Articles
Pelatihan Penggunaan Media Inovatif Karakter Remaja (Karmaja) pada Guru SMP di Kota Lubuklinggau
Agus Susilo;
Andriana Sofiarini;
Marianita Marianita;
Sarkowi Sarkowi
Jurnal Abdidas Vol. 3 No. 3 (2022): June, Pages 355-611
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/abdidas.v3i3.593
Latar belakang penelitian adalah untuk membangun kemampuan Guru SMP di Kota Lubuklinggau dalam membangun kemajuan pendidikan dengan beragam media inovasi yang dapat dikembangkan melalui pelatihan yang diadakan tim pengabdian kepada masyarakat. Metode dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode diskusi dan praktek secara langsung mengenai media pembelajaran yang sedang didesain. Untuk metode diskusi sendiri dilaksanakan dihari pertama dengan diskusi secara langsung dengan sistem tanya jawab secara langsung. Sedangkan untuk metode praktik dilaksanakan dengan langsung peserta belajar membuat media sesuai yang diajarkan tim pelaksana pengabdian kepada masyarakat. Hasil dari pengabdian kepada masyakat ini adalah Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, tim pelaksana berusaha untuk memfasilitasi kegiatan pengabdian ini dengan baik, agar dapat memberikan manfaat bagi bapak ibu Guru SMP di Kota Lubuklinggau. Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, tim pelaksana penggunakan metode sosialisasi yang kemudian dikembangkan dengan memberikan pelatihan penggunaan media inovatif agar Guru SMP dapat mengembangkan dirinya di era digital seperti saat ini. Guru-Guru SMP di Kota Lubuklinggau memiliki pengalaman dan menambah pengetahuan serta keterampilannya dalam memilih media inovatif yang dibutuhkan dalam mengajar di Kelas maupun secara online. Para Guru SMP ini sangat antusias sekali dalam mengikuti kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari. Banyak pertanyaan yang dilontarkan oleh para Guru terkait media inovasi yang cocok dalam dunia Pendidikan. Guru masa kini harus memiliki kemampuan yang besar dalam mengembangkan media. Hal ini penting karena berguna bagi pengajaran terhadap siswa ditingkat SMP. Adanya semangat yang besar dalam menggunakan media inovasi, akan membuat tim pelaksana semakin semangat dalam memberikan materi yang tentunya dibarengi dengan peningkatan Guru SMP dalam mendesain media pembelajaran inovatif.
Pengembangan Video Pembelajaran Matematika Berbasis Powtoon Menggunakan Konsep Etnomatematika di Sekolah Dasar
Ramona Dea Novera;
Sukasno Sukasno;
Andriana Sofiarini
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3404
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mendesain video pembelajaran matematika berbasis powtoon menggunakan konsep etnomatematika di kelas IV SD Negeri 1 Sungai Pinang untuk mengetahui kevalidan dan kepraktisan serta memiliki efek potensial. Jenis penelitian Research and Development (pengembangan) dengan model pengembangan 4-D, yaitu define, design, develop, dan disseminate. Subjeknya ada 29 peserta didik kelas IV SD Negeri 1 Sungai Pinang. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kualitas video pembelajaran yang dikembangkan meliputi lembar validasi, angket kepraktisan, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kualitas video pembelajaran dilihat dari aspek kevalidan termasuk dalam kategori valid dengan skor rata-rata 0,90; (2) kualitas video pembelajaran dilihat dari aspek kepraktisan dikategorikan praktis dengan skor rata-rata 99,06; dan (3) video pembelajaran memiliki efek potensial terhadap hasil belajar peserta didik dimana 16 peserta didik (80%) termasuk dalam kategori tuntas sedangkan ada 4 peserta didik (20%) belum tuntas dengan KKM yang ditetapkan sekolah minimal peserta didik mendapat nilai 60.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR AND SHARE (TPS) PADA PEMBELAJARAN IPS SISWA KELAS V SD NEGERI 71 LUBUKLINGGAU
Tri Nana Sari;
Andriana Sofiarini;
Armi Yuneti
Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 13, No 2 (2022): Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
AbstractThis study aims to determine the social studies learning outcomes of fourth grade Students of SD Negeri 71 Lubuklinggau after the Think Pair and Share (TPS) Learning Model has been significanily completed. This research method uses experimental research methods with pre-test and post-test experimental designs. Sampling was taken from the total population considering that there is only one class population, so the population is the sample in the study, the sample used is saturated sampling while the sample in the study is class V students, totaling 24 Sludents. The instrument used by the researcher was in the form of essay guestions, which amounted to 8 guestions. Data collection was taken by using a test technigue. The data were analyzed using the "Z" test formula. Based on the results of the hypothesis test, then Z_count is consulted with Z_(table ) on the distribution list "Z" with a significant level = 0.05 so that the value of Z_count = 9 94 and the value of Z_(table) = 1.64 then Z_(count ) = 9,94 > Z_(table ) = 1.64 with this, then H_0 is rejected and H_a is accepted. So it can be concluded that the Think Pair and Share (TPS) Learning Model can complete the social studies learning outcomes for fourth grade students of SD Negeri 71 Lubuklinggau.). Keywords: Think Pair and Share (TPS) Learning Model, Social Studies Learning Outcomes
