Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

HAMBATAN GURU MEMBIMBING KETERAMPILAN SISWA MENGAMATI OBJEK PADA PEMBELAJARAN CIRI DAN PERAN JAMUR DI MA KOTA YOGYAKARTA Wea Tyas Shalikhah; sukiya sukiya; Siti Umniyatie
Jurnal Edukasi Biologi Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 6 No 3 Tahun 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/edubio.v6i3.7899

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui hambatan guru membimbing keterampilan siswa mengamati objek, solusi guru mengatasi hambatan, dan mengetahui kegiatan guru yang dilakukan dalam menyikapi materi untuk memberi kesempatan siswa berlatih mengamati objek, pada pembelajaran Ciri dan Peran Jamur di MA Kota Yogyakarta. Penelitian termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen penelitian berupa angket, berisi tabel kegiatan guru dan tabel hambatan dan solusi. Hambatan umum dilihat dari keseluruhan jumlah hambatan. Hambatan individu guru dilihat dari pernyataan hambatan dan alasan guru tidak melakukan kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan hambatan yang dialami guru adalah adanya pendapat materi Peran Jamur hanya diajarkan di Kelas XII atau saat melakukan penelitian, jenis jamur yang digunakan hanya kapang dan cendawan, dan tidak memiliki preparat awetan. Solusi guru adalah memberikan materi teori sebagai penugasan mandiri, pembelajaran dengan slide PowerPoint, dan menyediakan preparat basah. Guru melakukan 10 kegiatan untuk membimbing keterampilan mengamati, lima di antaranya berkaitan dengan keterampilan mengamati objek. Guru ditemukan sering menghindari menggunakan yeast dan hanya melakukan pengamatan Ciri Jamur, tidak beserta perannya. Kata kunci: hambatan guru, keterampilan mengamati objek, keterampilan proses sains
IDENTIFIKASI KESULITAN BELAJAR MATERI ECHINODERMATA DI SMA N 1 TANJUNGSARI KABUPATEN GUNUNGKIDUL TAHUN AJARAN 2016/2017 Nia Widiastuti; Sukiya Sukiya
Jurnal Edukasi Biologi Vol 7, No 5 (2018): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/edubio.v7i5.13890

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui ragam kesulitan belajar; (2) mengetahui faktor-faktor penyebab kesulitan belajar materi Echinodermata siswa SMA N 1 Tanjungsari Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2017. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA I dan II dengan sampel penelitian sebanyak 30 siswa yang diambil dengan menggunakan teknik clauster random sampling. Data dikumpulkan dengan tes materi Echinodermata, pengisian angket siswa, wawancara guru, observasi sarana dan prasarana. Analisis data menggunakan statistika deskriptif. Hasil analisis menunjukkan ragam kesulitan belajar yang dialami siswa terutama pada indikator kompetensi “mengenali objek Echinodermata” dan pada tingkatan berpikir kognitif C2 (memahami). Faktor-faktor penyebab kesulitan belajar Echinodermata terutama disebabkan oleh faktor kesiapan belajar, kelelahan serta sarana dan prasarana untuk mendukung pembelajaran berbasis pengamatan.Kata kunci: kesulitan belajar, Echinodermata, ragam
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISTEM PEREDARAN DARAH DALAM BUKU TEKS BIOLOGI KELAS XI DI KABUPATEN CIAMIS Tantri Widya Astuti; Sukiya Sukiya; Tri Harjana
Jurnal Edukasi Biologi Vol 7, No 5 (2018): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/edubio.v7i5.13869

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi berdasarkan kategori miskonsepsi menurut Hershey dan mengetahui persentase masing-masing kategori miskonsepsi pada materi sistem peredaran darah manusia dalam buku teks biologi SMA kelas XI Kurikulum 2013 di Kabupaten Ciamis. Desain penelitian menggunakan metode analisis konten (Content Analysis) dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling, yaitu tiga buku teks berlabel Kurikulum 2013 yang paling banyak digunakan dalam proses pembelajaran. Objek penelitian ini adalah konsep teks dan konsep gambar materi sistem peredaran darah manusia dalam buku teks. Identifikasi miskonsepsi berdasarkan kategori Hershey yaitu misidentification, oversimplification, overgeneralization, undergeneralization, dan obsolete concept and term. Data yang diperoleh diuji kehandalannya dan dianalisis dengan menghitung persentase setiap kategori miskonsepsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata miskonsepsi dari ketiga buku teks biologi SMA kelas XI yang paling banyak digunakan di Kabupaten Ciamis adalah misidentification 2,8%, oversimplifications 3%, overgeneralization 1,5%, undergeneralization 1%, dan obsolete concepts and term 0,8%.Kata kunci: Buku Teks Biologi, Kabupaten Ciamis, Kurikulum 2013, Miskonsepsi, Sistem Peredaran Darah Manusia, SMA.
ANALISIS MISKONSEPSI SISTEM PERNAPASAN PADA BUKU TEKS BIOLOGI SMA KELAS XI DI KABUPATEN BANYUMAS Syahida Chairunnisa; Sukiya Sukiya; Tutiek Rahayu
Jurnal Edukasi Biologi Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/edubio.v7i4.13725

