Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

ANALISA PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN MENGGUNAKAN METODE STRUCTURAL EQUATION MODELLING PADA TOSERBA YOGYA PURWAKARTA Asep Hermawan; Dedy Setyo Oetomo; Muhammad Danial; Wanwan Jamaludin
Jurnal Teknologika Vol 11 No 2 (2021): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1008.032 KB) | DOI: 10.51132/teknologika.v11i2.114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan; Dalam penelitian ini variabel yang membentuk kualitas pelayanan, meliputi: tangibles, reliability, responsiveness, assurance dan emphaty. Variabel yang membentuk kepuasan pelanggan, meliputi: loyalitas dan rekomendasi. Penelitian ini dilakukan pada konsumen Toserba Yogya Purwakarta dengan jumlah sampel 120 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan wawancara yang dilakukan pada bulan Januari-Mei 2021. Teknik pengambilan sampel yang digunakan accidental sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji Validitas, Uji Reliabilitas dan Structural Equation Modelling (SEM). Hasil analisis data menunjukkan bahwa: kinerja karyawan berpengaruh terhadap kepuasan konsumen dengan nilai C.R. 8,390.
STRATEGI PROMOSI PEWEKA CLOTHING DI CV. DWIPUTRA IHWA Asep Hermawan; Imas Widowati; Alwi Mauludin; Wanwan Jamaludin
Jurnal Teknologika Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.037 KB) | DOI: 10.51132/teknologika.v12i1.146

Abstract

This study aims to analyze the most appropriate promotional strategies used by CV. Dwiputra to introduce Peweka clothing products as premium quality T-shirt products with image designs carrying the characteristics of Purwakarta so that it can promote also Purwakrta City . Based on the results of field surveys for promotions, Peweka Cloth has implemented a Promotional Mix consisting of Advertising (adverting), Sales Promostion, Personal Sales (Personal selling), Direct Sales (Direct Marketing). Based on the analysis of sales results, interviews with owners and staff of employees and consumers who are visiting the Peweka Cloth gallery can be concluded that marketing media with online media such as social media and marketplaces can increase product sales and can better recognize Peweka Cloth products so that they can be known by consumers both locally and nationally as one of Purwakarta's signature souvenirs. In addition, the promotion is not only using online media, but there are direct sales in collaboration with local companies such as Bank BTN, Dawood Cafe & Resto, and Expo Auto 2000 located in Purwakarta City. Which aims to introduce the product directly to prospective customers. And product sales based on company data that have been done by Peweka Cloth, tend to be more in Offline media than online media.
ANALISA PENGARUH BLENDED LEARNING DAN MOTIVASI TERHADAP KEBERHASILAN STUDI DAN PERILAKU MAHASISWA PASCA PANDEMI COVID-19 (STUDI KASUS: MAHASISWA STT WASTUKANCANA) Esa Ariani; Iman Toriq; Sri Suhartini; Asep Hermawan
Jurnal Teknologika Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51132/teknologika.v12iNo 2.223

