Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PARTISIPASI ORANG DEWASA DALAM SEBUAH PELATIHAN Sintiawati, Nani; Fajarwati, Saktika Rohmah
Indonesian Journal of Adult and Community Education Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : UPI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menjadi relawan PKH tentu tidak luput dari proses pembelajaran. Belajar yang dimaksud adalah proses di mana ia akan mendapatkan pengetahuan baru untuk kebutuhan karyanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Proses Pembelajaran terhadap Kompetensi Relawan PKH. Rumusan masalah adalah: (1) bagaimana proses pembelajaran andragogi mempengaruhi pelatihan Relawan PPH? Studi teoritis meliputi konsep Andragogi, pelatihan, proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif melalui pendekatan kuantitatif, dan menggunakan analisis korelasional. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerimaan hipotesis bahwa proses pembelajaran secara signifikan mempengaruhi kompetensi Relawan.
PENGELOLAAN PAUD TERPADU DALAM KESINAMBUNGAN STIMULASI ANAK USIA DINI Fajarwati, Saktika Rohmah
Indonesian Journal of Adult and Community Education Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : UPI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan pada masa usia dini sangat penting dalam menstimulasi perkembangan anak. Salah satu solusi agar anak dapat menerima stimulasi yang diberikan dengan optimal yaitu dengan cara mengupayakan proses pemberian stimulasi tersebut secara bertahap dan berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan PAUD Terpadu dalam mendukung kesinambungan stimulasi anak usia dini. Studi teoritis meliputi konsep pengelolaan dan PAUD Terpadu dalam kesinambungan stimulasi anak usia dini. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Alat pengumpulan data utama yang digunakan adalah pedoman wawancara, pedoman observasi, dan studi dokumentasi. Kesimpulan dari penelitian adalah pengelolaan  PAUD Terpadu yang berada di PAUD Mumtaz sudah berjalan cukup baik dengan adanya dukungan dari orang tua peserta didik, masyarakat setempat dan dari mitra lain yang mendukung proses adanya proses pemberian stimulasi pada anak usia dini di PAUD Terpadu, meskipun masih terdapat beberapa kekurangan mengenai pemahaman pengelolaan yang dimiliki pengelola masih terbatas serta fasilitas yang masih terbatas tetapi PAUD Terpadu tersebut sudah dapat melayani kebutuhan stimulasi peserta didik yang ada.
Partisipasi Civitas Akademik dalam Implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Nani Sintiawati; Saktika Rohmah Fajarwati; Agus Mulyanto; Kingking Muttaqien; Maman Suherman
Jurnal Basicedu Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2036

Abstract

Merdeka Belajar - Kampus Merdeka, merupakan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, bertujuan mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan yang berguna untuk memasuki dunia kerja. Implementasi program MBKM di lingkungan program studi Pendidikan Luar Sekolah harus memiliki nilai manfaat bagi dosen, mahasiswa juga tenaga kependidikan. Berdasarkan survey di lapangan, maka penelitian ini mengarah pada pembahasan bagaimana tingkat partisipasi civitas akademik pada implementasi MBKM. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan kesiapan dan kendala pelaksanaan program MBKM. Metode Penelitian ini melalui penelitian deskriptif dengan metode survey. Subjek penelitian ini Dosen, Mahasiswa, dan Tenaga kependidikan Program Studi PLS. Hasil penelitian menyatakan civitas akademik telah memahami kebijakan MBKM di lingkungan program studi, tersusunnya dokumen kurikulum MBKM, program studi telah memiliki mata kuliah yang berkaitan dengan program-program MBKM, kegiatan kewirausahaan telah berjalan mendukung MBKM. Adapun kendala yang dihadapi adalah keterbatasan pendanaan, sistem informasi akademik masih belum maksimal, sumber daya manusia kurang memadai, kurangnya informasi mengenai program MBKM.
Partisipasi Civitas Akademik dalam Implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Sintiawati, Nani; Fajarwati, Saktika Rohmah; Mulyanto, Agus; Muttaqien, Kingking; Suherman, Maman
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2036

