tidak adanya konsumen yang datang ke toko Sumber Motor di Pasar Mobil Kemayoran atau disingkat PMK. Toko Sumber Motor menjual banyak variasi lampu mobil dari yang bermerek terkenal sampai dengan merek yang tidak terkenal. Toko sumber Motor ingin mengetahui bagaimana peran interaksi simbolik dalam perencanaan komunikasi pemasaran di toko Sumber Motor. Peneliti menggunakan metode kualitatif dan juga studi kasus dalam skripsi ini karena peneliti ingin mengetahui seberapa penting interaksi simbolik dalam merencakan komunikasi pemasaran di toko Sumber Motor. Teori-Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Interaksi Simbolik, teori digital marketing. Wawancara adalah strategi yang digunakan dalam penelitian ini.
Peran Interaksi Simbolik Pengguna Apilkasi Shopee (Studi Kasus Shopee COD) Calvin NG; Muhammad Adi Pribadi
Kiwari Vol. 1 No. 3 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i3.15879

Abstract

The purpose of this research is to find out what is the role of symbolic interaction in online shopping, especially on Shopee company, how was the COD (Cash On Delivery) new feature. The theory that researchers used in this research was symbolic interaction theory. The main objective for using this theory is because this theory explains how people think and how they interact with their society. The connections between the symbolic interaction theory and the COD feature was on the user of Shopee applications. The method of this research is a qualitative method. The main objective of using this method is to understand deeply about social interactions in society. The subject in this research is the users of Shopee COD feature users. The result of this research are the role of symbolic interactions in the use of Shopee COD feature in terms of consumer decision making, the characteristic of the feature and social interactions can be bulit from this symbolic interactions. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran interaksi simbolik di dalam sebuah proses berbelanja daring atau online, pada e-commerce Shopee, khususnya pada bagaimana peran fitur COD (Cash On Delivery) atau yang biasa disebut sebagai pembayaran di tempat  dari Shopee Indonesia. Teori komunikasi yang digunakan di dalam penelitian ini adalah teori interaksi simbolik. Tujuan penelitian ini menggunakan teori interaksi simbolik dikarenakan teori ini membahas mengenai pola pikir seorang individu dan interaksinya dengan lingkungan sosial. Kaitan antara teori interaksi simbolik dan penelitian ini adalah bagaimana teori interaksi simbolik menjelaskan peran fitur Shopee COD pada pengguna aplikasi Shopee. Metodologi yang digunakan di dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metodologi penelitian kualitatif dilakukan untuk mendapatkan pemahaman mendalam mengenai lingkungan sosial yang ada di masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Dalam penelitian ini yang menjadi subjek adalah para pengguna  fitur Shopee COD. Hasil dari analisis yang dilakukan dalam penelitian ini adalah adanya peran interaksi simbolik dalam penggunaan fitur Shopee COD dalam hal pengambilan keputusan konsumen, ciri khas dari fitur tesebut dan juga bagaimana sebuah lingkungan sosial bisa terbentuk melalui adanya interaksi simbolik.
Peran Interaksi Simbolik dalam Perencanaan Komunikasi Pemasaran Produk di PT Aroma Abadi Nusantara (Studi Kasus Gleeair) Devin Tjong; Muhammad Adi Pribadi
Kiwari Vol. 1 No. 3 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i3.15885

