Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN BRAND AWARENESS MELALUI MEDIA SOSIAL (Studi Kasus Content Creative 4.0 di Instagram) Santoso, Ade Budi; Romadon, Saiful
Aksara Public Vol 4 No 2 (2020): Mei (2020)
Publisher : EDUTECH CONSULTANT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian Tesis ini adalah untuk mengetahui dan mengkaji Bagaimana Konsep Content Creative 4.0 PT. Kudo Teknologi Indonesia dalam meningkatkan Brand Awareness dan mengkaji terkait Engagement Rate Content Creative 4.0 melalui Media Instagram @Kudo_Indonesia untuk meningkatkan Brand Awareness User, Followers ataupun Agen Kudo. Penelitian ini menggunakan teori revolusi digital, New Wave Marketing dan analisis Engagement Rate. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus dan paradigma penelitian konstruktivis. Hasil penelitian ini adalah bagaimana Content Creative bisa meningkatkan Brand Awareness melalui media sosial Instagram Kudo, bagaimana melalui Content Kudo berusaha untuk menarik Awareness dengan para konsumennya, hal itu sesuai dengan konsep Content Marketing dimana hubungan suatu Brand dengan konsumennya bersifat Horizontal. Brand Kudo sudah memiliki karakter yang kuat pada penggiat bisnis Online dikarenakan Brand kudo memiliki 7 langkah Cotent Marketing.
E-COMMERCE CONTENT CREATIVE DALAM STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN BRAND AWARENESS (Studi Kasus Content Instagram Payfazz) Ade Budi Santoso; Agung Putra Mulyana; Muhammad Irfan
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 5 No 4 (2020): November
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Payfazz merupakan Jasa Aplikasi Online to Offline di Indonesia. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengkaji Bagaimana Konsep Content Creative 4.0 PT. Payfazz Teknologi Nusantara dalam meningkatkan Brand Awareness dan mengkaji terkait Engagement Rate Content Creative 4.0 melalui Media Instagram @Payfazz _Indonesia untuk meningkatkan Brand Awareness User, Followers ataupun Agen Payfazz. Penelitian ini menggunakan teori revolusi digital, New Wave Marketing dan analisis Engagement Rate. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus dan paradigma penelitian konstruktivis. Hasil penelitian ini adalah bagaimana Content Creative bisa meningkatkan Brand Awareness melalui media sosial Instagram Payfazz, bagaimana melalui Content Payfazz berusaha untuk menarik Awareness dengan para konsumennya, hal itu sesuai dengan konsep Content Marketing dimana hubungan suatu Brand dengan konsumennya bersifat Horizontal. Dalam meningkatkan Brand Awareness melalui content pada media social Instagram, Payfazz menggunakan unsur yang terdapat pada konsep New Content Marketing 7 (Tujuh) langkah Content Marketing yaitu : mentukan tujuan, memetakan target, menentukan tema besar dari Content yang disajikan, menentukan kapan dan siapa yang membuat Content, mendistribusikan Content, penguatan Content dan evaluasi. Brand Payfazz sudah memiliki karakter yang kuat pada penggiat bisnis Online dikarenakan Brand Payfazz memiliki 7 langkah Cotent Marketing.
STRATEGI SOSIAL MEDIA PAYTREN DALAM MENINGKATKAN BRAND IMAGE (Studi Kasus Content Creative 4.0 di Instagram) Ade Budi Santoso; Isa Wijayanti
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 6 No 4 (2021): November
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58487/akrabjuara.v6i4.1592

Abstract

Penelitian ini menggunakan teori revolusi digital, New Wave Marketing dan analisis Engagement Rate. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus dan paradigma penelitian konstruktivis. Hasil penelitian ini adalah bagaimana Content Creative bisa meningkatkan Brand Image melalui media sosial Instagram Paytren, bagaimana melalui Content Paytren berusaha untuk menarik Image dengan para konsumennya, hal itu sesuai dengan konsep Content Marketing dimana hubungan suatu Brand dengan konsumennya bersifat Horizontal. Dalam meningkatkan Brand Image melalui content pada media social Instagram, Paytren menggunakan unsur yang terdapat pada konsep New Content Marketing 7 (Tujuh) langkah Content Marketing yaitu: mentukan tujuan, memetakan target, menentukan tema besar dari Content yang disajikan, menentukan kapan dan siapa yang membuat Content, mendistribusikan Content, penguatan Content dan evaluasi. Brand Paytren sudah memiliki karakter yang kuat pada penggiat bisnis Online dikarenakan Brand Paytren memiliki 7 langkah Cotent Marketing.
FUNGSI MAJALAH INTERNAL “MATA” PT. AMERTA INDAH OTSUKA DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN INFORMASI KARYAWAN PADA ERA DIGITAL (Studi Kasus Pada PT. Amerta Indah Otsuka) Isa Wijayanti; Ade Budi Santoso; Nurlita Nurlita
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 6 No 3 (2021): Agustus
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58487/akrabjuara.v6i3.1533

