Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Pelatihan Kader dalam Meningkatkan Literasi Kesehatan Berbasis Budaya pada Ibu Hamil di Kampung Kuta Desa Tambaksari Arifah Septiane Mukti; Kurniati Devi Purnamasari; Tita Rohita
Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 3 (2023): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/kolaborasi.v3i3.257

Abstract

Kegiatan Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada Kader dalam mengelola kesehatan Ibu Hamil berbasis budaya yang ada di kampung kuta, sebagai upaya peningkatan pengetahuan kepada kader tentang  pemecahan masalah dan pemeliharaan kesehatan ibu hamil berbasis literasi dan budaya setempat.  Pada pelaksanaan kegiatan PKM pendampingan melakukan Pelatihan Kader Dalam Meningkatkan Literasi Kesehatan Berbasis Budaya untuk dapat meningkatkan pengetahuan literasi kesehatan masyarakat dan pembentukan kader ibu hamil di Kampung Adat Kuta Kecamatan Tambaksari. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan dengan beberapa tahap, tahap pertama survey lapangan untuk menggali informasi tentang budaya setempat yang masih erat kaitannya dengan maslah kesehatan, tahap kedua sharing dengan para kader dari temuan-temuan yang dari hasil survey, tahap ketiga pemberian materi dan tahap keempat evaluasi. Hasil dari kegiatan ini diketahui bahwa masih ada beberapa budaya yang dipakai dan diterapkan pada Ibu Hamil dan budaya yang dapat membahayakan bagi kesehatan Ibu Hamil sudah tidak diterapkan lagi kepada Ibu hamil. Pelatihan Kader ini meningkatkan pengetahuan, pemberdayaan masyarakat dan replikasi kader ibu hamil melalui literasi kesehatan berbasis budaya yang pada akhirnya meningkatkan derajat kesehatan ibu hamil, memantau dan menyediakan kebutuhan informasi yang berorientasi pada literasi kesehatan berbasis budaya setempat.
Optimalisasi Penerapan Dietary Approaches to Stop Hypertension (Dash) Berbasis Kearifan Lokal pada Penderita Hipertensi Asri Aprilia Rohman; Tita Rohita; Yoga Ginanjar; Asep Wahyudin; Ana Samiatul Milah; Muhamad Rovi; Rifa Lasriani; Muhamad Hafiz; Gita Agustina; Dea Dea
Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 3 (2023): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/kolaborasi.v3i3.293

Abstract

Introduction: Data from the World Health Organization (WHO) 2015 states that hypertension kills 9.4 million every year. Hypertension sufferers reach 1.13 billion people in the world. It is estimated that this number will increase significantly. In 2025 it is estimated that 29% or around 1.15 billion people will suffer from hypertension (Ministry of Health RI, 2018). In Indonesia, there are 70 million people with hypertension and 24% have controlled hypertension. The prevalence in adults is 6-15% (Department of the Republic of Indonesia Ministry of Health, 2019). Objective: Participants in this activity totaled 95 people with an age range of 40 to 75 years. Method: This community service goes through several methods and stages consisting of the preparation stage and the activity stage. Result: Based on the results of the training, it was found that there was an increase in knowledge with an average increase in post-test results of 17.2 with the highest score in the post-test being 100. Conclusion: Based on community service, an overview of the understanding of the implementation of DASH in hypertensive patients was obtained, namely that after being given education, the number increased significantly. Continuous education is carried out to remind that hypertension is a chronic disease that results in complications and requires adherence to diet and drug management as well as changes in lifestyle that are carried out throughout his age.
Hubungan Kepemimpinan Kepala Ruangan dengan Kinerja Perawat dalam Melaksanakan Asuhan Keperawatan di RS X Kabupaten Ciamis Tahun 2023 Tita Rohita; Dea Nuraprilia; Dedeng Nurkholik Sidik P
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 5, No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v5i2.11724

Abstract

Kepala ruangan di RS x belum menunjukan peran yang optimal dalam upaya peningkatan kinerja perawat terutama dalam melakukan asuhan keperawatan. Penelitian ini bertujuan uintuik meingeitahuii hubungan kepemimpinan kepala ruangan dengan kinerja perawat dalam melaksanakan asuhan keperawatan di RS X Ciamis. cross-sectional merupakan pendekatan yang digunakan pada penelitian.. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang ada di lingkungan RS X Kabupaten Ciamis dengan jumlah sebanyak 376 orang. Tenik pengambilan sample menggunakan puirpoisivei sampling sebanyak 79 orang. Hasil didapatkan data bahwa : 1) Kepemimpinan Kepala Ruangan di RS X Ciamis Tahun 2023 sudah baik (55,70%). 2) Kinerja perawat dalam melaksanakan asuhan keperawatan di RS X Ciamis dapat dikategorikan cukup (49,37%). 3) Terdapat Hubunganyang signifikan antara kepemimpinan Kepala Ruangan dengan kinerja perawat dalam melaksanakan asuhan keperawatan p value = 0,000. Pemimpin perawat yang mengelola sumber daya keperawatan adalah personel kunci yang bertanggung jawab untuk mengawasi kualitas perawatan dan keselamatan pasien, dan oleh karena itu mereka perlu mendorong perawat untuk lebih memahami kebutuhan paien dan meningkatkan kinerjanya.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG KANKER PAYUDARA DENGAN PERILAKU DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA PADA WANITA USIA SUBUR DI DESA MARGAJAYA KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN CIAMIS TAHUN 2018 Dedeng Nurkholik; Ade Sity Riyantina; Tita Rohita
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 22, No 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v22i1.905