Abstract

This study aims to determine the role of symbolic interaction in product marketing communication planning at PT Aroma Abadi Nusantara (GLEEAIR Case Study). The theory used in this research is Symbolic Interaction Theory from George Herbert are Mead Mind, Self, Society and marketing communication planning theory. Developments in the world of technology and information make promotion through the internet popular in this era, marketing opportunities through the internet are bigger and wide open marketing can be done by making advertisements on various social networks. The research method used in this research is a qualitative method with a case study approach. The research subjects were 7 people, 1 person was the owner of PT Aroma Abadi Nusantara. While the other 6 people are consumers of PT. GLEEAIR. Methods of data collection using interviews and observation. Data processing and analysis techniques use data reduction, data presentation and drawing conclusions. The technique of validating the data, the researcher will ask again the results of his research to the informant. The results show that symbolic interactions in product marketing communication planning at PT Aroma Abadi Nusantara (GLEEAIR Case Study) play an important role in achieving GleeAir's business goals, one of which is to get big profits and achieve marketing targets. There are 6 GleeAir marketing communication plans including: determining business goals, determining strategy, determining tactics, implementing activities, monitoring implementation, and conducting evaluations. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran interaksi simbolik dalam perencanaan komunikasi pemasaran produk di PT Aroma Abadi Nusantara (Studi Kasus GleeAir). Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Interaksi Simbolik dari George Herbert Mead yaitu Mind, Self, Society dan teori perencanaan komunikasi pemasaran. Perkembangan dunia teknologi dan informasi membuat promosi melalui internet menjadi sesuatu yang diminati oleh individu. Era sekarang ini, dalam hal pemasaran memiliki peluang yang lebih besar atau bahkan lebih luas jika melalui internet. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian berjumlah 7 orang, 1 orang merupakan pemiliki PT Aroma Abadi Nusantara. Sementara 6 orang lainnya merupakan konsumen PT.GleeAir. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan observasi. Teknik pengolahan dan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan validasi data dan kemudian keabsahan data akan menanyakan kembali hasil penelitiannya kepada narasumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi simbolik dalam perencanaan komunikasi pemasaran produk di PT Aroma Abadi Nusantara (Studi Kasus GLEEAIR) berperan penting dalam mencapai tujuan usaha GleeAir salah satunya yaitu mendapatkan keuntungan yang besar dan mencapai target pemasaran. Terdapat 6 perencanaan komunikasi pemasaran GleeAir diantaranya: menentukan tujuan bisnis, menentukan strategi, menentukan taktis, implementasi kegiatan, monitoring pelaksanaan, dan melakukan evaluasi.
Interaksi Simbolik Penggunaan Merek Secondate di Kalangan Konsumen dalam Menciptakan Brand Loyalty (Studi Kasus Penggunaan Produk Secondate di Kalangan Generasi Milenial) Kelly Meliana; Muhammad Adi Pribadi
Kiwari Vol. 1 No. 4 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i4.15888

Abstract

Public awareness for the importance of supporting local products is one of the reasons for increasing sales of local products in e-commerce. One of the beauty influencer, Titan Tyra with her partner Gitta Amelia build a beauty brand. The name of the brand is Secondate. Release its first product which is Milky Gel Lip Tint. Other than that, now Secondate already had many product, and the product is antibacterial hand sanitizer cream, eyeshadow pallete, lip gloss, and eyebrow. The purpose of this research is researcher want to know about symbolic interaction when using Secondate product on consumer in millennial generation in creating brand loyalty. The research approach that used in this research is qualitative research with case study method from Yin. Case study has been done on consumer in the millennial generation. When collecting data, the sources were obtained from interviews with seven consumers that using Secondate product, participant observation, and documentation. The result of this research indicate that from the three concepts of symbolic interaction according to Mead, emergence the brand loyalty where the consumer who are initially aware of the Secondate brand eventually start buying and using the product and from the consumer's personal experience they become loyal to the Secondate brand. In making a purchase, the influence of other people in general and other people in particular, makes a consumer become interested in buying Secondate products.   Kesadaran masyarakat kepada pentingnya mendukung produk lokal menjadi salah satu alasan meningkatnya penjualan produk lokal pada e-commerce. Salah satu beauty influencer, Titan Tyra bersama rekannya Gitta Amelia membangun sebuah brandkecantikan dengan nama Secondate. Produk pertama Secondate yaitu Milky Gel Lip Tint. Selain itu, Secondate juga mengeluarkan produk antibacterial hand sanitizer cream, eye shadow pallete, lip gloss, dan eyebrow. Tujuan dari penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tentang Interaksi Simbolik dalam menggunakan produk Secondate pada kalangan konsumen di generasi milenial dalam menciptakan brand loyalty. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan menggunakan metode studi kasus. Studi kasus dilakukan pada konsumen Secondate pada generasi milenial. Dalam mengumpulkan data, sumber didapatkan melalui wawancara, observasi partisipan, dan dokumentasi. Dalam melakukan wawancara, peneliti melakukan wawancara terhadap tujuh narasumber yang merupakan para pengguna produk Secondate. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari tiga konsep interaksi simbolik menurut Mead, membuat munculnya brand loyalty dimana konsumen yang awalnya sadar adanya merek Secondate akhrinya mulai membali dan menggunakan produk tersebut dan dari pengalaman pribadi konsumen tersebut membuatnya menjadi loyal pada merek Secondate. Dalam melakukan pembelian, adanya pengaruh dari orang lain secara umum dan orang lain secara khusus, membuat seorang konsumen mulai tertarik untuk membeli produk Secondate.
Peran Interaksi Simbolik dalam Komunikasi Pemasaran Melalui Facebook (Studi Kasus Forum Jual Beli Game Online) Aprianto Tantra; Muhammad Adi Pribadi
Kiwari Vol. 1 No. 4 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i4.15894

