Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Madaniya

Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Ecobrick Sebagai Upaya Pemanfaatan Limbah Sampah Plastik di SD Negeri Kertosari Cahyo Dwi Andita; Dea Widaswari; Andri Valen
Madaniya Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.741

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilatarbelakangi oleh permasalahan mitra yakni SD Negeri Kertosari yang mengalamai problematika dengan tumpukan sampah plastik yang semakin meningkat. Tujuan dilakukannya PKM ini yakni memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi mitra dengan cara mensosialisasikan dan memberi latihan pembuatan ecobrik sebagai bentuk penanggulangan dan upaya memanfaatkan sampah plastik. Siswa-siswi kelas IV SD Negeri Kertosari merupakan sasaran utama dalam kegiatan ini. Metode yang digunakan yakni dengan cara sosialisasi pemberian materi secara langsung, kemudian diberikan pelatihan dan pendampingan. Hasil Kegiatan PKM menunjukkan bahwa penanggulangan sampah plastik yang terus meningkat di SD Negeri Kertosari dapat dilakukan dengan memanfaatkan sampah plastik menjadi ecobrik yang kemudian dikembangkan menjadi kursi dan menjadi taman sekolah. Selain itu, dampak positif kegiatan PKM ini siswa-siswi kelas IV SD Negeri Kertosari memiliki pengetahuan dan ketrampilan dalam mengolah dan memanfaatkan sampah plastik menjadi barang yang lebih visioner.
In House Training Kurikulum Merdeka Menumbuhkan Budaya Demokrasi, Kreatif, dan Inovatif Guru dan Siswa Madrasah Aliyah Negeri 2 Lubuklinggau Akmal Rijal; Andri Valen
Madaniya Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.798

Abstract

Sejak Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi mengumumkan penerapan kurikulum merdeka, ini telah menarik perhatian guru dan kepala sekolah untuk menyambut kebijakan baru tersebut. Implementasi kurikulum merdeka tersebut masih belum terlalu dipahami sekolah karena minimnya pelatihan yang diterima dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka sekolah menengah atas. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mereka tentang kurikulum merdeka. In House Training Kurikulum merdeka ini diadakan di Madrasah Aliyah Negeri 2 Lubuklinggau dengan diikuti 73 guru yang berlokasi di kelurahan Tabah Jemekeh Lubuklinggau. Kegiatan ini menggunakan skema pemberian materi, pelatihan, dan pendampingan. Penyajian materi melalui metode ceramah, tanya jawab, diskusi, dan penugasan. Dalam kegiatan PKM ini, adapaun hasil yang dicapai para guru peserta memiliki pengetahuan dan keterampilan mengenai Implementasi kurikulum merdeka. Guru juga mendapatkan pengetahuan baru tentang kurikulum merdeka sehingga guru dapat mengembangkan kurikulum operasional satuan pendidikan, perencanaan pembelajaran, pelaksanaan proyek pelajar Pancasila, implementasi pembelajaran dan proyek pelajar Pancasila dan penilaian kurikulum merdeka dengan baik dan professional. Hal ini dapat dibuktikan dari nilai produk (RPP, modul ajar, modul proyek, dan instrumen evaluasi) yang dihasilkan oleh peserta. Guru sangat antusias dalam mengikuti dan mengajukan pertanyaan selama pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyrakat. Kegiatan ini memiliki manfaat karena mendukung kebijakan pemerintah dalam percepatan implementasi kurikulum merdeka dan membantu sekolah dalam mengimplementasikan kurikulum sekolah sesuai dengan kondisi yang ada di lingkungan sekolah tersebut. Kegiatan ini juga memberikan rujukan teori terkait kurikulum merdeka dan implementasinya di sekolah yang ada di Indonesia.