Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Implementasi Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar Fani Fadilla; Fitriyeni
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1243

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk bisa mengetahui tentang implementasi kurikulum Merdeka pada pembelajaran IPAS di SD Negeri 02 Talang Anau Kabupaten Lima Puluh Kota serta hambatan dalam pengimplementasiannya. Metode penelitian yang digunakan berupa metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik wawancara, dokumentasi, dan observasi kepada wali kelas serta siswa kelas IV. Hasil dari penelitian ini adalah SD Negeri 02 Talang Anau telah menerapkan Kurikulum Merdeka, namun dalam pengimplementasiannya masih ditemukan beberapa hambatan seperti keterbatasan sumber daya, kesulitan guru dalam menyesuaikan media pembelajaran, kurangnya kemampuan guru dalam mengkondisikan kelas, media pembelajaran tidak dimanfaatkan secara optimal, kurang banyaknya penilaian yang dilakukan, waktu yang singkat untuk menilai.
Pengembangan Media Video Animasi Pada Materi Hewan Kelas IV SD Negeri 026 Khairiah Mandah Emelia Emelia; Fitriyeni Fitriyeni
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1867

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan media video animasi dan mengetahui validasi media video animasi. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Sumber data primer dalam penelitian ini meliputi guru, siswa, dan validator, sedangkan sumber data sekunder mencakup artikel, jurnal serta situs internet yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan panduan lembar wawancara dan angket menggunakan angket validasi ahli materi, ahli bahasa, ahli media, respon guru dan siswa. Analisis data dilakukan secara kualitatif berdasarkan saran dan komentar, sedangkan secara kuantitatif melalui perolehan skor validitas serta respon guru dan siswa. Hasil validasi media video animasi menunjukkan kategori sangat valid. Hal ini ditinjau berdasarkan hasil validasi dari ahli materi dengan persentase 96,25%, ahli bahasa 97,5%, dan ahli media 87,5%. Selain itu, respon guru terhadap media video animasi memperoleh persentase 96,43% dan respon siswa memperoleh persentase 100% dengan kategori sangat baik.
Optimalisasi Taman Baca MDTA sebagai Pusat Pembelajaran Literasi Numerasi Berbasis Etnomatematika Permainan Tradisional Siti Quratul Ain; Fitriyeni Fitriyeni; Abdurrahman Abdurrahman; Riva Agusvina; Ria Anjelina
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i1.2934

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pemanfaatan taman baca sebagai sarana pendukung pembelajaran literasi dan numerasi di Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah Al-Islamiyah Pangkalan Batang Barat. Tujuan utama kegiatan ini adalah mengoptimalkan fungsi taman baca sebagai pusat pembelajaran literasi dan numerasi berbasis budaya lokal melalui penerapan permainan tradisional. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelatihan dan pendampingan guru, serta implementasi pembelajaran literasi dan numerasi di taman baca dengan melibatkan siswa secara langsung. Kegiatan ini melibatkan guru sebagai mitra utama dan siswa sebagai sasaran penerima manfaat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa taman baca yang sebelumnya digunakan secara terbatas dapat dioptimalkan menjadi ruang pembelajaran aktif. Siswa menunjukkan peningkatan keterlibatan dalam aktivitas literasi dan numerasi melalui permainan tradisional, sementara guru memperoleh pengalaman dalam mengelola pembelajaran berbasis budaya lokal. Manfaat kegiatan dirasakan oleh mitra dalam bentuk meningkatnya pemanfaatan taman baca, keterlibatan siswa, serta penguatan peran guru. Simpulan kegiatan ini menunjukkan bahwa optimalisasi taman baca melalui permainan tradisional berbasis budaya lokal merupakan pendekatan yang efektif dan aplikatif dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat dan kualitas pembelajaran literasi dan numerasi di pendidikan nonformal.
EDUKASI PENGOLAHAN SAMPAH RUMAH TANGGA DENGAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK METODE TAKAKURA Mellisa; Delma Saputri; Nurkhairo Hidayati; Fitriyeni; Yandri Waltriandi
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): April 2026 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/hawajppm.v4i1.132

