Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

IDENTIFIKASI TRANSFORMASI KORIDOR JALAN Ir. H. DJUANDA (DAGO) BANDUNG SEBAGAI PEMBENTUK PERSEPSI PENGGUNA Anwar, Hendi; Abdulhadi, Reza Hambali Wilman; Raja, Togar Mulya; Jannaty, Alifannisaa Rizqi Nuur; Aura, Arista Widyani
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 6 No 1 (2022): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2022
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Urban dynamics often provide changes to the urban order, which is also seen in Dago road corridor of Bandung. Dago road corridor is a primary artery that is part of downtown Bandung where along the road there are educational buildings, commerce, services, worship, and occupancy. This research will be discussed about the corridor elements as a result of the transformation of the city, by identifying road corridor elements, followed by evaluating the arrangement of good urban design elements in a road corridor. The evaluation was conducted based on the results of the perception of Dago road corridor users related to the comfort and safety of the road corridor elements. This research uses a qualitative approach to case studies. The data collection method is done by observation method, as well as questionnaires. The determination of respondents using non-random sampling where respondents are selected only practitioners in the field of architecture and design, as well as students in the same field. The results of the study showed that overall the Dago street corridor has met the requirements of a good street based on the Great Street theory, which can be seen from the perception of respondents who showed a positive response to almost all criteria. This research can be used to be a consideration in the planning and development of the Dago road corridor.Abstrak: Dinamika perkotaan acap kali memberikan perubahan pada tatanan perkotaan, yang juga tampak di koridor jalan Ir.H. Djuanda (Dago) kota Bandung. Koridor jalan Dago merupakan arteri primer yang menjadi bagian dari pusat kota Bandung dimana sepanjang jalan tersebut terdapat bangunan pendidikan, niaga, jasa, peribadatan serta hunian. Dalam penelitian ini akan dibahas mengenai elemen koridor sebagai akibat dari transformasi kota, dengan melakukan identifikasi elemen koridor jalan, dilanjutkan dengan melakukan evaluasi mengenai penataan elemen rancang kota yang baik pada sebuah koridor jalan. Evaluasi tersetut dilakukan berdasarkan hasil persepsi pengguna koridor jalan Dago terkait kenyamanan serta keamanan terhadap elemen koridor jalan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi serta kuesioner. Penentuan responden menggunakan nonrandom sampling dimana responden yang dipilih hanya praktisi dalam bidang arsitektur dan desain, serta mahasiswa dalam bidang yang sama. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan koridor jalan Dago telah memenuhi persyaratan jalan yang baik berdasarkan teori Great Street, dimana dapat dilihat dari persepsi responden yang menunjukkan respon positif pada hampir semua kriteria. Penelitian ini dapat digunakan untuk menjadi pertimbangan dalam perencanaan dan pengembangan koridor jalan Dago.