Abstract

Pandemi Corona Virus Diseases-19 (COVID-19) memaksa seluruh sektor untuk berhenti beroperasi, tidak terkecuali dunia pendidikan. Saat ini pemerintah Indonesia terus menerus mengalami peningkatan jumlah kasus positif COVID-19. Pemerintah sudah mengizinkan kegiatan belajar tatap muka untuk sekolah-sekolah yang berada di zona hijau dan kuning, blended learning muncul sebagai jawaban atas kendala pembelajaran tatap muka dan pembelajaran daring. Saat ini, blended learning merupakan pembelajaran yang paling baik digunakan pada masa transisi menuju keadaan normal, pembelajaran ini menggabungkan antara pembelajaran tatap muka dengan pembelajaran daring. penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh blended learning dan motivasi terhadap keberhasilan studi dan perilaku mahasiswa pasca pandemi covid-19 di Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Dengan jumlah sampel penelitian ini sebanyak 100 responden yaitu mahasiswa-mahasiswi sekolah tinggi teknologi wastukancana. Pengumpulan data nya menggunakan kuesioner yang di sebarkan melalui google form dengan perhitungannya diolah menggunakan SPSS. Hasil dalam penelitian ini variabel blended learning tidak berpengaruh terhadap keberhasilan studi dengan nilai t hitung 1,026 < t tabel 1,660 dan sign 0,307 > 0,05. Blended Learning juga tidak berpengaruh terhadap perilaku mahasiswa dengan nilai t hitung 0,950 < t tabel 1,660 dan sign 0,344 > 0,05. Sedangkan untuk variabel motivasi berpengaruh terhadap keberhasilan studi dengan nilai t hitung 4,409 > t tabel 1,660 dan nilai sign 0,000 < 0,05, motivasi juga berpengaruh terhadap perilaku mahasiswa dengan nilai t hitung 2,155 > t tabel 1,660 dan nilai sign 0,034 < 0,05. Sedangkan untuk variabel keberhasilan studi berpengaruh terhadap perilaku mahasiswa dengan nilai t hitung 8,953 > t tabel 1,660 dan nilai sign 0,000 < 0,05. Kata Kunci : Blended Learning, Motivasi, Keberhasilan Studi, Perilaku Mahasiswa, Regresi Linear Berganda.
PELATIHAN DASAR AUTOCAD UNTUK SISWA TINGKAT SMA/SMK DI PURWAKARTA Agung Widarman; Asep Hermawan; Haris Sandi Yudha; Yayan Heru Haerudin
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 02 (2023): APRIL 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wujud komitmen Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana dalam menjalankan Tridharma perguruan tinggi salah satunya adalah dengan menyelenggarakan Pelatihan Dasar AutoCAD,yang merupakan sebuah program yang biasa digunakan untuk tujuan perancangan, desain gambar dengan bantuan komputer dalam pembentukan model dalam bentuk dua dan tiga dimensi. Tujuan yang akan dicapai dalam pengabdian ini adalah untuk memperkenalkan program AutoCAD kepada siswa SMA/SMK di Purwakarta sehingga mereka mempunyai ketertarikan dibidang teknik dan pada akhirnya akan dapat menambah kompetensi tambahan. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan menggunakan empat metode yaitu: presentasi, tutorial, praktek, dan Tanya jawab. Pelaksanaan pengabdian ini berjalan dengan lancar dan peserta menunjukan antusiasme yang tinggi dalam kegiatan ini, peserta dapat memahami konsep dasar menggambar dan dapat mengaplikannya program AutoCAD dalam menggambar produk dua dimensi.
Analysis of Cotton Yarn Product Defects in the Production Process of the Cotton Department Using the DMAIC Six Sigma Approach Adinda Herliani Dewi; Asep Hermawan; Hady Sofyan
BRIDGE : The Multidisciplinary Research Portal Vol. 2 No. 1 (2024): JANUARY (I)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Nusantara Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The smoothness of the production process is an indicator of success in increasing the effectiveness of a manufacturing industrial company. In the product manufacturing process, several types of defects occur , such as dirty thread, uneven thread rolls, tangled threads or non-standard loose thread rolls and others. This research focuses on finding types, defect factors , sigma values and RPN at PT. Indorama Teknologies Complex uses the DMAIC and FMEA Phase approach methods . In this research, researchers collected data by means of observation and interviews. Observations were carried out by direct observation at the research site taking place at PT . Indorama Teknologies Complex . Interviews were conducted with a question-and-answer session regarding the possible causes of product defects with production operators and supervisors in the field . The average sigma value of the yarn production process cotton is 4.19 sigma. because there was a value that exceeded the control limit, a revision was carried out which made the sigma value increase to 4.22. The sigma value is still at level 4. Based on the 5W+1H analysis, the proposed improvement is strict supervision so that maintenance on the machine is carried out according to the schedule set by the company on a regular basis.
Analysis of Simplex Machine Damage Using Fault Tree Analysis (FTA) and Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) Methods Annisa Nurfadhilah; Asep Hermawan; Hady Sofyan
BRIDGE : The Multidisciplinary Research Portal Vol. 2 No. 1 (2024): JANUARY (I)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Nusantara Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The current industrial landscape is experiencing rapid development, compelling companies to produce high-quality products that meet consumer expectations. The production activities are crucial in the execution of the production process, and smooth operations are highly anticipated by companies in general. This study aims to identify the root causes of frequent breakdowns in the simplex machine that occurred between February and April 2023. The study employs the Fault Tree Analysis (FTA) method to determine the root causes of issues that lead to undesirable events. The results from the Fault Tree Analysis revealed that the primary causes of simplex machine breakdowns are attributed to human factors, machine issues, and material problems. Furthermore, the findings from the Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) identified the highest Risk Priority Numbers (RPN) for each component: lack of scheduled machine maintenance (RPN = 192), old machinery (RPN = 64), and waste material getting stuck in the flayer (RPN = 210).
ANALISIS PENYELESAIAN PROYEK JEMBATAN MENGGUNAKAN METODE PROJECT EVALUATION REVIEW TECHNIC (PERT) DI CV. KARYA BERDIKARI Asep Hermawan
Journal of Management and Industrial Engineering (JMIE) Vol. 2 No. 1 (2023): MARET
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Nusantara Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.756 KB)