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi miskonsepsi berdasarkan kategori miskonsepsi menurut Hershey (2005), dan mengetahui persentase masing-masing kategori miskonsepsi pada materi sistem pernapasan dari buku teks biologi kelas XI di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini merupakan penelitian analisis konten dengan teknik pengambilan objek secara sensus, karena hanya tiga buku teks yang digunakan. Objek penelitian ini adalah buku teks yang memuat materi sistem pernapasan. Unit analisis berupa teks dan gambar yang memuat materi sistem pernapasan. Analisis miskonsepsi berdasarkan kategori misidentification, oversimplification, overgeneralization, undergeneralization, dan obsolete concept and terms dilakukan oleh tiga panelis. Data yang diperoleh diuji kehandalan datanya dan dianalisis dengan menghitung persentase setiap kategori miskonsepsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa miskonsepsi unit teks dan gambar pada buku teks biologi SMA kelas XI yang digunakan di Kabupaten Banyumas adalah misidentification (1,1% dan 0%), oversimplifications (3,5% dan 12,2%), overgeneralizations (1,8% dan 0%), undergeneralizations (0,37% dan 0%), obsolete concept and terms (0,67% dan 0%).Kata kunci: Banyumas, buku teks biologi, miskonsepsi, sistem pernapasan, SMA
ANALISIS MISKONSEPSI SISTEM GERAK PADA BUKU BIOLOGI SMA KELAS XI DI KOTA YOGYAKARTA maulana malik irsyad; Sukiya Sukiya; Paidi Paidi
Jurnal Edukasi Biologi Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 6 No 2 Tahun 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/edubio.v6i2.6175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis miskonsepsi berdasarkan 5 kategori miskonsepsi menurut Hershey (2005), dan persentase tiap kategori pada konsep sistem gerak dalam buku biologi SMA kelas XI di kotamadya Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian analisis konten (content analysis). Populasi penelitian adalah semua buku biologi SMA kelas XI kurikulum 2013 yang digunakan oleh siswa dan guru SMA di kotamadya Yogyakarta. Teknik sampling yang digunakan adalah sensus. Objek penelitian adalah seluruh konsep yang terdapat pada bab sistem gerak dalam buku sampel. Unit analisis yang digunakan berupa konsep teks dan gambar. Analisis miskonsepsi dilakukan berdasarkan 5 kategori miskonsepsi menurut Hershey (2005:1) yaitu misidentifications, oversimplifications, overgeneralizations, undergeneralizations dan obsolete concepts and terms. Analisis dilakukan oleh 3 panelis yang telah memenuhi kriteria. Data diperoleh dengan menghitung frekuensi masing-masing jenis miskonsepsi dan diuji reliabilitasnya dengan menggunakan uji α Krippendorf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata frekuensi miskonsepsi sistem gerak untuk konsep teks dan gambar yang ditemukan dalam buku biologi SMA kelas XI di kotamadya Yogyakarta secara berturut-turut turut adalah sebesar 8,58% dan 8,10% misidentifications, 12,79% dan 18,08% oversimplifications, 6,20% dan 1,96% overgeneralizations, 0,34% dan 0% undergeneralizations, kategori obsoelete concepts and terms tidak ditemukan dalam penelitian ini. Kata kunci: biologi, buku, miskonsepsi, sistem gerak
PENYUSUNAN MODUL SISTEM REPRODUKSI MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF DAN MENANAMKAN SIKAP SPIRITUAL PESERTA DIDIK MAN YOGYAKARTA 1 KELAS XI SEMESTER II Hidayah Ina Qodriyani; sukiya Sukiya; Yuni Wibowo
Jurnal Edukasi Biologi Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Prodi Pendidikan Biologi Vol 6 No 3 Tahun 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/edubio.v6i3.7951

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui kualitas modul sistem reproduksi manusia untuk meningkatkan hasil belajar kognitif dan menanamkan sikap spiritual siswa MAN I Yogyakarta kelas XI semester II; (2) mengetahui peningkatan hasil belajar kognitif siswa MAN Yogyakarta 1 kelas XI semester II setelah menggunakan modul sistem reproduksi manusia; (3) mengetahui penanaman sikap spiritual siswa MAN Yogyakarta 1 kelas XI semester II setelah menggunakan modul sistem reproduksi manusia. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (RD) dengan model Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation (ADDIE). Penelitian ini dilakukan sampai tahap Implementation. Subyek penelitian ini adalah peserta didik uji coba produk utama. Objek penelitian ini adalah modul sistem reproduksi manusia. Instrumen penelitian berupa angket penilaian kualitas modul, angket penilaian peserta didik, tes penilaian hasil belajar kognitif dan angket penanaman sikap spiritual. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modul sistem reproduksi manusia layak dan berpotensi efektif untuk meningkatkan hasil belajar kognitif dan menanamkan sikap spiritual. Kata kunci : hasil belajar kognitif, modul sistem reproduksi manusia, sikap spiritual
IDENTIFIKASI KERUSAKAN HISTOLOGIK HEPAR IKAN NILA (Oreocrhomis niloticus, L) KOLAM FAKULTATIF IPAL SEWON BANTUL Sukiya Sukiya; Tri Harjana Tri Harjana
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Prodi biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v5i1.990

Abstract

Penelitian eksplorasi ini dilakukan di Balai IPAL Sewon Bantul untuk mengetahui gejala tingkat sublethal ikan bioindikator air limbah kolam fakultatif pada jaringan hepar serta mengetahui jenis kerusakan struktur histologik hepar ikan nila yang terjadi. Populasi adalah ikan nila di kolam fakultatif Balai IPAL Sewon. Sampel berupa organ hepar dari tiga ekor ikan nila kolam fakultatif. Metode penelitian berupa identifikasi pengamatan penampang pada satu bidang pandang preparat yang di ambil menggunakan obtilab. Data penelitian merupakan data kualitatif dari pengambilan gambar histologik hepar tersebut. Hasil penelitian merupakan deskripsi hasil pengamatan histologik hepar ikan nila kolam fakultatif yang dibandingkan dengan histologik hepar ikan nila pada kolam tidak tercemar sebagai kontrol. Hasil penelitian menunjukkan hepar ikan nila mengalami gangguan sublethal akibat paparan air limbah kolam fakultatif, sedangkan hepar ikan nila kontrol tidak terdapat kerusakan. Kerusakan histologik hepar yang diidentifikasi adalah piknosis, karyoreksis, dan karyolisis. Kata Kunci: Ikan nila, air limbah dan gejala sublethal. 
DIVERSITAS MIKROHABITAT TEPUS DADA-PUTIH (Stachyris grammiceps) DI HUTAN PETUNGKRIYONO KECAMATAN PETUNGKRIYONO KABUPATEN PEKALONGAN JAWA TENGAH Kurnia Ahmadin; Sukiya Sukiya; sudarsono Sudarsono
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Prodi Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v5i3.4684