Abstract

Hubungan Antara Pengetahuan Kesehatan Ibu dan Praktik Pemberian Asi Eksklusif di Desa Sukamulya Permana, Dedeng Nurkholik Sidik; Rohita, Tita
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 6, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v6i2.15521

Abstract

Pengetahuan ibu mengenai manfaat ASI eksklusif dapat mempengaruhi keputusan mereka untuk mempraktikannya. Di banyak daerah pedesaan, akses terhadap informasi kesehatan sering kali terbatas, yang berdampak pada praktik pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan antara pengetahuan kesehatan ibu dan praktik pemberian ASI eksklusif di komunitas pedesaan. Desain yang digunakan adalah cross-sectional. Data dikumpulkan dari 51 ibu melalui kuesioner, dan dianalisis dengan uji chi-square untuk menentukan hubungan antara pengetahuan dan praktik pemberian ASI eksklusif. Sampel diambil secara acak. Hasil analisis menunjukkan bahwa: 1) Pengetahuan kesehatan ibu tentang ASI eksklusif umumnya baik (51,00%). 2) Sebagian besar responden menerapkan praktik ASI eksklusif (66,7%). 3) Ada hubungan yang signifikan pengetahuan kesehatan ibu dengan praktik pemberian ASI eksklusif dengan nilai p < 0,01. Peningkatan pengetahuan ibu mengenai ASI eksklusif berpotensi meningkatkan praktik pemberian ASI eksklusif di daerah pedesaan. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan dan menerapkan program pendidikan kesehatan yang menekankan pentingnya ASI eksklusif serta menyediakan informasi yang akurat dan dukungan bagi ibu dalam praktik pemberian ASI eksklusif.
Hubungan Manajemen Stres dengan Kinerja Perawat di Rumah Sakit X Rohita, Tita; Permana, Dedeng Nurkholik Sidik
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 6, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v6i2.15514

Abstract

Stres merupakan masalah umum di profesi keperawatan yang dapat mempengaruhi kinerja dan kualitas perawatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan manajemen stres terhadap kinerja perawat di Rumah Sakit X. Metode penelitian ini menggunakan desain survei kuantitatif dengan pendekatan cross secsional, penelitian ini mengumpulkan data dari 138 perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit dengan menggunakan teknik sample purposive sampling mengenai teknik manajemen stres dan dampaknya terhadap kinerja mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik manajemen stres memiliki hubungan yang signifikan terhadap kinerja perawat p value 0,001 . Teknik manajemen stres seperti mindfulness, relaksasi, dan terapi kognitif-perilaku dapat meningkatkan kinerja perawat di rumah sakit, menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam manajemen stres untuk mendukung kinerja profesional perawat. Temuan ini menyarankan perlunya implementasi program manajemen stres yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan dan kinerja perawat.
Implementation of MENTARI (Mental Health Remaja Indonesia) Application Innovation Assessment for Early Detection of Adolescent Mental Health at SMPN 1 Purwadadi Hertini, Reni; Rohita, Tita; Wibowo, Daniel A.
Pengabdian: Jurnal Abdimas Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam Daarut Thufulah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/abdimas.v2i2.812

Abstract

Background. Indonesia is one of the developing countries with a significant number of mental health patients. The prevalence of emotional disorders with symptoms of depression and anxiety among the population continues to increase, leading to a rising tendency for self-harm and suicide. Suicide cases in Indonesia can reach up to 10,000 or equivalent to one suicide case every hour. Purpose. The aim of this community service is to provide early detection for adolescents by introducing an application named MENTARI (Indonesian Adolescent Mental Health) Assessment. Method. The implementation is carried out by guiding students to download the MENTARI Assessment application available on the Playstore. Users will directly know their results whether they are normal, borderline, or below the threshold (abnormal). Results. Based on the results of the implementation of the MENTARI application innovation, it can be concluded that the majority of the emotional category is below the threshold, the majority of the behavior category is below the threshold, the majority of the hyperactivity category has normal results, the peer category has normal results, and the prosocial category also has normal results. For the difficulty level in grade 7, there is a difficulty level of 62.5%, grade 8 has a difficulty level of 8.02%, and for grade 9, the difficulty level is 6.41%. Conclusion. Adolescence is a period filled with changes and challenges, both physically, emotionally, and socially. Challenges such as puberty, changes in social roles, and adaptation to the environment can lead to pressure and stress. If unable to cope with these challenges, adolescents are at risk of experiencing emotional problems and significant stress in their lives. Therefore, early detection through applications like MENTARI is crucial to provide appropriate interventions and support adolescents in facing these challenges.
Inovasi Geber Ceutingting dalam Pencegahan Stunting Nurkholik, Dedeng; Rohita, Tita
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.15632