Abstract

Merdeka Belajar - Kampus Merdeka, merupakan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, bertujuan mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan yang berguna untuk memasuki dunia kerja. Implementasi program MBKM di lingkungan program studi Pendidikan Luar Sekolah harus memiliki nilai manfaat bagi dosen, mahasiswa juga tenaga kependidikan. Berdasarkan survey di lapangan, maka penelitian ini mengarah pada pembahasan bagaimana tingkat partisipasi civitas akademik pada implementasi MBKM. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan kesiapan dan kendala pelaksanaan program MBKM. Metode Penelitian ini melalui penelitian deskriptif dengan metode survey. Subjek penelitian ini Dosen, Mahasiswa, dan Tenaga kependidikan Program Studi PLS. Hasil penelitian menyatakan civitas akademik telah memahami kebijakan MBKM di lingkungan program studi, tersusunnya dokumen kurikulum MBKM, program studi telah memiliki mata kuliah yang berkaitan dengan program-program MBKM, kegiatan kewirausahaan telah berjalan mendukung MBKM. Adapun kendala yang dihadapi adalah keterbatasan pendanaan, sistem informasi akademik masih belum maksimal, sumber daya manusia kurang memadai, kurangnya informasi mengenai program MBKM.
Partisipasi Civitas Akademik dalam Implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Sintiawati, Nani; Fajarwati, Saktika Rohmah; Mulyanto, Agus; Muttaqien, Kingking; Suherman, Maman
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2036

Abstract

Merdeka Belajar - Kampus Merdeka, merupakan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, bertujuan mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan yang berguna untuk memasuki dunia kerja. Implementasi program MBKM di lingkungan program studi Pendidikan Luar Sekolah harus memiliki nilai manfaat bagi dosen, mahasiswa juga tenaga kependidikan. Berdasarkan survey di lapangan, maka penelitian ini mengarah pada pembahasan bagaimana tingkat partisipasi civitas akademik pada implementasi MBKM. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan kesiapan dan kendala pelaksanaan program MBKM. Metode Penelitian ini melalui penelitian deskriptif dengan metode survey. Subjek penelitian ini Dosen, Mahasiswa, dan Tenaga kependidikan Program Studi PLS. Hasil penelitian menyatakan civitas akademik telah memahami kebijakan MBKM di lingkungan program studi, tersusunnya dokumen kurikulum MBKM, program studi telah memiliki mata kuliah yang berkaitan dengan program-program MBKM, kegiatan kewirausahaan telah berjalan mendukung MBKM. Adapun kendala yang dihadapi adalah keterbatasan pendanaan, sistem informasi akademik masih belum maksimal, sumber daya manusia kurang memadai, kurangnya informasi mengenai program MBKM.
Manajemen Sumber Daya Manusia Strategis dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan Anak Usia Dini Revita Yanuarsari; Dhini Sri Widia Mulyani; Intan Astria; Dimas Firdaus Kusuma W; Saktika Rohmah Fajarwati
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 5 No. 3 (2025): November : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v5i3.8298

Abstract

Early Childhood Education (ECED) is an important foundation for the development of children during the golden period, so the success of its implementation is largely determined by the quality of human resources (HR) involved. Human Resource Management (HRM) plays a crucial role in ensuring the availability of educators and education personnel who are professional, competent, and able to provide meaningful services for child development.This study aims to analyze the concepts, challenges, and best practices of HRM in PAUD institutions. The method used is a literature study with a descriptive qualitative approach through reviewing journals, books, and scientific publications related to education and ECD management. The results of the study show that HRM practices in PAUD include the process of planning the needs of educators, selective recruitment, development through continuous training, competency-based performance appraisal, provision of appropriate compensation, and motivation and retention strategies. However, there are still significant challenges, including limited quality and quantity of educators, budget limitations, and barriers to the implementation of holistic-integrative ECD programs. Therefore, HR management in ECD needs to be done strategically, integrated, and collaboratively between government, educational institutions, and communities. In conclusion, effective HR management
Pendampingan calon wisudawan FKIP UNINUS melalui program BISLIM (Bina Sarjana Muslim) dalam membentuk generasi unggul dan berdaya saing Revita Yanuarsari; Rohmah Fajarwati, Saktika; Ahmatika, Deti; Maulani, Susan; Suwandari, Lilis; Mastiani, Emay
Abdimas Siliwangi Vol. 9 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v9i1.30943

Abstract

Tantangan global menuntut lulusan perguruan tinggi tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, spiritualitas, dan kepedulian sosial. Namun, banyak calon wisudawan masih kurang siap secara mental dan karakter untuk memasuki dunia kerja dan masyarakat. Oleh karena itu, FKIP Universitas Islam Nusantara menyelenggarakan Program BISLIM (Bina Sarjana Muslim) sebagai pendampingan untuk menguatkan iman, ilmu, dan amal dalam membentuk generasi unggul dan berdaya saing. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman keislaman, kesiapan profesional, dan komitmen pengabdian sosial calon wisudawan. Metode yang digunakan berupa pendampingan partisipatif melalui pembinaan spiritual, penguatan wawasan, dan refleksi nilai. Data dikumpulkan melalui observasi dan angket. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman nilai keislaman, kesiapan menghadapi dunia kerja, dan kesadaran untuk berkontribusi bagi masyarakat. Simpulan menunjukkan bahwa Program BISLIM efektif dalam membentuk sarjana muslim yang berkarakter dan berdaya saing.  
Islamic Boarding School Entrepreneurship Learning in Shaping the Entrepreneurial Character of Students in Islamic Boarding Schools throughout West Java Saktika Rohmah Fajarwati; Jajat Sudrajat Ardiwinata; Asep Saepudin; Yanti Shantini
Attractive : Innovative Education Journal Vol. 8 No. 2 (2026): Attractive : Innovative Education Journal
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/aj.v8i2.2604