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa fungsi sebenarnya dari majalah ini, bagaimana relevansi kehadiran majalah ini pada era digitalisasi seperti sekarang. Penelitian ini menggunakan teori Two Ways Symmetrical sebagai model komunikasi dua arah yang digunakan oleh perusahaan dengan tujuan untuk menyebarkan informasi internal perusahaan kepada karyawan, sehingga karyawan mendapatkan informasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus dan paradigma penelitian konstruktivis. Hasil penelitian ini adalah majalah internal “MATA” dapat menunjang komunikasi dua arah yang saling menguntungkan antara manajemen dengan karyawan dan karyawan dengan manajemen. Hal ini terwujud dari adanya keempat unsur teori Two Ways Symmetrical, yakni berbicara dan mendengarkan, “telling the truth to public”, penyampaian seimbang, serta negosiasi dengan public strategist. Fungsi majalah internal “MATA” sudah cukup baik dalam memenuhi kebutuhan informasi karyawan. Kebutuhan informasi yang dapat terpenuhi oleh karyawan, seputar beberapa rubrik, yakni Message from President Director, Message from Director, Inovasi, Reporting Event, Kegiatan Internal Perusahaan, News Flash, Inspirasi, AIO Baton, Just Married, Baby on Board, Quiz dan Employee Movement.
MANAJEMEN KRISIS PUBLIC RELATIONS PONDOK PESANTREN DALAM MERESPON ISU RADIKALISME DAN TERORISME (Studi Kasus Pada Pondok Pesantren Nurussalam Desa Kujang Kabupaten Ciamis) Saiful Romadon; Ade Budi Santoso
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 4 No 4 (2019): November
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58487/akrabjuara.v4i4.828

Abstract

This research uses the Image Restoration theory from William L. Benoit. The research paradigm used is constructivism with a qualitative research approach and a particular case study method that focuses on events, situations, phenomena, and special programs of Nurussalam Islamic Boarding Schools in responding to issues. The research data were obtained by in-depth interview technique with Key Informants who were inside Nurussalam Islamic Boarding School and other trusted informants. The results of this study indicate that the Public Relations efforts at Nurussalam Islamic Boarding School have succeeded in convincing the public that Nurussalam Islamic Boarding School has never been involved in a series of acts of terrorism in Indonesia. The indications can be seen in the results of interviews with the head of the RT and local residents, that at this time the relationship between Nurussalam Islamic Boarding School and the surrounding community is very harmonious. Public Relations Efforts Nurussalam Islamic Boarding School by carrying out activities that always involve the surrounding community, in terms of holding social services such as mass circumcision, free medical treatment, and commemoration of Islamic holidays.
DUKUNGAN TEKNOLOGI DTMF SEBAGAI BENTUK DETERMINISME TEKNOLOGI DALAM BUDAYA KOORDINASI Agung Putra Mulyana; Muhammad Irfan; Ade Budi Santoso
Jurnal Akrab Juara Vol 5 No 4 (2020)
Publisher : Yayasan Akrab Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi Dual Tone Multiple Frequency ( DTMF ) mampu menerjemahkan signal tone dari sebuah keypad handphone ( HP ) sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sistem kendali untuk alat yang akan dikendalikan. Peralatan tersebut digunakan untuk mendukung komunikasi tanpa tatap muka disaat proses koordinasi. Keterbatasan perangkat komunikasi HT ( Handy Talkie ) yang memiliki jangkauan komunikasi yang pendek, sebelumnya para crew televisi sudah terbiasa membentuk kordinasi penting dalam budaya tatap muka. Namun disaat perangkat DTMF digunakan oleh para crew maka budaya tatap muka telah mulai ditinggalkan meskipun antar crew dengan stasiun pusat telah berjauhan. Maka pemanfaatan dukungan dtmf mampu membentuk budaya kelompok kecil masyarakat. Dimana teknologi DTMF mampu mempengaruhi aspek moral dan etika dalam hubungan antara manusia dan manusia krena sebuah teknologi. Para crew televisi sebelum menggunakan dukungan teknologi DTMF memiliki budaya kordinasi tatap muka atau face to face. Namun saat ini membentuk budaya baru kordinasi yang sudah mengandalkan DTMF karena dianggap sebagai teknologi yang memiliki parameter efisiensi dak efektivitas dalam mencapai tujuan tertentu tanpa tatap muka. Akibatnya makna dalam kehidupan manusia telah usai karena relasi antara manusia dan teknologi.
STRATEGI SOSIAL MEDIA DANA.ID DALAM MENINGKATKAN BRAND IMAGE (Studi Kasus Content Creative 4.0 di Instagram) Ade Budi Santoso; Isa Wijayanti; Saiful Romadon
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 7 No 4 (2022): November
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58487/akrabjuara.v7i4.1936