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan tentang pengolahan sampah rumah tangga melalui pembuatan pupuk organik menggunakan metode Takakura. Metode ini diimplementasikan sebagai solusi dalam mengurangi jumlah sampah organik yang dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dengan mengubahnya menjadi pupuk organik yang ramah lingkungan. Melalui pendekatan edukasi, masyarakat diajarkan praktik-praktik pengelolaan sampah rumah tangga yang berkelanjutan dan efisien. Kegiatan ini melibatkan pelatihan langsung di komunitas dengan menggunakan "Keranjang Takakura" sebagai alat sederhana untuk mengolah sampah organik. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan minat dan partisipasi masyarakat dalam praktik pengelolaan sampah rumah tangga. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam membangkitkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam upaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong pemanfaatan hasil pupuk organik sebagai upaya mendukung pertanian lokal. Dengan kesuksesan dan antusiasme yang terlihat, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model bagi kegiatan serupa di berbagai komunitas.
THE EFFECT OF THE SCHOOL LITERACY MOVEMENT ON INCREASING THE READING INTEREST OF GRADE III ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS: PENGARUH GERAKAN LITERASI SEKOLAH TERHADAP PENINGKATAN MINAT BACA SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR Chelsie Austa; Fitriyeni
SOSIOEDUKASI Vol 14 No 4 (2025): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v14i4.6539

Abstract

The low interest in reading of students is still a fundamental problem in the world of education in Indonesia. Although the School Literacy Movement (GLS) has been implemented in various educational units, its implementation has not fully shown optimal results. This study aims to determine the influence of the School Literacy Movement on the reading interest of grade III students at SD Negeri 85 Pekanbaru. The study used a quantitative approach with an ex post facto design, in which the researcher did not provide a direct treatment, but analyzed the relationship between the independent variable (GLS) and the bound variable (students' reading interest). The research sample was 31 students. Data were analyzed using validity, reliability, descriptive statistics, normality tests, and simple regression analysis with the help of the SPSS 25 for Windows program. The results of the study show that all items of the instrument are declared valid and reliable with values. The results of a simple regression analysis showed that the School Literacy Movement had a significant effect on students' reading interest with a significance R Square value of 0.000 < 0.05. This means that GLS contributes 60.3% to the increase in students' reading interest, while 39.7% is influenced by other factors such as family support and literacy facilities. The implications of this study show that the success of the implementation of GLS does not only depend on the routine of reading activities, but also on the support of a conducive learning environment, a variety of interesting reading materials, and the role of teachers and parents in fostering a literacy culture at school and at home.
The effect of deep Learning-based practicum with simple tools on improving the science process skills of prospective teacher students Dea Mustika; Fitriyeni; Dina Liana; Nordin Mamat
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 14 No. 5 (2025): October
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpfkip.v14i5.p616-626

Abstract

The study aims to determine the effect of deep learning-based practical work using simple tools on improving students' science process skills. The research method employs a quasi-experimental design with a one-shot case study approach. The sample consisted of 43 PGSD FKIP UIR students, with research instruments as observation sheets and questionnaires. The data obtained were analysed using prerequisite tests, specifically normality and hypothesis tests, including the t-test with a significance level 0.05. The normality test results showed that the data were normally distributed with a Sig value of 0.2 > 0.05. The hypothesis test results yielded a Sig value of 0.000 < 0.05, so H0 was rejected and H1 was accepted. The results show a significant improvement in science process skills, including observing, classifying, measuring, and communicating. In conclusion, students' science process skills improve when applying the deep learning-based practical method using simple tools.  These findings indicate practical potential that can be used to support effective science learning for prospective teacher students.
Profile of science process skills of elementary teacher education students in science learning at primary schools Fitriyeni; Dea Mustika; Bella Kurnia Sari; Dara Muslimah
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 15 No. 1 (2026): February
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpfkip.v15i1.106-121