Abstract

This study aims to determine the process of Islamic boarding school entrepreneurship learning in shaping the entrepreneurial character of students in Islamic boarding schools throughout West Java. The research is motivated by the importance of developing the entrepreneurial character of the younger generation in facing economic challenges and the high rate of youth unemployment in Indonesia. Islamic boarding schools, as community-based educational institutions, have great potential in integrating character education with entrepreneurial practices through various productive economic activities. This study uses a qualitative approach with a multi-site design at several Islamic boarding schools in West Java that have active entrepreneurship programs. Data collection was conducted through in-depth interviews, participant observation, and documentation studies. Data analysis was conducted using thematic analysis and cross-case analysis techniques to identify patterns of Islamic boarding school entrepreneurship learning in shaping the entrepreneurial character of students. The results show that entrepreneurship learning in Islamic boarding schools takes place through the integration of formal and non-formal education, and direct practice in Islamic boarding school business units. The learning process is carried out through the example of kyai (Islamic clerics), the habituation of productive work, the involvement of students in business activities, and the internalization of Islamic values ​​in daily economic activities. The entrepreneurial character traits developed include independence, discipline, responsibility, hard work, creativity, leadership, risk-taking, and Islamic-based business ethics such as sidiq, amanah, and istiqamah. This research demonstrates that Islamic boarding schools (pesantren) have a strategic role as a character-based entrepreneurial education ecosystem relevant to the development of public education in Indonesia
Implementasi Prinsip Pendidikan Masyarakat dalam Pelatihan Keterampilan Profesional untuk Penguatan Kinerja Karyawan Restoran Sugu Collective Saktika Rohmah Fajarwati; Revita Yanuarsari; Fikry Fauzi Ramadhan
Journal Of Educational Experts (JEE) Vol. 9 No. 2 (2026): JOURNAL OF EDUCATIONAL EXPERTS (JEE)
Publisher : Kopertis Region IV Jabar and Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30740/jee.v9i2.397

Abstract

This study was motivated by the importance of improving the performance of employees in the service sector through a community education approach that emphasizes participation, learning needs, and relevance to the work context. Sugu Collective Restaurant, as a culinary business unit, needs to strengthen the professional competencies of its employees in order to improve service quality and business competitiveness. This study aims to analyze the implementation of community education principles in professional skills training and its impact on employee performance. The research method used a qualitative descriptive approach with observation, interview, and documentation techniques. The research subjects were management and employees who participated in the training. The results showed that the application of participatory, needs-based, contextual, and empowerment-oriented principles was able to improve employees' communication skills, customer service, teamwork, and job responsibility. Additionally, there was an increase in discipline and service quality, which impacted customer satisfaction. The conclusion of this study affirms that the implementation of community education principles in professional training is effective in strengthening employee performance and supporting sustainable organizational development.
Manajemen Sumber Daya Manusia Strategis dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan Anak Usia Dini Revita Yanuarsari; Dhini Sri Widia Mulyani; Intan Astria; Dimas Firdaus Kusuma W; Saktika Rohmah Fajarwati
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 5 No. 3 (2025): November : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v5i3.8298

Abstract

Early Childhood Education (ECED) is an important foundation for the development of children during the golden period, so the success of its implementation is largely determined by the quality of human resources (HR) involved. Human Resource Management (HRM) plays a crucial role in ensuring the availability of educators and education personnel who are professional, competent, and able to provide meaningful services for child development.This study aims to analyze the concepts, challenges, and best practices of HRM in PAUD institutions. The method used is a literature study with a descriptive qualitative approach through reviewing journals, books, and scientific publications related to education and ECD management. The results of the study show that HRM practices in PAUD include the process of planning the needs of educators, selective recruitment, development through continuous training, competency-based performance appraisal, provision of appropriate compensation, and motivation and retention strategies. However, there are still significant challenges, including limited quality and quantity of educators, budget limitations, and barriers to the implementation of holistic-integrative ECD programs. Therefore, HR management in ECD needs to be done strategically, integrated, and collaboratively between government, educational institutions, and communities. In conclusion, effective HR management