Abstract

Banyak proyek jembatan mengalami kinerja buruk dalam menyelesaikan proyek tepat waktu, sehingga diperlukan analisis tentang manajemen waktu proyek di perusahaan kontraktor. Analisis ini bertujuan untuk mengidentifikasi kelemahan dan kekurangan dalam praktik saat ini dan memberikan umpan balik bagi kontraktor untuk meningkatkan manajemen proyek konstruksi jembatan. Penelitian ini difokuskan pada penyelesaian proyek konstruksi jembatan oleh CV. Karya Berdikari menggunakan metode PERT. Ada dua jenis penelitian yang dilakukan: tinjauan literatur dan studi lapangan. Tinjauan literatur mengumpulkan referensi dari berbagai sumber, termasuk buku dan jurnal, untuk menetapkan dasar teoritis untuk penelitian dan membuat daftar pertanyaan wawancara. Studi lapangan melibatkan studi kasus pada perusahaan kontraktor klasifikasi besar, di mana dilakukan wawancara langsung dengan staf yang terlibat dalam penjadwalan, pelaksanaan, pengendalian, dan pembaruan proyek konstruksi. Penelitian menemukan bahwa, menggunakan metode PERT, waktu penyelesaian tercepat untuk proyek konstruksi jembatan adalah 85 hari dengan kemungkinan 0,20%, waktu penyelesaian terlama adalah 104 hari dengan kemungkinan 99,91%, dan waktu penyelesaian paling mungkin adalah 94 hari dengan kemungkinan 50%. Temuan ini memberikan umpan balik yang berharga bagi kontraktor untuk mengoptimalkan praktik manajemen waktu dan proyek mereka.
ANALISA KUALITAS PELAYANAN JASA PENGIRIMAN BARANG DENGAN METODE SERVQUAL DI PT. SICEPAT EKSPRES CAMPAKA PURWAKARTA imas widowati; Kharisma Ika Pratiwi; Asep Hermawan
Journal of Management and Industrial Engineering (JMIE) Vol. 2 No. 1 (2023): MARET
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Nusantara Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.59 KB)