IDENTIFIKASI PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENERAPAN IDENTITAS VISUAL PADA ELEMEN INTERIOR COWORKING SPACE DIGITAL VALLEY Raja, M. Togar Mulya; Sutyaningsih, Irnade Salva; Oktaviani, Megan Dwi
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 6 No 1 (2022): Jurnal Arsitektur ARCADE Maret 2022
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Modern life encourages the creation of new patterns of worker relations and various ways of working. A co-working space is a facility created because of these changes. Not all of the existing co-working spaces have the same goals and concepts. The need for a brand identity to provide differentiation from other co-working spaces can be done through the implementation of a visual identity in the interior so that it is easy for consumers to remember. This study will discuss the identification of public perceptions in spatial planning, use of color, material selection, use of lighting types, application of forms, and use of furniture in Co-working Space Digital Valley. This study uses a descriptive qualitative method which is carried out by analyzing the theory of brand identity applications on the interior design elements of the Digital Valley Co-working Space. The data collection method used is the method of observation and questionnaires. Questionnaires are used as an analysis of public perceptions with the determination of respondents using random sampling. The results show that the application of visual identity in Co-working Space Digital Valley is still less than optimal based on three fundamental components that have a strong impact on the existence of a brand, which can be seen from the perceptions of respondents who show neutral and negative responses on several criteria. This research can be used as a consideration in the application of visual identity in Co-working Space Digital Valley.Abstrak: Kehidupan modern yang mendorong terciptanya pola hubungan pekerja baru dan berbagai macam cara dalam bekerja. Co-working space menjadi fasilitas yang tercipta karena adanya perubahan tersebut.  Co-working space yang ada tidak semuanya memiliki tujuan dan konsep yang sama. Perlu adanya sebuah identitas brand untuk memberikan diferensiasi dengan co-working space yang lain, dapat dilakukan melalui implementasi identitas visual pada interior agar mudah untuk diingat oleh konsumen.  Dalam penelitian ini akan dibahas mengenai identifikasi perpesi masyarakat dalam penataan ruang, penggunaan warna, pemilihan material, penggunaan jenis pencahayaan, penerapan bentuk, serta penggunaan furniture di Co-working Space Digital Valley. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang dilakukan dengan cara melakukan analisis teori aplikasi brand identity pada elemen desain interior Co-working Space Digital Valley. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan kuesioner. Kuesioner digunakan sebagai analisis persepsi masyarakat dengan penentuan responden menggunakan random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan visual identity pada Co-working Space Digital Valley masih kurang optimal berdasarkan tiga komponen fundamental yang memberikan dampak yang kuat pada eksistensi dari sebuah brand, dimana dapat dilihat dari persepsi responden yang menunjukkan respon netral dan negatif pada beberapa kriteria. Penelitian ini dapat digunakan untuk menjadi pertimbangan dalam penerapan visual identity pada Co-working Space Digital Valley.
PERANCANGAN BARU INTERIOR SEKOLAH ALAM MANDALAMEKAR BANDUNG DENGAN PENDEKATAN ANALOGI BERMAIN Azaria, Nadine Anela; Asharsinyo, Doddy Friestya; Raja, M. Togar Mulya
