Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Hubungan Spiritualitas dengan Self Efficacy Lansia Hipertensi Sutria, Eny; Syisnawati; Rasmawati; Rasdiyanah; Fitriani, Aidah; Iswanto, Gandi; Bagas, Muhammad Abdul
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 16 No 1 (2025): Media Keperawatan: Poltekkes Kemenkes Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah populasi lansia memberikan dampak pada sistem pemberian layanan kesehatan karena masalah atau penyakit yang diderita oleh lansia. Prevalensi hipertensi nasional terus mengalami peningkatan mencapai 34,1% di tahun 2018, rerata diderita oleh lansia sekitar 67,4%. Salah satu dimensi psikologis yang memainkan peran penting dalam kesehatan mental dan fisik manusia adalah keyakinan berbasis self-efficacy. Ketidaktpatuhan lansia yang menderita hipertensi terhadap self efficacy akan berdampak buruk pada kesehatannya yaitu tidak terkontrolnya tekanan darah dan berakibat terjadinya komplikasi. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan spiritualitas dengan self efficacy pada lansia hipertensi. Pengambilan data dilakukan dengan metode non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner spiritual will being scale (SWBS) dan kuesioner self efficacy. Hasil analisa data dengan uji chi square didapatkan nilai significancy 0.972. Berdasarkan nilai tersebut, nilai p > 0.05 sehingga disimpulkan bahwa spiritualitas tidak berhubungan dengan self efficacy lansia hipertensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dominan lansia memiliki tingkat spiritual sedang dengan persentase 97%. Hal ini menunjukkan bahwa lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Paccellekang dirasa belum optimal karena tidak ada lansia yang memiliki tingkat spiritual tinggi.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU CARING PERAWAT DI RUANG PERAWATAN INTERNA wahyudi, wahyudi; Sutria, Eny; Azhar, Maria Ulfah; syisnawati, syisnawati
Journal of Islamic Nursing Vol 2 No 2 (2017): Journal Of Islamic Nursing
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.297 KB) | DOI: 10.24252/join.v2i2.3977

Abstract

Perilaku caring adalah suatu tindakan yang didasari oleh kepedulian, kasih sayang, keterampilan, empati, tanggung jawab, sensitif dan dukungan. Namun penelitian terdahulu menyatakan bahwa masih banyak perawat yang tidak berperilaku caring, perilaku caring perawat merupakan salah satu perilaku yang dipengaruhi oleh beberapa faktor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan motivasi, penghargaan, lama kerja dengan perilaku caring perawat pelaksana di ruang Interna RSUD Sinjai.Jenis penelitian ini mengggunakan jenis kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif analitik melalui pendekatan cross sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 31 responden yang di ambil dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuisioner yang diisi oleh responden dan peneliti. Untuk menguji hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen digunakan uji Chi-square, dengan analisis univariat dan bivariat.Hasil penelitian didapatkan ada hubungan penghargaan (p=0,020), lama kerja (P= 0,008) terhadap perilaku Caring serta tidak ada hubungan bermakna antara motivasi (p=0,219) dengan perilaku caring perawat pelaksana di Ruang Perawatan Interna RSUD Sinjai. Disarankan kepada pihak Rumah Sakit dapat meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya pada perawat pelaksana agar dapat mengikuti pelatihan caring untuk meningkatkan kepedulian dan keramahan perawat kepada pasien.
PENERAPAN TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESSIF PADA KLIEN ANSIETAS DI KELURAHAN CIWARINGIN, BOGOR syisnawati, Syisnawati; Keliat, Budi Anna; Eka, Yossie Susanti
Journal of Islamic Nursing Vol 2 No 2 (2017): Journal Of Islamic Nursing
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.796 KB) | DOI: 10.24252/join.v2i2.3983

Abstract

Anxiety is a condition or feeling of uncertainty felt by someone who can be caused by various factors, including the problem of physical disorders as has been proved that the person's general health has a real effect as a predisposition to anxiety Clients with chronic disease often experience anxiety. This final scientific work aims to report the theraupetic application of progressive muscle relaxation therapy to clients with anxiety with chronic disease. This final scientific work using by interpersonal model of Peplau to 16 clients. Results of the application of progressive muscle relaxation therapy showed the largest decrease in the signs and symptoms of physiological aspects and an ncrease in the ability of the clients. Combination therapy generalist progressive muscle relaxation is recommended to be given clients with chronic illnesses anxiety both in public health centers, hospitals and in the community.
Mengontrol Pikiran Negatif Klien Skizofrenia Dengan Terapi Kognitif Rahmayani, Andi; syisnawati, syisnawati
Journal of Islamic Nursing Vol 3 No 1 (2018): Journal Of Islamic Nursing
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.883 KB) | DOI: 10.24252/join.v3i1.5475