PENERAPAN MODEL STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) BERBANTUAN MULTIMEDIA PADA PEMBELAJARAN IPS SISWA KELAS IV SD NEGERI 59 KOTA LUBUKLINGGAU
Refi Maharani;
Dodik Mulyono;
Andriana Sofiarini
Journal of Elementary School (JOES) Vol 5 No 1 (2022): Journal of Elementary School (JOES)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31539/joes.v5i1.3816
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar IPS siswa Kelas IV SD Negeri 59 Kota Lubuklinggau setelah diterapkan Model Student Teams Achievement Division (STAD) secara signifikan tuntas. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen dengan desain eksperimen Pre-test dan Pos-test. Pengambilan sampel diambil dari jumlah populasi mengingat populasi hanya ada satu kelas maka populasi merupakan sampel dalam penelitian sampel yang digunakan adalah sampling jenuh adapun sampel dalam penelitian adalah siswa kelas IV yang berjumlah 24 siswa. Instrumen yan digunakan peneliti berbentuk soal essay yang berjumlah 8 soal. Pengumpulan data diambil dengan teknik tes. Data dianalisis dengan menggunakan rumus uji “Z”. Berdasarkan hasil uji hipotesis kemudian dikonsultasikan dengan pada daftar distribusi “Z” denan taraf signifikan α = 0,05 sehingga diperoleh nilai dan nilai maka dengan hal ini maka ditolak dan diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Model Student Teams Achievement Division (STAD) dapat menuntaskan hasil belajar IPS siswa kelas IV SD Negeri 59 Kota Lubuklinggau. Kata Kunci : Model Student Teams Achievement Division (STAD), Hasil Belajar IPS
Penerapan Model Time Token Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SD
Yolanda Yuniar;
Yohana Satinem;
Andriana Sofiarini
Journal of Elementary School (JOES) Vol 5 No 1 (2022): Journal of Elementary School (JOES)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31539/joes.v5i1.4006
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan model Time Token terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Negeri 33 Lubuklinggau. Metode penelitian yang digunakan pre-experimental, desain penelitian One-Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes, yaitu berupa soal essay yang berjumlah 8 soal. Populasi dan sampel penelitian berjumlah sebanyak 18 siswa. Teknik analisis data penelitian menggunakan uji normalitas dan uji-Z dengan taraf kepercayaan 5%,. Berdasarkan analisis data, diketahui hasil tes kemampuan awal (pretest) dengan rata-rata51.22 dan tes kemampuan akhir(posttest) dengan rata-rata 72.26. Hal ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata tes kemampuan akhir (posttest) lebih besar daripada tes awal. Setelah dihitung dengan menggunakan uji-Z diperoleh nilai zℎi????????????g = 1.64 yang dibandingkan dengan nilai ???????????????????????? dengan dk = K-1 (18-1) adalah 1,64. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan ketuntasan secara signifikan hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Negeri 33 Lubuklinggau dengan menerapkan model Time Token.
Pengembangan Video Pembelajaran Matematika Berbasis Powtoon Menggunakan Konsep Etnomatematika di Sekolah Dasar
Ramona Dea Novera;
Sukasno Sukasno;
Andriana Sofiarini
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3404
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mendesain video pembelajaran matematika berbasis powtoon menggunakan konsep etnomatematika di kelas IV SD Negeri 1 Sungai Pinang untuk mengetahui kevalidan dan kepraktisan serta memiliki efek potensial. Jenis penelitian Research and Development (pengembangan) dengan model pengembangan 4-D, yaitu define, design, develop, dan disseminate. Subjeknya ada 29 peserta didik kelas IV SD Negeri 1 Sungai Pinang. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kualitas video pembelajaran yang dikembangkan meliputi lembar validasi, angket kepraktisan, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kualitas video pembelajaran dilihat dari aspek kevalidan termasuk dalam kategori valid dengan skor rata-rata 0,90; (2) kualitas video pembelajaran dilihat dari aspek kepraktisan dikategorikan praktis dengan skor rata-rata 99,06; dan (3) video pembelajaran memiliki efek potensial terhadap hasil belajar peserta didik dimana 16 peserta didik (80%) termasuk dalam kategori tuntas sedangkan ada 4 peserta didik (20%) belum tuntas dengan KKM yang ditetapkan sekolah minimal peserta didik mendapat nilai 60.