Abstract

Dana is an Indonesian digital wallet designed to make every non-cash and non-card transaction digitally, both online and offline, run quickly, practically and with guaranteed security. The purpose of this journal is to find out and examine how the Concept of Content Creative 4.0 PT. Espay Debit Indonesia in improving Brand Image and reviewing the Engagement Rate Content Creative 4.0 through Instagram @dana.id Media to increase Brand Image Users, Dana Followers. This research uses digital revolution theory, New Wave Marketing and Engagement Rate analysis. This research uses a qualitative approach with case study research methods and constructivist research paradigms. The results of this study are how Content Creative can improve Brand Image through Dana's Instagram social media, how through Content Dana tries to attract images with its consumers, this is in accordance with the concept of Content Marketing where the relationship between a Brand and its consumers is horizontal. In improving Brand Image through content on Instagram social media, Dana uses the elements contained in the New Content Marketing 7 (Seven) steps of Content Marketing, namely: setting goals, mapping targets, determining the major themes of the content presented, determining when and who makes Content, distributing Content, strengthening Content and evaluating. Brand Dana already has a strong character for online business activists because Brand Dana has 7 steps of Content Marketing.
The Role of Management Information Systems in Human Resource Competency Development Namira Fitria; Isa Wijayanti; Ade Budi Santoso; Saiful Romadon; Kraugusteeliana Kraugusteeliana
Jurnal Minfo Polgan Vol. 12 No. 1 (2023): Artikel Penelitian 2023
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v12i1.12764

Abstract

In the era of globalisation and advances in information technology, companies or organisations are faced with increasingly fierce competition. Human Resources (HR) is one of the key factors that determine the success of a company in achieving its strategic goals. The competence of strong and qualified human resources is an important capital in increasing the competitiveness of the company. This research aims to identify and analyse how Management Information Systems (MIS) can effectively support the development of HR competencies, as well as identify factors that influence the application of MIS in the context of HR development. The current research type is qualitative. Data collection techniques include listening and recording important information to conduct data analysis through data reduction, data display, and conclusion drawing. The study results arrive at the expression that management information system plays a very important role in the development of HR competencies in various organisations and companies. It serves as a strategic tool to collect, store, manage and analyse HR-related data. With management information systems, companies can conduct efficient planning related to employee competency development, identify training needs, and monitor and evaluate the impact of competency development programmes.
Transcendental Communication as A Form of Self-Healing in The Millennial Generation Namira Fitria; Grace Heidy Jane Amanda Wattimena; Isa Wijayanti; Ade Budi Santoso; Saiful Romadon
INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 10 No 2 (2023): INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpendidikanbahasa.v10i2.4901

Abstract

Humans living in this world cannot be separated from life's problems and trials, which cause emotional wounds and trauma. A healing process or self-healing is needed to eliminate feelings of stress and even depression. Healing is a term used by the millennial generation today. Transcendental communication, where we communicate with God God through worship, can be a way of healing to relieve stress and depression for millennials. This research aims to determine the process of transcendental communication as a form of self-healing in the millennial generation. The research method used is a qualitative approach. Data collection techniques are FGD, observation, and in-depth interviews with informants/participants as primary data. Meanwhile, secondary data uses literature studies sourced from journals, e-books/books, and documents. This research shows that by worshiping and praying to Allah SWT, surrendering all life's problems to Him alone can make the heart and mind calm and clear.
Peran Editor Dalam Produksi Berita di Channel Nawacita TV Reza Oktav Ardika Putra; Maya May Syarah; Ade Budi Santoso
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 1 No. 3 (2023): NJMS - Oktober 2023
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Editor sangat dibutuhkan dalam proses bekerja Youtube Creator dalam sebuah perusahan. Dengan adanya editor dapat mempermudah Creator Youtube untuk membuat konten yang baik dalam sebuah produksi berita pada youtube channel. Sebagai media online NAWACITA merupakan referensi berita yang akurat, factual, cepat, jujur, dan terpercaya. Media nawacita sekaligus menjadi mata rakyat dalam mengawasi dan memberi masukan kepada pemerintahan dalam menjalankan roda pemerintahan sesuai dan UUD 1945.Tayangan informasi banyak terkandung dalam program acara berita dengan editor yang menarik tetap perlu dipertahankan sehingga pemirsa merasa nyaman dalam menonton sebuah tayangan berita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alur produksi program berita serta mengetahui peran editor dalam produksi berita pada channel NAWACITA TV. Menggunakan metodologi penelitian kualitatif deskriptif hasil penelitian menunjukkan alur produksi di NAWACITA TV adalah materi produksi, sarana produksi, biaya produksi, organisasi pelaksanaan, dan terakhir adalah tahapan pelaksaan produksi. Sementara peran editor antara lain untuk meningkatnkan kualitas gambar pada program Nawacita TV. Hasil penelitian juga menunjukkan faktor penghambat dalam produksi berita antara lain jaringan & keterbatasan waktu, copyright, angka subcsribe yang minim dan listrik yang padam berkepanjangan.