Abstract

Activities of marketing communication can not be separated from the role of symbolic interaction. One of the social media used by business people to carry out marketing or product promotion activities is Facebook. The All Game Indonesia Sale and Purchase Forum is a forum that becomes a place or means to market products related to games. This study was conducted to examine the role of symbolic interaction in marketing communications conducted by the All Game Indonesia Buying and Selling Forum through Facebook. The theory used in this research is the theory of symbolic interaction and marketing communication. The research method used is qualitative with a case study approach. The results of the study found that information received by consumers through forums and messages via chat with admins felt that there were still some shortcomings in terms of interaction between admins and consumers in delivering less detailed information in responding to chats from consumers. Integrated communication planning in marketing improvement activities of online game products through symbolic interaction is the determination of improvement strategies from consumer input, namely improving the quality of service and also detailing information about products that are implemented into sales solutions to promote attractive online game products for buyers and potential consumers. to be more interactive in carrying out the process of marketing activities and evaluations at the All Online Game Buying and Selling Forum Indonesia. Kegiatan dari komunikasi pemasaran tidak terlepas dari peran interaksi simbolik. Salah satu media sosial yang digunakan oleh pelaku bisnis untuk melakukan kegiatan pemasaran atau promosi produk adalah Facebook. Forum Jual Beli All Game Indonesia merupakan forum yang menjadi tempat atau sarana untuk memasarkan produk yang berhubungan dengan game. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji peran dari interaksi simbolik dalam komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Forum Jual Beli All Game Indonesia melalui Facebook. Teori yang digunakan didalam penelitian ini yakni teori interaksi simbolik dan komunikasi pemasaran. Metode penelitian yang dipakai yakni kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil dari penelitian menemukan informasi yang diterima oleh konsumen melalui forum maupun pesan melalui chat bersama admin yang dirasakan masih adanya beberapa kekurangan dalam hal interaksi antara admin dengan konsumennya dalam penyampaian informasi yang kurang detail dalam menanggapi chat dari konsumen. Perencanaan komunikasi terpadu dalam kegiatan peningkatan pemasaran dari produk Game Online melalui interaksi simbolik adalah penentuan strategi perbaikan dari masukan para konsumen yakni memperbaiki kualitas dari pelayanan dan juga mendetailkan informasi mengenai produk yang diterapkan menjadi solusi penjualan untuk mempromosikan produk Game Online yang menarik bagi pembeli dan calon konsumen agar lebih interaktif dalam melakukan proses kegiatan pemasaran serta evaluasi pada Forum Jual Beli All Game Online Indonesia.
Peran Interaksi Simbolik dalam Perencanaan Komunikasi Pemasaran Digital (Studi Kasus pada Instagram @digitalsuplaiindonesia) Eric Gautama; Muhammad Adi Pribadi
Kiwari Vol. 1 No. 1 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i1.15899

