Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Kecerdasan Buatan dalam Konteks Kurikulum Merdeka pada Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah: Membangun Keterampilan Menuju Indonesia Emas 2045 Suharyo, Suharyo; Subyantoro, Subyantoro; Pristiwati, Rahayu
HUMANIKA Vol 30, No 2 (2023): December
Publisher : Faculty of Humanities, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/humanika.v30i2.60563

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan yang semakin pesat memengaruhi kurikulum dan metode pengajaran di lembaga pendidikan. Pemahaman mengenai pengaruh serta langkah-langkah yang tepat untuk mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam kurikulum merupakan sebuah urgensi yang penting untuk diperhatikan dalam rangka mempersiapkan peserta didik menuju Indonesia Emas 2045. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan pengaruh kecerdasan buatan terhadap kurikulum dan metode pengajaran di lembaga pendidikan, mendeskripsikan tantangan yang dihadapi lembaga pendidikan dalam mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam proses pembelajaran, dan menjelaskan langkah strategis pemanfaatan kecerdasan buatan untuk mempersiapkan kompetensi siswa menuju Indonesia Emas 2045. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kecerdasan buatan di dalam kurikulum dapat menunjang proses pembelajaran dan pengajaran serta mencapai hasil yang maksimal dengan penggunaan sumber daya yang minimal. Integrasi tersebut turut mendorong kesuksesan Kurikulum Merdeka dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Keterbatasan teknis, keterbatasan keahlian guru, dan tantangan moral merupakan tantangan implementasi kecerdasan buatan dalam Kurikulum Merdeka. Langkah yang dapat diambil meliputi pemanfaatan platform pembelajaran berbasis kecerdasan buatan, pelatihan guru dalam menggunakan teknologi kecerdasan buatan, dan penerapan pedoman etika.   
Ajaran Samin: Dari Makna Simbolik Menuju Hakikat Suharyo, Suharyo; Rokhman, Fathur; Yuniawan, Tommi
HUMANIKA Vol 31, No 1 (2024): June
Publisher : Faculty of Humanities, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/humanika.v31i1.60969

Abstract

Sudah cukup banyak kajian tentang masyarakat Samin dengan berbagai pendekatan. Penelitian ini bertujuan menjelaskan makna simbolik dan hakikat ajaran. Samin dengan menggunakan konsep tanda sebagaimana dikemukakan Saussure dan semantik sebagaimana dijelaskan Pateda dengan metode studi pustaka. Data diolah dengan menggunakan langkah sebagaimana ditawarkan Miles  Haberman: reduksi data, pencatatan data, dan inferensi. Hasil penelitian ini adalah (1) ajaran Samin yang termuat dalam angger-angger (pratikel, pangucap, dan lakonana) masih dipertahankan, (2) sudah mulai ditemukan perubahan sosial, (3) menggunakan bahasa ngoko dalam setiap ranah, (4) makna simbolik dari ketiga angger-angger: berbuat baik dengan sesama, tidak mengumbar hawa nafsu, jujur, satu kata dengan perbuatan, memerhatikan hak milik; karena hakikatnya hidup itu satu, selamanya, dan kematian hakikatnya hanya “ganti pakaian”, (5) makna simbolik dan hakikat pada pitutur tertentu pada masyarakat Samin  sebagai ciri pembeda dengan masyarakat di luar Samin, seperti ibu bumi, bapak angkasa, rukun(an), anak, turun, dan siji.
Campur Kode dalam Interaksi Penjual dan Pembeli di Pasar Sendangmulyo Semarang (Kajian Sosiolinguistik) Rachmanita, Almira Rheina; Suharyo, Suharyo; Amin, Mujid Farihul
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 2, No 2: Oktober 2023
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2023.19092

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk jenis yang terdapat di Pasar Sendangmulyo Semarang. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif. Data penelitian yang digunakan berupa data primer dari penggalan tuturan atau bagian tuturan lisan dari percakapan antara penjual dan pembeli di Pasar Sendangmulyo Semarang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dengan teknik simak bebas libat cakap. Metode analisis data yang digunakan adalah metode padan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Jenis campur kode dalam interaksi penjual dan pembeli di Pasar Sendangmulyo Semarang terdiri atas tiga jenis campur kode yaitu campur kode ke dalam, campur kode ke luar, dan campur kode campuran. (2) Bentuk campur kode dalam interaksi penjual dan pembeli di Pasar Sendangmulyo Semarang yang ditemukan yaitu (1) Campur kode berwujud penyisipan kata; (2) campur kode berwujud penyisipan frasa; (3) campur kode berwujud penyisipan pengulangan kata; (4) campur kode berwujud penyisipan idiom.Kata Kunci: Bentuk, Jenis, Campur Kode, Sosiolinguistik, Pasar.
Analisis Wacana Kritis Model Foucault: Upaya Menggugah Daya Kritis Mahasiswa Melalui Pembelajaran Teknik Menulis Karangan Ilmiah Suharyo, Suharyo; Rokhman, Fathur; Pristiwati, Rahayu
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 7, No 4 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.7.4.625-636

