Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

KELIMPAHAN DAN TINGKAT KESUBURAN PLANKTON DI PERAIRAN SUNGAI BEDOG Aprilia Anggraini; Sudarsono Sudarsono; Sukiya Sukiya
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 5, No 6 (2016): Jurnal Biologi Vol 5 No 6 tahun 2016
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v5i6.5923

Abstract

Penelitian yang berjudul Kelimpahan dan Tingkat Kesuburan Plankton di Perairan Sungai Bedog ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis plankton, kelimpahan dan tingkat kesuburan plankton serta hubungan antara kelimpahan plankton dengan kondisi fisik-kimia lingkungan di perairan Sungai Bedog. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif. Penelitian ini dilakukan pada awal bulan Januari sampai April 2016. Lokasi pengambilan sampel air dilakukan dari bagian hulu sampai bagian hilir Sungai Bedog. Pengambilan sampel dilakukan secara langsung ke lapangan dengan cara menyaring air sampel sebanyak 50 liter menggunakan planktonnet. Air sampel yang telah tersaring diawetkan menggunakan gliserin. Air sampel diamati di laboratorium menggunakan mikroskop dan kemudian diidentifikasi. Pengukuran parameter kimia dilakukan di Balai Laboratorium Kesehatan Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis-jenis plankton yang ditemukan di perairan Sungai Bedog terdiri atas 38 jenis fitoplankkton dan 31 jenis zooplankton. Nilai densitas total plankton di perairan Sungai Bedog berkisar antara 99,42 sampai 188,98 Ind/L yang menunjukkan bahwa kelimpahan plankton di perairan Sungai Bedog tidak begitu melimpah dengan tingkat kesuburan plankton yang rendah atau disebut dengan perairan oligotrofik. Kondisi fisik dan kimia lingkungan di Perairan Sungai Bedog tidak terlalu berpengaruh terhadap kelimpahan planktonnya dikarenakan masih dalam batas toleransi yang digunakan oleh plankton. Kata Kunci    : Kelimpahan dan Tingkat Kesuburan, Plankton, Sungai Bedog
TOKSISITAS LIMBAH CAIR PABRIK BATIK TERHADAP MORTALITAS DAN STRUKTUR HISTOLOGIK HEPATOPANKREAS PADA IKAN NILA (Oreochromis niloticus) Dixy Dhyanti Prillyaning Saraswati; Sukiya Sukiya; Suahrtini Suhartini
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Prodi Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v5i3.4679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh limbah cair pabrik batik terhadap mortalitas, nilai kadar aman limbah cair pabrik batik dan struktur histologik hepatopankreas pada ikan nila. Jenis penelitian eksperimen dengan 1 faktor.Ikan nila yang digunakan sebagai uji toksisitas sebanyak 180 ekor dengan berat 20-25 gr dan panjang 5-7 cm. Aklimatisasi dilakukan sebelum uji pendahuluan yaitu selama 3 hari. Ambang batas atas (LC100-24 jam) sebesar 0,1 % dan ambang batas bawah (LC0-48 jam) sebesar 0,01% kemudian digunakan sebagai penentuan kadar pada uji toksisitas. Berdasarkan Skala Duodoroff diperoleh kadar limbah untuk uji toksisitas adalah 0%; 0,024%; 0,037%; 0,049%; 0,065% dan 0,075%. Hasil penelitian pada uji toksisitas kemudian dilakukan analisis probit untuk mengetahui nilai toksisitas dari LC50-96 jam sebesar 7,744 x 10-4 mg/l sehingga berdasarkan Skala Loomis limbah tersebut tergolong luar biasa toksik. Kadar aman limbah cair pabrik batik berdasarkan analisis probit sebesar 8,472 x 10-5 mg/l. Pengaruh beda nyata berdasarkan analisis univariat uji toksisitas terdapat pada kadar limbah (p 0,05). Hasil uji toksisitas menunjukkan adanya kerusakan pada hepatopankreas ikan nila. Kerusakan pada hepar berupa nekrosis, kongesti, hemorrhage, degenerasi hidrofik dan degenerasi lemak. Kerusakan pada pankreas berupa bentuk sel asinus yang tidak beraturan, tidak utuh, terdapat ruang kosong dan terjadi kongesti. Kata kunci: chromium, hepatopankreas, ikan nila, limbah cair pabrik batik
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK BUAH MENTIMUN (Cucumis sativus L.) TERHADAP MORTALITAS LARVA Anopheles aconitus Irfan Azis Nurhidayat; Sukiya Sukiya
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Prodi Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v7i2.12122