Abstract

The development of the digital industry in the last decade has led to business actors being carried away by digitalization in all fields of business, from food, tourism, transportation, to even services. This phenomenon has made digital marketing communications increasingly widespread lately. Almost all levels of society use the internet to find out the product they are looking for. For practitioners in the world of marketing, of course this is a bright way to be able to market the company's products more effectively through the internet. However, the problem is whether the marketing communications carried out have considered several important aspects such as the Symbolic Interaction aspect which is the essence of social life. It is undeniable that humans live based on symbols that have been recognized and their meanings agreed upon together. The diversity of meanings and interpretations of each person is sometimes a barrier in communication. The research method used is an exploratory case study research method. Data was collected by means of in-depth interviews with several credible sources. The purpose of this study is to find out how Symbolic Interaction plays a role in the marketing communication planning process carried out by a company. The results showed that Symbolic Interaction played a significant role in planning digital marketing communications, described through a brainstorming process, considering self-reflection through other people's views, the use of colors and symbolic logos. Perkembangan industri digital dalam satu dekade terakhir berujung pada pelaku usaha yang ikut terbawa arus digitalisasi dalam segala bidang usaha, mulai dari bidang makanan, pariwisata, transportasi, hingga jasa sekalipun. Fenomena ini yang menjadikan komunikasi pemasaran digital semakin marak akhir-akhir ini. Hampir seluruh lapisan masyarakat menggunakan internet untuk mencari tahu produk yang sedang dicari. Bagi praktisi dalam dunia pemasaran, tentu hal ini menjadi suatu jalan terang untuk dapat memasarkan produk perusahaan lebih efektif melalui internet. Namun yang menjadi permasalahan adalah apakah komunikasi pemasaran yang dilakukan apakah sudah mempertimbangkan beberapa aspek penting seperti aspek Interaksi Simbolik yang merupakan esensi daripada kehidupan bermasyarakat. Tak dapat dipungkiri bahwa manusia hidup berdasarkan simbol-simbol yang telah diakui dan disepakati makna nya secara bersama-sama. Keberagaman makna dan interpretasi tiap orang ini yang terkadang menjadi hambatan dalam komunikasi. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode penelitian studi kasus eksploratoris. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dengan beberapa narasumber yang kredibel. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Interaksi Simbolik berperan dalamproses perencanaan komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh suatu perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Interaksi Simbolik berperan signifikan dalam perencanaan komunikasi pemasaran digital, terdeskripsi melalui adanya proses brainstorming,mempertimbangkan refleksi diri melalui pandangan orang lain, penggunaan warna dan logo simbolis.
Representasi Kesetaraan Gender dalam Film Mulan (Analisis Semiotika) Shafa Shabryna Gunadi; Muhammad Adi Pribadi
Kiwari Vol. 1 No. 4 (2022): Kiwari
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ki.v1i4.15900