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan hal penting yang harus ditempuh masyarakat. Bandung adalah salah satu Kota Pendidikan. Namun sangat disayangkan, saat ini baik kuantitas maupun kualitas pendidikan di Bandung masih tergolong kurang, terutama di Kecamatan Cimenyan. Terdapat beberapa tahapan metode perancangan yaitu tahap pengumpulan data yang merupakan mengumpulkan studi literatur dari topik terkait, wawancara, dan studi lapangan yang hasilnya kemudian dianalisis untuk mendapatkan hasil rancangan yang optimal. Untuk meningkatkan kuantitas pendidikan perlu adanya penambahan sekolah pada kawasan tersebut, sedangkan untuk meningkatkan kualitas dapat dengan fasilitas pendidikan yang dapat menarik minat belajar yaitu salah satunya metode pembelajaran action learning yang diterapkan pada sekolah alam. Selain itu juga pengaplikasian pendidikan yang dapat menarik minat belajar siswa dapat dengan pendekatan analogi bermain pada perancangan interior. Dengan adanya Sekolah Alam Mandalamekar Bandung yang menerapkan pendekatan analogi bermain pada rancangan interiornya, diharapkan dapat menarik minat belajar masyarakat, khususnya pada tingkat pendidikan SD, SMP, dan SMA sehingga kualitas pendidikan di wilayah tersebut dapat meningkat.Kata kunci: sekolah alam, action learning, bermain
PERANCANGAN HOTEL HARRIS NEW GENERATION BINTANG EMPAT DI GEDUNG PUSAT NIAGA CIMAHI DENGAN PENDEKATAN IDENTITAS Rachmasari, Widya; Raja, M. Togar Mulya; Yuniati, Arnanti Primiana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri perhotelan telah menjadi bagian penting dari sektor pariwisata dan bisnis.Hotel bisnis adalah jenis akomodasi yang difokuskan pada pelayanan para pelaku bisnis,eksekutif, dan profesional yang membutuhkan fasilitas yang mendukung kegiatan bisnis. Padabulan September 2022, hotel-hotel berbintang di Indonesia mencatat peningkatan signifikansebesar 50,02 persen dalam tingkat hunian kamar. Salah satu contoh hotel yangmengakomodasi kegiatan bisnis adalah Hotel HARRIS, yang dipilih lokasinya di Kota Cimahidalam perancangan ini. Pilihan Cimahi sebagai lokasi didasari oleh potensi yang dimiliki kota inidalam sektor industri, perdagangan, dan jasa, sehingga cocok untuk menjadi lokasi hotel bisnis.Metode perancangan melibatkan observasi lapangan di hotel pembanding, studi literatur, danwawancara dengan HRD Hotel HARRIS. Perancangan ini menggunakan pendekatan berbasisidentitas untuk mempromosikan dan mengenalkan konsep inovatif Hotel HARRIS yang disebut"Generasi Baru," yang belum diterapkan di wilayah Jawa Barat. Konsep yang diadopsi dalamperancangan ini adalah "Modern and Cheerful," dengan tujuan mengembangkan danmengenalkan identitas Hotel HARRIS yang ditandai dengan tagline "stay bright". Konsep iniditandai dengan desain yang ceria dan modern untuk menciptakan suasana positif.Kata kunci: Hotel bisnis, Hotel HARRIS, Cimahi, New Generation, Identitas
PERANCANGAN INTERIOR GELANGGANG REMAJA KOTA BANDUNG MENGGUNAKAN PENDEKATAN PSIKOLOGI RUANG Fiska, Niken Sintia; Liritantri, Widyanesti; Raja, M. Togar Mulya
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja merupakan masa yang memiliki risiko tinggi sepanjang proses berkembangnya manusia karena perubahan yang terjadi ditandai dengan adanya perubahan fisik, sikap, perilaku, dan perkembangan intelektual yang dapat mengarah ke arah baik atau buruk didasari oleh bagaimana lingkungan hidup remaja tersebut. Salah satu perilaku buruk yang terjadi pada masa remaja adalah kasus perkelahian massal atau tawuran, perundungan, pencurian, merokok, hingga penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Untuk mengatasi permasalahan terkait kenakalan remaja ini maka diperlukan bantuan dan perhatian dari beberapa pihak, salah satunya adalah Negara yaitu dengan adanya fasilitas Gelanggang Remaja. Gelanggang Remaja merupakan fasilitas sarana dan prasarana yang mengakomodasi kegiatan operasional dalam kelas, pengelolaan, dan jasa dengan tujuan mengakomodasi kebutuhan remaja. Berdasarkan hasil observasi ditemukan beberapa permasalahan pada Gelanggang Remaja yaitu terkait penunjang kegiatan sosialisasi antar pengguna individu dan komunitas, penyelesaian interior yang didasari oleh standar pemerintah, dan pengkondisian ruang yang didasari oleh keunikan dan kebutuhan akan akustiknya. Perancangan interior Gelanggang Remaja Kota Bandung yang didasari oleh penyelesaian masalah-masalah agar dapat beraktivitas secara optimal berdasarkan kebutuhan dan dapat mengarahkan perilaku remaja dengan mengajak untuk berkegiatan secara positif di Gelanggang Remaja Kota Bandung. Didukung oleh pendekatan yang diangkat pada perancangan yaitu psikologi ruang yang studinya berfokus pada sensasi, persepsi dan atensi.Kata kunci: Gelanggang Remaja, Kota Bandung, Remaja, Psikologi Ruang