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pandangan mahasiswa terhadap Analisis Wacana Kritis (AWK) dan tokoh-tokohnya. Fokus penelitian mencakup evaluasi terhadap pemahaman mahasiswa terhadap konsep AWK dengan menggunakan Model Foucault. Dengan begitu, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pemahaman mahasiswa mengenai AWK, khususnya pada model Foucault, serta meningkatkan kemampuan mereka untuk mengaplikasikan konsep tersebut dalam menganalisis teks dan wacana. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teori AWK Foucault. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester 5 pada Program Studi Sastra Indonesia Universitas Diponegoro. Sampel yang terlibat sebanyak 57 mahasiswa. Data dikumpulkan dengan metode observasi angket dan dokumen. Metode analisis data menggunakan analisis isi dan hasil analisisnya disajikan dengan metode informal. Hasil survei menunjukkan meningkatnya rasa keingintahuan yang signifikan mahasiswa terkait konsep-konsep AWK, tokoh-tokoh AWK, dan teori Foucault. Penyampaian materi AWK dapat memicu munculnya sikap berpikir kritis pada mahasiswa Kemudian, berdasarkan analisis teks, penelitian ini masih berfokus pada kesalahan diksi, seperti kata yang bersinonim, kata umum atau khusus, kata denotatif atau konotatif, dan lain-lain. 
Efektivitas Penggunaan Media Video Tutorial dalam Peningkatan Pengetahuan Mahasiswa pada Pembelajaran Praktikum Manajemen Rekam Medis Sugiarto, Puput; Suharyo, Suharyo
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 8, No 1 (2022): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2022
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.401 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v8i1.943

Abstract

Pandemi Covid-19 mulai menjangkit masyarakat Indonesia sejak bulan Maret 2020 hingga kini. Selama masa pandemi Covid-19, diberlakukan pembatasan kegiatan sosial berskala besar untuk mencegah semakin bertambahnya penularan Covid-19. Salah satu yang terdampak adalah sektor pendidikan tinggi vokasional dimana pendidikan diselenggarakan dengan metode pembelajaran dalam jaringan. Diperlukan pengembangan dalam implementasi pembelajaran praktikum melalui inovasi media pembelajaran menggunakan video tutorial yang bertujuan agar kompetensi mahasiswa tetap tercapai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengetahuan mahasiswa tentang manajemen rekam medis sebelum dan sesudah diberikan  media video tutorial. Desain penelitian yang digunakan adalah pra eksperimen dengan rancangan one group pretest-postest. Sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 97 mahasiswa melalui teknik total sampling. Hasil penelitian dianalisis menggunakan uji wilcoxon dan diperoleh hasil bahwa ada perbedaan signifikan terhadap pengetahuan mahasiswa tentang manajemen rekam medis sebelum dan sesudah diberikan media video tutorial dalam pembelajaran praktikum. Dengan diterapkannya video tutorial dalam pembelajaran praktikum ini, mampu mewujudkan pembelajaran praktikum yang efektif bagi mahasiswa. 
Climate Factors with the Incidence of Dengue Hemorrhagic Fever in Semarang, Indonesia Cahyati, Widya Hary; Marpid, Adrin Daila; Nugroho, Efa; Suharyo, Suharyo
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 20, No 2 (2024)
Publisher : Department of Public Health, Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v20i2.50328

Abstract

In Indonesia, Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) remains a public health issue that can lead to extraordinary events. Indonesia ranks fourth in the world for the highest incidence of DHF. This is evident from the fluctuating morbidity and mortality rates due to DHF in Indonesia, including in Semarang. The purpose of this study is to determine the relationship between climatic factors and the incidence of DHF in Semarang from 2018 to 2022. This type of research is descriptive observational with an ecological study design. The data sources for the study are secondary data from the Semarang City Health Office and the Semarang City Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) from 2018 to 2022. Data analysis was conducted using the Spearman Rank test. The results showed that rainfall (p= 0,004; r= 0,37), air humidity (p= 0,0001; r= 0,47), temperature (p= 0,016; r= -0,31), wind speed (p= 0,0001; r= -0,48), and duration of sunshine (p= 0,015; r= -0,31) were associated with the incidence of DHF. The conclusion of this study indicates that there is a correlation between climatic factors, such as rainfall, air humidity, temperature, wind speed, and duration of sunshine with the incidence of DHF in Semarang from 2018 to 2022.
PEMANFAATAN BAHASA IKLAN DAN DIGITAL MARKETING BAGI UMKM DI DESA BLACANAN KECAMATAN WELAHAN KABUPATEN PEKALONGAN Suharyo, Suharyo
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2024): HARMONI
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.8.2.89-97

Abstract

ABSTRAKPada era kecanggihan teknologi seperti sekarang ini semua bidang kehidupan, termasuk bidang bisnis  termasuk UMKM menjadi sebuah keharusan untuk memanfaakannya jika tidak ingin usahanya tergilas oleh competitor. Salah satu UMKM mitra dalam kegiatan PKM yang penulis amati adalah UMKM jual beli kepiting “DNA CRAB: KANCA NGOBOR SELAWASE” yang ada di Desa Blacanan, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan. UMKM mitra ini bekerja sama dengan  PKM dari Undip membuat promosi dengan memanfaatkan bahasa yang menarik . Untuk mencapai hal itu, metode yang dilakukan adalah (a) melakukan survei lokasi untuk memperoleh gambaran usaha yang dilakukan oleh Dwi Suryanto (owner), (b) mengidentifikasi kebutuhan misalnya pembuatan platform, (c) Tim PKM membuat draft promo produk/barang dagangan UMKM mitra, (d) draft tersebut lalu di-sharing-kan dengan owner UMKM mitra, dan € setelah mencapai kesepakatan baru membuat konten di IG dan facebook. Hasilnya, usaha yang dijalankan Dwi Suryanto mengalami peningkatan baik jumlah pesanan maupun jangkauan wilayah pemasaran dan branding yang semakin baik. Jadi, pemanfaatan bahasa dan digital marketing dipandang efektif sebagai “senjata” promosi barang dan jasa.Kata kunci: pemanfaatan Bahasa, digital marketing, UMKM ABSTRACTIn the current era of technological sophistication, it is imperative for all fields of life, including the business sector and MSMEs, to leverage technology to maintain competitiveness. One of the partner MSMEs engaged in PKM activities that the author has observed is the crab buying and selling MSME "DNA CRAB: KANCA NGOBOR SELAWASE" in Blacanan Village, Siwalan District, Pekalongan Regency. In collaboration with PKM from Undip, this partner MSME employs the use of engaging language in its promotional activities. To achieve this, the following method was employed: (a) a location survey was conducted to obtain an overview of the business carried out by Dwi Suryanto (owner), (b) needs were identified, including the creation of a platform, (c) the PKM team drafted a promotional plan for the products/merchandise of the partner MSMEs, (d) the draft was then shared with the owner of the partner MSME, and after reaching an agreement, content was created on IG and Facebook. Consequently, the enterprise managed by Dwi Suryanto has witnessed an uptick in both the volume of orders and the scope of its marketing reach, along with enhanced brand visibility. Therefore, the deployment of language and digital marketing strategies is regarded as an efficacious instrument for the promotion of goods and services.Keywords: language utilization, digital marketing, MSMEs 
Analisis Wacana Kritis Model Teun A. van Dijk dalam “#DebatKeren Papua – Budiman Sudjatmiko VS Dandhy Laksono” Prihartono, Rachmat; Suharyo, Suharyo
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 1, No 2: Oktober 2022
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.611 KB) | DOI: 10.14710/wjsbb.2022.16367

Abstract

AbsractThis research is a qualitative research using the critical discourse analysis approach of the Teun A. van Dijk model. The purpose of this study is to explain the critical discourse analysis of Teun A. van Dijk's model in #DebatKeren Papua - Budiman Sudjatmiko vs. Dandhy Laksono covering the structure of the discourse that is built and the ideological discourse that is conveyed. The theory of critical discourse analysis is carried out using text analysis, social cognition, and context. The results showed that there was a macro structure (thematic) on the topic of the event, entitled Nationalism and Sepatism: Questions on Papua. The superstructure (schematic) contains an opening, a battle of ideas between Budiman Sudjatmiko and Dandhy Laksono as well as statements and questions from the audience. The micro structure of the #DebatKeren Papua involves elements of semantic, syntactic, stylistic and rhetorical discourse. In general, Budiman Sudjatmiko responded to the Papua issue with an attitude as an Indonesian nation. Meanwhile, Dandhy has a tendency to support the fate of Papua.Keywords: Critical Discourse Analysis, Teun A. van Dijk, Papua, Budiman Sudjatmiko, Dandhy Laksono AbstrakPenelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan pendekatan analisis wacana kritis model Teun A. van Dijk. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan analisis wacana kritis model Teun A. van Dijk dalam #DebatKeren Papua - Budiman Sudjatmiko vs Dandhy Laksono meliputi struktur wacana yang dibangun dan wacana ideologi yang disampaikan. Teori analisis wacana kritis ini dilakukan dengan menggunakan analisis teks, kognisi sosial, dan konteks. Hasil penelitian menunjukkan adanya struktur makro (tematik) topik acara yang bertajuk Nasionalism and Sepatism: Questions on Papua. Superstruktur (skematik) terdapat pembuka, pertarungan gagasan antara Budiman Sudjatmiko dan Dandhy Laksono serta pernyataan dan pertanyaan dari audiens. Struktur mikro pada #DebatKeren Papua ini melibatkan elemen wacana semantik, sintaksis, stilistika dan retoris. Secara umum, Budiman Sudjatmiko menanggapi masalah Papua dengan sikap sebagai bangsa Indonesia. Sedangkan Dandhy memiliki kecenderungan mendukung nasib Papua. Kata Kunci: Analisis Wacana Kritis, Teun A. van Dijk, Papua, Budiman Sudjatmiko, Dandhy Laksono
Variasi Bahasa dalam Instagram pada Akun Arief Muhammad (@armuh) Kajian Sosiolinguistik Ningtyas, Ajeng Setia; Suharyo, Suharyo
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 2, No 1: April 2023
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2023.17817

Abstract

Language variations have many types and variations, one of which is the Martin Joos model of formality. The formal variety of the Martin Joos model discusses the five formal levels of a language, namely frozen variety, formal variety, consultative variety, casual variety, and intimate variety. The purpose of this study is to describe Arief Muhammad's use of various languages with his followers which are reviewed through sociolinguistic studies using Martin Joos' theory. This study used a purposive sampling technique to collect data and used non-participant observation and documentation (screenshots). Then the data were analyzed using a qualitative descriptive method with the Martin Joos model of formality theory. From the research data obtained from Arief Muhammad's caption, there are three kinds of languages, namely consultative languages, casual languages and intimate languages. The same thing can be seen from the research data obtained from the comments column, there are three kinds of language, namely the variety of consultative language, the variety of casual language and the variety of intimate languages.
Ketidaksantunan Berbahasa Calon Presiden dan Wakil Presiden dalam Debat Akbar Pemilu 2024 (Kajian Pragmatik) Setiyaningsih, Rinanda Wahyu; Suharyo, Suharyo
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 4, No 1: April 2025
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2025.24496

Abstract

Kesantunan berbahasa merupakan salah satu aspek yang penting dalam hal komunikasi publik, termasuk dalam agenda Debat Akbar Calon Presiden dan Wakil Presiden Pemilu 2024. Penelitian dengan judul “Ketidaksantunan Berbahasa Calon Presiden dan Wakil Presiden dalam Debat Akbar Pemilu 2024: Kajian Pragmatik” bertujuan untuk menemukan bentuk-bentuk pelanggaran kesantunan berbahasa dan faktor yang memengaruhi adanya pelanggaran kesantunan berbahasa yang terdapat pada ujaran pasangan calon dalam agenda Debat Akbar Pemilu 2024. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori kesantunan berbahasa dan faktor pendukung kesantunan berbahasa. Data dianalisis dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode penyediaan data menggunakan metode simak. Teknik penyediaan data menggunakan teknik simak libat bebas cakap dan teknik catat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode padan pragmatis dengan teknik lanjutan berupa teknik pilah unsur tertentu. Metode penyediaan hasil analisis data menggunakan metode informal. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini yaitu ditemukan bentuk pelanggaran dari 5 maksim kesantunan berbahasa, yakni maksim kebijaksanaan, maksim kemurahan, maksim kerendahan hati, dan maksim kesetujuan. Selain itu, hasil dari penelitian menunjukkan tidak ditemukannya pelanggaran maksim kesimpatian.