Abstract

This research is to describe gender equality in Walt Disney’s movie “Mulan”. This research uses semiotic theory presepective Roland Barthes with qualitative research methodology. Data collection using observation, literature study, and documentation. Data analyzed using semiotic theory prespective Roland Barthes with two stage signification which are denotation, conotation, and myth. Mulan tells about a tough woman who disguises herself as a man to become a soldier to replace her father on the battlefield to save the kingdom from enemy attacks. This research aims to be able to provide an overview and find out about the representation of gender equality. The results indicate the value of gender equality shown by the main character of the movie. Even though Mulan is a woman she gets equal opportunities regardless of gender. Penelitian ini menggambarkan makna kesetaraan gender yang terkandung dalam film Walt Disney yang berjudul Mulan. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis semiotika presepektif Roland Barthes dengan metode penelitian kualitatif. Data penelitian ini dikumpulkan menggunakan teknik observasi, studi pustaka dan dokumentasi. Dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis semiotika prespektif Roland Barthes. Dengan signifikasi dua tahap yaitu, denotasi, konotasi, dan mitos. Mulan sendiri menceritakan tentang seorang perempuan tangguh yang menyamar sebagai seorang pria untuk menjadi prajurit demi menggantikan sang ayah di medan perang untuk menyelamatkan kerajaan dari serangan musuh. Penelitian ini bertujuan untuk dapat memberikan sebuah gambaran dan mengetahui mengenai representasi kesetaraan gender dalam film Mulan.  Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya makna kesetaraan gender yang diperlihatkan oleh tokoh utama di mana walaupun Mulan seorang wanita ia mendapatkan kesempatan yang sama tanpa melihat gender tertentu.
Co-Authors Abdul Malik Adi Satria Alanwari Bulan Putra Alessandro Angelo Tedjo Alfari Josita Andre Wijaya Angelia Febricha Angeline, Daniella Anggraini, Yofani Anthony Chandra Aprianto Tantra Aprila, Velissa Arnelia Lie Augustina Ika Widyani Bagus Susila, Anwen Bella Putri Wijaya Bella Sisyadi Bianca Michelle William Budi Utami Cahyadi, James Calvin NG Catherina Siena Christopher, Ervinn Clinton Nadeak Daniel Christofer Darmadi, Rifanny Devin Tjong Devita Agustin Santoso Devita Lusiana Djuan Tandy Eko Harry Susanto Eric Gautama Fahlevy, Erlangga Putra Farid Rusdi Febridianti, Dayang Gasani Aqila Febriyanto Febriyanto Fitrah, Imelda Aimar Flegon Gamaliel Friska, Sella Gabriela Emanuella Hendra Gerry Hadi Putra Ginting, Geby Enzelica Br Halim, Evelyn Halim, Regina Aurelia Hanaka, Febrina Hardianto, Aldi Ilhan Noor Hafizh Adijaya Ivan Sebastian Jason Harley Hartono Jessia, Sharon Jordan Liunardi Sugiarto Justine, Sheane Karl Vincent Kelly Meliana Kendi Wikasa Tikta Kevin Kevin Kevin Kurniawan Hari Siswoko Kurniawan Hari Siswoko Lianny Lianny Lukmanto, Silvia Marcella Riady, Fransisca Martin, Helice Melse, Melse Meydhita Stevanny Mutiara, Maitri Widya Nada, Naquita Natalia Natalia Nisrina Rahmanita Novi Tandriawan Nurfiyadi, Indra Sim Ori Bagaskara, Hieronimus Patricia Michelle Wijaya Pranata, Yogi Vernando Pratama, Cindy Angelina Ramadhan, Daffananda Okto Ramadhanti, Azizah Ayu Renwarin, Angie Veronica Rezi Erdiansyah Riady, Aldo Ricardo Silenzie Ricky Susanto Rizki Tanto Wijaya Sampras Nugroho Shafa Shabryna Gunadi Sherly Margaretha Siregar, Dewi Mega Lestari Siswoko, Kurniawan Hari Siswoko, Kurniawan Hari Steven Steven Sumbaha, Wahyu Asmaraman Suzy Azeharie, Suzy Tan, Audrey Kirsten Tasya Fitriyani Thommy Timotius Sema Teguh Tiovannie, Angelline Vincent Vincent Widayatmoko, Widayatmoko Widyatmoko widyatmoko Wijaya, Endrio Chandra Winarso, Sebastian Raynaldi Wundira, Trisha Yoedtadi, M. Gafar Yoedtadi, Muhammad Gafar Yoedtadi, Muhammad Gafar Yolanda, Vania Yuliana Yuliana Zakiya, Ryza Nur