PERANCANGAN KANTOR BUKALAPAK RESEARCH AND DEVELOPMENT MELALUI PENDEKATAN CORPORATE IDENTITY Juliansyah, Muhammad Farel; Raja, M. Togar Mulya; Yuniati, Arnanti Primiana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan bisnis e-commerce cukup signifikan terutama pada pandemicovid-19 karena e-commerce membantu pelaku UMKM dalam meningkatkan penjualanproduknya. Pertumbuhan bisnis e-commerce ini mendorong perusahaan e-commerceuntuk meningkatkan kualitas perusahaan melalui suasana kerja yang nyaman dan dapatmenunjang aktivitas. Salah satu perusahaan e-commerce yaitu Bukalapak yangmerupakan berbasis IT. Kantor sebuah perusahaan harus merepresentasikan identitasperusahaan pada elemen interior dan tetap memperhatikan kenyamanan penggunanya.Hal ini menjadi urgensi karena terjadinya perubahan baru pada lingkungan kantor denganmenyatukan identitas perusahaan, adaptasi cara kerja dari pandemi covid-19, dankarakteristik penggunanya. Perancangan kantor Bukalapak ini bertujuan untuk memberisolusi dan menyelesaikan masalah dengan memberikan tata letak ruang yang baik danmenyempurnakan fasilitas pada kantor melalui pendekatan corporate identity denganmempertimbangkan aspek visual, komunikasi, dan perilaku. Perancangan ini merupakanperancangan baru yang dilakukan pada Graha Pos Indonesia. Metode perancangan yangdigunakan yaitu observasi secara langsung dan wawancara terhadap pengguna untukmengetahui kebutuhan dan data pengguna. Selain itu, studi literatur juga dilakukansebagai panduan perancangan agar tetap memenuhi standar. Perancangan inimenggunakan tema Fun and Speak Up dan konsep flexibility and modularity dengantujuan untuk menerapkan lingkungan kantor dengan fleksibilitas tinggi, kolaboratif,fasilitas tercukupi, kapasitas yang berbeda sehingga terciptanya produktivitas bagi parapengguna di lingkungan kerja.Kata kunci: E-commerce, Bukalapak, Kenyamanan Pengguna, Corporate Identity
PERANCANGAN ULANG INTERIOR HOTEL WIJAYA KUSUMAH DENGAN PENDEKATAN ANALOGI ALAM Gumilar, Nadia Reggina Zahra; Raja, M. Togar Mulya; Perdana, Aditya Bayu
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hotel Wijaya Kusumah, hotel bintang 3 yang berdiri tahun 1985 di Jl. Ir. H. Juanda No. 90, Tasikmalaya. Memiliki 7 bangunan, 40 kamar dengan 4 tipe kamar, saat ini hotel dalam pembangunan gedung baru. Melayani kalangan pebisnis dan wisatawan, serta menjadi tempat transit. Meskipun terletak di pusat kota, pengunjung tidak terganggu oleh suara lalu lintas. Harganya terjangkau dan lokasinya strategis. Menurut hasil wawancara 2022, 70% tamu adalah wisatawan, terjadi peningkatan pengunjung pada masa libur Lebaran. Beberapa permasalahan teridentifikasi dalam pengamatan dari November 2022 hingga Januari 2023, seperti ruang lobi yang terbatas, pengaturan zoning blocking yang kurang sesuai sehingga ukuran kamar yang tidak sesuai standar, pencahayaan yang kurang memadai, dan fasilitas yang tidak sesuai dengan standar hotel bintang 3. Manajemen hotel sedang mempertimbangkan fokus bisnis atau mempertahankan daya tarik wisata. Hotel ini memiliki dua segmen pasar utama, yaitu wisatawan (primer) dan pebisnis (sekunder). Maka dari itu, perancangan ulang dilakukan sebagai solusi untuk menguatkan identitas hotel, ekspansi fasilitas, serta desain ulang dengan analogi alam dengan menginterpretasi nama Tasikmalaya untuk tampil unik di pemandangan perhotelan Tasikmalaya. Dengan hasil perancangan dapat memperkenalkan identitas baru pada hotel yang tidak dimiliki oleh hotel lainnya.Kata kunci: Hotel, Identitas, Analogi alam nterpretasi nama Tasikmalaya, Tasikmalaya