PENERAPAN MODEL NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD NEGERI 42 LUBUKLINGGAU
Rina Masama;
Aswarliansyah Aswarliansyah;
Andriana Sofiarini
Bina Gogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 9, No 2 (2022): Bina Gogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Bina Gogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketuntasan hasil belajar IPA setelah diterapkan Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) pada pembelajara IPA kelas IV SD Negeri 42 Lubuklinggau. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Pre-Experimental Designs. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 42 Lubuklinggau tahun ajaran 2021/2022. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling dan sampel yang diambil adalah 21 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes berbentuk essay sebanyak 11 soal. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai tes akhir siswa 80,84 dengan persentase jumlah siswa yang tuntas 85,71%. Berdasarkan hasil analisis uji-t pada taraf signifikan diperoleh = 5,18 > = 1,73 yang menunjukkan bahwa hipotesis H0 ditolakdan diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Negeri 42 Lubuklinggau setelah menerapkan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) signifikan tuntas. Kata-kata kunci: Hasil Belajar, IPA dan Numbered Head Together.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN BIANGLALA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS III SD NEGERI 4 SRIKATON
Rini Anggraini;
Idul Adha;
Andriana Sofiarini
JOURNAL of MATHEMATICS SCIENCE and EDUCATION Vol 4 No 2 (2022): Journal of Mathematics Science and Education
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31540/jmse.v4i1.1313
This study aims to determine the mathematics learning outcomes of third grade students of SD Negeri 4 Srikaton after the Ferris wheel media was significantly completed and active. The research conducted here is experimental research in the form of one group pre-test and post-test design. This research was conducted at SD Negeri 4 Srikaton. The population and sample used in this study were Grade III students at SD Negeri 4 Srikaton, here the researcher used a saturated sampling technique where in this sample all members of the population were used as samples. In collecting the data needed, the writer uses test techniques in the form of questions, and observations. With the calculation results obtained z (count) (15.24) > z_table (1.64), so in this case Ho is rejected and Ha is accepted. Therefore, the hypothesis proposed in this study can be accepted as true, meaning that the Ferris wheel learning media can complete learning outcomes and increase student activity in mathematics learning for class III SD Negeri 4 Srikaton.
PENGEMBANGAN MEDIA POP UP BOARD PADA PEMBELAJARAN IPA SEKOLAH DASAR SISWA KELAS V SD NEGERI 13 LUBUKLINGGAU
Nur Sakina;
Elya Rosalina;
Andriana Sofiarini
Jurnal Genta Mulia Vol. 13 No. 2 (2022): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61290/gm.v13i2.111
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengembangkan media Pop Up Board dilihat dari segi valid, praktis serta efektif dari segi kegunaannya pada pembelajaran IPA Sekolah Dasar kelas V SD Negeri 13 Lubuklinggau. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian R&D, dengan model pengembangan 4D. Subyek penelitian ini yaitu kelas V yang berjumlah 21 siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, angket dan soal yang berjumlah 10 soal. Teknik analisis data yaitu analisis kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Data kevalidan dianalisis dengan menggunakan rumus dengan hasil 4,12 yang termasuk kategori sangat valid. Data kepraktisan dianalisis dengan menggunakan rumus k dengan hasil 82% dengan kategori sangat praktis. Data keefektifitasan dianalisi menggunakan rumus ketuntasan hasil belajar dengan nilai akhir 80,95 dengan kategori sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media Pop Up Board dapat dinyatakan valid, praktis, dan efektif dalam segi kegunaaannya pada pembelajaran IPA siswa kelas V SD Negeri 13 Lubuklinggau.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN JAM SUDUT PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD NEGERI 12 LUBUKLINGGAU
Ria Mayasari;
Andriana Sofiarini;
R.Angga Bagus Kusnanto
Jurnal Genta Mulia Vol. 13 No. 2 (2022): JURNAL GENTA MULIA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61290/gm.v13i2.114
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah produk berupa media pembelajaran jam sudut pada pembelajaran matematika siswa kelas IV SD Negeri 12 Lubuklinggau sesuai dengan kurikulum 2013 serta untuk menghasilkan media pembelajaran jam sudut yang valid, praktis, dan memiliki efektivitas dalam proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model pengembangan 4D. Berdasarkan hasil analisis validasi oleh ketiga ahli yaitu: ahli bahasa, ahli materi, dan ahli media menunjukkan bahwa media jam sudut pada materi sudut dan pengukurannya memenuhi kriteria validitas tinggi dengan rata-rata skor 0,85. Sedangkan hasil analisis penilaian lembar kepraktisan guru dan siswa yang terdiri dari kelompok kecil (small group) 6 orang siswa dan kelompok besar 20 orang diperoleh bahwa media jam sudut memenuhi kriteria praktis dengan rata-rata skor 92%, dan hasil analisis efektifitas menunjukkan bahwa setelah melakukan posttest diperoleh ketuntasan hasil belajar 73% dengan kriteria baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran jam sudut pada pembelajaran matematika memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran.