Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Penerapan Algoritma K-MEDOID untuk Mementukan Rumah TIDAK Layak Huni Ayu, Kadek Erna Kembar; Candiasa, I Made; Sukajaya, I Nyoman
Prosiding Seminar Nasional MIPA Vol 8 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : hasil clustering rumah tidak layak huni dengan algoritma k-medoid, tingkat akurasi k-medoid, dan perbandingan algoritma k-medoid dan k-mean dalam menentukan rumah tidak layak huni. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data kerusakan rumah tidak layak huni tahun 2017 pada Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Buleleng. Data yang digunakan sebanyak 440 dengan 13 parameter, yaitu: (1) penutup atap; (2) rangka atap; (3) kolom; (4) dinding pengisi; (5) kusen; (6) daun pintu; (7) daun jendela; (8) struktur bawah lantai; (9) penutup lantai; (10) pondasi; (11) sloof; (12) kamar mandi dan wc; dan (13) saluran air kotor. Data kerusakan tersebut dikelompokkan menjadi 4 kelompok yaitu ringan, sedang, berat dan total. Hasil pengelompokan menggunakan algoritma k-medoid dalam menentukan rumah tidak layak huni dengan alat bantu software Matlab 2016a menunjukan bahwa terdapat 34 kerusakan kategori ringan, 98 kerusakan kategori sedang, 130 kerusakan kategori berat, dan 178 kerusakan kategori total. Selain itu tingkat akurasi algoritma k-medoid lebih baik daripada k-mean. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil purity dari algoritma k-medoid sebesar 0,63 dengan 277 data relevan dan 163 tidak relevan, sedangkan hasil purity algoritma k-mean yaitu 0,13 dengan 59 data relevan dan 381 tidak relevan. Akan tetapi algoritma k-mean memiliki kecepatan waktu sebesar 0,16 detik, yang berarti lebih cepat dibandingkan algoritma k-medoid ( 91,135 detik) dalam pemrosesan data.Kata kunci: k-medoid, rumah tidak layak huni, dinas perumahan, permukiman, dan pertanahan kabupaten buleleng
MASALAH-MASALAH GEOMETRI BIDANG UNTUK MENGONSTRUKSI KONJEKTUR MATEMATIKA Astawa, I Wayan Puja; Sukajaya, I Nyoman
Prosiding Seminar Nasional MIPA Vol 8 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengonstruksi konjektur matematika dalam pembelajaran dapat dimulai dengan menyiapkan masalah-masalah yang menantang untuk berpikir kritis dan kreatif. Sejalan dengan hal tersebut maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan masalah-masalah geometri bidang yang dapat digunakan untuk mengonstruksi konjektur matematika. Pengembangan masalah-masalah geometri bidang dilakukan dengan penelitian desain dan pengembangan model 4D dari Thiagarajan, dkk. Masalah yang dikembangkan selanjutnya diuji validitasnya melalui uji ahli dengan teknik Gregory dan uji kecukupan informasi untuk mengonstruksi konjektur dengan melibatkan 40 orang mahasiswa. Penelitian menghasilkan gambaran terhadap konsep-konsep geometri bidang yang esensial di sekolah menengah dan masalah-masalah geometri bidang untuk mengonstruksi konjektur matematika dari konsep-konsep tersebut. Konsep-konsep geometri bidang esensial dalam pembelajaran di sekolah meliputi bangun-bangun datar, luas, keliling, dan pencerminan. Sementara itu, masalah-masalah geometri bidang yang dikembangkan dari konsep-konsep tersebut sebanyak 3 buah. Masalah-masalah yang dikembangkan bersifat valid melalui uji ahli dengan indeks validitas Gregory sebesar 1. Uji empiris terhadap 40 mahasiswa menunjukkan rata-rata 59,6% mahasiswa mampu mengonstruksi konjektur dari masalah-masalah tersebut.Kata kunci: masalah-masalah geometri bidang, konsep esensial, konjektur matematika
Masalah-Masalah Geometri Bidang Untuk Mengonstruksi Konjektur Matematika I Wayan Puja Astawa; I Nyoman Sukajaya