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan, mikrohabitat, komposisi vegetasi, manuver memangsa dan sebaran burung spesies Tepus Dada-putih (Strachyris grammiceps) di kawasan hutan Petungkriyono. Penelitian ini adalah penelitian observatif dengan jenis data deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di Hutan Sokokembang Kecamatan Petungkriyono Kabupaten Pekalongan selama bulan Agutus 2015. Data yang dikumpulkan adalah cacah individu Tepus Dada-putih dengan menggunakan teknik titik hitung (point count). Data lain yang dikumpulkan adalah data parameter fisik, komposisi vegetasi, manuver memangsa dan sebaran Tepus Dada-putih. Data tersebut dikumpulkan di lokasi dijumpai Tepus Dada-putih dengan menggunakan kuadran plot dengan ukuran 10 X 10 m (100m2). Analisis data yang diperoleh dilakukan secara deskriptif dengan bantuan tabel dan gambar. Selama pengambilan data, dijumpai 14 individu Tepus Dada-putih. Mikrohabitat Tepus Dada-putih adalah hutan yang memiliki curah hujan sedang dengan komposisi vegetasi lengkap dan berada di dekat sungai. Ketinggian lahan + 595-787 mdpl dengan kelembaban berkisar 75,2%-98%, suhu udara 23,240C-26,580C, serta memiliki intensitas cahaya yang cenderung rendah 137,9 Lux - 3440,8 Lux. Seluruh individu teramati sedang makan dengan manuver memangsa yang dominan digunakan selama observasi adalah glean. Selama pengambilan data, Tepus Dada-putih hanya dijumpai di dua jalur penelusuran yakni jalur Wetan Deso dan Slimpet. Kata kunci: Mikrohabitat, Tepus Dada-putih, Stachyris grammiceps, hutan Petungkriyono 
POLA PERILAKU BERSELISIK (GROOMING BEHAVIOUR) MONYET EKOR PANJANG (Macaca fascicularis, RAFFLES 1821) DI SUAKA MARGASATWA PALIYAN, GUNUNG KIDUL, YOGYAKARTA Moh Galang Eko Wibowo; Sukarni Hidayati; Sukiya Sukiya
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 2 Tahun 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v6i2.6124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pola perilaku grooming monyet ekor panjang di Suaka Margasatwa Paliyan, (2) mengetahui waktu dan frekuensi perilaku grooming monyet ekor panjang di Suaka Margasatwa Paliyan, (3) mengetahui perbandingan perilaku autogrooming dan allogrooming monyet ekor panjang di Suaka Margasatwa Paliyan. Penelitian ini merupakan penelitian dengan desain deskriptif eksploratif dengan metode ad-libitum dan scan sampling. Pengambilan data dilakukan dengan 2 metode agar data yang didapat akurat. Hasi penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pada monyet ekor panjang dewasa membentuk pola perilaku terlihat pada pagi dan sore hari baik autogrooming maupun allogrooming. Monyet ekor panjang juvenil terlihat lebih banyak pola perilaku pada allogrooming. Monyet ekor panjang infant terlihat pola perilaku allogrooming terjadi pengulangan aktivitas namun berbeda waktu. (2) Perilaku grooming yaitu autogrooming dan allogrooming lebih sering dilakukan pada pagi hari (pukul 06.00-11.00) dan sore hari (pukul 15.01-17.00). Perilaku autogrooming lebih sering dilakukan oleh betina dewasa, sedangkan perilaku allogrooming lebih sering dilakukan oleh induk betina dan anak. Betina dewasa lebih sering menjadi pelaku selisik dan juvenil sebagai penerima selisik. Monyet dewasa lebih lama dalam melakukan autogrooming dan allogrooming. Ranting pohon lebih sering dijadikan lokasi grooming dengan sesekali di bawah pohon. Posisi memunggungi dan berhadapan lebih sering terlihat pada perilaku allogrooming. Posisi duduk sebagai posisi yang terlihat ketika terjadi perilaku autogrooming. (3) Perilaku allogrooming durasinya lebih panjang dan juga frekuensinya lebih tinggi dibandingkan autogrooming. Kata kunci: Grooming, Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis), Autogrooming, Allogrooming, Pola Perilaku
KEANEKARAGAMAN DAN DISTRIBUSI ULAR DI TAMAN HUTAN RAYA BUNDER, GUNUNGKIDUL, YOGYAKARTA Asni Nurhayati; Sukiya Sukiya
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Prodi Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v7i1.11923

Abstract

AbstrakTujuan penelitian adalah mengetahui jenis ular, indeks keanekaragaman jenis, distribusi ular serta dayadukung Tahura Bunder terhadap kehidupan ular di dalamnya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif denganmetode Visual Encounter Survey dipadukan dengan metode time search. Penelitian dilakukan bulan Novembersampai Desember 2017 di Tahura Bunder pada 4 lokasi. Tiap lokasi diamati selama 3 jam malam dan siang hari.Hasil penelitian dianalisis secara deskriptif, dihitung nilai indeks keanekaragaman jenis, indeks kekayaan jenis danindeks kemerataan jenisnya. Penelitian menunjukkan ada 4 jenis dalam 12 individu, termasuk famili Colubridae.Nilai indeks keanekaragaman jenis, indeks kekayaan jenis serta indeks kemerataan jenis tertinggi adalah lokasi Dyaitu H’=0,693; DMG=1,443; dan E=1 serta terendah pada lokasi A. Ahaetulla prasina yang memiliki jumlahindividu terbanyak ditemukan pada 2 lokasi, tiga jenis lainnya terdistribusi pada lokasi B dan D. Tahura Bundermemiliki daya dukung yang cukup untuk kehidupan ular, namun lokasi C tidak ideal bagi kehidupan ular.Kata kunci: jenis ular, keanekaragaman, distribusi, dan daya dukung Tahura Bunder