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui pengaruh ekstrak buah mentimun (Cucumis sativus L.)terhadap mortalitas larva nyamuk Anopheles aconitus, (2) mengetahui konsentrasi efektif ekstrak buahmentimun terhadap mortalitas larva nyamuk Anopheles aconitus, dan (3) mengetahui nilai LC50 24 jamekstrak buah mentimun terhadap mortalitas larva nyamuk Anopheles aconitus. Penelitian ini merupakaneksperimental laboratorium dengan desain post test only controlled group design. Ekstrak buah mentimundibuat dengan metode maserasi. Objek penelitian ini adalah larva nyamuk Anopheles aconitus instar III danIV dari B2P2VRP Salatiga umur 6-9 hari yang hidup dan bergerak aktif. Analisis data menggunakan probitLC50 24, Kruskal-Wallis, dan uji lanjut Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukan perlakuan konsentrasi0,01% (p0,05) paling berpengaruh terhadap peningkatan mortalitas larva Anopheles aconitus instar III danIV. Hasil analisis probit LC50 24 jam uji definitif adalah 0,009%. Konsentrasi efektif terhadap mortalitas 90%larva adalah 0,01-0,011%. Konsentrasi efektif terhadap mortalitas 100% larva adalah 0,1%.Kata Kunci : ekstrak buah mentimun, larva nyamuk Anopheles aconitus instar III dan IV, mortalitas larva, LC50 24 jam.
TOKSISITAS LIMBAH CAIR PABRIK BATIK TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP, STRUKTUR HISTOLOGIK GINJAL, DAN DAGING IKAN NILA (Oreochromis niloticus) Azzah Mualifah; Sukiya Sukiya; Suhartini suhartini
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Prodi Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v5i4.5856

Abstract

Industri batik di kota Yogyakarta sangat banyak, namun pengolahan limbahnya masih sederhana, sehingga perlu dilakukan uji toksisitas. Peneitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh limbah cair pabrik batik terhadap kelangsungan hidup, struktur histologik ginjal, serta kandungan kromium pada daging ikan nila. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang dilakukan pada bulan November 2015- April 2016. Lokasi pengambilan sampel limbah cair pabrik batik di Imogiri Yogyakarta. Uji yang dilakukan yaitu uji pendahuluan, toksisitas, pengamatan struktur histologik ginjal ikan nila, pengukuran fisikokimia air, serta pengukuran kandungan kromium pada daging ikan nila. Limbah cair pabrik batik mempengaruhi kelangsungan hidup ikan nila dimana semakin tinggi kadar limbah cair pabrik batik semakin rendah tingkat kelangsungan hidup ikan nila serta mempengaruhi struktur histologik ginjal yang ditandai dengan adanya kerusakan berupa nekrosis, hipertropi pada sel tubulus, lumen menyempit, inti glomerulus mengalami piknosis, peradangan antar sel tubulus, sel terlepas dari glomerulus. Kandungan kromium pada daging ikan nila masih berada dalam ambang batas aman karena masih berada di bawah 2,5 mg/kg. Ambang  batas  yang  ditetapkan  oleh Dirjen POM No. 03725/ B/ SK/ 89. Kata kunci : ginjal, ikan nila, kelangsungan hidup, limbah batik, struktur histologik. 
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana) TERHADAP JUMLAH ERITROSIT, LEUKOSIT, HEMOGLOBIN (Hb) DAN GAMBARAN HISTOLOGIK JANTUNG MENCIT (Mus musculus) YANG TERPAPAR ASAP ROKOK Ragil Nur Rahmawati; Tri Harjana; Sukiya Sukiya
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 5, No 8 (2016): Jurnal Biologi Vol 5 No 8 tahun 2016
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v5i8.6037

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) pengaruh pemberian ekstrak kulit buah manggis terhadap jumlah eritrosit, leukosit dan hemoglobin mencit yang terpapar asap rokok, (2) pengaruh pemberian ekstrak kulit buah manggis terhadap gambaran histologik jantung mencit yang terpapar asap rokok. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, menggunakan variasi dosis ekstrak kulit buah manggis 280, 560 dan 560 (mg/KgBB) selama 30 hari yang diberikan kepada mencit yang terpapar asap rokok selama 15 menit. Variabel yang diamati adalah jumlah eritrosit, leukosit, hemoglobin dianalisis dengan One Way Anova dan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) dan gambaran histologik jantung (piknosis, karioreksis dan kariolisis) dianalisis dengan Kruskal Wallis (p≤0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah manggis tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah eritrosit,tetapi pada perlakuan dosis 560 mg/KgBB menaikkan jumlah eritrosit. Ekstrak kulit buah manggis berpengaruh nyata terhadap penurunan jumlah leukosit pada dosis 280 mg/KgBB dan berpengaruh nyata terhadap peningkatan hemoglobin pada dosis 840 mg/KgBB pada mencit yang terpapar asap rokok. Ekstrak kulit buah manggis juga berpengaruh terhadap penurunan jumlah kerusakan sel jantung pada dosis 840 mg/KgBB memiliki jumlah kerusakan sel jantung yang paling rendah. Kata Kunci : ekstrak kulit buah manggis, eritrosit, leukosit, hemoglobin, histologi jantung, mencit, asap rokok