Prosiding Seminar Nasional MIPA Vol. 8 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengonstruksi konjektur matematika dalam pembelajaran dapat dimulai dengan menyiapkan masalah-masalah yang menantang untuk berpikir kritis dan kreatif. Sejalan dengan hal tersebut maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan masalah-masalah geometri bidang yang dapat digunakan untuk mengonstruksi konjektur matematika. Pengembangan masalah-masalah geometri bidang dilakukan dengan penelitian desain dan pengembangan model 4D dari Thiagarajan, dkk. Masalah yang dikembangkan selanjutnya diuji validitasnya melalui uji ahli dengan teknik Gregory dan uji kecukupan informasi untuk mengonstruksi konjektur dengan melibatkan 40 orang mahasiswa. Penelitian menghasilkan gambaran terhadap konsep-konsep geometri bidang yang esensial di sekolah menengah dan masalah-masalah geometri bidang untuk mengonstruksi konjektur matematika dari konsep-konsep tersebut. Konsep-konsep geometri bidang esensial dalam pembelajaran di sekolah meliputi bangun-bangun datar, luas, keliling, dan pencerminan. Sementara itu, masalah-masalah geometri bidang yang dikembangkan dari konsep-konsep tersebut sebanyak 3 buah. Masalah-masalah yang dikembangkan bersifat valid melalui uji ahli dengan indeks validitas Gregory sebesar 1. Uji empiris terhadap 40 mahasiswa menunjukkan rata-rata 59,6% mahasiswa mampu mengonstruksi konjektur dari masalah-masalah tersebut.Kata kunci: masalah-masalah geometri bidang, konsep esensial, konjektur matematika
Penerapan Algoritma K-MEDOID untuk Mementukan Rumah TIDAK Layak Huni Kadek Erna Kembar Ayu; I Made Candiasa; I Nyoman Sukajaya
Prosiding Seminar Nasional MIPA Vol. 8 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : hasil clustering rumah tidak layak huni dengan algoritma k-medoid, tingkat akurasi k-medoid, dan perbandingan algoritma k-medoid dan k-mean dalam menentukan rumah tidak layak huni. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data kerusakan rumah tidak layak huni tahun 2017 pada Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Buleleng. Data yang digunakan sebanyak 440 dengan 13 parameter, yaitu: (1) penutup atap; (2) rangka atap; (3) kolom; (4) dinding pengisi; (5) kusen; (6) daun pintu; (7) daun jendela; (8) struktur bawah lantai; (9) penutup lantai; (10) pondasi; (11) sloof; (12) kamar mandi dan wc; dan (13) saluran air kotor. Data kerusakan tersebut dikelompokkan menjadi 4 kelompok yaitu ringan, sedang, berat dan total. Hasil pengelompokan menggunakan algoritma k-medoid dalam menentukan rumah tidak layak huni dengan alat bantu software Matlab 2016a menunjukan bahwa terdapat 34 kerusakan kategori ringan, 98 kerusakan kategori sedang, 130 kerusakan kategori berat, dan 178 kerusakan kategori total. Selain itu tingkat akurasi algoritma k-medoid lebih baik daripada k-mean. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil purity dari algoritma k-medoid sebesar 0,63 dengan 277 data relevan dan 163 tidak relevan, sedangkan hasil purity algoritma k-mean yaitu 0,13 dengan 59 data relevan dan 381 tidak relevan. Akan tetapi algoritma k-mean memiliki kecepatan waktu sebesar 0,16 detik, yang berarti lebih cepat dibandingkan algoritma k-medoid ( 91,135 detik) dalam pemrosesan data.Kata kunci: k-medoid, rumah tidak layak huni, dinas perumahan, permukiman, dan pertanahan kabupaten buleleng
Co-Authors ., Kadek Eva Virga Yuni Ananta Wijaya, Gde Indra Anggreni, Ni wayan Desi Astuti, I. A. D. Ayu, Kadek Erna Kembar Ayulia, D. A. S. Deanik, Ni Wayan Putri Surya Dewa Gede Hendra Divayana, Dewa Gede Hendra Eka Sucipta D, N. P. Gede Indrawan Gede Suweken Gusti Agung Wirapathi Gusti Ayu Mahayukti I GA Gunadi I Gede Aris Gunadi I Gede Haga Olas Tyamarta I Gst Putu Sudiarta I Gusti Ngurah Pujawan I Gusti Nyoman Yudi Hartawan I Made Ardana I Made Candiasa I Made Pradipta I Wayan Puja Astawa I.G.N.J.A. Pratama I.G.P. Sudiarta I.M.W. Arigunawan I.P.P. Suryawan I.W.P. Astawa Ida Ayu Gede Sri Wahyuni Intan Puspa Dewi, L. Jana Satvika, Gd. Aditya Jayanta, Kadek Juniantari, Ni Made Kadek Arya Teguh Raharja Kadek Erna Kembar Ayu Kadek Eva Virga Yuni . KADEK WIKAN PARAMASILA . Kadek Yota Ernanda Aryanto Luh Putu Wiwien Widhyastuti Made Swandewi Made Wahyu Aditya Arta Mahayani, Luh Riska Mertasari, N. M. S Mertasari, N. M. S. N.K.V. Dwianjani Narita, Ni Luh Putu Dinna Surya NI KADEK SINTYA DEWI Ni Luh Putu Dinna Surya Narita Ni Made Juniantari Ni Made Sri Mertasari Ni Putu Tantriani Ni wayan Desi Anggreni Nyoman Santiyadnya Pramesti, Sahda Nabila Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si . Puja Astawa, I. W. Putra, I.P.D. Putu Irvan Arya Purwadana Putu Kartika Dewi PUTU TRISNA HADY PERMANA S . Raharja, Kadek Arya Teguh Ratih Ayu Apsari Sariyasa . Setiawan, K. A. Sindu, I Gede Partha Sitepu, Lulu Agatha Br Sri Wahyuni, Ida Ayu Gede Suweken, G Swandewi, Made Wahyu Sanjaya Widhiyani, I.A. N. T Wirawan Nathaniel Chandra Yuliastuti, N. P