Abstract

Science process skills are essential for prospective educators today, especially in the subject of IPAS (Integrated Science and Social Studies). The purpose of this study is to describe the science process skills of PGSD (Primary School Teacher Education) students in science learning at elementary schools. This research employs a quantitative descriptive method. The data was obtained through the analysis of student practical assignments in the elementary school science education course involving 113 students in the 2024/2025 academic year. The results of the study show that students achieved an excellent category in the observing indicator (89%); a good category in the questioning and predicting indicators (85%), planning and conducting investigations (80%), and communicating results (80%). However, students were only in the fair category for the processing and analyzing information indicator (72%) and the evaluating and reflecting indicator (75%). This condition is attributed to students not being adequately trained in processing and analyzing information, as well as in evaluating and reflecting on observational results—skills that require critical thinking to connect learned concepts. These findings indicate the need to strengthen learning to train students' critical thinking skills in science education.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN APLIKASI QUIZIZZ UNTUK PENILAIAN PEMBELAJARAN Fitriyeni; Wahyu Kurniawat
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 11 No. 3 (2022): June
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i3.8947

Abstract

This current condition requires educators to find out a solution in order to continue the learning assessment effectively. Quizizz is a game and multi-game-based educational application that makes an assessment by applying quizzes funnier because there are elements within the game. Hence, this application is effective to use in teaching and learning assessments. This article identifies the effectiveness of using the Quizizz application for studentlearning assessment. The research described in this article is a quantitative descriptive research by using research techniques using questionnaires. The research subjects involved 34 students of PGSD UPY class A3 - 2021. Assessment is an obligation for teachers that must be conducted in teaching and learning. The assessment is aimed to see how far the successful learning and its obstacle are. Therefore, the assessment can be used as improvement and feedback in the improvement of the teaching and learning process. Thus, the result of this research showed that the average percentage of effectiveness was Strongly Agree (SS) 23.86%, Agree (S) 41.37%, Moderately Agree (CS) 22.47%, Disagree (TS) 6.42%, Strongly Disagree Agree (STS) 1.83%
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi Perubahan Wujud Benda Kelas IV SDN 001 Rantau Baru Kabupaten Pelalawan Yunaini; Fitriyeni
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 11 (2026): NJMS - Juni 2026
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya hasil belajar materi perubahan wujud benda dikarenakan guru masih menggunakan metode ceramah yang dominan menjelaskan materi, sementara siswa hanya berperan sebagai pendengar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa materi perubahan wujud benda melalui penerapan model pembelajaran inkuiri. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 001 Rantau Baru yang berjumlah 9 siswa, data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri mampu meningkatkan hasil belajar siswa materi perubahan wujud benda. Pada prasiklus mendapatkan 3 siswa yang tuntas dengan persentase ketuntasan 33,3%, dilanjutkan dengan siklus 1 mendapatkan 5 siswa yang tuntas dengan persentase ketuntasan 55,5% dan pada siklus 2 mendapatkan 8 siswa yang tuntas dengan persentase ketuntasan 88,9%. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran inkuiri mampu meningkatkan hasil belajar pada siswa materi perubahan wujud benda di kelas IV SDN 001 Rantau Baru
Pengaruh Metode Eksperimen Terhadap Hasil Belajar IPA Materi Perubahan Wujud Benda Siswa Kelas III SD Negeri 17 Kota Pekanbaru Dona Asmarani Putri; Fitriyeni Fitriyeni
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2026): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, Februari 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v7i1.4051

Abstract

This study aims to examine the effect of the experimental method on students’ learning outcomes in science, particularly on the topic of changes in the states of matter, among third-grade students at SD Negeri 17 Kota Pekanbaru. The research employed a quantitative approach using an experimental method with a one-group pretest–posttest design. The participants were 30 students from class III D, while the object of the study was the implementation of the experimental method in science learning. Data were collected through observation, interviews, tests, and documentation. The research instruments were validated through validity and reliability tests, item difficulty level analysis, and discrimination index testing. Data analysis was conducted using a normality test and hypothesis testing with a t-test. The results showed a significant improvement in students’ learning outcomes after the implementation of the experimental method. The mean pretest score of 50.66% increased to 75.00% in the post-test, indicating an improvement in students’ understanding of the concept of changes in the states of matter. The results of the paired sample t-test revealed a significance value (Sig. 2-tailed) of 0.000, which is lower than 0.05, indicating a statistically significant difference between pretest and post-test scores. Based on these findings, it can be concluded that the experimental method has a positive and significant effect on science learning outcomes of third-grade students at SD Negeri 17 Kota Pekanbaru. This method is effective because it actively involves students in the learning process through hands-on experimental activities.