Abstract

Skizofrenia merupakan sekelompok gangguan psikotik, dengan gangguan dasar pada kepribadian, distorsi khas pada proses pikir. Distorsi pikiran negatif yang muncul pada klien Skizofrenia dapat memicu timbulnya tekanan mental yang akan berakibat pada timbulnya kecemasan, depresi atau bahkan dorongan untuk bunuh diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi kognitif terhadap kemampuan mengontrol pikiran negatif pada klien Skizofrenia di Wilayah Kerja Puskesmas Mangasa Makassar. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 21 Maret sampai 21 April 2016 dengan metode penelitian berupa Pre-Experimental One Group Pretest-Posttest. Analisa data menggunakan uji statistik Wilcoxon t-test. Responden sebanyak 14 orang  dengan metode pengumpulan berupa purposive sampling. Berdasarkan hasil uji statistik didapatkan p value=0.001, yang berarti ada perbedaan bermakna kemampuan mengontrol pikiran negatif sebelum dan setelah dilakukan terapi kognitif. Hal ini berarti Ha diterima yakni terapi kognitif mempengaruhi kemampuan mengontrol pikiran negatif pada klien Skizofrenia.Terapi kognitif mampu meningkatkan kemampuan mengontrol  pikiran negatif pada klien Skizofrenia. Dengan mengurangi ferkuensi berpikir negatif, hal ini seakan dapat menjadi antidepresan bagi orang-orang yang sedang mengalami tekanan mental. Pemikiran negatif yang muncul juga akan digantikan dengan pemikiran positif. Orang yang berpikir positif akan dapat merasa lebih rileks dan dapat mengontrol stres dengan lebih baik. Jadi, dapat disimpulkan bahwa terapi kognitif efektif terhadap peningkatan kemampuan mengontrol pikiran negatif dan terapi ini bisa menjadi salah satu alternatif bagi seseorang yang memiliki pikiran- pikiran negatif yang sering mengganggu.
HUBUNGAN DYSMENORRHEA DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWI JURUSAN KEPERAWATAN sumartini, sumartini; Hasnah, Hasnah; Risnah, Risnah; syisnawati, syisnawati
Journal of Islamic Nursing Vol 3 No 1 (2018): Journal Of Islamic Nursing
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.141 KB) | DOI: 10.24252/join.v3i1.5515

Abstract

Gangguan fisik yang sangat menonjol pada wanita haid adalah dysmenorrhea. Dysmenorrhea adalah nyeri haid yang dirasakan di bagian perut bagian bawah dan dysmenorrhea membuat wanita tidak bisa beraktivitas secara normal serta dapat menurunkan konsentrasi belajar mahasisiwi karena rasa nyeri yang mereka rasakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dysmenorrhea dengan prestasi belajar. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Cara penarikan sampel dengan menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 65 responden. Adapun instrumen penelitian yang digunakan yaitu kuesioner.Dalam penelitian ini menggunakan analisis uji statistic chi-square dengan tingkat signifikan (α=0,05) dan uji alternatif yang digunakan yaitu uji fisher dan didapatkan nilai p= 0,614.Kesimpulan penelitian ini adalah tidak ada hubungan yang signifikan antara dysmenorrhea dengan prestasi belajar mahasiswi Keperawatan Angkatan 2011 Fakultas Ilmu Kesehatan UIN Alauddin Makassar. Untuk penelitian selanjutnya disarankan agar menambah jumlah sampel dan variabel-variabel lain, seperti faktor psikologi, faktor keluarga, faktor kampus dan faktor masyarakat.
GAMBARAN TINGKAT SPIRITUALITAS LANSIA DENGAN DIABETES MELITUS DI KEC.PANAKUKANG Muchtar, Trini Andini; Ilmi, Ani Auli; syisnawati, syisnawati
Journal of Islamic Nursing Vol 3 No 1 (2018): Journal Of Islamic Nursing
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.294 KB) | DOI: 10.24252/join.v3i1.5590

Abstract

Pendahuluan:Aspek spiritualitas secara langsung berdampak dalam periode kehidupan manusia. Dimensi spiritual terdiri atas dua aspek yakni aspek vertikal  dan horizontal. Aspek vertikal berkaitan dengan keyakinan seseorang dengan sang pencipta atau dunia supranatural sedangkan aspek horizontal berkaitan dengan lingkungan dan lainnya. Spiritualitas yang baik dapat membantu lansia dalam menghadapi kenyataan dan menjadi obat yang baik dalam setiap permasalagan dan kekecewaan yang diakibatkan dari penuaan yang dialami lansia seperi penurunan fungsi fisik dan kesehatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambarang tingkat spiritualitas pada lansia yang mengalami penyakit diabetes melitus di puskesmas wilayah kerja kecamatan panakukang. Metode: Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 16 Mei-30 Juni 2018 dengan metode penelitian deskriptif. Analisa data menggunakan nilai median sebagai ukuran pemusatan untuk menentukan kategori tingkat spritualitas pada lansia. Responden dalam penelitian ini sebanyak 43 responden dengan teknik total sampling yakni lansia yang mengidap penyakit diabetes mellitus dan mengikuti program Prolanis. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian didapatkan sebesar 53,5% responden memiliki spiritualitas yang baik dan 46,5% responden memilki spritualitas yang cukup, pada perhitungan untuk setiap sub dimensi didapatkan hasil (1) hubungan dengan Allah swt kategori baik 55,8% responden dan kategori cukup 44,2% responden (2) hubungan dengan sesama kategori baik 83,7% responden dan kategori cukup 16,3% responden (3) hubungan dengan lingkungan kategori baik 65,1% responden dan kategori cukup 34,1% responden (4) hubungan dengan diri sendiri kategori baik 72,1% responden dan kategori cukup 27,9% responden (5) hubungan orang tua-anak katergori baik 88,4% responden dan kategori cukup 11,6% responden.Kesimpulan: Dari hasil penelitian didapatkan bahwa tingkat spiritualitas lansia yang mengidap penyakit diabetes mellitus di Kecamatan Panakukang sebagian besar baik dengan perhitungan disetiap sub dimensi menunjukkan juga kategori yang baik