Abstract

Stunting, yang merupakan kondisi pertumbuhan anak yang terhambat akibat kekurangan gizi kronis, telah menjadi salah satu isu kesehatan masyarakat yang serius di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Penanganan kasus stunting bersifat multisektor. Faktor-faktor yang memengaruhi stunting di kelurahan Turangga wilayah kerja puskesmas Cijagra lama adalah perilaku ibu dan lingkungan.  Tujuan pengabdian ini adalah melakukan pendidikan kesehatan, peer group atau yang sifatnya pemberdayaan masyarakat melalui inovasi Geber Ceutingting (Gerak Bersama dalam Pencegahan Stunting) dimana dalam kegiatannya ada Parenting (Paham tentang stunting) dan  Gunting (Grup Ibu Stunting). Populasi terdiri atas ibu yang memiliki balita stunting yaitu sebanyak 13 orang. Teknik sampling menggunakan total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang kemudian dianalisis menggunakan t test. Hasil menunjukan ada pengaruh inovasi terhadap pengetahuan ibu balita tentang stunting (p= 0,000) , ada pengaruh inovasi terhadap sikap ibu dengan balita stunting  tentang pencegahan stunting (p= 0,018), dan ada pengaruh inovasi terhadap tindakan ibu dengan balita stunting tentang pencegahan stunting (p= 0,011). Temuan ini menunjukkan ada efektifiktas inovasi geber ceutingting terhadap pengetahuan, sikap dan tindakan ibu balita dalam pencegahan stunting. Strategi intervensi keperawatan komunitas yang dilakukan adalah melalui pendidikan kesehatan, peer group dan pemberdayaan masyarakat, mampu merubah perilaku, bukan hanya pengetahuan saja yang baik tetapi harus mempunyai kemauan dan kemampuan dalam meningkatkan kesehatan.
Optimalisasi Manajemen Stres sebagai Upaya Peningkatan Kinerja Perawat di Rumah Sakit Rohita, Tita; Nurkholik , Dedeng; lestari, Intan; Nuralam, Deni; Indriyani, Indriyani; Lesmana, Indra
Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2024): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/kolaborasi.v4i3.379

Abstract

Introduction High stress among nurses can affect the performance and quality of services in hospitals. Effective stress management is the key to improving nurse performance and the quality of health services. Therefore, optimizing stress management is an important focus in efforts to improve nurse performance. The aim of this service aims to optimize stress management strategies and evaluate their impact on improving the performance of nurses in hospitals. The methods used include stress management training for nurses in hospital inpatient rooms. Data was collected through surveys, interviews, and observations before and after strategy implementation. Results Nurse performance scores and stress levels were measured using a questionnaire. Before implementing the strategy, the average nurse performance score was 3.5 with an average stress level of 4.2. After implementing the stress management strategy, the performance score increased to 4.1 and the stress level decreased to 3.2, indicating that the stress management strategy was successful in improving nurse performance and reducing stress levels. Optimizing stress management is effective in improving nurse performance and reducing stress levels in hospitals. This program makes a positive contribution to the quality of health services and the work welfare of nurses. Recommendations include continued implementation of these strategies and provision of additional support for nurses.
Penerapan Aplikasi Mentari (Mental Health Remaja Indonesia) Assessment Pendeteksi Dini Kesehatan Mental Emosional Dan Perilaku Pada Remaja Hertini, Reni; Rohita, Tita; Wibowo, Daniel Akbar; Muflihah, Muflihah; Oktavia, Suci Rahma; Lesmana, Indra
Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 4 (2024): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/kolaborasi.v4i4.380

Abstract

Introduction: Indonesia is a developing country with a fairly large number of mental sufferers. The prevalence of emotional mental disorders with symptoms of depression and anxiety in the population continues to increase so that the tendency to self-harm and suicide continues to increase. Suicide cases in Indonesia can reach 10,000 or the equivalent of every hour there is a suicide case Objective: Participants in this activity totaled 187 people with an age range of 12 to 15 years Method: implementation of the MENTARI assessment application on adolescent mental health Result: The results obtained after using the MENTARI application were that the majority of teenagers had emotional, behavioral and peer problems. Conclusion: Many things and conditions can cause pressure (stress) during adolescence. They are faced with various changes that are occurring within themselves as well as development targets that must be achieved according to their age.