Abstract

Kemajuan teknologi menyebabkan meningkatnya persaingan di dunia bisnis, salah satunya adalah bisnis logistik. Perusahaan jasa pengiriman barang merupakan perusahaan yang mengalami peningkatan pengguna selama pandemi Covid-19. Persaingan ini membuat perusahaan terus meningkatkan kualitas layanannya. PT SiCepat Ekspres merupakan perusahaan freight forwarding dan logistik yang melayani pengiriman dalam bentuk paket, dokumen, dan lain-lain. PT SiCepat Ekspress merupakan salah satu perusahaan yang menguasai pangsa pasar jasa freight forwarding, sehingga PT SiCepat Ekspress harus memperhatikan kualitas layanannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis ekspektasi dan persepsi konsumen terhadap layanan dilihat dari lima dimensi (Tangible, Reliability, Responsiveness, assurance, empathy) di PT Sicepat Ekspres Campaka Purwakarta. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenjangan terbesar adalah dimensi daya tanggap (-1,128), nilai terkecil adalah bukti fisik (Tangible) (-0,464). Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata responden merasakan tingkat ketimpangan yang lebih tinggi dalam dimensi daya tanggap.
Analisa Pemilihan Supplier Dental Unit Poliklinik Gigi dan Mulut Menggunakan Metode AHP dan Topsis Rumah Sakit di Purwakarta Yakub Abdillah; Asep Hermawan; Dedy Setyo Oetomo
Journal of Management and Industrial Engineering (JMIE) Vol. 3 No. 1 (2024): MARET
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Nusantara Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi atas kebutuhan Rumah Sakit dalam memilih supplier yang berkualitas serta bisa menjamin kerja sama yang baik satu sama lain, serta ikut mengedepankan kualitas dan kepuasan pasien terhadap pelayanan Poliklinik Gigi Rumah Sakit Di Purwakarta. Berdasarkan metode AHP dan TOPSIS dalam pemilihan supplier dental Unit Poliklinik Rumah Sakit di Purwakarta, didapatkan supplier terpilih yaitu PT.Cobra Dental Indonesia dengan perolehan bobot tertinggi berdasarkan dari metode AHP dan TOPSIS dibandingkan dengan perolehan supplier lainnya. Untuk nilai bobot dari metode AHP yang didapat oleh PT. Dental Cobra Indonesia yaitu 0,323, sedangkan perolehan bobot dari metode TOPSIS yaitu 0,734. Bobot dari masing-masing kriteria adalah untuk kritera harga yaitu 0,092, kemudian bobot untuk kriteria kualitas yaitu 0,123, bobot untuk kriteria lokasi yaitu 0,085, bobot untuk kriteria pelayanan yaitu 0,499 dan bobot untuk kriteria pengiriman yaitu 0,199. Pemilihan supplier dengan menggunakan metode Analytical Hierachy Process (AHP) yang menjadi supplier Dental Unit Rumah Sakit Di Purwakarta terbaik yaitu PT. Cobra Dental Indonesia dengan bobot 0.323. Pemilihan supplier dental unit terbaik dengan metode TOPSIS adalah supplier PT. Cobra Dental Indonesia mendapat dengan perolehan ranking terbesar dengan bobot 0,734. Berdasarkan penerapan metode AHP dan TOPSIS dalam pemilihan supplier dental Unit Poliklinik gigi dan mulut Rumah Sakit di Purwakarta, didapatkan supplier terpilih yaitu PT. Cobra Dental Indonesia dengan perolehan bobot tertinggi berdasarkan dari metode AHP dan TOPSIS dibandingkan dengan perolehan supplier lainnya.
PENENTUAN KEBIJAKAN PERSEDIAAN SPARE PART JOK MOBIL DENGAN PENDEKATAN METODE ABC, ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ), PERIOD ORDER QUANTITY (POQ) UNTUK MENURUNKAN BIAYA PERSEDIAAN PT. XYZ Bintang Naufal Fauzan; Asep Hermawan; Rizky Fajar Ramdhani
Journal of Management and Industrial Engineering (JMIE) Vol. 3 No. 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Nusantara Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. XYZ is a manufacturing company in the automotive industry that produces car seats. This thesis explains how to determine the amount of spare part inventory that is more economical and efficient. The technique for determining inventory in this research is determining the most economical price (Economic Order Quantity), safety stock, reordering (Reorder Point), and the number of orders per period (Period Order Quantity). Based on the results of research using the EOQ method, the number of spare part purchases was 112,149 pieces, the economic inventory cost (EOQ) was IDR 3,350,290 for reorders per period (ROP), with a quantity of 139,595 pieces. The quantity per period (POQ) is around 99 orders with a total quantity of 532,372.40 pieces, for inventory costs according to the period (POQ) is IDR 3,195,422. Conclusions and this research shows that the order quantity is more economical compared to the method used by PT XYZ.